Anda di halaman 1dari 5

Tinjauan Manifestasi Oral Penyakit Darah Abstrak: Penyakit darah sering mempengaruhi jaringan keras dan lunak mulut

dengan berbagai karakteristik. Manifestasi penyakit darah pada rongga mulut mempengaruhi warna mukosa hipertrofi gingiva; kerusakan mukosa dalam bentuk ulserasi, dan perdarahan; warna gigi dengan diskolorasi merah; limfa serta mempengaruhi tulang dengan berkurangnya kepadatan dan pembesaran daerah sumsum (marrow space). Kata kunci: perdarahan, limfa, kerusakan sel

Pendahuluan: Perubahan pada gigi dan mukosa oral karena penyakit lokal dan sistemik memiliki manifestasi oral yang berbeda-beda pada berbagai jenis penyakit sistemik. Identifikasi tiap lesi dari karakteristiknya penting untuk diagnosa dan penanganan yang tepat. Penyakit darah sering mengenai jaringan keras dan lunak mulut dengan karakteristik berbeda. Manifestasi oral penyakit darah mempengaruhi warna mukosa gingiva hipertrofi; kerusakan mukosa dalam bentuk ulserasi, dan perdarahan; warna gigi yaitu diskolorasi warna merah; limfa dan mempengaruhi tulang dengan berkurangnya kepadatan dan pembesaran daerah sumsum. Setiap dokter gigi harus dapat mengenali manifestasi oral yang beragam dari penyakit darah untuk membedakannya dari penyakit lain. Klasifikasi Penyakit darah dapat dibedakan sebagai berikut: (1) Kerusakan sel (1) Kerusakan sel: a) RBC (eritrosit) Bertambah Berkurang : Polisitemia : Anemia 1. 2. 3. 4. 5. 6. Anemia pernisiosa Anemia aplastik Thalassemia Sickle cell anaemia Eritroblastosis fetalis Anemia defisiensi besi (2) Kerusakan koagulasi

b) WBC (Leukosit) Bertambah fisiologis Leukositosis Patologis 1. Leukemia 2. Monokleosis infektif Berkurang 1. Leukopenia 2. Agranulositosis 3. Eye clinic neutropenia c) Trombosit Bertambah purpura trombositopenik Berkurang purpurin trombositopenik Kerusakan purpura trombositopatik 1. Polisitemia Bertambahnya eritrosit secara abnormal dinamakan polisitemia. Jumlahnya mencapai 7 sampai 10 juta per mm3, diikuti dengan bertambahnya jumlah hemoglobin dan hematokrit. Gambaran klinis: Pasien akan mengalami sakit kepala, telinga berdenging, dan gangguan penglihatan. Kulit akan menjadi kemerahan. Keluhan lambung seperti kembung, rasa sakit, bersendawa, dan maag, serta perdarahan. Manifestasi oral: 1) 2) 3) 4) Mukosa gingiva lidah akan menjadi lebih dalam Gingiva membesar dan mudah berdarah Petechia dan ekimosis umum terjadi pada mukosa Akan terjadi cyanosis

Perawatan: Aktivitas berlebihan sumsum dalam menghasilkan RBC harus ditekan. Fenil hidrizane dan myleron digunakan untuk menghancurkan RBC dan menghambat produksi sel darah merah. Anemia: Anemia pernisiosa: Ini terjadi karena defisiensi faktor intrinsik yaitu mukoprotein dalam saluran pencernaan. Faktor intrinsik ini dibutuhkan untuk penyerapan faktor ekstrinsik vitamin B12. Vitamin B12 penting untuk pembentukan sel darah merah.

Secara klinis pasien akan mengalami kelemahan dan kelelahan, kepucatan pada kulit serta tanda-tanda muskular dan pencernaan. Manifestasi Oral: 1. 2. 3. 4. Glossitis dengan lidah yang terasa sakit dan terbakar Lidah inflamasi dan berwarna merah sebagian atau seluruhnya Ulser kecil dangkal seperti aphtous ulser dapat terlihat Papilla mengalami atrofi dengan papilla menjadi halus atau glossitis tebal dengan glosso grossis dan glossodynia: Ini dinamakan Hunter glossitis atau Hoellars glossitis 5. Bagian lain mukosa tampak lidah berwarna kuning pucat 6. Jumlah RBC menjadi kurang dari 1 juta. Perawatan untuk anemia pernisiosa yaitu merawat penyebab penyakit lambung infeksi B12 dengan injeksi ekstrak hati. Anemia aplastik Anemia yang disebabkan karena kurangnya aktivitas sumsum tulang. Berkurangnya jumlah sel darah merah, sel darah putih dan keping darah yang menyebabkan pancytopenia. Gambaran klinis: Pasien akan mengalami kelemahan parah dengan kesulitan bernafas, kepucatan kulit. Ada pula mati rasa dan kesemutan serta edema pada kaki dan tangan. Manifestasi Oral: 1. 2. 3. 4. Mukosa oral pucat, kering dan atrofi Punggung lidah halus, botak, dan sakit, muncul stomatitis angular Perdarahan dari gingiva karena defisiensi keping darah Tampak ulserasi ringan

Perawatan: Transfusi darah. Jika terdapat infeksi sekunder harus diberi antibiotik. Thalassemia: Ini merupakan tipe anemia yang mengenai hemoglobin RBC dan ini merupakan penyakit ras yang mengenai orang Italia, Yunani, Siria, dan Amerika. Ini merupakan penyakit turunan Kerusakan kongenital pada sintesis globin menyebabkan terbentuknya hemoglobin yang tak stabil. Gambaran klinis: Jika penyakit ini terbentuk pada tahap awal, dapat sampai kepada tahap yang fatal. Anak akan mengalami kepucatan dan warna kekuningan pada kulit, demam, menggigil dan malaise. Dapat pula muncul splenomegali dan hepatomegali. Manifestasi oral:

Adanya penonjolan yang aneh pada maksila dan mukosa oral yang berwarna pucat, gigi maksila tersusun tidak teratur. Radiografi intraoral menunjukkan pola trabekula khusus pada maksila. Trabekula yang kasar dan pudar serta hilangnya daerah lainnya menyebabkan efek garam dan merica yang mempertebal diploe tulang tengkorak. Plat bagian dalam dan luar yang memanjang menghasilkan gambaran bristal like crew cut atau hair on end. Perawatan: injeksi B12, B6 dengan ekstrak hati Anemia sickle cell: Merupakan tipe anemia herediter dimana terdapat kelainan hemoglobin RBC dan sel tampak sebagai eritrosit berbentuk sickle/sabit atau bulan sabit. Hemoglobin berubah secara genetik, sehingga RBC mengalami penghancuran dengan cepat yang menyebabkan anemia. Gambaran klinis: Anemia lebih banyak terjadi pada perempuan. Pasien mengalami kelemahan, nafas pendek, dan mudah lelah, serta umumnya sakit pada sendi, tungkai dan perut. Tampak pula murmur sistolik dan cardiomegaly. Manifestasi oral: Manfestasi oral sebagian besar pada temuan radiografi yaitu daerah sumsum membesar karena hilangnya banyak trabekula. Area osteoklas ditandai dengan gambaran hair on end pada tengkorak. Perawatan: Transfusi darah Eritroblastosis fetalis: Penyakit ini merupakan anemia hemolitik kongenital akibat inkompatibilitas Rh karena hancurnya darah janin, membawa reaksi antara faktor darah maternal dan janin. Manifestasi oral: Eritroblastosis fetalis dapat mengenai gigi dengan adanya deposit pigmen darah dalam enamel dan dentin gigi yang sedang berkembang, sehingga memberinya warna hijau kecoklatan atau biru. Anemia defisiensi besi: Anemia ini sebagian besar terjadi karena kurangnya asupan zat besi, gangguan penyerapan zat besi, dan meningkatnya kebutuhan zat besi. Sindrom Plummer Vinson merupakan bentuk anemia defisiensi besi, kesulitan menelan, kolinichia, dan atropic glossitis. Pada anemia defisiensi besi terdapat retakan atau fisur pada sudut mulut, kepucatan warna lemon pada kulit, lidah berwarna merah dan sakit dengan atrofi papilla filiformis dan fungiformis, kesulitan menelan.

Membran mukosa tampak pucat, glossitis kabur pada lidah dan stomatitis angular. Perawatan: Terapi zat besi dan pola makan tinggi protein Kesimpulan: Diagnosa dan manifestasi oral penyakit sistemik darah penting dalam sudut pandang dokter gigi. Pengetahuan tentang penyakit sistemik penting untuk praktek klinis sehari-hari.

Ket: RBC: Red blood cell (sel darah merah)