Anda di halaman 1dari 36

ILMU KESEJAHTERAAN KELUARGA/IKK

(HOME ECONOMICS)

(Pertemuan I)

DOSEN PEMBINA :

Prof. Dr. Luthfiyah Nurlaela, M.Pd


TERMINOLOGI IKK
Home Economics
 Home: keluarga, atau  Economics: berasal
family dalam arti luas. dari kata economy,
 Bukan sekedar yg berarti rumah
bangunan rumah dgn tangga (ecos), dan
sgl perabotnya, undang-undang
namun lbh dr itu, atau aturan
adanya suasana yg
mengikat anggota
(nomos).
keluarga dgn ikatan
batin yg luas dan kuat.
IKK sebagai Ilmu

Ilmu yang mempelajari kehidupan keluarga,


faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta
mencari cara-cara memperbaiki keadaan
keluarga tersebut untuk mencapai
kesejahteraan lahir dan batin
(Poerwosoedarmo dan Djaeni Sediaoetama,
1987).
Seni dan ilmu yang berhubungan dengan
peningkatan keluarga, yang berarti:

Memusatkan perhatian pada keluarga dan


masyarakat.
Memadukan pendekatan ilmiah dan
kemanusiaan untuk membantu individu
menghadapi perubahan dan
memanfaatkan teknologi untuk
meningkatkan kehidupannya.
(American Home Economics
Associations, dalam Parker, 1980)
Home economics
 Ilmu yg mempelajari aturan-aturan tentang
hidup berumah tangga (Maria, 1972).
 Ilmu yg mempelajari bgmn keluarga
memenuhi berbagai kebutuhannya, baik
material maupun mental spiritual, agar
mencapai suatu keluarga yg bahagia dan
sejahtera (Rifai, 1983).
Home economics
(Webster’s Encyclopedia).

A Science and art dealing with home making


and relation of home to community, theory
and practice concerning to the selection and
preparation on food and clothing, condition
of living, the use of income, the care and
training children etc, also the study or
teaching at Home Economics Department
concerned with this.
Home Economics is also known as
Family and Consumer Sciences.
SOSOK KEILMUAN
Ilmu
 Merupakan kumpulan pengetahuan yang
disusun secara konsisten dan kebenarannya
telah teruji secara empiris.
 Setiap jenis ilmu pengetahuan mempunyai
ciri-ciri yang spesifik mengenai apa
(ontologi), bagaimana (epistemologi), dan
untuk apa (aksiologi) pengetahuan tersebut
disusun.
Untuk mendapatkan gambaran sosok
keilmuan suatu cabang ilmu harus
dikenali dulu tiga komponen dasar,
yaitu (Suriasumantri, 1984):

(1) apa yang dikaji (ontologi),


(2) bagaimana cara mendapatkannya
(epistemologi), dan
(3) untuk apa ilmu tersebut
dipergunakan (aksiologi)
Gambaran Sosok Ilmu IKK

Komponen
Bgmn cara
Dasar Apa yg dikaji
Mendapatkan
(Suriasumantri, (Ontologi)
(Epistemologi)
1984):

Utk apa
Ilmu tsb
Dipergunakan
(Aksiologi)
 SEGI ONTOLOGIS
 Setiap ilmu pengetahuan (science, wetenschap,
wissenschaft) ditentukan oleh objeknya.

 Ada dua macam objek ilmu pengetahuan,


yaitu objek material dan objek formal.

 Objek material (objectum materiale, material


object) ialah seluruh lapangan atau bahan yang
dijadikan objek penyelidikan suatu ilmu.

 Objek formal (objectum formale, formal object)


ialah objek material yang disoroti oleh suatu
ilmu, sehingga membedakan ilmu yang satu
dengan yang lainnya (Anshari, 1987).
Segi Ontologis IKK
 Cukup jelasilmu yg mempelajari kehidupan &
penghidupan manusia, baik sbg individu anggota
keluarga, maupun sbg anggota masyarakat.

 Objek formal: kehidupan keluarga dgn sgl aspek


utk mencapai kesejahteraan keluarga.

 Objek material: perawatan anak; perawatan


remaja; perawatan pasien; perawatan ruang dan
taman; pemilihan, pengolahan, dan penyiapan
makanan; pemilihan, pembuatan dan
pemeliharaan pakaian; penampilan personal;
pengetahuan barang, dan sebagainya.
OBJEK MATERIAL

Perawatan
Anak
Pengetahuan Perawatan
barang Remaja

Penampilan OBJEK Perawatan


personal MATERIAL Pasien

Penataan
Pembuatan,
Ruang &
pakaian
taman
Pengolahan,
makanan
 Home economics is a field of formal
study including such topics as
consumer education, institutional
management, interior design, home
furnishing, cleaning, handicrafts,
sewing, clothing and textiles, cooking,
nutrition, food preservation, hygiene,
child development, and family
relationships.
The content of Home Economics
varies but might include: food,
nutrition and health; textiles and
clothing; shelter and housing;
consumerism and consumer science;
household management; design and
technology; food science and
hospitality; human development and
family studies; education and
community services, among others.
Apakah Blm Ada Ilmu Lain?
 IKKbukan satu-satunya bidang yg
mempelajari aspek kehid keluarga, namun
mrpk satu-satunya bidang ilmu yg
memusatkan perhatiannya pd seluruh
aspek kehid keluarga (Parker, 1980).

 IKK fokus langsung pd kehid manusia &


keluarga dgn sgl aspeknya (Dep P & K,
1979).
Bagaimana Isi Keilmuan IKK?
 Merupakan suatu ilmu interdisipliner.
“The content of Home Economics comes
from the synthesis of multiple disciplines”.

 Paduan dari cabang ilmu lain (murni


maupun terapan): fisika, kimia,
bakteriologi, biologi, ilmu gizi, ilmu
pendidikan.

 Berkaitan erat dgn bidang lain: agama,


etika, estetika.
BEBERAPA CABANG ILMU
YANG MEWARNAI
IKK
(Philips, 1982)
Fisika
Seni Kimia

Antropologi
Bakteriologi

IKK
Biologi
Ekonomi

Psikologi
Ilmu
Politik
Sosiologi

Beberapa Cabang Ilmu yang Mewarnai IKK (Rifai, 1983; Winarni dan Luthfiyah, 1997)
 Sebagai cabang ilmu, IKK telah mempunyai
sifat dan bidang garapan (segi ontologi) yang
jelas.
 Namun karena IKK diwarnai oleh beberapa
cabang ilmu lain, maka perkembangan
cabang-cabang ilmu yang menjadi unsur IKK
harus mendapat perhatian ahli IKK.
 Dalam mengembangkan IKK harus tetap
memperhatikan kecenderungan
perkembangan cabang ilmu yang
mewarnainya, dan bahkan cabang ilmu
lainnya.
 SEGI EPISTEMOLOGIS
 Tujuan ilmu pengetahuan tidak lain
adalah tercapainya kebenaran. Untuk
mencapai tujuan itu, maka
ditempuhlah cara tertentu, yang
dikenal dengan nama metode ilmiah.
 Terbentang jalan yang panjang yang
dilalui dalam proses dari pengetahuan
biasa menjadi pengetahuan ilmiah
atau ilmu pengetahuan.
Proses yang ditempuh itu, yang dikenal dengan sebutan
metode ilmiah, antara lain dapat disusun sebagai berikut
(Anshari, 1987):

 Pengumpulan (koleksi) data dan fakta


 Pengamatan (observasi) data dan fakta
 Pemilihan (seleksi) data dan fakta
 Penggolongan (klasifikasi) data dan fakta
 Penarikan kesimpulan umum (generalisasi)
 Perumusan hipotesis
 Pengujian (verifikasi) terhadap hipotesis melalui
riset
 Penilaian (evaluasi): menerima atau menolak, atau
menambah, atau mengubah hipotesis
 Perumusan teori ilmu pengetahuan, dan
 Perumusan dalil dan hukum ilmu pengetahuan
 Para ahli IKK tlh mengembangkan teori-
teori sdh tervalidasi scr universal tlh
ditempuh prosedur keilmuan yg dpt
dipertanggungjwabkan.

 Berbagai metode pengump. data yg


digunakan: observasi, eksperimen, survei,
dll.

 Bidang yg menjadi sasaran penelitian:


makanan, pakaian, kecantikan, perumahan,
pemanfaatan sumber keluarga, dll.
SEGI AKSIOLOGIS
Segi Aksiologi
 Keberadaan IKK sbg cabang ilmu cukup
mantap, baik ditinjau dari segi normatif
(terkandung dlm misi yg diemban),
maupun pelaksanaan nyata yg selama ini
tlh berlangsung.

 IKK yang diamalkan melalui PKK, baik


formal maupun nonformal banyak
memberi sumbangan pada pengembangan
peserta didik.
 Situated in the human sciences, Home
Economics draws from a range of
disciplines to achieve optimal and
sustainable living for individuals, families
and communities.
BIDANG GARAPAN
4 BIDANG GARAPAN:
1. Disiplin akademis: mendidik generasi baru supaya
melakukan suatu penelitian dan menciptakan
pengetahuan serta cara berpikir profesional yang
diterapkan di masyarakat.
2. Sebagai ilmu yang digunakan dalam kehidupan
sehari-hari baik dalam rumah tangga, keluarga
dan masyarakat, untuk mengembangkan potensi
manusia dan kebutuhan dasar yang harus
dipenuhi.
 Sebagai area kurikulum: yang memudahkan
mahasiswa untuk mengetahui lebih lanjut dan
mengembangkan sumber daya serta kemampuan,
yang digunakan dalam kehidupan pribadi, dan
mengarahkan agar lebih profesional dalam
mengambil keputusan dan tindakan yang
bertujuan mempersiapkan pada suatu kehidupan.
 Sebagai area aktivitas sosial: untuk
mempengaruhi masyarakat dan mengembangkan
kebijakan bagi individu, keluarga dan masyarakat
agar mencapai kesejahteraan dan pemberdayaan
secara berkelanjutan.
Areas of practice
Home Economics can be clarified by four
dimensions or areas of practices:
 as an academic discipline to educate new
scholars, to conduct research and to create
new knowledge and ways of thinking for
professionals and for society.
 as an area for everyday living in households,
families and communities for developing
human growth potential and human
necessities or basic needs to be met.
 as a curriculum area that facilitates
students to discover and further develop
their own resources and capabilities to be
used in their personal life, by directing their
professional decisions and actions or
preparing them for life.
 as a societal area to influence and develop
policy to advocate for individuals, families
and communities to achieve empowerment
and wellbeing, to utilise transformative
practices, and to facilitate sustainable
futures.
 IKK sejak diajarkan dan dipraktekkan di US
dan beberapa negara, memiliki fokus yang
luas dan komprehensif.
 Kebanyakan nama-nama, termasuk
domestic science, living science, home
science, home science education, human
ecology, human sciences, practical life
studies, household technology, science of
living, family and household education,
family and nutritional studies, and nutrition
and consumer studies, juga digunakan
untuk menggambarkan bidang tersebut,
yang bertujuan untuk memenuhi
kebutuhan spesifik dan umum dari individu
dan keluarga.
Selamat Belajar