Anda di halaman 1dari 21

BAHAN KULIAH

Fitoplankton adalah sumber kehidupan utama di perairan

sebagai produsen primer.


Beberapa jenis fitoplankton dari kelompok Diatome dan
Dinoflagellata dapat berbahaya dan merusak ekosistem perairan
dalam kondisi berlimpah dan menghasilkan racun.
Fitoplankton berbahaya dapat digolongkan menjadi 3
kelompok:
Kelompok anoxius (menhabiskan kandungan oksigen di
perairan).
Kelompok beracun (toxic).
Perusak sistem pernapasan.

KELOMPOK ANOXIUS
Dapat membahayakan biota laut, akibat penurunan kadar oksigen

terlarut di perairan
Dapat berkembang sangat padat, menyebabkan penurunan kadar
oksigen yang drastis dan kematian massal pada ikan dan Vertebrata.
Umumnya kurang berbahaya, karena ledakan populasi (blooming)
hanya terjadi pada kondisi tertentu.
Contoh kasus kematian massal pernah terjadi pada tambak udang di
Lampung. Yang disebabkan oleh blooming Trichodesmium erythraeum,

dan Noctiluca scintilans.

Beberapa Fitoplankton yang dapat menyebabkan kondisi anoxius.


1. Dinoflagellata: Gonyaulax polygrama, Noctiluca scintilans, Scrippsiella

trochoidea.

2. Cyanobacterium: Trichodesmium erythraeum.

Jenis Fitoplankton penyebab anoxius

Trichodesmium erythraeum
Noctiluca scintilans

KELOMPOK BERACUN
Fitoplankton kelompok beracun umumnya menyebabkan berbagai macam
penyakit perut dan sistem saraf:

Paralytic Shellfish Poisoning (PSP):


Disebabkan oleh Dinoflagellata: Alexandrium acantanella, A. catenella,

A. cohorticulata, A. fundyense, A. fraterculus, A. minutum, A.


tamarense, Gymnodinium catenatum, Pyrodinium bahamense var.
compressum.

Diarrhetic Shellfish Poisoning (DSP):


Dinoflagellata: Dinophysys acuta, D. acuminata, D. fortii, D. norvegica,

D. mitra, D. rotundata, Prorocentrum lima

Amnesic Shellfish Poisoning (ASP):


Diatome: Nitzchia pungens, N. pseudodelicatissima, N pseudoseriata..

Ciguatera Fishfood Poisoning (CFP):


Disebabkan oleh Dinoflagellata: Gambierdiscus toxicus, Ostreopsis spp,
Prorocentrum spp.

Neurotoxic Shelfish Poisoning (NSP):


Dinoflagellata: Gymnodinium breve.

Racun Cyanobacterium:
Cyanobacterium: Anabaena flosaquae, Mycrocystis aeroginosa,

Nodularia spunigena.

Beberapa Jenis Fitoplankton penyebab anoxius


Paralytic Shellfish Poisoning:

Alexandrium sp

Pyrodinium bahamense var. compressum.

Diarrhetic Shellfish Poisoning (DSP):

Dinophysys acuta

Prorocentrum lima

Amnesic Shellfish Poisoning


(ASP):

Ciguatera Fishfood Poisoning


(CFP):

Ostreopsis sp

Nitzchia sp

Ostreopsis spp

Neurotoxic Shellfish Poisoning


(NSP):

Racun Cyanobacterium

Anabaena

Gymnodinium spp

KELOMPOK PERUSAK SISTEM SARAF


Dapat membahayakan biota laut pada kepadatan yang sangat tinggi,

sehingga menimbulkan red tide.


Umumnya tidak beracun, secara fisik menggangu sistem pernapasan
Avertebrata dan ikan akibat penyumbatan organ pernapasan, pada
kepadatan yang tinggi.
Umumnya belum atau jarang sekali terjadi di Indonesia.
Beberapa jenis yang berpotensi dari marga Chaetocerros di beberapa
lokasi di Indonesia masih dalam jumlah yang wajar.
Dampak negatif akibat booming Chetonella antiqua, pernah menyerang
usaha budidaya di Seto, Jepang pada tahun 1972, dan menyebabkan
kerugian lebih dari satu trilyun rupiah.

Jenis-jenis plankton pada kelompok ini:


Diatomae: Chaetoceros convolutus.
Prymnesiophyta: Chrysocromulia polylepis, C. leadbeateri, Prymaesium

parvum, P. patelliferum.
Raphidophyta: Heterosigma akashiwo, Chattonella antiqua.

BERBAGAI JENIS PLANKTON


YANG SERING DITEMUKAN DI PERAIRAN INDONESIA

SEKIAN
TERIMA KASIH
THANK YOU
TRIMS
KAMSIA
MATUR NUWUN