Anda di halaman 1dari 59

SURVEI KONSUMSI MAKANAN

Nadia Chalida Nur, SKM, MPH


TUJUAN
SURVEI KONSUMSI MAKANAN

Mengetahui kebiasaan makan dan gambaran tingkat


kecukupan bahan makanan dan zat gizi pada tingkat
kelompok, rumah tangga, dan perorangan serta faktor2
yang berpengaruh
TUJUAN KHUSUS
 Mengetahui tingkat kecukupan konsumsi pangan
nasional dan kelompok masyarakat
 Menentukan status kesehatan dan gizi keluarga
 Pedoman kecukupan makanan dan program
pengadaan pangan
 Dasar perencanaan dan program pengembangan
gizi
 Sarana pendidikan gizi masyarakat
 Perundang2an tentang makanan, kesehatan, dan gizi
masyarakat
METODE PENILAIAN KONSUMSI
MAKANAN
Metode Kualitatif

Metode Penilaian Makanan Jenis Data


Metode
Kuantitatif
Metode
Gabungan

Tingkat Individu

Sasaran Tingkat Rumah


Pengamatan Tangga

Tingkat Nasional
METODE PENILAIAN MAKANAN
KUANTITATIF
 Mengetahui jumlah makanan yang dikonsumsi
 Menghitung konsumsi zat gizi
 Food Recall 24H
 Perkiraan makanan (estimated food records)
 Penimbangan makanan (food weighing)
 Metode Food account
 Metode inventaris (inventory method)
 Pencatatan (household food records)
METODE PENILAIAN MAKANAN
KUALITATIF
 Mengetahui frekuensi makan, kebiasaan makan, serta cara
memperolehnya
 Metode frekuensi makanan (food frequency)
 Metode dietary history
 Metode telepon
 Metode pendaftaran makanan
METODE PENILAIAN MAKANAN
GABUNGAN
 Gabungan antara metode kualitatif dan kuantitatif
 Metode Food Recall 24h
 Metode Riwayat Makanan (dietary history)
PENILAIAN KONSUMSI
MAKANAN TINGKAT INDIVIDU
PENILAIAN KONSUMSI MAKANAN
TINGKAT INDIVIDU
 Tujuan :
 Untuk konsultasi
 Untuk penelitian diit dan penyakit
 Metode kuantitatif (food recall, food record, penimbangan
makanan)
 Metode kualitatif (metode frekuensi makanan dan dietary
history)
SINGLE FOOD RECALL 24 hours

 Memberikan informasi mengenai makanan dan minuman


yang dikonsumsi responden selama 24 jam terakhir
termasuk metode memasak dan suplementasi nutrien
 Mengetahui rata2 intake zat gizi populasi (jumlah sampel
mewakili populasi & hari dalam seminggu proporsional)
 Tidak untuk penilaian individu
 Untuk konsultasi dapat menggambarkan pola makan
secara kasar
REPEATED RECALL 24 HOURS
 Recall 24 jam dapat diulang selama musim yang berbeda
untuk memperkirakan rata2 intake individu
 Jumlah pengulangan hari tergantung dari zat gizi yang akan
diteliti dan jumlah populasi
 “The United states Committee”  pengulangan recall 4
hari pada individu yang sama dalam setahun (diambil
secara sampling) dapat memperkirakan intake makanan
individu
Kelemahan Metode Recall 24hours

 The Flat Slope Syndrome


 Tidak dapat menggambarkan intake makanan sehari2
bila hanya recall sehari
 Ketepatan tergantung daya ingat  tidak cocok untuk
anak < 7 thn, usila
 Petugas harus trampil menggunakan URT, mengenal cara
pengolahan makanan (penggunaan saus, kecap, dll), dan
pola pangan daerah
 Tidak tepat dilakukan saat hari pasaran, panen, dll.
 Tidak tepat dalam estimasi ukuran porsi
Keunggulan Metode Recall 24hours

 Mudah dilaksanakan serta tidak terlalu membebani


responden
 Biaya relatif murah dan relatif cepat
 Dapat digunakan untuk responden yang buta huruf
 Dapat memberikan gambaran nyata yang benar-benar
dikonsumsi individu, sehingga dapat dihitung zat gizi sehari
Langkah-Langkah Food Recall
 Responden diminta mengingat dan mendeskripsikan
makanan dan minuman yang dikonsumsi dlm 24 jam
terakhir
 Responden mengestimasikan ukuran makanan/minuman
yang dikonsumsi, misalnya dengan menggunakan food
models, foto, dll
 Pengambil data mereview kembali data yang disebutkan
responden
 Pengambil data mengonversi URT  gram
FOOD RECORDS

 Responden mencatat semua makanan dan minuman dalam


URT (periode waktu ttt) termasuk cara persiapan dan
pengolahan.
 Memperkirakan intake aktual individu
 Penelitian hubungan diit dan penyakit
 Konsultasi untuk perubahan diit
Kelemahan dan Keunggulan Food
Records
Kelemahan Keunggulan

1. Membebani responden 1. Murah dan sederhana


2. Tergantung kejujuran dan 2. Menjangkau sampel
kemauan responden dalam jumlah besar
mencatat 3. Tidak tergantung
3. Akurasi menurun setelah memori responden
2-3 hari pencatatan 4. Pola makan dapat
4. Dapat mengubah diketahui lengkap
perilaku makan
responden  tidak
menggambarkan intake
sesungguhnya
Langkah-Langkah Food Record
 Responden diminta untuk mencatat makanan/minuman
yang dikonsumsi
 Responden harus mendeskripsikan secara jelas, mulai
dari nama masakan, metode memasak, brand name, asal
makanan, bumbu dan pelengkapnya
 Catat ukuran yang dikonsumsi (menggunakan URT)
 Pengambil data mengonversi URT  gram

Waktu Nama Metode Merk Asal Jumlah Konsumsi


Makan Masakan Pemasakan Makanan URT Gram
PENIMBANGAN MAKANAN (FOOD
WEIGHING)

 Responden menimbang dan mencatat semua makanan


sebelum dikonsumsi selama periode ttt
 Cara persiapan makanan, jenis makanan dan makanan
dicatat
 Jumlah hari pengamatan tgt zat gizi yang diteliti dan
jumlah populasi
 Digunakan sbg gold standar
 Mengukur intake individu secara aktual
Keunggulan dan Kelemahan
Penimbangan Makanan
Keunggulan Kelemahan

1. Data lebih akurat 1. Waktu lama


2. Tidak tergantung laporan 2. Biaya mahal
responden 3. Membebani responden
4. Tenaga pengumpul data
harus terlatih
5. Butuh kerja sama dengan
responden
Langkah-Langkah Food Weighting
 Responden diminta untuk mencatat makanan/minuman
yang dikonsumsi sepanjang waktu
 Responden harus mendeskripsikan secara jelas, mulai
dari nama masakan, metode memasak, brand name, asal
makanan, bumbu dan pelengkapnya
 Catat ukuran yang dikonsumsi (menggunakan gram)

Waktu Nama Metode Berat Lab Use Only


Makan Masakan Pemasak- BDD Yg tdk Berat yg Kode
an dimakan dikonsumsi makanan
FREKUENSI MAKANAN (FOOD
FREQUENCY)
 Memperoleh data frekuensi konsumsi sejumlah makanan
atau makanan jadi selama periode ttt (hari, mg, bulan, thn)
 Kuisioner berisi 2 komponen : daftar bahan makanan dan
frekuensi penggunaan BM
 Daftar bahan makanan difokuskan pada kelompok
makanan tertentu
 Data semi kuantitatif diperoleh bila dicantumkan besar
porsi tiap item BM
Kegunaan Food Frequency

 Mengestimasi intake makanan individu


 Memberikan gambaran pola konsumsi bahan makanan
 Menilai secara kualitatif dan semi kuantitatif
 Lebih menganalisis makanan dari pada zat gizi
Tipe FFQ (Food Frequency Questionnaire)
1. Kualitatif FFQ
 Kualitatif FFQ  hanya menanyakan jenis bahan makanan
dan frekuensi konsumsi bahan makanan.
 Kegunaan : Klasifikasi pola kebiasaan makan, penilaian
program gizi, korelasi kebiasaan makan dengan penyakit
2. Semi-kuantitatif FFQ
 Semi-kuantitatif FFQ  selain menanyakan jenis dan
frekuensi, juga ditanyakan jumlah yang biasa dikonsumsi
 Semi-kuantitatif FFQ merupakan modifikasi kualitatif FFQ
untuk mengetahui jumlah zat asupan zat gizi spesifik
Langkah-langkah FFQ

 Menanyakan frekuensi penggunaan BM


 Mengkonversi seluruh katagori dalam hari:
- nasi 3 x sehari = 3
- telur 5 x seminggu = 5/7 = 0.71
- tomat 4 x/bulan = 4/30 = 0.13
- Mangga 15 x (tahun/musim) = 15/365
 Mengalikan berat (g) setiap BM dengan frekuensi : telur
(50 g) = 0.71 x 50 = 35.5 g
 Menghitung nilai gizi
Keunggulan dan Kelemahan FFQ

Keunggulan Kelemahan

1. Murah dan sederhana 1. Validitas tergantung


2. Tidak membutuhkan bahan makanan
latihan khusus 2. Cukup menjemukan bagi
3. Responden tidak pewawancara
kesulitan 3. Tergantung keterbukaan
responden
METODE DIETARY HISTORY

 Informasi retrospektive intake makanan dan pola makan


dari seseorang berdasarkan pengamatan dalam waktu
cukup lama (1 bulan, 6 bulan, 1 thn)
 Metode ini tdd : recall 24 jam, frekuensi makanan
(mengecek recall 24 jam) dan food record selama 3 hari
 Dapat mengetahui kualitatif dan kuantitatif
Kegunaan Dietary History
 Mengetahui pola makan
 Intake zat gizi dapat dihitung
 Penelitian defisiensi zat gizi dan hubungan penyakit
Keunggulan dan Kelemahan Dietary History

Keunggulan Kelemahan

 Dapat memberikan  Terlalu membebani pihak


gambaran konsumsi pengumpul data dan
makanan pada periode responden
yang panjang  Membutuhkan pengumpul
 Dapat mengumpulkan data data yang terlatih
untuk semua zat gizi  Tidak cocok dipakai untuk
survei2 besar
 Validitas tergantung pada
daftar makanan
PENILAIAN KONSUMSI MAKANAN
TINGKAT RUMAH TANGGA
PENILAIAN KONSUMSI
MAKANAN TINGKAT RUMAH
TANGGA

 Food Account
 Food List
 Metode Inventaris
 Household Food Record
METODE FOOD ACCOUNT
 Pencatatan seluruh makanan yang masuk dalam keluarga
 dalam URT/volume/berat
 Lama pencatatan umumnya 7 hari
 Mengetahui ketersediaan bahan makanan keluarga 
periode tertentu
 Mengetahui daya beli keluarga terhadap bahan makanan
 Kurang teliti  tidak dapat menggambarkan tingkat
konsumsi RT
Langkah-langkah pencatatan (food
account)
 Keluarga mencatat seluruh makanan yang masuk ke
rumah yang berasal dari berbagai sumber tiap hari
dalam URT (ukuran rumah tangga) atau satuan ukuran
volume atau berat.
 Jumlahkan masing-masing jenis bahan makanan
tersebut dan konversikan kedalam ukuran berat setiap
hari.
 Hitung rata-rata perkiraan penggunaan bahan
makanan setiap hari.
Kelebihan dan Kelemahan Food
Account
Kelebihan Kelemahan

 Cepat dan relatif murah.  Kurang teliti, sehingga


 Diketahui tingkat tidak dapat
ketersediaan bahan menggambarkan tingkat
makanan keluarga pada konsumsi rumah tangga.
periode tertentu  Sangat tergantung pada
 Dapat diketahui daya kejujuran responden
beli keluarga terhadap untuk
bahan makanan melaporkan/mencatat
 Dapat menjangkau makanan dalam keluarga
responden lebih banyak.
METODE “FOOD LIST”
 Mencatat seluruh BM yang digunakan keluarga dari dalam
atau luar rumah (biasanya 1 – 7 hari)  dalam URT
 Tidak memperhitungkan BM rusak/terbuang
 Mencatat jumlah anggota keluarga
 Menghitung rata2 perkiraan konsumsi BM sehari untuk
keluarga
 Memperkirakan komsumsi perkapita  dibagi jumlah
anggota keluarga
Kelebihan dan Kelemahan Food List

Kelebihan Kelemahan

 Relatif murah, karena  Hasil yang diperoleh


hanya membutuhkan kurang teliti karena
waktu yang singkat. berdasarkan estimasi atau
perkiraan.
 Sangat subyektif,
tergantung kejujuran dari
responden.
 Sangat tergantung pada
daya ingat responden
METODE INVENTARIS

 Log Book Method


 Menghitung/mengukur persediaan makan di RT (berat
dan jenis)
 Makanan yang tersisa/terbuang  dihitung
 Mencatat jumlah anggota keluarga & umur
 Menghitung rata2 perkiraan konsumsi keluarga atau
konsumsi perkapita
Langkah-Langkah Metode Inventaris
 Catat dan timbang/ukur semua jenis bahan makanan
yang ada di rumah pada hari pertama survei.
 Catat dan ukur semua jenis bahan makanan yang
diperoleh (dibeli, dari kebun, pemberian orang lain
dan makan di luar rumah) keluarga selama hari survei.
 Catat dan ukur semua bahan makanan yang diberikan
kepada orang lain, rusak, terbuang dan sebagainya
selama hari survei.
 Catat dan ukur semua jenis bahan makanan yang ada
di rumah pada hari terakhir survei.
 Hitung berat bersih dari tiap-tiap bahan makanan yang
digunakan keluarga selama periode survei
 Catat pula jumlah anggota keluarga dan umur masing-
masing yang ikut makan
 Hitung rata-rata perkiraan konsumsi keluarga atau
konsumsi perkapita dengan membagi konsumsi keluarga
dengan jumlah anggota keluarga.
 Peralatan yang diperlukan dalam metode inventaris antara
lain:
 Kuesioner
 Peralatan atau alat timbang.
 Ukuran rumah tangga.
Kelebihan dan Kelemahan Metode
Inventaris
Kelebihan Kelemahan

 Hasil yang diperoleh  Petugas harus terlatih


lebih akurat, karena  Tidak cocok untuk
memperhitungkan responden yang buta
adanya sisa dari huruf, bila pencatatan
makanan, terbuang dan dilakukan oleh responden.
rusak selama survei  Memerlukan peralatan
dilakukan sehingga biaya relatif lebih
mahal.
 Memerlukan waktu yang
relatif lama
HOUSEHOLD FOOD RECORD

 Responden mencatat dan mengukur semua makanan


yang dibeli/diterima
 Mencatat semua makanan yang dimakan
 Mencatat makanan yang dimakan di luar rumah
 Menghitung rata2 konsumsi keluarga atau per kapita
Langkah-langkah Household Food
Record
 Responden mencatat dan menimbang/mengukur
semua makanan yang dibeli dan diterima oleh keluarga
selama penelitian (biasanya satu minggu)
 Mencatat dan menimbang/mengukur semua makanan
yang dimakan keluarga, termasuk sisa dan makanan
yang dimakan oleh tamu.
 mencatat makanan yang dimakan anggota keluarga di
luar rumah.
 Hitung rata-rata konsumsi keluarga atau konsumsi
perkapita
Kelemahan dan Kelebihan Household
Food Record
Kelebihan Kelemahan

 Hasil yang diperoleh  Terlalu membebani


lebih akurat, bila responden.
dilakukan dengan  Memerlukan biaya cukup
menimbang makanan, mahal,
dapat dihitung intake zat  Memerlukan waktu yang
gizi keluarga cukup lama.
 Tidak cocok untuk
responden yang buta
huruf.
METODE TELEPON
 Wawancara melalui telepon  persediaan makanan yang
dikonsumsi keluarga dalam periode survei
 Menentukan pola konsumsi keluarga
METODE PENILAIAN MAKAN
TINGKAT NASIONAL
METODE PENILAIAN MAKAN
TINGKAT NASIONAL
 Metode : Food Balance Sheet (FBS)
 Menghitung kapasitas produksi makanan dalam setahun
 Dikurangi pengeluaran untuk biit, kerusakan pascapanen
dan transportasi dll
 Jumlah makanan dibagi dengan jumlah penduduk
 Ketersediaan perkapita pertahun (nasional)
 Metode lain : Total Diet Study (TDS)
Food Balance Sheet (FBS)
 Tidak dipakai untuk menentukan status gizi
masyarakat negara/wilayah
 Kegunaan :
 Menentukan kebijakan  produksi bahan makanan
dan distribusi
 Memperkirakan pola konsumsi masyarakat
 Mengetahui perubahan pola konsumsi masyarakat
 Membandingkan tingkat ketersediaan pangan antar
negara (FAO).
Langkah Langkah FBS
 Menghitung kapasitas produksi makanan dalam satu
tahun (berasal dari persediaan/cadangan, produksi dan
impor bahan makanan dari negara atau wilayah lain)
 Dikurangi pengeluaran untuk bibit, ekspor, kerusakan
pasca panen dan tranportasi, diberikan untuk
makanan ternak dan untuk cadangan
 Jumlah makanan yang ada tersebut dibagi dengan
jumlah penduduk
 Diketahui ketersediaan makanan perkapita pertahun
secara nasional
PEMILIHAN METODE PENGUKURAN
KONSUMSI MAKANAN
Faktor yang diperhatikan dalam
memilih metode:
 Tujuan penelitian
 Jumlah responden yang diteliti
 Umur dan jenis kelamin responden
 Keadaan sosial ekonomi responden
 Ketersediaan dana dan tenaga
 Kemampuan tenaga pengumpul data
 Pendidikan responden
 Bahasa yang digunakan responden
 Pertimbangan logistik pengumpulan data
 Untuk mendapatkan jumlah zat gizi yg dikonsumsi, bila
jmlh sampel kecil, maka metode penimbangan makanan
selama bbrp hari adalah metode yg terbaik.
 Bila hanya bertujuan untuk menentukan jmlh konsumsi
rata2 dari sekelompok responden maka recall 24h atau
penimbangan dlm satu hari sdh cukup memadai.
 Bila bertujuan untuk mengetahui kebiasaan makan atau
pola konsumsi, maka metode frekuensi makanan dpt
dilakukan.
Referensi
 Hardinsyah. Supariasa, I Dewa Nyoman. 2016 . Ilmu Gizi :
Teori dan Aplikasi. Penerbit Buku Kedokteran
EGC. Jakarta
 Lee, Robert D. Nieman, David C. 2013. Nutritional
Assessment. Sixth Edition. Mc Graw Hill. New York
 Mahan, L. 2011. Krause’s Food & The Nutrition Care
Process. Elsavier
 Supariasa, I Dewa Nyoman. 2015. Penilaian Status Gizi.
Penerbit Buku Kedokteran EGC. Jakarta
TUGAS KELOMPOK
1. Buatlah ringkasan aplikasi metode
penilaian konsumsi makanan
Metode Kegunaan Persyaratan Keuntungan Kelemahan
Responden
Food Frequensy
Dietary History
Telepon
Pendaftaran
Makanan
Recall 24 hours
Estimated Food
Records
Inventory
Household Food
record
Food Weighting
Food Account
2. Carilah atau Buatlah contoh
 Formulir metode Inventaris
 Formulir food history
 Formulir Household food record
 Formulir Food Account
 Formulir Food Balance Sheet
 Pembagian kelompok berdasarkan kelompok yang
telah ada. Jika belum ada, maka komting kelas yang
akan membagi kelompoknya
 Hardcopy tugas dikumpul ketika pertemuan tatap
muka (Tanggal 20 Oktober 2017)