PENGEMBANGAN E-LKPD FISIKA DENGAN SCRAPBOOK
BERBANTUAN APLIKASI CANVA UNTUK PESERTA DIDIK KELAS XI
PROPOSAL
YESI TANTRI
19110011
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS PGRI SUMATERA BARAT
PADANG
2023
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi ini sangat mempengaruhi
perserta didik dalam pembelajaran. Kebanyakan dari peserta didik lebih senang
bermain gudget atau menggunakan komputer dalam pembelajaran. Sejak
kemunculan di zaman modern seperti sekarang ini membawa dampak diberbagai
aspek kehidupan termasuk dunia pendidikan. Menurut (F. Octaviana 2022, 2346)
Pendidikan memiliki peran yang penting untuk mempersiapkan generasi muda
yang telah terpenuhi kualifikasinya sesuai tantangan yang ada di abad 21.
Tantangan tersebut diantaranya adalah keterampilan dalam berpikir kritis dan
keterampilan dalam mengatasi masalah. Pada saat sekarang ini teknologi yang
menjadikan manusia mudah mendapatkan dan memperluas informasi. Dengan
adanya teknologi yang maju di era revolusi 4.0 seharusnya pendidikan dapat
meresponnya sebagai pancingan sekaligus peluang pendidikan yang lebih baik.
Peningkatan kualitas Sumber daya manusia merupakan syarat untuk
mencapai tujuan pembangunan. Diantaranya upaya untuk meningkatkan kualitas
sumber daya manusia tersebut adalah melalui pendidikan. Pendidikan mempunyai
peranan yang sangat penting dalam pembangunan bangsa karena sukses atau
tidaknya suatu bangsa tergantung pendidikan. Pendidikan yang mampu
menyediakan perkembangan bangsa adalah pendidikan yang berkembang,
bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Mengingat pendidikan sangat
berperan penting dalam segala kehidupan bangsa maka segala upaya dapat
dilakukan dalam meningkatkan mutu pendidikan. Salah satunya untuk
meningkatkan mutu pendidikan yaitu dengan mengembangkan mutu pendidikan.
Pendidikan mempunyai posisi yang sangat penting dalam pengembangan potensi
yang dimiliki peserta didik.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mewujudkan pembelajaran yang
lebih baik lagi. Salah satunya dengan mengguakan Lembar Kerja Peserta didik
(LKPD) dalam pembelajaran fiska. Dalam proses pembelajaran, selain
menggunakan buku paket fisika, pendidik juga menggunakan LKPD sebagai
media pembelajaran. Salah satu sumber dan media pembelajaran yang rasa dapat
membantu siswa maupun guru dalam proses pemebelajaran adalah LKPD.
Menurut (Aini aisyah Nur, Syachruroji. A 2019, 68) Lembar Kerja
Peserta Didik (LKPD) adalah suatu bahan ajar cetak berupa lembar-lembar kertas
yang berisi materi, ringkasan, dan petunjuk-petunjuk pelaksanaan tugas
pembelajaran yang harus dikerjakan oleh peserta didik yang mengacu pada
kompetensi dasar yang harus dicapai. Untuk mencapai tujuan dari pembelajaran,
pendidik diminta mempunyai suatu hal yang kreatif serta inovatif agar mampu
melahirkan atau menciptakan situasi pembelajaran yang menyenangkan dan tidak
membosankan.
LKPD harus dikembangakan karena peserta didik diharapkan ikut serta
aktif dalam proses pembelajaran. Pendidik harus kreatif mengelola kelas, karena
tidak semua peserta didik ingin berpartisipasi dalam proses pembelajaran dengan
demikian peserta didik terlibat secara efektif.
Berdasarkan hasil pada saat peneliti melakukan observasi dan wawancara
yang dilakukan di kelas XI yaitu bertepatan pada tanggal 08 mei 2023 di SMA
Pembangunan Laboratorium UNP kota Padang. Dari hasil wawancara pendidik di
kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP kota Padang adalah pada saat
pembelajaran sudah menggunakan kurikulum 2013 dan sudah menggunakan
LKPD dalam bentuk kertas. Untuk menggunakan LKPD dilengkapi dengan
teknologi mereka belum pernah melakukannya. Pendidik juga menggunakan PPT
saat memberikan materi dan tugas kepada peseta didik menggunakan Laptop dan
infocus apabila dirasa perlu saja.
Peneliti juga menemukan fakta bahwa belum ada E-LKPD dengan
Srapbook berbantuan aplikasi Canva. Dari hasil observasi dan wawancara dengan
peserta didik di kelas XI SMA Pembangunan Laboratorium UNP kota Padang
dalam proses pembelajaran hanya menggunakan LKPD dalam bentuk kertas dan
buku paket saja dalam pemahaman materi. Penggunaan infocus yang hanya satu
disekolah digunakan apabila dirasa perlu, namun lebih sering menggunkan buku
paket daripada menggunakan LKPD. Peneliti juga menggunakan analisis
kebutuhan, analisis kurikulum, dan analisis dari masing-masing peserta didik.
Hasil dari saat peneliti melakukan observasi dan wawancara ditemukan
bahwa peserta didik tidak memperhatikan pendidik saat menjelaskan materi dan
pada saaat ditanya oleh pendidik peserta didik hanya diam, saat mengerjakan soal-
soal yang diberikan oleh pendidik peserta didik tidak mengerjakannya tetapi
mereka sibuk dengan gudgetnya masing-masing. Maka dari itu pendidik harus
menggunakan E-LKPD yang menarik, karena peserta didik membutuhkan E-
LKPD yang mampu meningkatkan motivasi dan semangat dalam belajar fisika,
dimana peserta didik yang tidak tertarik dengan pelajaran fisika dan selalu
menganggap pelajaran fisika yang sulit dipahami. Maka dari itu, peserta didik
membutuhkan E-LKPD fisika dengan Srapbook berbantuan aplikasi canva.
Aplikasi Canva yang memiliki tampilan yang menarik seperti berbentuk
sebuah gambar, materi dan video penjelasan sehingga diharapkan dapat menarik
peserta didik dalam pembelajaran, pendidik memerlukan E-LKPD dengan
Srapbook berbantuan aplikasi canva dalam membantu dan mempermudah
kegiatan belajar mengajar sehingga terbentuklah interaksi yang efektif antara
peserta didik dan pendidik. Hasil dari analisis kurikulum di sekolah menggunakan
kurikulum 2013. Tujuan analisis kurikulum adalah untuk mengetahui gambaran
tentang media pembelajaran yang cocok untuk dikembangkan sesuai dengan
kurikulum 2013.
Kemudian hasil analisis dari masing-masing peserta didik sudah memiliki
kognitif menengah ke atas, peserta didik juga sudah bisa menggunakan
handphone atau laptop, dan peserta didik menyukai pembelajaran menggunakan
LKPD yang menarik seperti berbasis elektronik. Peneliti memilih SMA
Pembangunan Laboratorium UNP kota Padang ini karena fasilitas yang sangat
minim dan memadai seperti proyektor hanya ada satu dan peserta didik sudah
memiliki handphone dan boleh dibawa kesekolah dalam menunjang keberhasilan
penelitian ini.
Dilihat dari permasalahan diatas, maka dibutuhkanlah kemampuan
pendidik dalam memilih kegiatan pembelajaran yang kreatif dan inovatif
contohnya dengan menggunakan E-LKPD dengan Srapbook berbantuan aplikasi
Canva. Aplikasi Canva adalah alat bantu desain dan publikasi online dengan misi
memberdayakan semua orang di seluruh dunia agar dapat membuat desain apa
pun dan mempublikasikannya di mana pun. Tujuan dari menggunakan E-LKPD
dengan Srapbook berbantuan aplikasi Canva adalah meningkatkan motivasi dan
semangat belajar peserta didik agar peserta didik aktif dalam proses belajar
mengajar sehingga peserta didik dapat memperoleh pembelajaran yang bermakna,
membantu mengembangkan konsep, melatih menemukan dan mengembangkan
keterampilan proses, membantu dan mempermudah dalam kegiatan belajar
mengajar.
Keunggulan dari E-LKPD fisika dengan Scrapbook berbantuan aplikasi
Canva ini adalah mudah dalam penerapannya karena semua menggunakan
Handphone sehingga dapat meningkatkan semangat dan motivasi serta aktif dalam
pembelajaran. E-LKPD fisika dengan Srapbook berbantuan aplikasi Canva sangat
cocok dengan karateristik peserta didik yang suka bermain Handphone saat
didalam jam pelajaran dan waktu peserta didik bisa diisi dengan kegiatan yang
lebih bermanfaat saat pembelajaran berlangsung dibandingkan peserta didik
bermain Handphone pada saat belajar mengajar.
Berdasarkan permasalahn diatas, peneliti menngembangkan “
Pengembangan E-LKPD Fisika dengan Srapbook Berbantuan Aplikasi
Canva Meningkatkan Berpikir Kritis Peseta Didik Kelas XI “
A. Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah yang dapat diuraikan berdasarkan latar belakang yaitu :
1. Pada proses pembelajaran, sumber belajar yang diberikan oleh pendidik
masih berupa media cetak berupa buku paket dan LKPD.
2. Selama proses pembelajaran, pendidik menggunakan metode ceramah.
3. Peserta didik kurang memahami materi pelajaran, karena selama
pembelajaran peserta didik dituntut untuk belajar mandiri dengan LKPD yang
diberikan oleh pendidik.
4. Ketika pendidik menjelaskan materi peserta didik tidak memperhatikan.
5. Masih ditemukan beberapa peserta didik yang bermain handphone saat jam
pelajaran.
B. Batasan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah diatas, batasan masalah dalam penelitian
yaitu : Selama poses pembelajaran pendidik hanya menggunakan metode
ceramah yang sering diterapkan disekolah. Bahan ajar yang digunakan kurang
menarik minat dan motivasi belajar peserta didik. Sehingga peserta didik kurang
tertarik dengan fisika dan beranggapan rumus-rumus fisika sulit dipahami. Bahan
ajar yang digunakan hanya buku paket dan LKPD berbasis cetak, sehingga perlu
dikembangkan E-LKPD dengan Srapbook berbantuan aplikasi Canva untuk
menarik minat dan motivasi belajar peserta didik.
C. Rumusan Masalah
Merujuk ke permasalahn diatas, maka perlu di kembangkan E-LKPD
Fisika dengan Scrapbook Berbantuan Aplikasi Canva Meningkatkan Semangat
dan motivasi belajar Peserta Didik Kelas XI sehingga dapat diajukan rumusan
masalah, sebagai berikut : Apakah E-LKPD fisika dengan Scrapbook berbantuan
aplikasi Canva untuk peserta didik kelas XI valid atau prkatis ?
D. Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah, maka tujuan penelitian pengembangan ini
adalah sebagai berikut : untuk mengembangkan E-LKPD fisika dengan
Scrapbook berbantuan aplikasi Canva untuk peserta didik kelas XI.
E. Manfaat Penelitin
Berdasarkan tujuan dalam penelitian ini maka produk akhir dari penelitian
ini memiliki manfaat yaitu :
1. Bagi Peneliti merupakan motivasi baru dalam mengembangkan lembar kerja
peserta didik di Sekolah Menengah Atas.
2. Bagi Siswa, Memancing semangat dan motivasi belajar.
3. Bagi pendidik dapat digunakan sebagai alternatif dalam menumbuhkan
konsep kepada peserta didik. Dengan demikian, pendidik akan lebih mudah
untuk mengembangkan motivasi belajar dan mencipakan suasana yang
menyenangkan
F. Spesifikasi Produk yang Diharapkan
Dari penelitian pengembangan yang peneliti lakukan diharapkan sebuah
produk berupa E-LKPD fisika dengan Srapbook berbantuan aplikasi Canva
Dalam pengembangan produk yang dirancang sedemikian rupa sehingga
pembelajaran menjadi menyenangkan dan dapat lebih menumbuhkan minat dan
motivasi peserta didik untuk pembelajaran fisika. Spesifikasi produk yang
diharapkan oleh peneliti untuk pengembangan bahan ajar ini yaitu :
1. Terdapat pada cover dan judul Elektronik Lembar Kerja Peserta Didik (E-
LKPD)
2. Halaman selanjutnya, pada E-LKPD mempunyai 3 tahapan yaitu :
a. Pendahuluan
E-LKPD ini termasuk kata pengantar, daftar isi, kompetensi inti,
kompetensi dasar, indikator yang akan dicapai dalam pembelajaran dan
tujuan pembelajaran
b. Materi
Seterusnya pada E-LKPD terdapat uraian materi, praktikum dan contoh
soal yang bertujuan agar peserta didik dapat memahami materi yang
dipelajari dengan mudah
c. Penutup
Pembahasan terakhir dari E-LKPD ini dilengkapi dengan soal
penggayaan untuk peserta didik agar dapat mengerjakan soal dengan
materi yang telah disediakan.
3. E-LKPD yang dikembangkan didalamnya terdapat gambar, teks,tabel dan
penjelasan materi yang telah disediakan.
BAB II
KAJIAN TEORI
A. Kajian Teori
1. Pembelajaran Fisika
Pembelajaran merupakan bantuan yang diberikan pendidik agar dapat terjadi
proses perolehan ilmu dan pengetahuan, penguasaan kemahiran dan tabiat, serta
pembentukan sikap kepercayaan pada peserta didik. Dengan kata lain,
pemebelajaran adalah proses untuk membantu peserta didik agar dapat belajar
dengan baik. Menurut (Erlinawati Eka Cendy 2019, 2) Pembelajaran adalah upaya
yang dilaksanakan secara sistematis yang dilakukan oleh seorang pendidik dalam
mewujudkan kegiatan pembelajaran agar berjalan secara efektif dan efisien
dimana kegiatan pembelajaran dimulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan
evaluasi.
Menurut (Kristanti, Subiki, dan Handayani 2017, 123) Pembelajaran fisika
saat ini sering menggunakan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru,
tetapi berdasarkan kurikulum yang berlaku sekarang pendekatan pembelajaran
yang berpusat pada guru (teacher centered learning) dituntut untuk merubahnya
menjadi pendekatan pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered
learning). Pembelajaran yang berpusat pada guru sangat mengurangi tanggung
jawab siswa atas tugas belajarnya. Pembelajaran yang berpusat pada guru kurang
meningkatkan aktivitas siswa, sehingga menyebabkan hasil belajar rendah.
Aini aisyah Nur, Syachruroji. A, Hendracipta Nana. 2019. “pengembangan lkpd
berbasis problem based learning pada mata pelajaran ipa materi gaya.”
PENDDIKAN DASAR 10 No 1 (P-ISSN2086-7433 E-ISSN 2549-5801): 68.
Erlinawati Eka Cendy. 2019. “MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED
LEARNING BERBASIS STEM PADA PEMBELAJARAN FISIKA.”
jurnal unej 4 No 1 (ISSN : 2527-5917): 2.
F. Octaviana, D. Wahyuni. 2022. “Pengembangan E-LKPD untuk meningkatkan
Keterampilan kolaborasi siswa SMP pada pembelajaran IPA.” Jurnal
Pendidikan 4 (2): 2346.
Kristanti, Yulita Dyah, Subiki Subiki, dan Rif’ati Dina Handayani. 2017. “Model
Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning Model) Pada
Pembelajaran Fisika Disma 1).” Jurnal Pembelajaran FIsika 5 (2): 122–28.