Anda di halaman 1dari 12

PRINSI P H I D U P

B E R S A M A O D H A
DI SUSUN OLEH :
I
1. CICI NUR OKT AVI AN
Y
2. JOA N ITA S EP T R IA NT
S.
3. PINK I N AS A P I NA TU S
ILAH
4. SYAHLA NOO R FAD H
PENGERTIAN

ODHA MERUPAKAN SINGKATAN DARI ORANG DENGAN HIV/AIDS.


HIV SENDIRI ADALAH HUMAN IMMUNODEFFICIENCY VIRUS YAKNI
SUATU PENYAKIT YANG MENYEBABKAN PENDERITANYA
MENGALAMI PENURUNAN DAYA TAHAN TUBUH, SEHINGGA TUBUH
MENJADI SANGAT RENTAN DENGAN BERBAGAI MACAM PENYAKIT.
HIDUP BERSAMA ODHA
HIDUP DENGAN ODHA ARTINYA MENGHILANGKAN SEGALA
BATASAN ANTARA PASIEN DENGAN ORANG YANG MERAWATNYA,
JIKA HAL INI DILAKUKAN DAPAT MEMBANTU PASIEN HIV UNTUK
BANGKIT DARI KETERPURUKAN YANG DIALAMINYA. AIDS PADA
ODHA DAPAT DITEKAN APABILA TUBUH ODHA SEHAT, DAN
KESEHATAN INI SECARA LANGSUNG JUGA DIPENGARUHI OLEH
MENTAL ODHA.
• SEGALA BENTUK DISKRIMINASI TERHADAP PEREMPUAN. DISKRIMINASI
TERHADAP ODHA MERUPAKAN DISKRIMINASI TERHADAP KELOMPOK YANG
TIDAK DIBENARKAN OLEH UU HAM. BERKENAAN DENGAN PEMAJUAN DAN
PERLINDUNGAN HAM, TERMASUK TENTUNYA ODHA KITA PERLU MENGENALI
ASAS-ASAS DASAR UU HAM SEBAGAI BERIKUT :
1. NEGARA REPUBLIK INDONESIA MENGAKUI DAN MENJUNJUNG TINGGI HAK
ASASIMANUSIA DANKEBEBASAN DASAR MANUSIA SEBAGAI HAK YANG SECARA
KODRATI MELEKAT PADA DANTIDAK TERPISAHKAN DARI MANUSIA, YANG
HARUS DILINDUNGI, DIHORMATI, DAN DITEGAKKAN DEMIPENINGKATAN
MARTABAT KEMANUSIAAN, KESEJAHTERAAN, KEBAHAGIAAN, DAN
KECERDASAN SERTAKEADILAN.
2. SETIAP ORANG DILAHIRKAN BEBAS DENGAN HARKAT DAN MARTABAT MANUSIA
YANGSAMA DAN SEDERAJAT SERTA DIKARUNIAI AKAL DAN HATI NURANI UNTUK
HIDUP BERMASYARAKAT,BERBANGSA, DAN BERNEGARA DALAM SEMANGAT
PERSAUDARAAN.
3. HAK UNTUK HIDUP, HAK UNTUK TIDAK DISIKSA, HAK KEBEBASAN PRIBADI,
PIKIRANDAN HATI NURANI, HAK BERAGAMA, HAK UNTUK TIDAK DIPERBUDAK,
HAK UNTUK DIAKUI SEBAGAIPRIBADI DAN TETAP BUTUH BERINTERAKSI SOSIAL
GUNA MEMATANGKAN KISI-KISI SOSIAL KEPRIBADIANNYA
DALAMBERMASYARAKAT.
PRINSIP HIDUP DENGAN ODHA SAAT DI
RUMAH

• TIDAK MENGUNCILKAN ODHA DALAM RUANGAN TERTUTUP


• MEMBIARKAN ANGGOTA KELUARGA YANG MERUPAKAN PASIEN HIV
• MENGAJAK ODHA UNTUK LEBIH TERBUKA
PEMBERDAYAAN ORANG DENGAN HIV/AIDS (ODHA)

• TERKAIT DENGAN UPAYA PEMBERDAYAAN ODHA, SECARA UMUM KEGIATAN


YANG DILAKUKANOLEH LSM ANTARA LAIN

• 1. KIE/KAMPANYE ( POSTER, STIKER, TALKSHOW, MEDIA MASSA, DSB )


• 2. KONSELING
• 3. ADVOKASI
• 4. PELATIHAN
• 5. DISKUSI RUTIN
• 6. KLINIK
PERSEPSI MASYARAKAT TENTANG ODHA

DUA PULUH MASYARAKAT YANG MENGISI KUISIONER MENGANGGAP SEX


EDUCATION YANG HARUS DILAKSANAKAN DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP)
ITU PENTING. SUPAYA MEREKA DAPAT MENGERTI DI USIA DINI APA YANG BOLEH
DILAKUKAN DAN APA YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN YAKNI ITU ADALAH
PERGAULAN BEBAS ATAU BIASA DISEBUT SEKS BEBAS. ZAMAN YANG SEMAKIN
MODERN, PENGAWASAN ORANG TUA TERHADAP ANAKNYA JUGA SEMAKIN SULIT,
KARENA ORANG TUA YANG TIDAK MENGERTI TENTANG TEKNOLOGI TERBARU
YANG MEMBUAT ANAK-ANAKNYA SEMAKIN BEBAS DALAM BEREKSPRESI DAN JUGA
MEMUNGKINKAN MEREKA SEMAKIN MUDAH UNTUK MENGAKSES MEDIA MAYA
YANG BELUM BOLEH DILIHAT UNTUK MENGHINDARI MEREKA DARI SEKS BEBAS.
TITIK PANDANG AGAMA TERHADAP
ODHA

MASALAH HIV/AIDS SEBENARNYA BUKAN SEKADAR MASALAH KESEHATAN


(MEDIS), NAMUN JUGA MASALAH PERILAKU. SEBAB TELAH TERBUKTI
PENYEBAB TERBESAR PENULARAN HIV/AIDS ADALAH PERILAKU SEKS BEBAS,
YAITU ZINA DAN HOMOSEKSUAL. (ALI AS-SALUS, MAUSU‘AH AL-QADHAYA AL-
FIQHIYAH AL-MUASHIRAH, HAL. 705).
ISLAM MEMANDANG HIV/AIDS SEBAGAI MASALAH KESEHATAN, KARENA
PENYAKIT AIDS MEMANG BERBAHAYA (DHARAR) LANTARAN MENYEBABKAN
LUMPUHNYA SISTEM KEKEBALAN TUBUH. BERBAGAI PENYAKIT AKAN MUDAH
MENJANGKITI PENDERITANYA YANG UJUNG-UJUNGNYA ADALAH KEMATIAN.
PADAHAL ISLAM ADALAH AGAMA YANG MELARANG TERJADINYA BAHAYA
(DHARAR) PADA UMAT MANUSIA. RASULULLAH SAW BERSABDA,"TIDAK BOLEH
MENIMPAKAN BAHAYA PADA DIRI SENDIRI DAN JUGA BAHAYA BAGI ORANG
LAIN DALAM ISLAM (LAA DHARARA WA LAA DHIRAARA FI AL-ISLAM)." (HR IBNU
MAJAH NO 2340, AHMAD 1/133; HADITS SAHIH).
KESIMPULAN
ODHA MERUPAKAN SESEORANG YANG SEHARUSNYA KITA TOLONG DAN KITA
BERI BIMBINGAN MENUJU JALAN YANG LEBIH BAIK, DENGAN CARA
MERANGKUL BUKAN MENGUCILKAN. KARENA SEBENARNYA SEMAKIN KITA
MENGUCILKAN MEREKA, SEMAKIN KECIL PULA HARAPAN HIDUP MEREKA.
MEREKA SEBENARNYA MASIH MEMILIKI POTENSI JIKA KITA MAU MEMBANTU
BANGKIT. SELANGKAH BAGI KITA BAGAIKAN SERIBU LANGKAH BAGI MEREKA
TIDAK ADA KATA TERLAMBAT UNTUK MEMBANTU, MENGUCILKAN BUKANLAH
SEBUAH SOLUSI, JAUHI PENYAKITNYA BUKAN ORANGNYA
TERIMAKASIH