Anda di halaman 1dari 26

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Bab 11

MENEJEMEN

Pertama, hal-hal berikut dibutuhkan untuk memperjelas kelancaran pelaksanaan suplai listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro; (1) Organisasi: Sebuah organisasi untuk menejemen harus ada lebih dahulu. (2) Sistem menejemen: Sebuah sistem menejemen harus jelas. Sistem menejemen termasuk tugas-tugas dari setiap orang yang ditunjuk untuk bertanggungjawab dalam organisasi tersebut, sistem hubungan atau komunikasi diantara orang-orang yang bertanggungjawab, dan sistem pengambilan keputusan dari organisasi seperti pemungutan suara untuk menyelesaikan masalah, (3) Sistem Keuangan: Sebuah sistem keuangan harus dibangun termasuk sebuah sistem tarif, pengumpulan biaya listrik menurut kepada sistem tarif, pembukuan, metode menejemen keuangan, (4) Tata Tertib dan Peraturan: Akan dibutuhkan untuk meletakkan setiap hal-hal diatas dalam bentuk Undang-undang sebagai sebuah aturan dan/atau tata tertib, dan semua orang yang bertanggungjawab dan anggota dari organisasi harus tunduk kepada peraturan. 11.1 Organisasi Pada kasus ini, organisasi untuk menejemen suplai listrik dari pembangkit listrik mikro hidro disebut sebagai Unit Menejemen Masanda. Struktur yang direkomendasikan dari Unit Menejemen Masanda ditunjukkan dalam gambar berikut: Penasehat
Ketua (Kepala Unit Menejemen)

Wakil Ketua (Kepala Pelaksana Unit Menejemen) Sekretaris Asisten Sekretaris Anggota Pembantu Cadangan Gambar 11. Struktur Unit Menejemen Masanda yang Direkomendasikan Akuntan Operator

11.2 Sistem Menejemen -11-1-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

11.2.1 Tugas Orang-orang yang Bertanggungjawab Ketua: Ketua adalah Kepala dari Unit Menejemen Masanda. Tugasnya adalah: (1) Mengatur secara menyeluruh fasilitas pembangkit dan pemakai apakah mereka mempergunakan listrik menurut kepada aturan dan/atau undang-undang. (2) Dibutuhkan peran sebagai Kepala. Kepala memiliki tanggungjawab untuk membayar upah bagi pegawai penuh waktu seperti akuntan dan/atau operator, dan pembayaran lain yang dibutuhkan sebagai pengadaan suku cadang untuk operasional dan perawatan dan sebagainya. Kepala juga harus mendiskusikan dengan orang kabupaten yang bertugas dalam pelistrikan pedesaan pada hal-hal penting seperti besarnya jumlah pembayaran untuk pengadaan suku cadang, perbaikan fasilitas, dan/atau penggantian sabagian dari dan/atau seluruh fasilitas setelah membuat persetujuan dengan seluruh anggota Unit Menejemen Masanda. (3) Mengundang pertemuan dengan Unit Menejemen Masanda jika diperlukan, dan memimpin pertemuan. Hal-hal penting seperti telah disebutkan besarnya jumlah pembayaran seharusnya tidak diputuskan sendiri oleh kebijaksanaan Kepala sendiri, tetapi harus diputuskan oleh persetujuan dari semua anggota Unit Menejemen Masanda. (4) Laporan secara berkala mengenai menejemen keuangan dan status fasilitas kepada orang kabupaten yang bertugas dalam pelistrikan pedesaan. (5) Kepala sebaiknya meminta pertimbangan dari anggota penasehat jika dibutuhkan mengenai hal-hal diatas. Penasehat: Penasehat dapat terdiri dari beberapa orang, dan tugas mereka adalah: (1) Memberikan pertimbangan yang sesuai kepada Kepala Unit Menejemen Masanda ketika diminta oleh Kepala. (2) Setiap saat, mereka dapat memeriksa status dari seluruh menejemen, status dari penggunaan listrik oleh pemakai, status fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro itu sendiri, dan hal-hal lain yang diperlukan, jika mereka merasa perlu untuk melakukan hal tersebut. (3) Laporan secara periodik tentang seluruh menejemen dan status fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro itu sendiri ke orang kabupaten yang bertugas dalam pelistrika pedesaan. Wakil Ketua: Wakil ketua adalah kepala pelaksana dari Unit Menejemen Masanda. Tugasnya adalah : (1) Membantu pekerjaan tentang menejemen fasilitas pembangkit secara menyeluruh dan pemakai apakah mereka menggunkan listrik sesuai dengan aturan dan/atau undang-undang untuk Kepala, atau melakukannya atas nama Kepala ketika Kepala berhalangan. (2) Membantu pekerjaan pada kegiatan yang dibutuhkan sebagai seorang Kepala untuk Ketua, atau melakukannya dengan atas nama Kepala ketika Kepala berhalangan. Oleh karena itu, Kepala Pelaksana juga mempunyai tanggung jawab untuk membayar upah untuk orang yang bekerja penuh waktu seperti akuntan dan/atau operator, dan pembayaran lain yang dibutuhkan seperti pengadaan suku cadang untuk operasional dan perawatan dan sebagainya ketika Kepala berhalangan. Lebih -11-2-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

dari itu, Kepala Pelaksana juga harus berdiskusi dengan orang kabupaten yang bertugas dalam pelistrikan pedesaan mengenai hal-jhal penting seperti besarnya jumlah pembayaran seperti untuk suku cadang, perbaikan fasilitas dan/atau penggantian dari sebagian dari dan/atau seluruh fasilitas atas nama Kepala atau bersama dengan Kepala setelah membuat persetujuan dengan seluruh anggota Unit Menejemen Masanda. (3) Membantu pekerjaan mengundang pertemuan Unit Menejemen Masanda jika diperlukan, dan memimpin pertemuan atas nama Kepala. (4) Laporan secara periodik mengenai menejemen keuangan dan status fasilitas ke orang kabupaten yang bertugas dalam pelistrikan pedesaan atas nama Kepala. (5) Kepala pelaksana dapat juga meminta pertimbangan kepada badan penasehat jika dibutuhkan terkait dengan hal-hal diatas atas nama Kepala ketika Kepala berhalangan. Sekretaris: Untuk kelancaran pelaksanaan Unit Menejemen Masanda, sejumlah pekerjaan kesekretariatan dibutuhkan. Tugas dari sekretaris adalah menurut kepada hal-hal berikut: (1) Mempersiapkan dokumen-dokumen seperti laporan pertemuan ketika Unit Menejemen Masanda mengadakan pertemuan, bersama-sama mempersiapkan daftar hadir dan sebagainya dibawah kontrol dari Kepala dan/atau Kepala Pelaksana. (2) Membuat hubungan dengan orang-orang yang bertugas di dalam dan diluar Unit Menejemen Masanda dan/atau lembaga lain yang terkait seperti kontraktor dan/atau pedagang terkait ketika dibutuhkan dibawah kontrol dari Kepala dan/atau Kepala Pelaksana, dan membuat komunikasi yang dibutuhkan, dan melaporkan kepada Kepala dan/atau Kepala. (3) Pekerjaan-pekerjaan persiapan untuk pertemuan Unit Menejemen Masanda. (4) Pekerjaan-pekerjaan lain yang terkait dengan menejemen dibawah kontrol Kepala dan/atau Kepala Pelaksana. Keuangan: Tugas dari Akuntan adalah: (1) Mengumpulkan pembayaran listrik berdasarkan pada sistem tarif yang ditentukan dan melakukan pembukuan. Pembayaran listrik dapat dikumpulkan dengan artian bahwa orang-orang akan datang ke akuntan secara periodik untuk membayar biaya listrik mereka. Akuntan mencatat jumlah pembayaran dan nama mereka didalam sebuah buku akunting dan menyimpannya dengan hati-hati. (2) Menejemen keuangan. Uang yang diterima sebagai pembayaran tarif listrik harus diatur oleh akuntan dengan hati-hati. Menggunakan sistem perbankkan adalah salah satu jalan keluarnya. (3) Pembayaran-pembayaran yang dibutuhkan sebagai upah kepada orang-orang yang bekerja penuh waktu sebagai operator dan/atau akuntan dan untuk penggunaan-penggunaan lain yang dimaksud seperti pengadaan suku cadang dibawah kontrol dari Kepala Unit Menejemen Masanda. (4) Jika jumlah uang yang dibutuhkan untuk pembayaran terlalu besar, dan tidak dapat dibayar dari neraca uang yang ada, akuntan harus melaporkan kepada Kepala Unit Menejemen Masanda, dan mendiskusikan dengannya jalan pemecahannya. -11-3-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

(5) Laporan berkala tentang manajemen keuangan kepada Kepala Unit Menejemen Masanda. Operator: Sedikinya, 2 operator dibutuhkan. Tugas Operator adalah: (1) Operasional harian dari fasilitas pembangkit listrik mikro-hidro. (2) Secara berkala memeriksa semua fasilitas pembangkit. (3) Perawatan sederhana untuk fasilitas pembangkit. (4) Menentukan perawatan yang dibutuhkan beserta biaya yang dibutuhkan untuk suku cadang dan/atau alat-alat yang dibutuhkan untuk perawatan. (5) Melaporkan perawatan yang dibutuhkan beserta biaya yang dibutuhkan untuk pengadaan suku cadang dan/atau alat-alat untuk perawatan kepada Kepala Unit Menejemen Masanda, atau kepada Kepala Pelaksana ketika Kepala berhalangan. (6) Laporan berkala mengenai operasi dan perawatan dari fasilitas pembangkit kepada Kepala Unit Menejemen Masanda atau kepada Kepala Pelaksana ketika Kepala berhalangan bersama dengan ide-idenya dan/atau opini-opininya. Anggota Pembantu Cadangan: Sejumlah anggota pembantu cadangan dianjurkan untuk diangkat. Anggota pembantu cadangan untuk membantu pekerjaan-pekerjaan dalam kasus bahwa jumlah staf yang tetap atau anggota dibutuhkan untuk melakukan sejumlah pekerjaan, event atau aktivitas-aktivitas dari Unit Menejemen Masanda seperti pertemuan dan sebagainya untuk persiapan pelaksanaannya. 11.2.2 Jaringan Komunikasi Untuk kelancaran pelaksanaan Unit Menejemen Masanda, sebuah sistemkomunikasi yangsesuai harus dibentuk. Sistem komunikasi termasuk a) sebuah pemberitahuan dari Kepala Unit Menejemen Masanda, b) Sebuah laporan dari anggota Unit Menejemen Masanda, dan c) sebuah draf usulan tentang sebuah rencana dari anggota dengan edaran untuk persetujuan yang diperoleh dari Unit Menejemen Masanda, dll. (1) Pengumuman Pengumuman, sebagai contoh, pada pertemuan dari Unit Menejemen Masanda dari Kepala dan/atau Kepala Pelaksana kepada anggota dibuat melalui sekretaris atau pembantu sekretaris yang ditugaskan oleh Kepala dan/atau Kepala Pelaksana. (2) Laporan i) Operator harus secara berkala melaporkan kepada Kepala atau Kepala Pelaksana dari Unit Menejemen Masanda tentang status dari fasilitas pembangkit mikro-hidro. ii) Akuntan harus secara berkala melaporkan kepada Kepala atau Kepala Pelaksana tentang status menejemen keuangan, terutama keseimbangan neraca keuangan yang ada. iii) Informasi diatas i) dan ii) harus dilaporkan pada saat pertemuan Unit Menejemen Masanda atau dalam tulisan oleh Kepala atau Kepala Pelaksana.

-11-4-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

(3) Sirkulasi i) Jika sejumlah anggota mempunyai sejumlah rencana dengan harapan untuk direalisasikan pada pengelolaan mengenai suplai listrik dari pembangkit listrik mikro-hidro, dia atau mereka dana mengajukan kepada Kepala atau Kepala Pelaksana secara langsung dalam tulisan maupun ucapan. Dalam kasus ini, beberapa subyek harus diterima jika mereka mereka perhatian terhadap pengelolaan dari Unit Menejemen Masanda. ii) Pada permintaan oleh anggota yang disebutkan diatas i), Kepala atau Kepala Pelaksana harus mengadakan pertemuan dari Unit Menejemen Masanda untuk membicarakan hal-hal tersebut. iii) Jika tidak waktu untuk untuk mengadakan pertemuan yang disebutkan diatas ii), hal-hal tersebut harus diedarkan dalam bentuk ulisan oleh Kepala atau Kepala Pelaksana untuk peraturan yang diperoleh dan/atau persetujuan dari seluruh anggota yang terkait dalam Unit Menejemen Masanda. (4) Informsi Penting Sewaktu-waktu jika terjadi sesuatu yang terkait dengan fasilitas pembangkit listrik mikro-hidro atau pengelolaan oleh Unit Menejemen Masanda, sejumlah anggota dapat melaporkan, bertanya atau mengajukan kepada Kepala atau Kepala Pelaksana, dan metode yang sama dengan yang disebutkan diatas (3) dapat digunakan jika diperlukan. 11.2.3 Sistem Pengambilan Keputusan Rapat dari Unit Menejemen Masanda adalah bagian tertinggi dalam pengambilan keputusan dari Unit Menejemen Masanda. Pertemuan berpegang pada prosedur sebagai berikut: (1) Kepala atau Kepala Pelaksana mengundang rapat Unit Menejemen Masanda, jika sesuatu terjadi untuk dibicarakan dengan seluruh anggota. (2) Hal-hal penting seperti disebutkan diatas, besarnya jumlah pembayaran tidak boleh diputuskan oleh Kepala atau Kepala Pelaksana sendiri, tetapi harus diputuskan dengan persetujuan dari seluruh anggota dari Unit Menejemen Masanda pada saat Rapat. (3) Pengumuman tentang Rapat dari Unit Manejemen Masanda kepada anggota dibuat melalui Sekretaris atau Pembantu Sekretaris yang diminta oleh Kepala dan/atau Kepala Pelaksana. (4) Ketika Rapat dilakukan, hasil keputusan rapat harus disiapkan paling sedikit rangkap 2. Hasil rapat dikuatkan dengan tanda tangan oleh anggota yang hadir. (5) Kepala atau Kepala Pelaksana sebaiknya menyimpan yang asli, dan sekretaris menyimpan duplikat salinan untuk dibaca umum. (6) Siapa aja anggota dapat membaca dengan teliti hasil pertemuan di Sekretaris. 11.3 Sistem Keuangan Sistem Keuangan terdiri dari; (1) Sistem Tarif, (2) Sistem Pengumpulan Pembayaran Tarif Listrik, -11-5-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

(3) (4) (5) (6)

Pengeluaran, Prosedur dalam Pembayaran Keluar, Metode Pembukuan, dan Sistem Menejemen Keuangan.

11.3.1 Sistem Tarif Secara mendasar sistem tarif terdiri dari (1) pembayaran di muka (atau pembayaran untuk biaya awal) dan (2) pembayaran listrik bulanan untuk rumah tangga biasa. Sebagai tambahan untuk ini, beberapa kasus khusus dan sanksi harus dibuat dengan jelas secara tertulis. Tabel berikut menunjukkan sistem tarif yang dianjurkan. (1) Metode Penentuan Tarif Secara Umum Untuk mendapatkan sistem menejemen keuangan yang berkelanjutan, maka diperlukan sumber keuangan sendiri, karena tidak mungkin donatur akan membantu secara terus menerus. Dari sudut pandang ini, hal yang perlu dipertimbangkan adalah cara menentukan sistem tarif yang sesuai dengan daya beli masyarakat. Beberapa langkah untuk menentukan sistem tarif yang sesuai adalah sebagai berikut: Langkah 1: Daya Beli Masyarakat Harga listrik yang sesuai adalah harga yang memperhitungkan daya beli masyarakat. Begitu juga dengan sistem tarif yang sesuai juga harus memperhitungkan daya beli masyarakat. Untuk menentukan daya beli masyarakat diperlukan analisa sosial ekonomi rumah tangga masyarakat. Keadaan sosial ekonomi rumah tangga masyarakat dapat diperoleh dengan cara wawancara langsung pada masing masing rumah tangga tersebut. Pada wawancara langsung, beberapa hal berikut dapat dijadikan sebagai contoh: Rata rata pengeluaran rumah tangga, yang terdiri dari: Pengeluaran untuk makanan (seperti beras dan hal lain termasuk bahan makanan lainnya seperti sayuran dan minyak goreng dll.) Pengeluaran non makanan (termasuk energi alternatif seperti minyak tanah dan beberapa penggunaannya seperti lampu minyak tanah atau beberapa penggunaan energi alternatif lainnya untuk penerangan. Pengeluaran selain makanan juga mencakup pengeluaran seperti pajak, pendidikan, ratarata pengeluaran untuk transportasi, biaya sekolah, kesehatan seperti obatobatan, biaya untuk membeli alatalat pertanian, pengeluaran untuk memperbaiki rumah dan halhal lainnya yang tergantung dari pekerjaan dan gaya hidup rumah tangga yang bersangkutan.) Ratarata pendapatan rumah tangga: Setiap bagiannya tergantung dari pekerjaan dan gaya hidup rumah tangga yang bersangkutan. Jika 2 anggota keluarga bekerja maka total pendapatan mereka harus jelas disebutkan. Diantara semua pengeluaran seperti yang telah disebutkan diatas, pengeluaran untuk minyak tanah dan lampu minyak tanah merupakan hal yang paling penting. Karena jumlah pengeluaran ini dapat dipakai sebagai batas atas daya beli masyarakat. -11-6-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Langkah 2: Memperjelas Total Biaya yang Diperlukan Untuk menentukan sistem tarif yang sesuai, biaya yang diperlukan harus dibuat sejelas mungkin. Biaya yang diperlukan pada umunya dibagi menjadi 2 kategori yaitu : (1) Biaya Pemasangan Awal (2) Biaya untuk Operasi dan Pemeliharaan.

Biaya Pemasangan Awal terdiri atas beberapa biaya sebagai berikut: i) Biaya Langsung (Direct Cost) Pekerjaan persiapan (Preparatory works), Pekerjaan Sipil (Civil works), termasuk fasilitas intake, saluran pembawa (headrace), Saluran pelimpah, saluran air (spillway channel), pipa pesat (penstock) dan fondasinya, dasar rumah pembangkit, rumah pembangkit dan finishing untuk kasus fasilitas dengan menggunakan tenaga air. Pekerjaan elektro mekanikal termasuk turbin, kontrol beban listrik, ballast housing, generator, Alat proteksi (protector), pembangunan dan instalasi (set-up and installation), transportasi dan finishing, dan beberapa suku cadang untuk kasus fasilitas yang menggunakan tenaga air. Transmisi dan distribusi, Sambungan konsumen (sambungan rumah), Lainnnya ii) Biaya tak langsung Biaya Design, Biaya Pembinaan, Biaya Menejemen, dan Pajak Biaya untuk operasi dan perawatan terdiri dari : Operasi dan pemeliharaan termasuk gaji untuk karyawan tetap seperti operator, akuntan dan lain lain serta suku cadang, dan i) Penggantian untuk beberapa bagian atau keseluruhan fasilitas. Langkah 3: Pemeriksaan dari Daya Beli Masyarakat untuk memperhitungkan Biaya Pemasangan Awal Penjelasan ini diberikan dengan contoh pada kasus penggunaan fasilitas tenaga mikro hidro dengan biaya pemasangan awal yang diperlukan pada tabel berikut ini:
Table 11.3.1 Contoh Estimasi Biaya untuk Pemasangan Awal Investment
Jenis Pekerjaan 1. Biaya Langsung (1) Pekerjaan Persiapan (10% dari (2) sampai (6)) (2) Pekerjaan Sipil Intake Bak Pengendap Saluran pembawa Jumlah(Rp.)

-11-7-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11


(3) (4) (5) (6)

Bak Penenang Sipil Penstock Pipa Penstock Dasar rumah pembangkit Bangunan Rumah Pembangkit Pekerjaan Elektro Mekanikal Pekerjaan Distribusi Sambungan Pelanggan Others (5% dari (2) sampai (5))

Sub Total (A) 2. Biaya Tak Langsung (1) Biaya Design (5% dari (A)) (2) Biaya Pembinaan (5% dari (A)) (3) Biaya Menejemen (10% dari (A)) Sub Total (B) (4) Tax (12,5 % dari (A) + (B)) Sub Total dari Biaya Tak Langsung Total Biaya Pembangunan

Jika biaya pemasangan awal diberikan oleh donatur secara gratis (granted), maka tidak diperlukan pembayaran kembali atau membayar bunga pinjaman , akan tetapi jika biaya pemasangan awal merupakan pinjaman maka uang pokok dan bunganya harus dikembalikan kepada fihak donatur. Dalam kasus seperti dibawah ini: i) Dengan tingkat bunga tahunan : 23 % seperti pinjaman berbunga yang ada di Indonesia. ii) Periode pembayaran : 10 tahun tanpa angsuran seperti seperti sistem pinjaman tanpa angsuran yang terdapat di Indonesia. iii) Jumlah pelanggan : 300 rumah tangga. iv) Tahun pendanaan : tahun 2003. Maka pembayaran pinjamannya dimulai pada tahun 2004. Jumlah pembayaran pinjaman dapat dikalkulasikan seperti tabel berikut ini sebagai contoh kasus yang ada diatas.

Tabel 11.3.2 Contoh-1: Kalkulasi pembayaran per bulan per rumah tangga yang dialokasikan untuk biaya pemasangan awal dalam kasus pinjaman dengan periode pembayaran 10 tahun. Tingkat Bunga pertahun : 23.0% Jumlah Rumah Tangga: 300 KK
Tahun ke Tahun Biaya Investasi Sisa yang harus Pengeluaran dari Asosiasi Awal (Rp) dibayarkan (Rp.) listrik pedesaan (Rp.) Pembayaran pemakai Rata rata Pengeluaran per pengeluaran rumah tangga pertahun dari untuk biaya

-11-8-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Pokok (1) -1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 (2) 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 (3) 2,138,351,400 (4) (5) 0 0 213,835,140 213,835,140 213,835,140 213,835,140 213,835,140 213,835,140 213,835,140 213,835,140 213,835,140 213,835,140

Bunga (6) 0 0 491,820,822 442,638,740 393,456,658 344,274,575 295,092,493 245,910,411 196,728,329 147,546,247 98,364,164 49,182,082

1,924,516,260 1,710,681,120 1,496,845,980 1,283,010,840 1,069,175,700 855,340,560 641,505,420 427,670,280 213,835,140 0

unit menejemen pemasangan atau desa awal (Rp./tahun) (7) (8) 0 (8) = (7)/12/300 0 705,655,962, 190,010 656,473,880 182,354 = (7)/12/300 (8) 607,291,798 168,692 558,109,715 155,030 508,927,633 141,369 459,745,551 127,707 410,563,469 114,045 361,381,387 100,384 312,199,304 86,722 263,017,222 73,060 484,336,592 484,340,000 134,538 134,500

Pengeluaran tahunan: Dibulatkan:

Seperti ditunjukkan pada tabel diatas, jumlah pembayaran untuk listrik dapat dialokasikan sebagai biaya pemasangan awal yaitu Rp. 196,000 per bulan per rumah tangga (KK). Bahkan pada rata rata per tahun, jumlah yang harus dibayarkan adalah Rp. 134,500/bulan per KK. Bagaimana pembayaran untuk periode pembayaran dengan jangka waktu 15 tahun? Hasilnya dapat ditunjukkan pada tabel berikut ini:

Tabel 11.3.3 Contoh-2: Kalkulasi pembayaran per bulan per rumah tangga yang dialokasikan untuk biaya pemasangan awal dalam kasus pinjaman dengan periode pembayaran 15 tahun Tingkat Bunga pertahun : 23.0% Jumlah Rumah Tangga: 300 KK
Tahun Tahun ke Pengeluaran dari Asosiasi Rata rata Pengeluaran per pemakai listrik pedesaan (Rp.) pengeluaran Biaya Investasi Sisa yang harus rumah tangga untuk pertahun dari unit biaya pemasangan Awal (Rp) dibayarkan (Rp.) Pembayaran menejemen atau awal desa (Rp./tahun) Pokok Bunga

-11-9-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

(1) -1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

(2) 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 2010 2011 2012 2013 2014 2015 2016 2017 2018

(3) 2,138,351,400

(4) 1,995,794,640 1,853,237,880 1,710,681,120 1,568,124,360 1,425,567,600 1,283,010,840 1,140,454,080 997,897,320 855,340,560 712,783,800 570,227,040 427,670,280 285,,113,520 142,556,760 0

(5) 0 0 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760 142,556,760

(6) 0 0 491,820,822 459,032,767 426,244,712 393,456,658 360,668,603 327,880,548 295,092,493 262,304,438 229,516,384 196,728,329 163,940,274 131,152,219 98,364,164 65,576,110 32,788,055

(7) 0 0 634,377,582 601,589,527 568,801,472 536,013,418 503,225,363 470,437,308 437,649,253 404,861,198 372,073,144 339,285,089 306,497,034 273,708,979 240,920,924 208,132,870 175,344,815 484,336,592 484,340,000

(8) (8) = (7)/12/300 176,216 167,108 158,000 148,893 139,785 130,677 121,569 112,461 103,354 94,246 85,138 76,030 66,922 57,815 48,707 134,538 134,500

Pengeluaran tahunan: Dibulatkan:

Seperti ditunjukkan pada tabel diatas, jumlah pengembalian pembayaran rata-rata tahunan menjadi pada Rp. 112,500/bulan per KK. Tabel 10.4 dibawah menunjukkan sebuah hasil dari percobaan hitungan dalam perubahan nilai bunga pinjaman untuk referensi bersama dengan hasil dari kasus dasar yang disebutkan. Meskipun pada kasus yang optimistik dibawah kondisi 15 tahun untuk masa pengembalian dengan 3% dari bunga pinjaman, jumlah pengembalian rata-rata bulanan akan tetap menjadi Rp 49,100/bulan KK. Jumlah ini akan dibandingkan dengan jumlah dari pengeluaran untuk sumber energi alternatif paling tidak untuk penerangan. Sehingga dapat dijelaskan bahwa jumlah pengembalian adalah mampu diusahakan oleh masyarakat atau tidak.
Tabel 11.3.4 Contoh-3: Uji coba Perhitungan pembayaran bulanan per Rumah Tangga untuk di alokasikan ke biaya investasi awal dalam kasus dari sejumlah bunga pinjaman.

(Rp./bulan.KK) Jumlah pengembalian rata-rata tahunan (Rp./bulan.KK) dalam Masa Pengembalian kasus dari nilai bunga pinjaman tahunan dari: 23% 12% 9% 6% 3% 10 tahun 134,500 98,600 88,800 79,000 69,200 15 tahun 112,500 77,600 68,100 58,600 49,100 Sebagai tambahan pada jumlah pengembalian yang dimaksud dialokasikan untuk biaya investasi awal, masyarakat harus membayar biaya untuk operasi dan perawatan pembangkit listrik. Langkah 4: Perhitungan biaya pembayaran operasional/perawatan dan penggantian (Biaya OMR). bulanan untuk

Pada langkah ini, penjelasannya diberikan berdasarkan contoh yang diberikan pada contoh fasilitas pembangkit diatas. Kalkulasi biaya OMR perbulan diasumsikan sebagai berikut: Operasional & Perawatan -11-10-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

i. Diasumsikan bahwa biaya operasional dan perawatan mencakup gaji staff dan biaya suku cadang ii. Jumlah pegawai tetap: 2 Operator dan 1 akuntan iii. Jumlah gaji: Rp. 200.000/month.person iv. Diasumsikan bahwa semua suku cadang harus diganti setiap 5 tahun sekali v. Tingkat kenaikan harga: 5% per tahun Biaya operasional dan perawatan yang diperlukan adalah Rp.8,770,000 seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut ini.
Tabel 11.3.5 Contoh Kalkulasi biaya Operasional dan Perawatan yang diperlukan per bulan
Biaya Penggantian dan Biaya Operasional Perawatan Total biaya Operasional dan Perawatan sepanjang usia mesin Prosentase yang diperlukan untuk menutupi Tingkat kenaikan harga Umur pakai mesin Faktor pengembalian modals Biaya tahunan Unit Rp. % % Tahun Rp. 7,200,000 Biaya Operasional dan Perawatan * Suku Cadang Gaji dari Pegawai Tetap 7,200,000 6,800,000 100.00% 5.00% 5 0.23197 1,570,629 Total 14,000,000

8,770,629

(Catatan)*: Jumlah upah yang dibutuhkan:


Deskripsi Operator generator (org) Bendahara/Akuntan (org) Total Orang 2 1 Satuan upah (RP./bln) 200,000 200,000 Jumlah tahunan (Rp./thn) 4,800,000 2,400,000 7,200,000

Biaya Penggantian: i) Persentase yang dibutuhkan untuk menutupi fasilitas intake: ii) Masa pakai fasilitas intake: iii) Persentase yang dibutuhkan untuk menutupi fasilitas M & E: iv) Masa pakai fasilitas M & E: v) Persentase yang dibutuhkan untuk menutupi fasilitas distribusi: vi) Masa pakai fasilitas distribusi: vii) Tingkat kenaikan harga untuk fasilitas-fasilitas diatas:

20 %. 10 years. 70 %. 15 years. 50 %. 30 years. 5 %.

Biaya tahunan OM yang dibutuhkan dihasilkan pada Rp.32,398,000 seperti pada tabel berikut. Tabel 11.3.6 Contoh perhitungan dari biaya OM bulanan yang dibutuhkan
Biaya OM dan Biaya Penggantian Biaya penggantian Fasilitas Intake Fasilitas Mekanikal & Elektrikal Termasuk Suku Cadang 343,740,000 Fasilitas Distribusi Total

Total Biaya OM & Biaya Penggantian Selama Masa Pakai

48,394,950

244,822,000

636,956,950

-11-11-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Selama Masa Pakai Persentase yang dibutuhkan menutupi Tingkat Kenaikan Harga Masa Pakai Faktor Pengembalian Modal Biaya Tahunan

untuk

20.00% 5.00% 10 0.12950 1,253,473

70.00% 5.00% 15 0.09634 23,181,689

50.00% 5.00% 30 0.06505 7,963,011

32,398,173

Pada kasus-kasus ini, faktor pengembalian modal (CRF) dalam tabel dihitung dengan rumus berikut: r CRF = (1 (1 + r ) t ) Disini, r = Tingkat kenaikan harga tahunan, dan t = Masa pakai (waktu pemakaian, tahun) dari suku cadang dan/atau fasilitas yang diganti Oleh karena itu biaya tahunan dapat dihitung dengan: Biaya tahunan = Biaya total % yang dibutuhkan untuk menutupi atau diganti CRF Sebagai hasilnya, biaya OMR dihasilkan pada Rp.41,168,802 per tahun (= Rp.8,770,629 + Rp.32,398,173). Berdasarkan itu, pembayaran rata-rata bulanan untuk biaya OMR akan pada Rp.11,436/bln.KK (=Rp.41,168,802/12 bulan/300 KK). Pada kasus diatas, harus diperhatikan bahwa upah diasumsikan sama untuk untuk satu dekade tanpa ada kenaikan. Jika upah akan dinaikan setiap tahun, contoh perhitungan diatas akan diubah, dan menjadi lebih tinggi daripada diatas. Pada sisi lain, masa pakai untuk setiap jenis fasilitas dibuat standar. Jika fasilitas-fasilitas akan dijaga untuk waktu lama karena operasi dan perawatan yang baik, pembayaran bulanan untuk biaya OMR akan menjadi lebih rendah dari diatas. Juga direkomendasikan bahwa komponen upah buruh yang harus dibayar ke masyarakat desa sebagai buruh partisipasi selama pekerjaan konstruksi dari fasilitas pembangkit listrik dapat disimpan sebanyak mungkin sehingga jumlah pembayaran bulanan dapat dikontrol.

Langkah 5: Penentuan tarif Penentuan tarif akan dibuat dengan mengambil prioritas permintaan berikut ke dalam pertimbangan: Prioritas 1: Para pengguna listrik harus membayar paling tidak untuk biaya finansial dari operasional dan perawatan harian tanpa ada pengecualian. Prioritas 2: Jika para pengguna listrik memiliki kemampuan membayar lebih besar diatas biaya opearsional dan perawatan harian, sehingga mereka akan diperlukan untuk membayar biaya tambahan untuk perbaikan tidak terjadwal. -11-12-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Prioritas 3: Jika para pengguna listrik ke depan mempunyai kemampuan untuk membayar lebih besar dari biaya operasional dan perawatan ditambah dengan perbaikan tidak terjadwal, sehingga mereka akan dibutuhkan untuk membayar biaya tambahan untuk biaya penggantian yang sudah dijadwalkan. Prioritas 4: Jika para pengguna listrik ke depan memiliki kemampuan untuk membayar diatas semua biaya, sehingga mereka akan diperlukan untuk membayar semua atau sebagian dari biaya investasi awal. Ketika penentuan tarif sudah dilakukan, dari prioritas permintaan yang telah disebutkan diatas, dibutuhkan untuk hati-hati menilai sebuah biaya sambungan rumah sebagai sebuah pembayaranuang muka, tarif listrik (atau energi) untuk rumah tangga (atau sebagian besar seperti nilai kemampuan dari yang proporsional dibandingkan dengan kemungkinan terbesar pendapatan bulanan), dan lain kemungkinan tingkat pembayaran. Sejumlah besar dari pembayaran sambungan rumah dapat secara efektif mengurangi pembayaran bulanan untuk listrik. Oleh karena itu, pembayaran sambungan rumah harus diatur sebanyak mungkin dengan kemampuan masyarakat untuk membayar. Meskipun begitu, biarpun jika pembayaran rata-rata bulanan dihasilkan pada jumlah yang disebutkan Rp. 11,400/bulan.KK berdasar pada biaya OMR yang dibutuhkan, ketika kemampuan masyarakat untuk membayar dapat diperkirakan pada jumlah Rp. 25,000/bulan KK, tarif listrik bulanan untuk rumah tangga harus diatur sebanyak mungkin dengan jumlah ini dari kemampuan membayar tarif, sehingga perbedaan dapat dialokasikan ke biaya investasi awal. Para pengguna listrik harus diberi informasi dari semua output yang dihasilkan dari langkah diatas. Sejumlah promosi aktifitas ke depan harus secara kuat dijadikan subyek untuk sebuah persetujuan dengan para pengguna listrik. Bila ketidak setujuan terjadi, harus dipertimbangkan tentang skema yang berbeda dengan sebuah sumber energi yang berbeda. Ini adalah hal yang benar-benar penting untuk para pengguna listrik tidak hanya setuju dengan tarif listrik, tapi juga untuk mengatur bagaimana dan kapan tarif listrik diubah. Peraturan harus termasuk peningkatan pembayaran listrik perbulan untuk mendapatkan peningkatan harga yang diharapkan, atau untuk menghadapi jika terjadi perubahan tarif dari PLN. (2) Contoh sistem Tarif Sistem tarif secara mendasar terdiri dari (1) pembayaran uang muka (atau pembayaran untuk pemasangan awal) dan (2) Pembayaran listrik per bulan untuk rumah tangga. Sebagai tambahan, terdapat beberapa kasus khusus dan denda yang harus diperjelas di dalam penulisan. Tabel 11.3.7 menunjukkan sebuah contoh sistem tarif. Sistem tarif yang telah disebutkan seharusnya diperbaharui pada saat yang sama ketika Sistem tarif listrik PLN berubah, dan tingkat perubahannya (prosentasenya) harus sama
Tabel 11.3.7 Contoh sistem Tarif
Jenis Pembayaran Rutin Pembayaran dimuka (Pembayaran untuk biaya pemasangan Keterangan Setiap pelanggan harus membayar Pembayaran dimuka bersamaan ketika meminta sambungan listrik ke rumah mereka.

-11-13-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

awal) Tagihan Listrik per bulan tanpa Televisi Setiap pelanggan yang tidak mempunyai televisi harus membayar jumlah ini dengan jangka waktu dari tanggal 1 sampai tanggal 10 setiap bulannya Setiap pelanggan yang mempunyai televisi harus membayar jumlah ini dengan jangka waktu dari tanggal 1 sampai tanggal 10 setiap bulannya Untuk pelanggan yang mempunyai alat alat penerapan listrik lainnya, tagihan perbulannya perlu di diskusikan pada rapat unit menejemen dan pelanggan harus mematuhi hasil keputusan rapat Setiap pelanggan yang menginginkan tambahan lampu bohlam harus membayar per lampu bohlam pada saat meminta penambahan lampu bohlam yang baru Setiap pelanggan yang menunda membayar tagihan listrik dalam 10 hari pertama yaitu dari tanggal 11 sampai tanggal 20, maka di denda sejumlah ini dan ditambahkan ke tagihan pokoknya. Setiap pelanggan yang menunda membayar tagihan listrik dalam 10 hari kedua yaitu dari tanggal 21 sampai akhir, maka di denda sejumlah ini dan ditambahkan ke tagihan pokoknya. Jika pelanggan tidak membayar listrik dalam sebulan, maka sambungan listrik untuk bulan berikutnya diputus. Untuk pelanggan yang mendapatkan hukuman dan diputus sambungan listriknya dan ingin untuk mendapatkan sambungan listrik kembali, maka pelanggan harus membayar jumlah ini sebagai tagihan penyambungan listrik kembali sebagai tambahan tagihan sebelumnya yang belum dibayar. Tagihan untuk pelanggan yang menunda pembayarannya pada 10 hari kedua: a) Rp. 11,000 + Rp. 5,000 + Rp. 100,000 (kasus tanpa Televisi) b) Rp. 15,000 + Rp. 5,000 + Rp. 100,000 (kasus dengan televisi) c) (Jumlah yang telah ditentukan dari tagihan listrik per bulan) + Rp. 5,000 + Rp. 100,000 (kasus pelanggan yang menggunakan aplikasi listrik yang lain.

Tagihan Listrik per bulan dengan Televisi

Tagihan listrik per bulan dengan alat alat penerapan listrik lainnya

Pembayaran Tambahan Tambahan lampu Bohlam Denda Tagihan jika terjadi keterlambatan pembayaran 10 hari pertama

Tagihan jika terjadi keterlambatan pembayaran 10 hari kedua

Hukuman Tagihan penyambungan listrik kembali

11.3.2 Sistem Pengumpulan Tagihan Listrik

Tagihan listrik harus dibayar oleh konsumen sendiri dengan arti datang membayar langsung ke akuntan.
11.3.3 Pengeluaran

Pengeluaran terdiri dari (1) pengeluaran biasa dan (2) pengeluaran insidentil. Pengeluaran biasa secara mendasar terdiri dari (i) Overhead untuk pengurus inti dari Unit Menejemen Masanda seperti Ketua, Ketua Pelaksana, Sekretaris, Asisten Sekretaris, dan Akuntan, (ii) Upah untuk Operator, dan (iii) Cadangan untuk biaya depresiasi untuk fasilitas pembangkit mikro hidro. Pengeluaran insidentil dikategorikan ke dalam (a) pengeluaran sejumlah kecil uang, dan (b) pengeluaran sejumlah besar uang terdiri dari (i) biaya perawatan biasa (dalam -11-14-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

kategori sejumlah kecil uang), (ii) biaya pertemuan Unit Menejemen Masanda dan sejumlah lainnya (dalam kategori sejumlah kecil uang) dan (iii) pengeluaran untuk pengadaan dan/atau pembelian suku cadang atau peralatan/material (dalam kategori sejumlah besar uang). Tabel 11.3.8 menunjukkan sebuah contoh batas pengeluaran.
Tabel 11.3.8 Sebuah contoh batas pengeluaran dengan jenisnya
Pengeluaran Umum Overhead inti dari unit menejemen Gaji Operator Simpanan untuk biaya depresiasi Pengeluaran Insidensil Biaya Pemeliharaan Biasa (Jumlah merupakan batas atas) Biaya Pertemuan (Jumlah merupakan batas atas) Pengeluaran lainnya yang diperlukan (Jumlah merupakan batas atas) Per bulan Per bulan per kepala Per bulan. Jumlah ini bukan pengeluaran langsung tetapi harus di simpan sebagai biaya depresiasi dari fasilitas pembangkit tenaga mikro hidro Per bulan. Jumlah ini tidak harus dibayar secara periodik, tetapi harus dibayar jika ada kebutuhan untuk pemeliharaan biasa, sebagai pengeluaran dalam sejumlah kecil uang. Per bulan. Ketika pertemuan dan/atau beberapa pesta diselenggarakan dapat digunakan uang ini, sebagai pengeluaran dalam sejumlah kecil uang. Per bulan. Jumlah ini tidak harus dibayar secara periodik, tetapi harus dibayar jika ada kebutuhan seperti biaya transportasi dan lain lain, sebagai pengeluaran dalam sejumlah kecil uang.

Untuk indikasi pengeluaran di tabel diatas, hal-hal berikut harus diperhatikan:


(1) Pada tabel Diatas, overhead dari pengurus inti Unit Menejemen Masanda harus dialokasikan untuk Ketua, Ketua Pelaksana, Sekretaris, Asisten Sekretaris dan Akuntan sebelum pembayaran nyata didiskusikan dalam pertemuan dari Unit Menejemen Masanda. (2) Overhead dan upah untuk operator harus direvisi secara berkala berdasarkan pada Indeks Harga Konsumen Tahunan (CPI) dilaporkan dalam Buku Statistik Tahunan yang dikeluarkan oleh Biro statistik Pusat Republik Indonesia. Perbaikan harus didiskusikan dalam pertemuan dari Unit Menejemen Masanda. (3) Lebih dari itu, Pengeluaran Insidentil diindikasikan dalam tabel diatas dapat direvisi berdasarkan pada Indeks Harga Konsumen Tahunan (CPI) dilaporkan dalam Buku Statistik Tahunan yang dikeluarkan oleh Biro statistik Pusat Republik Indonesia. Perbaikan harus didiskusikan dalam pertemuan dari Unit Menejemen Masanda. (4) Pada kasus bahwa Pengeluaran Insidentil harus dibayar lebih besar dari jumlah yang diindikasikan tabel diatas, jumlah pengeluaran harus didiskusikan dalam pertemuan dari Unit Menejemen Masanda. Dalam kasus ini, pengeluaran ini dikategorikan dalam sejumlah besar uang. (5) Sebagai tambahan pengeluaran yang disebutkan diatas, sejumlah besar pengeluaran akan dibutuhkan dalam masa mendatang, sebagai contoh, untuk pengadaan dan/atau pembelian peralatan/material untuk penggantian fasilitas pembangkit mikro hidro. Dalam kasus ini, jumlah pengeluaran harus didiskusikan dalam pertemuan dari Unit Menejemen Masanda. Pengeluaran ini dikategorikan dalam sejumlah besar uang.

11.3.4 Prosedur dalam Pembayaran Keluar

Prosedur dalam pembayaran uang keluar terdiri dari (1) pengeluaran biasa untuk upah, (2) pembayaran keluar sejumlah kecil uang seperti biaya pertemuan dan/atau biaya transportasi dan sebagainya, dan (3) pengeluaran untuk pengadaan dan/atau pembelian -11-15-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

barang-barang sebagai jumlah besar uang seperti suku cadang peralatan/material untuk penggantian fasilitas pembangkit listrikmikro hidro.

dan/atau

(1) Pengeluaran Biasa Kecuali Cadangan untuk Biaya Depresiasi, sebuah slip pembayaran harus dikeluarkan dalam setiap waktu pembayaran sebagai penjelasan di bawah dalam sub-ketentuan 11.3.5 (Metode Buku Pembukuan). Jika bentuk hampir sama terdapat di toko buku di kota, dapat juga digunakan. Dalam kasus ini, harus tidak boleh tanda tangan dari Ketua, Akuntan dan penerima. Untuk Biaya Cadangan, Akuntan sebaiknya mentransfer sebuah jumlah yang pasti dari kolom penerimaan ke kolom pengeluaran dari Buku Keuanga secara periodik. Buku keuangan dijelaskan di bawah dalam sub-ketentuan 11.3.5 (Metode Buku Pembukuan). (2) Pembayaran Keluar Sejumlah Kecil Uang Untuk pembayaran sejumlah kecil uang, slip pembayaran yang dimaksud harus dikeluarkan dalam setiap waktu pembayaran sebagai tindakan yang sama dari pembayaran keluar pengeluaran biasa yang disebutkan diatas. Dalam kasus ini juga, jika bentuk hampir sama tersedia di toko buku di kota, dapat digunakan juga untuk pembayaran. Perhatikan bahwa harus tidak boleh tanda tangan dari Ketua, Akuntan dan penerima. (3) Pengadaan dan Pembelian i) Permintaan untuk pengadaan dan/atau pembelian sesuatu seperti suku cadang dan/atau peralatan/material untuk penggantian untuk fasilitas pembangkit listrik mikro hidro dibuat oleh Operator ke Ketua atau Ketua Pelaksana. ii) Pada Permintaan Operator, Ketua atau Ketua Pelaksana meminta ke Sekretaris dan/atau Asisten Sekretaris untuk menghubungi dengan pihak-pihak yang berurusab sebagai pedagang apakah ada cadangan dari seperti suku cadang dan/atau peralatan/material, dan meminta Sekretaris dan/atau Asisten Sekretaris untuk meminta mereka untuk membuat biaya estimasi untuk barang-arang tersebut. iii) Pada saat yang sama, Ketua atau Ketua Pelaksana harus memeriksa keseimbangan keuangan, bertanya kepada Akuntan. iv) Jika jumlah estimasi untuk barang-barang tersebut besar, Ketua dan Ketua Pelaksana harus mengadakan pertemuan dari Unit Menejemen Masanda, dan memberikan penjelasan pada pertemuan untuk memperoleh persetujuan dari semua anggota dari Unit Menejemen Masanda. v) Jika estimasi jumlah lebih besar dari jumlah yang ada dalam neraca keuangan, Ketua atau Ketua Pelaksana harus datang ke seseorang yang bertanggungjawab dalam pelistrikan pedesaan di Kabupaten, dan mendiskusikan jalan keluarnya. vi) Jika estimasi jumlah tersedia dalam neraca keuangan setelah memperhitungkan pengeluaran biasa seperti upah dan sejumlah lain pengeluaran seperti biaya transportasi dan, dll, Ketua atau Ketua Pelaksana dapat memberikan perintah kepada pedagang unbtuk mengirim batang-barang yang dimaksud melalui Sekretaris dan/atau Asisten Sekretaris. vii) Kemudian, Ketua atau Ketua Pelaksana meminta kepada Akuntan untuk mempersiapkan uang yang dibutuhkan atau mempersiapkan untuk transfer sejumlah uang yang dibutuhkan ke rekening misalnya pedang, dan untuk

-11-16-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

membayar setelah menerima tagihan dari pedagang. viii) Setelah pembayaran , tanda terima harus diterima dari misalnya pedagang, dan disimpan oleh Akuntan.
11.3.5 Metode Buku Pembukuan

Sejumlah buku akuntansi harus dipersiapkan sebelum memulai mengatur Unit Menejemen Masanda. Buku akuntansi terdiri dari (1) Buku besar pengumpulan tagihan listrik, (2) Tanda penerimaan, (3) Slip pembayaran masuk, (4) Slip pembayaran, (5) Buku Keuangan, dan (6) Jurnal.
(1) Buku Besar Pengumpulan Tagihan Listrik Bentuk dari buku besar pengumpulan tagihan listrik ditunjukkan dalam lampiran-1. Akuntan harus memasukkan (i) tanggal pembayaran, (ii) alamat pembayar (kampung/dusun dan desa), dan (iii) jumlah pembayaran dalam kolom yang tepat ketika konsumen datang dengan ke Akuntan untuk membayar. (2) Tanda Terima Bentuk tanda terima ditunjukkan dalam Lampiran-2. Tanda terima ini diberikan ke konsumen saat pembayaran. Ketika konsumen ingin datang ke Akuntan untuk membayar Pembayaran Rutin mereka, mereka harus membayar dengan tunai. Setelah Akuntan menerima pembayaran, Akuntan harus memasukkan hal-hal yang perlu seperti disebut diatas (1) dan harus memasukkan (i) jumlah pembayaran, (ii) tanggal pembayaran (iii) harus tanda tangan dalam kolom yang tepat dari tanda terima. Konsumen harus menyimpan Tanda Terima dengan hati-hati karena Tanda Terima ini adalah bukti pembayaran mereka. (3) Slip Pembayaran Masuk Bentuk dari Slip Pembayaran Masuk ditunjukkan pada Lampiran-3. Slip Pembayaran Masuk ini harus selalu disimpan oleh Akuntan. Ketika sejumlah anggota datang ke Akuntan untuk membayar sejumlah pembayaran tambahan seperti pemasangan untuk lampu listrik baru, Akuntan harus memasukkan (i) tanggal pembayaran, (ii) uraian pembayaran, dan (iii) jumlah pembayaran. Dan, tanda tangan Ketua, Akuntan, dan pembayar harus dilakukan pada Slip Pembayaran. (4) Slip Pembayaran Bentuk dari Slip Pembayaran ditunjukkan dalam Lampiran-4. Slip Pembayaran harus selalu disimpan oleh Akuntan. Ketika sejumlah anggota datang ke Akuntan untuk menerima sejumlah uang seperti upah dan/atay sejumlah pengeluaran dalam sejumlah kecil uang, Akuntan harus memasukkan (i) tanggal pembayaran keluar, (ii) uraian atau tujuan dari pembayaran, dan (iii) jumlah pembayaran keluar. Dan tanda tangan Ketua, Akuntan, dan penerima harus diambil pada Slip Pembayaran ini. Setelah semua hal-hal yang dibutuhkan telah dimasukkan dalam kolom yang tepat pada Slip Pembayaran, Akuntan dapat membayar jumlah permintaan uang tunai. Orang yang menerima uang tunai harus memberikan kembali tanda terima setelah penyelesaian pembayaran ke penerima akhir kecuali upah untuk pegawai penuh waktu seperti operator dan/atau sejumlah pembayaran keluar untuk overhead untuk pengurus

-11-17-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

inti Unit Menejemen Masanda. Meskipun begitu, tanpa tanda terima dibutuhkan untuk pembayaran untuk upah dari pegawai penuh waktu seperti Operator dan/atau jumlah yang dibayar untuk overhead untuk pengurus inti dari Unit Menejemen Masanda.
(5) Buku Keuangan Bentuk dari Buku Keuangan ditunjukkan dalam Lampiran-6. Akuntan harus memasukkan: a) Penerimaan berdasar pada Buku Besar Pengumpulan Tagihan Listrik dan Slip Pembayaran Masuk, dan b) Pengeluaran berdasarkan pada Slip Pembayaran Dengan (i) tanggal pembayaran masuk dan/atau pembayaran keluar (ii) uraian dan/atau tujuan dari pembayaran masuk dan/atau keluar, (iii) jumlah dari pembayaran masuk dan/atau keluar, dan (iv) neraca keuangan dalam kolom yang tepat dari Buku Keuangan. (6) Jurnal Bentuk dari Jurnal ditunjukkan dalam Lampiran-6. Paling tidak, 3 jenis jurnal dapat dibutuhkan seperti (i) Jurnal untuk Pembayaran Uang Muka, (ii) Jurnal untuk Tagihan Listrik Rutin Bulanan, dan (iii) Jurnal untuk Cadangan Biaya Depresiasi. Akuntan harus memasukkan hal-hal yang dibutuhkan dalam kolom yang tepat dari setiap Jurnal seperti Lampiran-6 berdasarkan pada Buku Keuangan hanya setelah pembayaran masuk dan/atau keluar terjadi. 11.3.6 Sistem Menejemen Keuangan

Semua penerimaan yang berhubungan dengan pengumpulan dari (i) Pembayaran Uang Muka, (ii) Tagihan Listrik Rutin Bulanan, (iii) Pembayaran Tambahan, (iv) Uang Tunggakan, dan (v) Biaya Penyambungan Kembali diatur oleh Akuntan dibawah kontrol dari Ketua Unit Menejemen Masanda. Semua uang yang terkumpul harus disimpan dalam sebuah sistem perbankkan dengan mengambil pertimbangan hal-hal berikut: (1) KSP Balo Toraja (= Koperasi Simpan Pinjam Balo Toraja) yang terletak di Bittuang direkomendasikan sebagai sistem perbankkan. (2) Nomor rekening bank dikhususkan atas nama Masanda MHPP (=Masanda Micro Hydro Power Plant) dan dikuasakan dengan nama Ketua, Sekretaris dan Akuntan. (3) Pengambilan kembali dari rekening bank harus dibuat dengan nama paling sedikit 2 orang dari 3 orang diatas dengan tanda tangan asli mereka. (4) Rekening di Bank harus dijaga pada jumlah yang sama dari jumlah kumulatif dari penerimaan Pembayaran Uang Muka dan jumlah Kumulatif dari Cadangan untuk Biaya Depresiasi yang telah dipindahkan. Ini berarti bahwa Pembayaran Uang Muka dan Cadangan untuk Biaya Depresiasi tidak dapat digunakan untuk pengeluaran biasa kecuali untuk tujuan yang tepat. Dari sudut pandang ini Akuntan harus selalu memeriksa rekening keuangan di Bank melalui pekerjaan Pembukuan. orks. Dalam kasus ini, (i) Penerimaan yang berhubungan dengan pengumpulan Pembayaran Uang Muka -11-18-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

dapat digunakan untuk fasilitas distribusi listrik maksimum 50%, dan untuk isntalasi dalam rumah sisanya maksimum 50%. (ii) Neraca dari Cadangan untuk Biaya Depresiasi yang telah dipindahkan mungkin sesuai untuk pembaharuan dari fasilitas pembangkit listrik mikro hidro di masa mendatang. (5) Akumulasi sisa nearaca dari uang yang disimpan dalam Bak harus dijaga untuk masa mendatang seperti sebuah dana bergulir.
11.4 Peraturan

Berdasarkan kepada yang telah disebutkan diatas, sebuah peraturan harus di buat sebelum memulai mengatur Unit Menejemen Masanda.

-11-19-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Lampiran-1. Buku Besar Pengumpulan Tagihan Listrik Buku Besar Pengumpulan Tagihan Listrik
Pembayaran Dimuka Jan
11.000

Nama Kampung/Lembang Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agst Sep Okt

Nama Kepala Keluarga

Pembayaran Bulanan Nov Des

Salupuan Belau

Marthen Rembon100.000

- 11 - 20 -

Total

-11-20-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Lampiran-2. Tanda Penerimaan (A) Sampul Lembar Tanda Terima

Lembar Tanda Terima untuk Tagihan Listrik

Nama Kepala Keluarga Nama Kampung/Lembang Pesawat Televisi Alat-alat Listrik Lainnya

: : : :

_________________________________________ _________________________________________ ____Yes_____ _____No_____ (Uraian) _____________________________ _____________________________ _____________________________

(B) Formulir Lembar Tanda Terima


Rincian Pembayaran
Pembayaran Dimuka Pembayaran Bulanan untuk bulan :

Pembayaran Untuk
Mulai Berlangganan Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober 2003

Jumlah
100.000 11.000

Paraf Petugas
Y. Toding Y. Toding

Tanggal Pembayaran
25 Des. 2002 1 Jan. 2003

November Desember

-11-21-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Lampiran-3 Slip Pembayaran Masuk

Slip Pembayaran Masuk


Tanggal pembayaran Uraian Pembayaran Masuk Jumlah

Tandatangan Ketua Tandatangan Petugas

: :

____________________ ____________________

Tandatangan Penerima :

__________________

-11-22-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Lampiran-4 Slip Pembayaran

Slip Pembayaran

Tanggal pembayaran
Uraian Pembayaran

Jumlah

Tandatangan Ketua : ________________________ Tandatangan Petugas : ________________________ Tandatangan Penerima : ________________________

-11-23-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Lampiran-5 Buku Keuangan Buku Keuangan


Tanggal
31 Des. 2002 31 Jan. 2003

Uraian Penerimaan Pengeluaran

dan/atau Jumlah Penerimaan


15.700.000 1.727.000

Jumlah Pengeluaran

Neraca
15.700.000 17.427.000

Pembayaran dimuka bulan Desember 2002 Iuran Bulanan untuk bulan Januari 2003

Lampiran-6 Jurnal -11-24-

Panduan untuk Pembangunan Pembangkit Listrik Mikro-Hidro Bab 11

Jurnal

Tanggal
31 Des. 2002

Uraian Penerimaan dan/atau Pengeluaran


Bulan Desember 2002

Jumlah Jumlah Neraca Penerimaan Pengeluaran


15.700.000 15.700.000

Tagihan Listrik Rutin Bulanan


Tanggal
31 Jan. 2003 31 Jan. 2003 31 Jan. 2003 31 Jan. 2003

Uraian Penerimaan dan/atau Pengeluaran


Pembayaran bulanan bulan Januari 2003 Gaji operator Overhead untuk Pengurus Simpanan biaya penyusutan januari 2003

Jumlah Penerimaan
1.727.000

Jumlah Pengeluaran
500.000 350.000 500.000

Neraca
1.727.000 1.227.000 877.000 377.000

Cadangan untuk Biaya Depresiasi


Tanggal
31 Jan. 2003

Uraian Penerimaan dan/atau Pengeluaran


Bulan Januari 2003 dari iuran bulanan

Jumlah Penerimaan
500.000

Jumlah Pengeluaran

Neraca
500.000

-11-25-

Manual for Micro-Hydro Development Chapter 11

- 11-1 -