Anda di halaman 1dari 12

Pengertian dan Contoh Kalimat Independent Clause

Soal Subject-Predicate

Pengertian Independent Clause


Independent clause adalah kelompok kata yang
mengandung subject, verb, dan biasanya komponen lain (kombinasi part of
speech) hingga membentuk suatu pikiran yang utuh.
Berbeda dengan dependent clause, klausa ini dapat berdiri sendiri sebagai suatu
kalimat dan tidak diawali dengan subordinator beruparelative
pronoun maupunconjunction. Tipe kalimat yang terdiri dari satu independent
clause disebutsimple sentence. Klausa ini dapat pula dikombinasikan
denganindependent clause yang lain untuk membentuk compound sentenceatau
dengan dependent untuk membentuk complex sentence.

Independent Clause: Suatu Pikiran yang Utuh

Untuk mengungkapkan suatu pikiran yang


utuh,independent clause memiliki verb dan/tanpa modifier dan kata-kata lain
berupa object. Verb, modifier, dan objecttersebut berfungsi
sebagai predicate yang menerangkansubject. Beberapa tipe independent
clause yang sering digunakan antara lain: independent
clause dengantransitive verb, dengan intransitive verb, dan denganlinking
verb. Penjelasan singkat dan contoh independent clause -nya adalah sebagai
berikut.
Tipe
Transitive
verb (hit,
kick, touch,
etc)

Penjelasan
klausa dengan transitive
verb menerangkan
bahwasubject melakukan suatu aksi
terhadap direct object. Dengan

Contoh Independent
Clause
The boy kicked the
ball toward the goal.
(Anak tersebut
menendang bola ke

demikian, untuk membentuk suatu


pikiran yang lengkap, klausa
dengan verb ini memerlukanobject.

arah gawang.)

Intransitiv
e verb (eat,
sit, cry, etc)

klausa dengan intransitive


verb menerangkan bahwa subject
melakukan aksi tanpa
melibatkan direct object Dengan
demikian, untuk membentuk suatu
pikiran yang lengkap, klausa
dengan verb ini tidak
memerlukan object.

The worker
oftenarrives late.
(Karyawan tersebut
sering datang
terlambat.)

Linking
verb (feel,
is, appear,
etc)

klausa dengan linking verb biasanya


menerangkan
bahwa subject memiliki deskripsi
tertentu. Untuk membentuk deskripsi
tersebut, dibutuhkan subject of
complement.

The
students are diligent.
(Siswa-siswa tersebut
rajin.)

Independent + Independent = Compound Sentence


Sebagai variasi pada suatu tulisan, dua atau lebih independent clause dapat
dikombinasikan menjadi compound sentence untuk membentuk kalimat
yang lebih panjang. Untuk menggabungkannya, kamu dapat memilih dengan
menggunakanmarker word berupa coordinate conjunction, conjunctive
adverb, atau semicolon (titik koma) saja. Tipe penggabungan ini
disebutcoordination. Beberapa contohnya adalah sebagai berikut.
Marker Word

Rumus

Compound Sentence

Coordinate
conjunction (for,
and, nor, but, or, yet,
so)

IC1,
coordinate
conjunction
IC2

The book is thick, yet the text is large.


(Buku tersebut tebal, namun tulisannya
besar.)

Conjunctive
adverb(furthermore,
however, therefore,
etc)

IC1;
conjunctive
adverb, IC2

Kiwifruits are widely cultivated in New


Zealand;furthermore, they are
distributed to our country. (Buah kiwi
dibudidaya secara luas di New Zealand.
Tambahan lagi, mereka didistribusikan
ke negara kita.)

Semicolon

IC1; IC2

Its yours; Its not hers. (Itu milikmu; Itu


bukan miliknya.)

Soal Subject-Predicate

Pengertian dan Contoh Kalimat Independent dan Dependent Clauses


By Admin Ganteng On July 12, 2014 In Grammar

Pengertian dan Contoh Kalimat Independent dan Dependent Clauses Klausa merupakan
kelompok kata yang terdiri dari subjek dan kata kerja (predikat). Klausa di dalam bahaa inggris
terbagi menjadi dua yaiitu Independent dan Dependent Clauses. Pada materi bahasa inggris kali ini,
saya akan memberikan pemaparan sederhana mengenai pengertian kedua jenis klausa ini beserta
contohnya.

Pengertian

dan

Contoh

Kalimat

Independent

dan

Dependent Clauses
Independent clause
Independent clause merupakan adalah kelompok kata yang mengekspresikan atau mengungkapkan
sebuah pemikiran yang lengkap. Gabungan kata ini dapat berfungsi sebagai kalimat utuh tanpa
harus ada kalimat pendukung lainnya. Karakteristik utama dari independent clause adalah:

Terdapat subjek atau orang yang bertindak di dalam kalimat tersebut.

Terdapat Sebuah tindakan, aksi, atau aktivitas (predikat) yang memberikan informasi tentang
kegiatan yang dilakukan oleh subjek.

Mengungkapkan sebuah pokok pemikiran yang lengkap. Artinya kita dapat memahami
informasi yang terkandung di dalam kalimat tersebut secara utuh.

Misalnya: I go to school

Kelompok kata tersebut adalah sebuah independent clause karena kita dapat memahami maknanya
secara utuh. Dan apabila kita memberikan titik (.) pada akhir kelompok kata tersebut, ia akan
menjadi sebuah kalimat yang utuh dengan informasi yang jelas.
I go to school. (Saya pergi ke sekolah.)
Dependent clause
Sedangkan dependent clause merupakan sebuah kelompok kata yang terdiri dari subject dan
predikat namun tidak memiliki arti yang lengkap. Klausa ini tidak memberikan pokok pemikiran yang
utuh sehingga tidak bisa kita pahami. Kalimat ini juga tidak bisa dijadikan sebuah kalimat karena
informasi yang ada tidak lengkap. Ciri-ciri dependent clause diantaranya:

Terdapat marker word : because, after, before, since, in order to, although, though,
whenever, wherever, whether, while, even though, even if, etc.

Menggunakan conjunction : but, and, or, nor, yet, etc.

Misalnya: When I went to supermarket


Kelompok kata tersebut tidak bisa befungsi sebagai kalimat karena tidak memiliki pokok pemikiran
yang utuh. Oleh karenanya, sebuah dependent clause harus dikombinasikan dengan independent
clause guna menciptakan sebuah kalimat yang utuh. Misalnya:
When

went

to

supermarket

(dependent

clause)

I saw your mother (independent clause)


Kedua kelompok kata ini bisa digabungkan menjadii kalimat utuh seperti:
When

went

to

supermarket

(Ketika saya pergi ke supermarket Saya melihat ibumu.)

saw

your

mother.

Independent and Dependent Clause


Dependent clause adalah klausa yang memberikan informasi tambahan kepada independent clause
atau main clause, tetapi keberadaannya tidak menjadi keharusan dalam melengkapi pokok pikiran
kalimat.
Meskipun dependent clause mempunyai subjek dan predikat, tetapi ia tidak dapat berdiri sendiri
sebagai kalimat lengkap.

Dependent clause, yang juga dikenal dengan istilah subordinate clause, umumnya diawali dengan
dependent word. Salah satu dari dependent word adalah subordinating conjunction. Dan dependent
clauses yang diawali subordinating conjunctions biasa disebut adverbial clauses dan berlaku seperti
halnya adverbs. Perhatikan contoh berikut (yang bergaris bawah adalah subordinating conjunction):
Wherever she goes, she leaves a piece of luggage behind.
(Adverbial clause wherever she goes menerangkan the verba leaves.)
Bob enjoyed the movie more than I did.
(Adverbial clause than I did menerangkan adverbia more.)

Dependent word lainnya adalah relative pronoun. Dependent clauses yang diawali relative pronouns
dikenal sebagai adjective clauses yang berlaku seperti adjektiva, atau noun clauses yang berlaku
sebagai nomina. Perhatikan contoh berikut di bawah ini (yang bergaris bawah adalah relative pronoun):
The only one of the seven dwarfs who does not have a beard is Dopey.
(Adjective clause who does not have a beard menerangkan nomina one.)
No one understands why experience is something you don't get until just after you need it.
(Noun clause why experience is something you don't get until just after you need it berfungsi sebagai

direct object.)

Jadi, ada tiga jenis dependent clauses, yaitu noun clauses, adjective clauses, dan adverb clauses. Dan
masing-masing klausa berbeda penggunaannya dalam kalimat.
Noun clause dalam kalimat berperan sebagai subjek dari verba atau objek dari verba atau preposisi,
seperti pada contoh berikut:
- What you say is not as important as how you say it.
- I imagine that they're having a good time.
- I keep thinking about what happened yesterday.
Adjective clause berfungsi menerangkan nomina atau frase nomina dan biasanya terletak sesudahnya.
- The woman I spoke to said otherwise.
- We have to consider the possibility that he's lying to us.
Adverb clause dipakai untuk menerangkan seluruh kalimat (main clause) dan dapat terletak di awal
atau di akhir kalimat.
- When she gets here, all will be explained.
- He was annoyed by the whole thing, which was unfortunate, but unavoidable.

Independent clause, atau bisa juga disebut main clause, adalah kalimat yang mempunyai gagasan atau
pokok pikiran yang lengkap (complete thought). Dan memiliki subjek dan predikat (verb) dalam
struktur kalimatnya.
Setiap independent clause selalu memiliki pola:
Subject + Verb = Complete Thought
Umumnya kalimat yang sering kita sebut sebagai suatu kalimat yang kita temui sehari-hari dapat
disebut sebagai independent clause. Tentu saja, kalimat tersebut harus mempunyai subjek dan predikat
yang mengungkapkan gagasan atau pokok pikiran, meskipun dalam bentuk yang sederhana. Kemampuan
mengenali dan mengetahui apakah suatu klausa itu independent atau bukan adalah hal yang sangat
penting untuk menulis dalam bahasa Inggris dengan baik dan menghindari sentence fragment dan runon sentences.
Bob didn't mean to do it, but he did it anyway.
Kalimat di atas mempunyai dua independent clauses Bob didnt mean to do it dan he did it
anyway yang dihubungkan dengan tanda baca koma dan coordinating conjunction (but). (Bila kata
but tidak disertakan dalam kalimat, maka kalimat tersebut tidak terhubung dengan benar dan
mempunyai kesalahan yang biasa disebut dengan istilah comma splice).
Contoh independent clause lainnya:
- I am a bus driver.
- I wanted a new ball.

- Diane kicked the soda machine.


- A giant spider has made its home behind the shampoo bottle in Neil's bathroom.
- Paper, printing and binding may become things of the past.
Ingat, dalam setiap kalimat setidaknya harus ada satu independent clause. Karena klausa ini
merupakan komponen utama yang harus ada dalam sebuah kalimat. Tanpa independent clause kalimat
menjadi salah (sentence fragment).
Suatu kalimat dapat berisi beberapa unit gramatikal, misalnya participle phrases, prepositional
phrases, subordinate clauses, appositives, etc. Bagaimanapun juga, keberadaan independent clause
dalam kalimat adalah keharusan. Perhatikan contoh berikut:
While dissecting a cow heart in her anatomy and physiology class, Shenicka realized that a Burger King
Whopper, her favorite lunch, was no longer appetizing.
Pada kalimat di atas, Shenicka realized adalah independent clause.

Pengertian Dependent Clause


Dependent clause adalah kelompok kata yang
mengandung subject danverb namun tidak dapat mengungkapkan suatu pikiran
yang utuh.
Hal tersebut terjadi karena klausa ini diawali oleh suatu kata (subordinator) yang menyebabkan
makna dari klausa tersebut menggantung. Dengan demikian, klausa ini tidak bisa berdiri sendiri
sebagai sebuah kalimat.

Contoh Dependent Clause:

where I was born [where= subordinator; arti= dimana saya dilahirkan]

because she had free time [because= subordinator; arti= karena dia punya
waktu luang]

Independent + Dependent Clause = Complex Sentence


Dependent clause harus dikombinasikan dengan independent untuk
menjadikannya make sense atau dapat dipahami maknanya sebagai kalimat yang
utuh. Kombinasi antara independent clause dengan dependent
clause menghasilkancomplex sentence. Beberapa contohnya adalah sebagai
berikut.

Independent
Clause

Bandar Lampung
is a city.

Ana rearranged
her bedroom.

She will come to


the party.

Dependent
Clause

Complex Sentence

where I was born

Bandar Lampung is a city where I


was born.
(Bandar Lampung adalah kota
dimana saya dilahirkan.)

because she had


free time

Ana rearranged her


bedroom because she had free time.
(Ana menata ulang kamar tidurnya
karena dia punya waktu luang.)

only if you
accompany her

She will come to the party only if you


accompany her.
(Dia akan datang ke pesta tersebut
hanya jika kamu menemaninya.)

Macam-Macam Dependent Clause


Tidak seperti independent yang berdiri sendiri sebagai suatu kalimat yang
utuh, dependent clause memiliki berbagai macam fungsi ketika berada di dalam
suatucomplex sentence. Klausa ini dapat berperan sebagai noun,adjective,
maupun adverb. Penjelasan dan contoh singkatnya adalah sebagai berikut.
DC

Adjectiv
e Clause

Penjelasan
berfungsi sebagai adjective dan
menjelaskan
tentang noun atau pronounpada
suatu complex sentence

Contoh
Bandar Lampung is a
city where I was
born. menerangkan city
(subject complement)

Adverbia
l Clause

Noun
Clause

berfungsi sebagai adverb yang


memberikan informasi
tentang verb,adjective,
atau adverb lain.

I will come to the


party only if you
accompany
me. adverbial clause of
condition

berfungsi
sebagai noun (subject atauobject)

The kitten
followed wherever the
woman went.
(Anak kucing mengikuti
kemanapun wanita
tersebut pergi.) object
dari followed (verb)

Soal Noun Clause

Pengertian, Macam dan Contoh Kalimat Clause


dalam Bahasa Inggris
Pengertian Clause
Clause adalah kelompok kata yang mengandung subject dan predicate.
Clause mungkin berupa sentence(dapat berdiri sendiri sebagai suatu kalimat: independent
clause) atau seperti sentence (tidak dapat berdiri sendiri: dependent clause) yang berada di
dalam complex sentence.

Contoh Clause:

Independent Clause
Independent clause dapat berdiri sendiri sebagai suatu kalimat. Tipe
kalimat yang terdiri dari satu independent clause disebut simple sentence.
Klausa ini dapat pula dikombinasikan dengan independent clause yang lain
untuk membentuk compound sentence (digabungkan oleh coordinate
conjunction: for, and, nor, but, or, yet, so;adverbial conjunction (however,
rather, therefore, dll); atau hanya semicolon).

Contoh Independent Clause:


Macam

Contoh Kalimat
The ceremony started at 07.00 a.m.
(Upacara mulai jam tujuh pagi.)

Simple
Sentence

She prefer mango to orange.


(Dia lebih suka mangga daripada jeruk.)
I like that bag, but I have no money.
(Saya suka tas itu, tapi saya tidak punya uang.)
Shes not bad; rather, shes very kind.
(Dia tidak jahat. Malahan dia sangat baik.)

Compound
Sentence

Youve already finished my task; you can go home early.


(Kamu sudah menyelesaikan tugas, jadi kamu bisa
pulang lebih cepat.)

Dependent Clause

Dependent clause mengandung subject dan predicate namun tidak dapat


mengungkapkan suatu pikiran yang utuh karena klausa ini diawali oleh suatu
kata (subordinator) yang menyebabkan makna dari klausa tersebut
menggantung. Klausa ini harus dihubungkan (membentuk complex
sentence) atau disatukan dengan independent clause untuk menjadikannya
make sense atau dapat dipahami maknanya sebagai kalimat yang utuh.
Ada tiga dependent clausedasar, yaitu: noun clause, adjective clause,
dan adverbial clause. Penjelasan singkat dan contohnya sebagai berikut.
Macam
Clause

Penjelasan

Noun
Clause

Klausa ini berfungsi


seperti noun atau pronoun(subject,
subject complement, object) di
dalam suatu kalimat.

That today is my
birthday is not right.
(Tidak benar bahwa hari ini
ulang tahun saya.)

Baik adjective, maupun adverbial


clause digunakan
bersama independent
clause (berperan sebagaimain
clause) untuk
membentuk complex
sentence.Adjective
clause berperan
seperti adjective yang
menerangkan noun atau pronoun p
ada main clause,
sedangkan adverbial
clause menerangkan verb,adjectiv
e, atau adverb pada main clause.

People who chew well may


have healthy digestion.
(Orang yang mengunyah
dengan baik mungkin punya
pencernaan yang sehat.)

Adjectiv
e
Clause

Adverbi
al
Clause

Contoh Kalimat

You were sleeping when she


arrived.
(Dia tiba ketika kamu sedang
tertidur.)

Elliptical Clause
Elliptical clause adalah dependent clause yang satu atau lebih elemen
penyusunnya dihilangkan karena dianggap sudah dimengerti
(understood). Biasanya elemen yang dihilangkan
berupa subject dan/atau verb atau relative pronoun.

Contoh Elliptical Clause:


When you are in love, keep your mind sharp. (Ketika jatuh cinta, jaga
pikiranmu tetap tajam.)