Anda di halaman 1dari 16

Refleksi Kasus

Fixed Drug Eruption


Oleh: M. Rozaqy Ishaq
0910015056
Pembimbing: dr. Natanael Shem, Dip. Derm, DDSc,
MSc

Pendahuluan
Fixed drug eruption (FDE) adalah reaksi alergi
dengan manifestasi berupa lesi kulit akibat
penggunaan jenis obat-obatan tertentu.

Gambaran klinik dari FDE berupa timbulnya satu


atau beberapa lesi kulit yang eritematous berbentuk
bulat atau oval. Pada mulanya terbentuk efloresensi
berupa makula berbatas tegas berwarna ungu atau
coklat.

Resume Kasus
Pasien laki-laki dengan usia 47 tahun mengeluhkan
muncul kehitaman pada tubuh dan terasa nyeri yang
muncul sejak 2 hari sebelum berobat ke poliklinik
RSUD A.W.S. Awalnya pasien merasakan rasa nyeri
seperti luka bakar pada kedua tangan. Kemudian
muncul ruam-ruam kemerahan, berbentuk bulat, dan
kemudian menjadi kehitaman. Ruam muncul pertama
kali di tangan kanan lalu menyebar ke seluruh tubuh.

Pasien mengkonsumsi obat Ciprolfloxacin dan


Salbutamol 10 jam sebelum timbulnya keluhan.
Pasien Pergi ke praktek dokter di tempat kerjanya
untuk pasien mengeluhkan sedang radang
tenggorokan. Pasien tidak pernah mengeluhkan hal
yang serupa. Pasien tidak memiliki riwayat diabetes
melitus (-), hipertensi (-), dan hiperkolesterolemia (-),
riwayat alergi obat (-), riwayat asma (+).

Pemeriksaan Fisik
Status dermatologi
Lokalisasi :

Generalisata

Efloresensi :
Tampak makula-makula
hiperpigmentasi, berbentuk bulat-oval, berukuran
plakat, berbatas tegas, tepi eritematous, dan tersusun
polisiklik

Pemeriksaan penunjang

Tidak dilakukan pemeriksaan penunjang

Diagnosis

Diagnosis Kerja : Fixed Drug Eruption


Diagnosis Banding
multiformis

1.

Eritema
2.

Steven Johnson

Sindrom

Penatalaksanaan

Terapi Farmakologis
Metilprednisolon 16 mg 2-0-0
Loratadin tab 10 mg 1 dd 1
Betametason valerat krim

Terapi non Farmakologis

Hindari pemakaian obat penyebab erupsi

Prognosis

Vitam

: Dubia ad bonam

Functionam

: Dubia ad bonam

Sanationam

: Dubia ad bonam

Pembahasan

Anamnesis
Fakta
pasien mengeluhkan
ruam-ruam merahkehitaman yang nyeri
seperti terbakar,
berbentuk bulat,
bengkak
10 jam setelah
konsumsi ciprofloxacin
dan banyak pada tangan

Teori
ditandai dengan satu
atau beberapa lesi
eritematous yang nyeri
Lesi lebih sering
muncul pada anggota
gerak, genitalia (glans
penis), dan daerah
perianal

Pemeriksaan Fisik
Fakta

Tampak makula-makula
hiperpigmentasi,
berbentuk bulat-oval,
berukuran plakat,
berbatas tegas, tepi
eritematous, dan
tersusun polisiklik

Teori

Lesi baru berbentuk


bulat atau oval dan
berbentuk plak dengan
gambaran eritematous
atau bula pada kulit
akan berubah berwarna
ungu atau coklat

Penatalaksanaan
Fakta
Metilprednisolone 16
mg 2-0-0
Loratadin 10 mg 1 x 1
Betametason krim pada
ruam

Teori
Kausal: Hindari obatobat pencetus
Sistemik:
Kortikosteroid dengan
dosis 3 x 10 mg dan
Antihistamin
Topikal: Jika basah
kompres, jika kering
bisa diberi Krim
Kortikosteroid

Terima Kasih