Anda di halaman 1dari 5

HAND OUT

Mata Kuliah : Metodi Khusus


Topik : konsep pembelajaran laboratorium kebidanan
Sub Topik : 1.Konsep pembeljaran klinik
2.pengertian pembelajran klinik
3. Kondisi Lingkungan Belajar Klinik Yg Kondusif
Dan Lingkungan Belajar Dlm Praktek Klinik
4. Tahapan pembelajaran klinik
5. Tujuan pembelajaran klinik
6. Cara Belajar Orang Dewasa
Waktu : 150 Menit

Objek Perilaku Siswa

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu :


1. Menjelaskan kembali tentang Konsep pembeljaran klinik
2. Menjelaskan kembali tentang pengertian pembelajran klinik
3. Menjelaskan kembali tentang Kondisi Lingkungan Belajar Klinik Yg
Kondusif Dan Lingkungan Belajar Dlm Praktek Klinik
4. Menjelaskan kembali tentang Tahapan pembelajaran klinik
5. Menjelaskan kembali tentang Tujuan pembelajaran klinik
6. Menjelaskan kembali tentang Cara Belajar Orang Dewasa
Referensi

http://www.bidandiah.com/2015/07/konsep-pembelajaran-klinik.html
https://dokumen.tips/documents/model-pembelajaran-klinik.html
https://dokumen.tips/download/link/model-pembelajaran-klinik

Uraian Materi

1. KONSEP PEMBELAJARAN KLINIK


Proses belajar dan berlatih dalam menguasai kemampuan klinik langsung
kepada pasien yang dilakukan di tempat kerja sesungguhnya.

2. PENGERTIAN PENGAJARAN KLINIK


Adalah Situasi yg memberikan kesempatan pd peserta didik untuk
mengaplikasikan ilmu yg mendasari yg diperoleh sebelumnya ke dlm
berbagai kegiatan yg bersifat keterampilan psychomotor yg dibutuhkan
agar terciptanya suatu asuhan yg berkualitass, schweer ( 1972)
MELECA dkk ( 1978) Mempersiapkan peserta didik untuk
mengintegrasikan ilmu yg diperoleh dg keterampilan untuk memberi
asuhan kpd klien,memperoleh keterampilan profesional,personal,sikap dan
cara berfikir dlm memasuki system asuhan dlm pel.kes. BENNER ( 1989)
PK. Memfokuskan pd hubungan teori dan aplikasinya,membantu peserta
didik tidak hanya menerapkan teori semata tapi juga secara tidak langsung
memperoleh teori –teori yg timbul saat melakukan PKK. PRAKTEK
KLINIK KEBIDANAN Membantu proses pembelajaran Untuk belajar
Mengembangkan kompetensi profesional Mahasiswa bersosialisasi dengan
situasi nyata praktek profesional yg berdasar pada :
 Teori / pengetahuan - Prinsip - Peraturan / Per UU
 Keterampilan yang digunakan - Hak – hak klien Apa yang harus
dipelajari oleh P/d : Diberi kesempatan mempraktekan Umpan
balik segera dan langsung, individual danAda model peran yang
dicontoh Instruktur klinis , menyadari kemampuan peseta didik
tidak sama
 dihargai dan diperlakukan sbg orang dewasa
 Lingkungan mendukung dan tdk menakutkan
 Interaksi dan pembicaraan antar peserta dan instruktur  Rahasia

3. KONDISI LINGKUNGAN BELAJAR KLINIK YG KONDUSIF


DAN LINGKUNGAN BELAJAR DLM PRAKTEK KLINIK
a. Staf yg kualified adalah faktor kunci yg mempengaruhi lingkungan
belajar dlm Praktek klinik
b. Pendekatan yg manusiawi
c. Tim yg baik, Mhs merasa menjadi bagian dari tim
d. Model manajemen PK yg efisen dan efektif
e. Suporting /dukungan untuk belajar Apa yang harus dipelajari oleh
P/d diterangkan dan diajarkan dgn jelas Diberi kesempatan
mempraktekkan . Umpan balik segera dan langsung, individual .
f. Ada model peran yang dicontoh

4. TAHAPAN PEMBELAJARAN KLINIK


Persiapan Pelaksanaan Evaluasi.

5. TUJUAN PEMBELAJARAN KLINIK


a. Memberikan pengalaman langsung pada mahasiswa melakukan asuhan
pada pasien, yang akhirnya kompetensi sebagai bidan profesional.
b. Objective Pada akhir pembelajaran, mahasiswa diharapkan dapat
menguraikan metode pembelajaran tentang: cara belajar orang dewasa
model anatomi bed side teaching preseptoring dan mentoring
c. Keterampilan Melatih (Coaching).
6. CARA BELAJAR ORANG DEWASA
Pengertian Pendidikan orang dewasa atau andragogi adalah ilmu tentang
memimpin / membimbing orang dewasa / ilmu mengajar orang dewasa.
Konsepnya berkaitan dengan proses pencarian dan penemuan ilmu
pengetahuan yang dibutuhkan manusia untuk hidup
Ciri – Ciri Bahwa orang dewasa sudah mempunyai: konsep diri 
kepribadian tidak bergantung orang lain pengalaman banyak  dapat
menjadi sumber penting kesiapan belajar  diprioritaskan pada tugas-tugas
perkembangan dan peran sosialnya prospektif waktu  ingin secepatnya
mengaplikasikan apa yang ia pelajari

Kekuatan menimbulkan rasa ingin tahu yg tinggi Memberikan


penghargaan lebih memotivasi untuk unjuk kemampuan dalam praktek
Memotivasi untuk berpikir kritis Meningkatkan daya serap mahasiswa
Tercipta hubungan yang baik selama pembelajaran

Keterbatasan Memerlukan pembelajaran yang relevan Menuntut


kemampuan dosen dalam penyajian praktek secara klinis yang tepat dan
sesuai standar yang telah ditetapkan Dosen dituntut memiliki kemampuan
verbal yang baik untuk menciptakan hubungan yang baik berupa
kepercayaan dari mahasiswa Memiliki kemungkinan ketidakcocokan antar
peserta yang berujung pada tidak maksimalnya pencapaian tujuan
pembelajaran Dosen harus mempertimbangkan kebutuhan pribadi
mahasiswa dari hal yang paling mendasar

Teknik dan Metode Teknik / metode untuk membantu orang dewasa


belajar: Presentasi  ceramah, debat, dialog, wawancara, panel,
demonstrasi, film, slide, pameran, darmawisata, dan membaca. Teknik
Partisipasi peserta  tanya jawab, permainan peran, kelompok pendengar
panel reaksi, dan panel yang diperluas. Teknik Diskusi  diskusi yg
bersumberkan dari buku, diskusi pemecahan masalah, dan diskusi kasus.