Anda di halaman 1dari 2

UTILITAS

1. Pengertian
Utilitas merupakan salah satu sarana penunjang pelaksanaan proses produksi
dan berbagai kegiatan lain pada suatu perusahaan. Pada umumnya, utilitas dalam
pabrik meliputi air, steam dan listrik. Penyediaan utilitas dapat dilakukan secara
langsung dimana utilitas diproduksi di dalam pabrik tersebut, atau secara tidak
langsung yang diperoleh dari pembelian ke perusahaan lain yang menjualnya
(Wahyuningtias, 2007).

2. Utilitas yang digunakan dalam industri pengolahan kopi bubuk yaitu listrik dan
air.
a. Listrik
Kebutuhan tenaga listrik disuplai dari pembangkit listrik di daerah setempat
dan generator. Generator ini digunakan dalam keadaan darurat, misalnya
jika aliran listrik dari PLN mengalami gangguan pada saat kegiatan
produksi berlangsung. Kebutuhan listrik total sebesar 20,064kWh dengan
rincian sebagai berikut
Listrik untuk penerangan pabrik 34,736 kWh
Listrik untuk mesin dan pealatan 54,80 kWh
b. Air
Industri kopi bubuk membutuhkan air untuk keperluan sanitasi ruang dan
karyawan dari sumber PDAM. Air untuk keperluan umum adalah air yang
dibutuhkan untuk sarana dalam pemenuhan kebutuhan pegawai seperti
untuk mandi, cuci, kakus (MCK) dan untuk kebutuhan kantor lainnya. Air
sanitasi diperlukan untuk pencucian atau pembersihan peralatan pabrik,
utilitas dan lainnya.
Beberapa persyaratan untuk air sanitasi adalah sebagai berikut :
1. Syarat fisis; di bawah suhu kamar, tidak berwarna, tidak berasa, dan tidak
berbau, tingkat kekeruhan < 1 mg SiO2/Liter.
2. Syarat kimia; tidak mengandung zat organik dan anorganik yang terlarut
dalam air, logam-logam berat lainnya yang beracun.
3. Syarat biologis (bakteriologis); tidak mengandung kuman/bakteri
terutama bakteri patogen.
3. Limbah yang dihasilkan pada industri kopi bubuk ini yaitu limbah padat yang
berasal dari proses sortasi. Limbah padatnya berupa biji kopi dengan grade atau
kualitas yang buruk. Biji kopi ini dapat dimanfaatkan sebagai pupuk kompos