Anda di halaman 1dari 15

Siti Zamilatul Azkiyah

1406663912
Mekanisme kerja
• fibrat  aktivasi faktor
transkripsi PPARα,
terutama dalam jaringan
yang memetabolisme
asam lemak, seperti hati,
ginjal, dan otot.
• Fibrates juga berinteraksi
dengan reseptor PPARα
• Pada aktivasi dengan
ikatan fibrate itu, PPARα
sebagai heterodimer
dengan RXR 
menghasilkan response
spesifik PPARα mengarah
ke modulasi ekspresi gen
target
• Ada 3 efek utama dari PPAR Alpha
pada trigliserida.
• Pertama  peningkatan sekresi
Apo A-1
• Efek kedua adalah peningkatan
lipoprotein lipase, yang
mengkatalisis dari komponen
trigliserida dari kilomikron dan
VLDL
penghambatan sintesis dalam
sekresi Apo C-III, yang melawan
efek dari Apo C-II pada
merangsang lipoprotein lipase.
Jumlah Apo C-III di VLDL
merupakan salah satu faktor
penentu laju kerusakan
trigliserida, dan itu berfungsi
sebagai inhibitor dari lipolisis
yang dikatalisasi oleh
lipoprotein lipase .
• Fibrat menurunkan kadar plasma trigliserida
sebesar 30-50%
• meningkatkan kadar HDL-C 5-15%, tergantung
pada fenotipe lipid dan konsentrasi awal.
• Fibrates juga dapat mengurangi LDL-C
berpotensi hingga 15-20% meskipun efeknya
adalah variabel, tergantung pada kelainan
lipid yang mendasari dan fenotipe lipid dasar
Side effect
• Efek samping dari fibrat biasanya minimal
bersifat sementara.
• sering terjadi  ketidaknyamanan GI, mual,
sakit kepala dan kulit ruam.
• Sangat jarang  nyeri otot atau gangguan hati
dapat terjadi.
• Fibrat sebaiknya tidak digunakan selama
kehamilan atau untuk individu dengan hati
atau penyakit ginjal.
Hati
• Dalam studi klinis, 6% dari pasien yang menerima
134 mg sampai 200 mg sehari fenofibrate dapat
meningkatkan level transaminase lebih dari 3 kali
batas atas normal.
• Tidak ada insiden tersebut terjadi pada pasien
yang menerima dosis 34 mg untuk 67 mg sehari.
• Hepatotoksisitas dapat terjadi setelah beberapa
minggu atau tahun terapi dan kejadiannya terkait
dengan penggunaan dosis.
Empedu
• Fibrat dapat menyebabkan Kolestasis
menekan sintesis dari asam empedu, yang
merupakan jalur utama dari eliminasi kolesterol
mengatur detoksifikasi dan sekresi fosfolipid
empedu dengan induksi output melalui aktivasi
multidrug resistance transporter-2 (Mdr2).
Induksi PPARα meningkatkan ukuran dan jumlah
hepatosit
Ginjal
• Akumulasi asam fenofibric pada pasien yang
sebelumnya disfungsi ginjal menyebabkan
peningkatan kadar asam fenofibric, metabolit
utama fenofibrate.
• Efek samping akumulasi asam fenofibric
termasuk gagal ginjal akut yang terkait dengan
myositis dan rhabdomyolysis
Otot
• Gemfibrozil dikaitkan dengan insiden yang
lebih tinggi dari myotoxicity (yaitu,
rhabdomyolysis) dari fenofibrate bila
digunakan dalam kombinasi dengan HMG CoA
reduktase inhibitor (statin).
• Gemfibrozil mengalami metabolisme oksidatif
yang luas yang menghasilkan tingginya kadar
plasma statin.
respiratory
• Respiratory side effects have included cough
or sinusitis (1%) and rhinitis (4%),
• Efek terhadap pernafasan dihubungkan
dengan kemungkinan terjadinya reaksi alergi
pada alveoli paru
TERIMAKASIH
PERTANYAAN
• PARTICLE SIZE
• FENOTIP LIPID
• small dense LDL particles are associated with
increased triglyceride and apo B levels and
decreased HDL cholesterol and apo A-I levels
• Small dense LDL (sdLDL) merupakan sub-kelas
fenotipe B dari LDL yang mempunyai struktur
lebih kecil dan lebih padat. Small dense LDL
berkaitan erat dengan peningkatan risiko PJK
karena lebih mudah teroksidasi dan
cenderung lebih banyak diambil oleh dinding
vaskuler perifer sehingga terjadi penyumbatan
endotel pembuluh darah karena adanya sel
busa yang merupakan lesi awal dari
aterosklerosis.