Anda di halaman 1dari 13

LAPORAN PRAKTIKUM

MIKROBIOLOGI DASAR

ACARA I
MIKROORGANISME DARI BERBAGAI HABITAT

Kelompok 3
PenanggungJawab :

Raiga Oktabena Timoer (A1F017044)


Natasya Ade Olivia (A1F017046)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI


UNIVERSITAS JENDRAL SOEDIRMAN
FAKULTAS PERTANIAN
PURWOKERTO
2018
I. PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Mikroorganisme adalah makhluk yang sangat kecil dan hanya dapat
dilihat di bawah mikroskop. Populasi mikroorganisme yang ada di alam
sekitar kita sangat besar dan cukup kompleks. Beratus spesies mikroba
menguasai setiap bagian tubuh kita seperti mulut, saluran pencernaan, dan
kulit.
Udara, tanah dan air yang merupakan komponen alam sebagai tempat
tinggal kita juga dihuni oleh beragam mikroorganisme. Kita tahu bahwa
semua makhluk hidup membutuhkan nutrient untuk pertumbuhan dan
reproduksinya. Nutrien merupakan bahan baku yang digunakan untuk
membangun komponen-komponen seluler baru dan untuk menghasilkan
energy yang dibutuhkan dalam proses kehidupan sel. Untuk
mengembangbiakkan mikroba diperlukan suatu substrat yang disebut
medium. Medium merupakan suatu bahan yang terdiri dari campuran
nutrient (zat makanan pada tingkat sel) yang digunakan untuk
menumbuhkan (kultivasi) mikroorganisme.
Medium kultur dapat dibedakan berdasarkan atas susunan kimianya,
konsistensinya, maupun fungsinya. Supaya mikroorganisme tumbuh
dengan baik, maka medium kultur harus mengandung semua nutrient yang
diperlukan dalam keadaan seimbang, tidak mengandung zat-zat
penghambat, dalam keadaan steril, mempunyai tekanan osmose yang
sesuai, dan mempunyai keasaman (pH) yang sesuai pula. Contohnya
untuk menumbuhkan bakteri medium yang digunakan adalah Nutrien
Agar (NA), menumbuhkan kapang digunakan medium Potato Dextrose
Agar (PDA), dan untuk menumbuhkan khamir medium yang digunakan
adalah Malt Ektrak Agar (MEA).
Oleh karena itu untuk membuktikan bahwa mikroba ada dimana-
mana, maka dari habitat tersebut diambil sampel dan selanjutnya
ditumbuhkan dalam suatu medium baik padat maupun cair

B. TUJUAN
Membuktikan bahwa mikroba ada dimana-mana
II. TINJAUAN PUSTAKA
III. METODE

A. Alat Dan Bahan


 Alat :
1. Cawan petri steril
2. Lampu spiritus
3. Pipet mikro
4. Micro tip
5. Incubator
6. Mortal
7. Alu
8. Erlenmeyer
9. Vortex
10. Timbangan
 Bahan :
1. Media NA, PDA, dan MEA
2. Air mineral
3. Air bak
4. Tanah
5. Roti
6. Karet
7. Plastic
8. Larutan NaCl 0,85%
9. Udara
B. Prosedur Kerja
1. Mikroba dari udara

3 cawan petri steril disiapkan, dibuat 2 ulangan

Medium yang sudah disterilkan dicairkan dalam penangas air, setelah


mencair suhu dibiarkan turun hingga 45-500C

Cawan petri pada ulangan 1 dibuka diudara terbuka selama 10 m3nit, pada
ulangan 2 tidak dibuka (sebagai kontrol)

Masing-masing cawan petri dituang medium, setiap ulangan berisi medium


NA, PDA, dan MEA.

Cawan petri kembali ditutup, medium diratakan dengan cara memutar-


mutar cawan petri di atas meja, dibiarkan dingin dan memadat

Selanjutnya diinkubasi dengan cara cawan dibalik, diinkubasi pada suhu


ruang selama 2x24 jam

Mikroba yang tumbuh dan mikroba apa yang dominan tumbuh pada
masing-masing medium diamati, serta morfologi koloni (bentuk koloni)
digambar
2. Mikroba dari air

3 cawan petri steril, air mineral dan air bak disiapkan

Sebanyak 1 ml air sampel diambil dengan pipet mikroba dan diteteskan ke


dalam cawan petri steril yang masih kosong, ditutup kembali

Medium yang sudah disterilkan dicairkan dalam penangas air, setelah


mencair suhu dibiarkan turun hingga 45-500C

Ke dalam cawan petri steril dituang medium, setiap cawan berisi medium
NA, PDA dan MEA

Medium yang telah dituang diratakan dengan cara memutar-mutar cawan


petri diatas meja, dibiarkan dingin dan memadat.

Cawan petri diinkubasi dengan cara cawan dibalik, pada suhu ruang selama
2x24 jam

Mikroba yang tumbuh dan mikroba apa yang dominan tumbuh pada
masing-masing medium, diamati dan morfologi koloni (bentuk koloni)
digambar
3. Mikroba dari tanah

Disiapkan 3 cawan petri dan tanah yang akan diuji

Sebanyak 2 gr tanah diambil dan dilarutkan dalam 5 ml larutan 0,85% NaCl


steril

Vortex ? ?

Sebanyak 1 ml larutan tanah diteteskan dengan pipet pada masing-masing


cawan petri steril yang masih kosong, ditutup kembali

Medium yang sudah disterilkan dicairkan dalam penangas air setelah


mencair suhu diturunkan hingga 45-500C

Masing-masing cawan petri dituangkan medium, disetiap cawan tersebut


berisi medium NA, PDA, dan MEA
Medium yang telah dituang, diratakan dengan cara memutar-mutar cawan
petri di atas meja, dibiarkan dingin dan memadat

Cawan petri diinkubasi dengan cara cawan dibalik, pada suhu ruang selama
2x24 jam

Mikroba yang tumbuh dan mikroba yang paling dominan tumbuh pada
masing-masing medium diamati dan digambar morfologi koloninya

4. Mikroba dari makanan

3 cawan petri steril dan makanan (roti) uang akan diuji disiapkan

Sebanyak 2 gr roti diambil dan dilarutkan dalam 5 ml larutan 0,85% NaCl


steril

Vortex?
Sebanyak 1 ml larutan roti diteteskan ke dalam masing-masing cawan petri
yang kosong, ditutup kembali

Medium yang sudah disterilkan, dicairkan dalam penangas air, setelah


mencair suhu diturunkan hingga 45-500C

Dituangkan medium ke masing-masing cawan, setiap cawan berisi medium


NA, PDA, dan MEA

Cawan petri diinkubasi dengan cara dibalik, pada suhu ruang selama 2x24
jam

Mikroba yang tumbuh dan mikroba apa yang dominan tumbuh pada
masing-masing medium diamati dan digambar morfologi koloninya
IV. Hasil dan Pembahasan
A. Hasil
B. Pembahasan
V. Penutup
A. Kesimpulan ( point )
B. Saran ( paragraf )