Anda di halaman 1dari 18

Kuliah 11

ANTIBODI MONOKLONAL

Kriana Efendi, M.Farm., Apt.

Antibodi Monoklonal
Proses pembuatan antibodi monoklonal b. Antibodi monoklonal sebagai agen diagnostik dan terapi
a.

Pendahuluan


Pd tahun 1975 Kohier dan Milstein memperkenalkan cara baru utk membuat antibodi dg mengimunisasi hewan percobaan kemudian sel limfositnya difusikan dg sel mieloma,shg sel hibrid dpt dibiakan terus menerus (immortal) dan membuat antibodi yg homogen yg diproduksi oleh satu klon sel hibrid.

Antibodi yg homogen ini disebut antibodi monoklonal yg mempunyai sifat lebih spesifik dibandingkan dg ab poliklonal krn dpt mengikat 1 epitop ag dan dpt dibuat dlm jml tak terbatas.

Ab monoklonal dibuat dg cara penggabungan atau fusi dua jenis sel yaitu sel limfosit B yg memproduksi Ab dg sel kanker (sel mieloma) yg dpt hidup dan membelah terus menerus.  Hasil fusi antara sel B dg sel kanker secara in vitro disebut dg Hibridoma.


Tahap-tahap pembentukan Ab Monoklonal


1. 2. 3. 4. 5. 6.

Imunisasi mencit dg antigen yg akan dibuat ab monoklonalnya Limpa mencit diambil dan dibuat suspensi termasuk sel B yg mengandung Ab thd Ag yg disuntikan Fusi sel limpa dg sel mieloma Seleksi sel dg membiakkan sel dlm media selektif, dimana hanya sel hibrid saja yg bisa tumbuh Sel hibrid berproliferasi membentuk klon yg disebut Hibridoma Seleksi sel hibridoma unggul yg menghasilkan Ab monoklonal.

1975, by Georges Khler and Cesar Milstein - Be awarded a Nobel Prize in1984

Pembentukan & Seleksi Sel Hibrid




Hybridoma: Sel limfosit B X sel myeloma


Dihasilkan menggunakan polyethylene glycol (PEG) untuk terjadi fusi sel Sel myeloma : mempunyai kemampuan pertumbuhan yang tidak ada hentinya Sel B : membantu memberikan informasi genetik untuk sintesis antibodi spesifik Seleksi dilakukan dengan medium HAT (hypoxanthine, aminoprotein, and thymidine)
 

Sel Myeloma tidak dapat tumbuh Sel B cells dapat survive, namun tdiak dalam waktu lama

Antibodi monoklonal sebagai agen diagnostik dan terapi




 

Ab monoklonal telah banyak dimanfaatkan dalam bidang kesehatan, baik untuk diagnostik maupun utk pengobatan peny.kanker tertentu. Ab monoklonal yg berasal dr sel mencit/tikus menimbulkan rx alergi pd pasien Protein mencit dikenal sbg antigen asing oleh tubuh pasien respon imun alergi, inflamasi, penghancuran ab monoklonal itu sendiri

Beberapa penelitian tlh mengembangkan pembuatan ab monoklonal generasi baru seluruhnya berasal dari protein manusia mengurangi efek penolakan.

ANTIBODI MONOKLONAL GENERASI BARU

1. Chimaric monoclonal antibodies




Dibuat melalui rekayasa genetika utk menciptakan suatu mencit/tikus yg dpt memproduksi sel hibrid mencit-manusia Bagian variabel dr mol ab, termasuk antigen binding site (fab) berasal dr mencit,sdk variabel konstan (Fc) berasal dr manusia. Contoh : Rituximab 66% molekulnya berasal dr manusia kanker Limfoma.

2. Humanized monoclonal antibodies


Bagian protein yg berasal dr mencit hanya terbatas pada antigen binding site (fab) saja, sdk bag. Fc nya berasal dr manusia.  Contoh : Alemtuzumab 90% berasal dr manusia Chronic Lymphocytic Leukimia (CLL)


3. Fully human monoclonal antibodies




Sepenuhnya berasal dr manusia teknik rekayasa genetika untuk menciptakan mencit transgenik yg membawa gen yg berasal dr manusia shg mampu memproduksi antibodi yg diinginkan. Pendekatan lainnya merekayasa suatu binatang transgenik yg dpt mensekresikan antibodi manusia dalam air susu yg dikeluarkan oleh binatang tersebut.

Contoh lain Ab monoklonal :


     

Trastuzumab kanker payudara Gemtuzumab ozogamicin Acute Myelogenous Leukimia (AML) Ibritumomab tiuxetan Limfoma Non-Hodgkin Tositumomab Limfoma Non-Hodgkin Cetuximab Kanker kolon, Head & neck cancers Bevacizumab Kanker kolon.

Penggunaan antibodi monoklonal untuk terapi kanker dibagi dalam 2 tipe yaitu :
1.

Antibodi monoklonal murni tanpa dikombinasikan dg senyawa lain.


- Trastuzumab menyerang protein HER2 mrpk protein yg terdapat dlm jumlah besar pd sel kanker payudara

2. Antibodi monoklonal yg dikombinasikan dg beberapa senyawa lain (Conjugated monoclonal antibodies) antara lain kemoterapi, toksin dan senyawa radioaktif. obat ini berperan sbg wahana yg akan menghantarkan substansi2 obat, racun, dan materi radioaktif menuju langsung ke sasaran yakni sel kanker.

Ab monoklonal yg dikombinasikan dg obat kemoterapi chemolabeled  Ab monoklonal yg dikombinasikan dg senyawa radioaktif Radioimmunotherapy (RIT)  Ab monoklonal yg dikombinasikan dg racun immunotoksin