Anda di halaman 1dari 2

Cara Menanam Benih Brokoli

Cara pembibitan tanaman brokoli & cara semai brokoli cukup gampang, yaitu benih brokoli
harus disemaikan terlebih dahulu ke dalam bedengan. Bedengan bisa dibuat dengan panjang 3 m
dan lebar sekitar 1 m. Kemudian bedengan tersebut diberi campuran pupuk kandang dan tanah
dengan perbandingan 1 : 2.

Benih brokoli sebaiknya direndam di dalam air selama satu jam sebelum persemaian. Hal ini
berguna agar benih menjadi empuk dan tidak mudah dehidrasi.

Tanaman brokoli akan mulai tampak di atas permukaan tanah sekitar dua hari setelah disemai.
Bibit brokoli ini dapat dipindahkan ke dalam bumbungan berupa daun kelapa yang berisikan
campuran tanah dan pupuk kandang setelah berumur sekitar 5 s/d 10 hari. Bibit brokoli baru bisa
dipindahkan ke lahan tetap jika sudah berada sekurang kurangnya 3 minggu di dalam
bumbungan.

Cara Menanam Benih Brokoli

Bibit brokoli ditanam pada lubang tanam berdiameter 25 cm dan kedalamannya kurang lebih 10
cm. Jarak tanam benih brokoli yaitu 70 x 50 cm. Tanah yang dipakai haruslah kaya akan bahan
organik dan perlu diberi pupuk kandang atau pupuk kompos sekitar 10 ton per hektarnya. Tidak
lupa juga kita buat bedengan dan saluran drainase air.

Pemeliharaan Tanaman Brokoli

Cara pemeliharaan brokoli salah satunya yaitu dengan banyak melakukan penyiraman.
Penyiraman tanaman sebaiknya dilakukan dua kali sehari pada pagi dan sore hari, terutama saat
fase awal pertumbuhan tanaman .

Jika tanaman sudah tumbuh agak besar dan berdaun, penyiraman bisa dilakukan sekali sehari
saja. Namun frekuensinya bisa ditambah apabila tanah mengering dan mengeras.

Pemanenan Brokoli

Bagaimana cara panen brokoli / cara memanen brokoli yang benar ?

Umur panen tanaman brokoli sekitar 47 s/d 65 hari setelah tanam, tergantung varietas brokoli
yang digunakan. Ciri ciri tanaman brokoli yang baik untuk dipanen yaitu pada saat kepala bunga
masih kompak dan kuntum bunga belum membuka. Pemanenan tanaman brokoli tidak boleh
terlambat karena warna kuntum bunga akan menjadi kuning dan kepala bunga menjadi longgar
sehingga standar mutu dan harganya akan menurun.
Panen tanaman brokoli sebaiknya dilakukan pada saat pagi hari setelah embun menguap. Bisa
juga dilakukaan pada saat sore hari sebelum embun jatuh dengan cara melakukan pemotongan
pada tangkai kepala bunga. Sedangkan tanaman brokoli yang diberi lindungan berupa naungan
plastik, pemanenan bisa dilakukan tanpa perlu mengkhawatirkan jatuhnya embun.

Klasifikasi Tanaman Brokoli

Klasifikasi tanaman brokoli termasuk kedalam : Kingdo : Plantae Divisi : Spermatophyta Sub
divisi : Angiospermae Kelas : Dicotyledoneae Ordo : Brassicales Famili : Brassicaceae Genus :
Brassica
Gambar 1. Brokoli
Spesies : Brassica Oleracea L. Var. Italica Plenck (Rukmana. 1994)
Manfaat Brokoli
Brokoli kaya akan nutisi. Kandungan gizi brokoli diantaranya adalah tinggi kalium, serat, folat,
vitamin C, kalsium, vitamin K, karoten, lutein dan rendah sodium. Penelitian di Amerika juga
menemukanbahwa sayur brokoli juga
mengandung serat pectin tertentu yaitu kalsium pektat yang mampu mengikat asam empedu,
akibatnya lebih banyak kolesterol yang tertahan dihati dan sedikit kolesterol yang dilepaskan ke
aliran darah. Efektifitas sayuran ini dalam menurunkan kadar kolesterol jahat sama dengan obat
kolesterol