Anda di halaman 1dari 26

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

LATTE (Coklat Tempe)


INOVASI CAMILAN BARU PENGHILANG DEPRESI

BIDANG KEGIATAN
PKM-KEWIRAUSAHAAN

Diusulkan oleh :

Fitriyah 15.0305.0188; Angkatan 2015


Tri Wulandari 15.0305.0151; Angkatan 2015
Yani Astuti 15.0305.0149; Angkatan 2015
Miftah Kurnia Saputri 15.0305.0153; Angkatan 2015
Ika Arum Larasati 17.0201.0053; Angkatan 2017

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG


MAGELANG
2017
ii
Daftar Isi
Lembar Pengesahan ............................................................................................... ii
Daftar Isi................................................................................................................. iii
Daftar Tabel ........................................................................................................... iv
Daftar Gambar ......................................................................................................... v
Daftar Lampiran ..................................................................................................... vi
BAB 1. PENDAHULUAN ..................................................................................... 1
1.1 Latar belakang ............................................................................................... 1
1.2 Prioritas Masalah ........................................................................................... 1
1.3 Manfaat Kegiatan .......................................................................................... 1
1.4 Luaran ............................................................................................................ 2
BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ........................................... 3
2.1 Kondisi Umum Lingkungan .......................................................................... 3
2.2 Peluang Pasar ................................................................................................ 3
2.3 Kelayakan Usaha ........................................................................................... 3
2.4 Analisis Ekonomi .......................................................................................... 4
BAB 3. METODE PELAKSANAAN .................................................................... 6
3.1 Persiapan Produksi ........................................................................................ 6
3.2 Proses Produksi ............................................................................................. 7
3.3 Promosi Pemasaran ....................................................................................... 7
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ...................................................... 9
4.1 Rancangan Anggaran Biaya .......................................................................... 9
4.2 Jadwal Kegiatan ............................................................................................ 9
Lampiran 1. Biodata ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing ............................. 10
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan .......................................................... 17
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim kegiatan dan Pembagian Tugas ................ 19
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana ................................................... 20

iii
Daftar Tabel

Tabel 3.1 Alat dan Bahan Produksi ........................................................................ 6


Tabel 4.1. Rencana Anggaran Biaya ....................................................................... 9
Tabel 4.2. Jadwal Kegiatan ..................................................................................... 9

iv
Daftar Gambar
Gambar 2.1 Coklat sebagai camilan yang disukai banyak kalangan ...................... 3
Gambar 2.2 Kemasan Produk ................................................................................. 4
Gambar 3.1 Alur metode pelaksanaan usaha .......................................................... 6

v
Daftar Lampiran

Lampiran 1. Biodata ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing ............................. 10


Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan .......................................................... 17
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim kegiatan dan Pembagian Tugas ................ 19
Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana ................................................... 20

vi
1

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang


Indonesia memiliki bermacam-macam wirausaha dari yang kecil sampai
yang besar, seperti home industri makanan atau minuman sampai yang
memiliki perusahaan ternama di Indonesia itu sendiri. Namun banyak
wirausaha yang meniru produk makanan dan minuman dari produk lain.
Contohnya yang sedang digemari masyarakat sekarang adalah makaroni
mewek, cilok, kumis lidi, dan keripik. Makanan tersebut sekarang tidak
setenar lagi seperti saat baru muncul dipasaran karena banyak persaingan
dalam inovasi pembuatan makanan yang lain.
Pada zaman yang serba canggih dan instan ini, banyak makanan yang
beredar di masyarakat yang dapat menimbulkan penyakit. Masyarakat zaman
sekarang jarang memperhatikan kandungan yang terdapat pada makanan yang
mereka konsumsi. Masyarakat mengkonsumsi makanan yang menarik
menurut mereka, terutama pada cemilan yang biasa di makan pada waktu
senggang. Salah satu dari seluruh cemilan yang ada dan tak pernah hilang di
zaman apapun, yaitu cokelat. Namun, kelompok PKM K menciptakan
inovasi baru yang akan menarik minat masyarakat terhadap cokelat yang
kami buat yaitu dengan membuat cokelat tempe yang saya singkat dengan
”LATTE” yang memiliki cita rasa berbeda dan menarik , yaitu penyajiannya
dengan box kecil yang terbagi menjadi tiga sekat/bagian.
Kelompok PKM K berkeyakinan bahwa makanan ini akan lebih tenar
dibanding makanan-makanan lain karena selain memiliki rasa yang khas,
kami menyediakan makanan ini dalam bentuk penyajian yang menarik.
Kelompok PKM K berinovasi memadukan gurihnya rasa tempe dengan
manisnya rasa coklat. Tingginya peminat coklat dan tempe membuat kita
berinovasi untuk membuat varian makanan baru, sehingga menciptakan
sebuah ladang usaha yang menjanjikan.
1.2 Prioritas Masalah
Prioritas masalah yang akan dipecahkan melalui program ini adalah:
1. Bagaimana pemanfaatkan tempe yang tidak memiliki nilai jual sehingga
menjadi makanan yang bernilai ekonomis?
2. Bagaimana pengelolaan coklat tempe sebagai inovasi camilan baru?
3. Bagaimana prospek bisnis dari produk makanan coklat tempe?
1.3 Manfaat Kegiatan
1. Bagi Mahasiswa yang menjalankan, usaha ini akan sangat bermanfaat
untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan, kreativitas dan peluang untuk
mendapatkan uang dalam berwirausaha.
2. Bagi masyarakat dan mahasiswa yang menjadi target pemasaran, lebih
dapat mengenal makanan Latte dengan penyajian yang menarik.
2

1.4 Luaran
Luaran yang hendak dicapai dalam program ini adalah:
1. Menciptakan peluang usaha kecil masyarakat yang bergerak di sektor
ekonomi berupa makanan ringan sebagai makanan yang diharapkan dan
digemari oleh masyarakat.
2. Meningkatkan kreativitas inovatif mahasiswa dan masyarakat dalam
rangka bereksperimen serta menemukan hasil karya yang bermanfaat dan
tepat guna.
3. Makanan Latte diharapkan dapat menjadi makanan ringan favorit
sehingga dapat laris dipasaran dengan banyak manfaat salah satunya
sebagai penghilang depresi.
4. Publikasi artikel ilmiah pada jurnal WARTA Universitas
Muhammadiyah Surakarta yang telah terindeks DOAJ.
3

BAB 2. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA

2.1 Kondisi Umum Lingkungan


Tempe merupakan makanan yang banyak digemari oleh orang di
Indonesia, dari anak kecil hingga orang tua dan kalangan ekonomi atas sampai
ekonomi bawah. Begitu juga cokelat, cokelat merupakan makanan ringan yang
banyak digemari. Kelezatan cokelat juga membuat banyak orang semakin
ketagihan, banyak orang yang tersihir akan kenikmatan cokelat yang tiada
duanya. Cokelat dikenal sebagai salah satu makanan yang memiliki berbagai
manfaat yang bagus bagi tubuh. Diantaranya meningkatkan sirkulasi darah,
mencegah penyakit jantung, obat anti depresi, menurunkan kolesterol,
penghambat penuaan dini dan lainnya.
Selama ini pengolahan cokelat dan tempe hanya sebatas untuk lauk pauk
saja dan kurang berinovasi dalam pengolahannya. Melalui Program Kreativitas
Mahasiswa ini diharapkan mampu mengolah cokelat dan tempe menjadi
makanan ringan dan digemari oleh semua kalangan sehingga dapat
meningkatkan kondisi ekonomi masyarakat di daerah Magelang khususnya.

Gambar 2.1 Coklat sebagai camilan yang disukai banyak kalangan

2.2 Peluang Pasar


Bahan utama dari pembuatan coklat tempe ini adalah coklat dan tempe
yang digabungkan menjadi makanan ringan yang memiliki rasa khas tersendiri.
Bahan tambahan yang digunakan juga sederhana dan mudah didapat di pasar
dan supermarket. Cara pembuatan coklat tempe juga mudah dan bisa memakai
alat yang sederhana. Usaha LATTE (Coklat Tempe) ini memiliki peluang
usaha yang cukup potensial di kalangan masyarakat tak terkecuali di daerah
mgelang. Hasil inovasi coklat tempe ini akan lebih banyak diminati oleh
konsumen. Jika dikembangkan secara berkala maka usaha ini dapat
memperoleh laba yang cukup besar.

2.3 Kelayakan Usaha


Pembuatan coklat dengan campuran tempe masih jarang ditemukan,
sehingga coklat tempe ini menjadi inovasi baru di dunia kuliner. Coklat tempe
menjadi suatu inovasi camilan berbahan coklat dan tempe yang menarik
dengan memadukan rasa gurih dari tempe dan manis dari coklat yang akan
4

memunculkan rasa khas dan berbeda dari camilan ini. Inovasi pembuatan
coklat tempe ini merupakan inovasi yang berbeda dengan produk makanan
ringan/ camilan yang lainnya, karena proses pembuatannya cukup mudah
tanpa menggunakan bahan pengawet sehingga camilan ini sangat baik
dikonsumsi oleh semua kalangan masyarakat, dan dengan harga yang
terjangkau oleh semua kalangan masyarakat.

Gambar 2.2 Kemasan Produk

2.4 Analisis Ekonomi


1. Produksi
Produksi dalam 3 bulan yaitu 50 bungkus, sehingga dapat
diketahui produksi per 3 bulan adalah 50 x 4 x 3 = 420 bungkus
2. Anggaran Penjualan
50 bungkus @Rp 15.000 = Rp 750.000
Jumlah penjualan 3 bulan (12 minggu) x Rp 750.000 = Rp 9.000.0000
3. Keuntungan
Keuntungan per 3 bulan
Keuntungan = penerimaan – total biaya
= Rp 9.000.000 – Rp 7.562.520
= Rp 1.437.48
4. Analisis bisnis
Parameter yang bisa digunakan dalam mengukur analisis usaha Latte
antara lain:
a. Revenue Cost Ratio (R/C)
R/C merupakan indikator untuk melihat keuntungan relatif
terhadap biaya yang dikeluarkan
R/C = Penerimaan : Biaya total
= Rp 9.000.000 : Rp 7.562.520
= Rp 1.19
Berdasarkan perhitungan menunjukkan bahwa R/C> 1. Hal
tersebut berarti bahwa setiap penambahan modal Rp 1.000.000,00
diperoleh pendapatan sebesar Rp 1.190
5

b. Titik Impas (Break even Point)


Perhitungan BEP yaitu:
BEP produksi = Total biaya produksi : Harga rata-rata
= Rp 7.562.520 : Rp 15.000
= Rp 504
Berdasarkan perhitungan diatas, capaian titik impas produksi terjadi
pada angka 504 artinya dengan produksi 504 bungkus Latte, penjual
mengalami profit nol.
c. ROI
ROI adalah indikatir untuk melihat jangka waktu yang dibutuhkan
terhadap pengembalian modal yang dikeluarkan.
ROI = Total Modal : Harga Rata-rata
= Rp 11.615.000 : Rp 15.000
= 774
Berdasarkan perhitungan diatas, menunjukkan bahwa seluruh
investasi akan kembali saat penjualan mencapai 761 bungkus.
6

BAB 3. METODE PELAKSANAAN

Pelaksanaan program usaha pembuatan coklat tempe sebagai makanan


ringan ini terdiri dari tiga tahap yaitu: persiapan produksi, produksi coklat
tempe dan pemasaran coklat tempe

• Persiapan produksi
• Alat produksi dan bahan penunjang
Persiapan • Pembelian coklat dan tempe sebagai bahan
produksi

• Pembuatan coklat tempe


• Pemasakan
• Pengemasan
Produksi
• Kontrol kualitas

• Direct selling
Pemasaran • Online marketing
produk

Gambar 3.1 Alur metode pelaksanaan usaha

3.1 Persiapan Produksi


Sebelum memproduksi coklat tempe, langkah awal yang perlu
dilakukan adalah persiapan produksi. Dalam persiapan produksi ini terdapat
tiga kegiatan utama yaitu persiapan tempat, alat produksi dan bahan
penunjang serta pengadaan bahan baku coklat dan tempe. Lokasi produksi
direncanakan di daerah Magelang. Alat produksi merupakan peralatan yang
telah dibeli sebagai investasi untuk proses produksi dengan asumsi nilai
penyusutan selama 3 tahun. Pengadaan bahan baku dilakukan sebelum
produksi sehingga coklat dan tempe yang digunakan adalah coklat dan tempe
yang bagus sehingga tepat untuk diproses menjadi Latte. Adapun alat dan
bahan yang digunakan untuk proses pembuatan Latte yaitu:

Tabel 3.1 Alat dan Bahan Produksi

No Alat Bahan
1. Kompor gas & tabung Tempe
2. Wajan Coklat
3. Solet dan peniris Gula
4. Panci alumunium Minyak Goreng
5. Pisau
6. Sendok
7

No Alat Bahan
7. Mesin Hand Sealer
8. Box 4 sekat
9. Mesin Freezer
10. Alumunium foil

3.2 Proses Produksi


Tahapan produksi coklat tempe ini adalah sebagai berikut:
a. Pemasakan
1. Siapkan coklat batang , tempe dan gula
2. Potong tempe berbentuk dadu
3. Panaskan minyak goreng, setelah panas goreng potongan tempe
tersebut hingga kering, lalu tiriskan
4. Siapkan panci, kemudian masukkan coklat batang aduk sampai
mencair
5. Campurkan tempe yang telah digoreng tadi kedalam coklat yang telah
mencair, aduk hingga rata.
6. Tambahkan gula secukupnya untuk menambah rasa manis pada coklat
7. Tuangkan coklat dengan campuran tempe tadi kedalam mika
8. Simpanlah dalam freezer agar coklat dapat membeku dengan
sempurna.
b. Pengemasan
Setelah coklat tempe membeku maka siap dikemas menggunakan
alumunium foil agar coklat tidak cepat meleleh setelah itu dimasukkan
kedalam box yang terbuat dari kertas tebal. Box tersebut diberi sekatan
agar coklat didalamnya tidak mudah rusak. Beri tabel pada bagian luar box
dengan tampilan yang menarik.
c. Kontrol Kualitas
Kontrol kualitas digunakan untuk mengecek produk layak jual
meliputi kemasan yang baik/ tidak cacat dan produk keripik dilakukan tes
kadaluarsa sehingga aman dikonsumsi dan kandungan gizi atau khasiatnya
tidak hilang.

3.3 Promosi Pemasaran


Setelah proses produksi selesai, maka langkah selanjutnya adalah
pemasaran. Target konsumen dari produk ini adalah masyarakat dari
berbagai kalangan, baik masyarakat ekonomi atas maupun menengah ke
bawah karena harganya yang relatif terjangkau. Langkah langkah yang kami
lakukan dalam tahapan mempromosikan ini, yakni :
8

1. Pamflet
Sejumlah pamflet untuk memuat iklan produk semir ini akan kami
sebar di beberapa tempat seperti lingkungan kampus, lingkungan
masyarakat sekitar dan agen-agen penjualan.
2. Brosur
Kami juga akan menyebarkan brosur yang memuat iklan produk semir
ini di beberapa tempat khususnya di lingkungan Kampus dan agenagen
penjualan.
3. Pemasaran Langsung (Direct selling)
Usaha ini diawali bekerja sama dengan toko oleh-oleh sekitar tempat
wisata, outlet-outlet makanan/minuman, dan wilayah di sekitarnya yang
mempunyai potensi penjualan sebagai pusat –pusat pemasaran
4. Online Marketing
Mengingat sekarang bagaimana perkembangan teknologi saat ini
sangat cepat khususnya internet, kami memanfaatkan internet sebagai
tempat untuk kegiatan mempromosikan produk coklat tempe ini. Media
promosi yang akan di gunakan untuk memasarkan produk Latte ini adalah
dengan media sosial (BBM, WhattApps, dan Facebook.).
9

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

4.1 Rancangan Anggaran Biaya


Tabel 4.1. Rencana Anggaran Biaya

No Jenis Pengeluaran Biaya


1. Peralatan Penunjang Rp 3.540.000,00
2. Bahan Habis Pakai Rp 7.225.000,00
3. Perjalanan Rp 550.000,00
4. Lain-lain Rp 300.000,00
Jumlah Rp 11.615.000,00

4.2 Jadwal Kegiatan


Tabel 4.2. Jadwal Kegiatan

No Jenis Kegiatan Bulan


Bulan 1 Bulan 2 Bulan 3 Bulan 4
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
1. Persiapan Produksi
a. Pembelian Alat
b. Pembelian Bahan
c. Kontrol Alat dan
Cek Bahan
2. Produksi
a. Pembuatan
b. Pengemasan
c. Kontrol Kualitas
3. Pemasaran
a. Penyebaran pamflet
dan brosur
b. Pemasaran
langsung
c. Kerja sama
kegiatan pemasaran
Evaluasi dan
4. Monitoring
Penyusunan dan
5. pengumpulan laporan
10

Lampiran 1. Biodata ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing


11
12
13
14
15
16
17

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan Penunjang
No Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah (Rp)
pemakaian satuan
(Rp)
1. Kompor Gas Peralatan memasak 1 350.000 350.000
2. Panci Tempat pencampur 275.000 275.000
alumunium bahan
3. Pisau Memotong 3 10.000 30.000
4. Wajan Tempat 1 60.000 60.000
penggorengan
5. Solet dan peniris Meniriskan tempe 1 10.000 10.000
6. Sendok Mengaduk dan 2 25.000 50.000
menuang coklat
kedalam cetakan
7. Tabung Gas 3 Bahan bakar 1 150.000 150.000
kg
9. Mesin Hand Merekatkan 1 390.000 390.000
Sealer alumunium foil
10. Mesin Freezer Tempat 1 1.350.000 1.350.000
membekukan
coklat
11. Alumunium foil Membungkus 1000 675 675.000
coklat lembar
12. Box 4 sekat Kemasan coklat 50 kotak 4000 200.000
Subtotal Rp 3.540.000,00

2. Bahan Habis Pakai


Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Jumlah (Rp)
Satuan
(Rp)
Tempe Bahan utama pembuatan 80 potong 4.000 320.000
coklat tempe
Coklat batang Bahan utama pembuatan 110 kg 55.000 6.050.000
coklat tempe
Gula Bahan pelengkap 50 kg 15.000 750.000
Minyak Goreng Menggoreng keripik 9 kg 15.000 135.000
Subtotal Rp 7.225.000,00

3. Perjalanan
Material Justifikasi Kuantitas Harga Satuan Jumlah (Rp)
Perjalanan (Rp)
Perjalanan ke penjual Survei 1 kendaraan 100.000 100.000
tempe tempe
Perjalanan untuk Membeli 1 kendaraan 100.000 100.000
membeli coklat batang coklat
batang
18

Perjalanan pembelian Membeli 1 kendaraan 100.000 100.000


peralatan peralatan
penunjang
Perjalanan pembelian Membeli 1 kendaraan 100.000 100.000
bahan penunjang bahan
Perjalanan promosi Melakukan 1 kendaraan 100.000 100.000
promosi
Perjalanan ke Mencetak 1 kendaraan 50.000 50.000
percetakan label
produk
Subtotal Rp550.000,00

4. Lain-lain
Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah (Rp)
Perjalanan Satuan (Rp)
Pembuatan Laporan 1 bulan 2 bendel 100.000 100.000
Label Produk 1 bulan 100 label 1.000 100.000
Brosur 1 bulan 100 buah 1.000 100.000
Subtotal Rp 300.000,00
Jumlah total biaya Rp 11.615.000
19

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim kegiatan dan Pembagian Tugas


No Nama/NIM Program Studi Bidang Alokasi Waktu Uraian Tugas
Ilmu (Jam/Minggu)
1. Fitriyah Pendidikan Pendidikan 12 jam/minggu Ketua
15.0305.0188 Guru Sekolah 1. Mengkoordinasi
Dasar tim pelaksana;
2. Melengkapi
administrasi;
3. Bertanggung
jawab atas
keuangan;
4. Mengedit hasil
tulisan akhir;
5. Konsultasi
dengan dosen
pembimbing.
2. Tri Wulandari Pendidikan Pendidikan 10 jam/minggu Pelaksana 1
15.0305.0151 Guru Sekolah 1. Merancang
Dasar anggaran dana;
2. Pelaporan;
3. Pemasaran;
4. Konsultasi
dengan dosen
pembimbing.
3. Yani Astuti Pendidikan Pendidikan 10 jam/minggu Pelaksana 2
15.0305.0149 Guru Sekolah 1. Merancang
Dasar anggaran dana;
2. Pemasaran;
3. Promosi;
.
4. Miftah Kurnia Pendidikan Pendidikan 10 jam/minggu Pelaksana 3
Saputri Guru Sekolah 1. Menyusun
15.0305.0153 Dasar metode
pelaksanaan
2. Penyusun
Proses
produksi;
3. Pelaporan
4. Konsultasi
dengan dosen
pembimbing.
20

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Pelaksana