Anda di halaman 1dari 11

MANAJEMEN PEMASARAN Page 1

STUDI KASUS NESTLE


KONTROVERSI SUSU
FORMULA BAYI

Indra Lesmana 1901028062 Winda Wulandari 1901028089


Rusliansyah 1901028050 Zainut Taqwim 190102809
Suwandi Pringadi 1901028043
Latar Belakang
Page 2

Kasus Pelanggaran Etika Bisnis oleh PT. Nestle

Pada tahun 1974, seorang wartawan Inggris


menerbitkan sebuah laporan yang menyatakan bahwa
pabrikan formula bubuk memiliki kontribusi ada
kematian bayi di Dunia Ketiga dengan menjual secara
agresif produk mereka kepada orang-orang yang tidak
mampu menggunakannya secara tepat. Laporan
sepanjang 28 halaman tersebut menuduh industri susu
bayi mendorong ibu-ibu untuk menghentikan
pemberian ASI dan menggunakan susu formula bubuk.
Laporan tersebut kemudian diterbitkan oleh Third
World Working Group (Kelompok Kerja Dunia
Ketiga), sebuah kelompok lobi yang mendukung
Negara-negara terbelakang. Pamflet tersebut diberi
judul “Nestle membunuh bayi-bayi,” dan menuduh
Nestle atas perilaku yang tidak etis dan tidak bermoral.
Page 3

Tuduhan - Tuduhan

Mencegah pemberian ASI diantara ibu-ibu di Dunia


Ketiga dan telah mengakibatkan penyalagunaan
produk-produk tersebut, dengan demikian
berkontribusi pada kekurangan gizi dan kematian
pada bayi.
Saat itu Nestle melakukan pemasaran dengan cara
memberi free sample pada ibu yang baru saja
melahirkan di rumah sakit dan menunjukkan bahwa
Nestle lalai dengan hanya menanamkan di otak
konsumen bahwa susu formula itu baik, tanpa sedikit
pun menyinggung bahwa air susu ibu (ASI) adalah
yang lebih baik bagi bayi
Tanggapan Dari Pihak Nestle Page 4

Nestle tidak hanya respek pada kuasa


hukum dan memformulakan aturan, tapi
juga respek terdapat sejumlah organisasi
sosial yang memberi kritikan-kritikan
tajam.
Rumusan Masalah
Page 5

Masalah penelitian dapat dirumuskan sebagai berikut

• Bagaimana sebaiknya cara


yang dilakukan untuk
• Langkah apa yang diperbuat
Nestle sebelumnya untuk mempromosikan dan
menghindari tuduhan dari memasarkan susu formula
“membunuh bayi-bayi Dunia bayi Nestle di negara-
Ketiga” dan tetap negara Dunia Ketiga
memasarkan produknya

• Bagaimana tanggung jawab


• Bagaimana menyarankan • Nasihat yang diberikan
perusahaan dalam situasi perusahaan Nestle atau kepada Nestle berkaitan
tersebut atau situasi-situasi yang perusahaan lainnya agar dengan masalah baru dari
serupa dapat melindungi dirinya di infeksi HIV yang disebarkan
masa depan melalui ASI

Presentation Title Here Slide 5


Page 6

Pembahasan

Tanggung jawab Perusahaan Dalam Situasi Sulit

Nestle melakukan pembelaan dengan mengemukakan


argumen bahwa perusahaan tersebut tidak pernah
mendukung pemberian makanan dari botol sebagai
pengganti dari pemberian ASI. Semua produknya
menyertakan pernyataan bahwa pemberian ASI
adalah makanan terbaik bagi bayi, dan mendorong
pemberian ASI di seluruh dunia
Apa Yang Dilakukan Nestle Page 7

Sebelumnya

Nestle menggunakan pemilahan dalam kiteria segementasi pasar, dengan sebelumnya harus
melakukan penelitian mengenai ekonomi makro dan mikro dari sebagian negara-negara
dunia ketiga, seperti melakukan survei dan observasi lingkungan demografi, ekonomi
negara, perilaku, budaya, gaya hidup serta politiknya
Page 8

Saran Bagi Nestle atau Perusahaan Lainnya

Melakukan perubahan terhadap cara pemasaran

misalnya menjalin kerjasama dengan rumah sakit

bersalin untuk memasarkan produk terkait. Selain itu,

memberikan edukasi bagi masyarakat lokal.


Cara Mempromosikan dan Memasarkan Susu Formula Bayi Nestle dan Page 9

Membuat Keputusan Yang Dapat Dipertanggungjawabkan

Melobi organisasi lokal dan internasional sebagai


partner kerja sama sehingga terbentuk kolaborasi
yang saling mempengaruhi. Nestle
mengimplementasikan Strategi Adaptasi dan
Komunikasi dengan menggunakan Dual Adaptation
dan Product Invention di mana Nestle berusaha
mengkomunikasikan bersama melalui diskusi
dengan pihak-pihak terkait sebagai pengontrol
maupun partner pemasaran produknya.
Page 10

Nasihat yang diberikan kepada Nestle berkaitan dengan


masalah baru dari infeksi HIV yang disebarkan melalui ASI

Melakukan pendekatan kepada


masyarakat dengan melakukan
bimbingan atau pelatihan kepada ibu-
ibu yang memiliki bayi tentang
pentingnya air susu ibu yang tidak
dapat tergantikan, di samping
penyertaan petunjuk penggunaan susu
formula bayi secara baik dan benar.
Page 11

Thank You!
Any Questions?