Anda di halaman 1dari 34

Pajak restoran sebagai bagian dari pendapatan daerah menjadi sumber pendapatan terbesar pada lima tahun

terakhir di kota Manado sesudah pajak hotel. Pemerintah daerah berdalih, semakin menjamurnya restoran dan
kedai kopi, semakin banyak pula pajak yang akan disetorkan kepeda pemerintah. Namun, sesuai temuan di
lapangan, pajak restoran justru menjadi beban bagi para pengusaha. Seperti di kota-kota lain, tarif pajak yang
dikenakan pemerintah kota Manado terhadap restoran sebesar sepeluh persen. Artinya, Restoran yang
dikenakan pajak adalah restoran yang memiliki omzet sekitar Rp10 sampai 30 juta setiap bulannya.

Pajak restoran sepuluh persen membuat para pengusaha harus memutar otak untuk menutupi pengeluaran
pajak dengan mencari alternatif lain. Bahkan salah satu pengusaha yang penulis temui hampir mengalami
keadaan krisis. Sebab, target yang mereka tetapkan sulit dipenuhi, ditambah dengan biaya-biaya lainya.
Pemerintah daerah kota Manado tidak mempertimbangkan iklim dari sistem pajak yang diterapkan, atau
dampak negatif dari insentif para pengusaha. Padahal, jika pemerintah memberikan perhatiannya, setidaknya
akan tampak bahwa pengusaha restoran membutuhkan sistem yang mendukung usaha mereka.

Selain itu, beban pajak restoran terhadap kedai kopi memaksa para pengusaha menaikkan tiap harga jualnya,
sehingga konsumen memilih kedai kopi yang memiliki harga yang lebih terjangkau. Karena sebagaimana
diketahui, biaya hidup di Manado terbilang cukup mahal berdasarkan Indeks Harga Konsumen (IHK) pada tahun
2016. Biaya hidup yang mahal ini mempengaruhi pengeluaran masyarakat, sehingga mereka lebih memilih
datang ke tempat yang lebih terjangkau. Masalah lainnya adalah kerumitan sistem pajak, sehingga beberapa
pengusaha kedai kopi yang penulis temui mengeluh dengan beberapa jenis pajak yang berlaku.

Sebagai rekomendasi kebijakan, pemerintah diharapkan mempertimbangkan kepetingan individu pengusaha


dalam menerapkan sistem pajak, yakni pajak restoran. Ke depannya, harus ada produk legislasi yang
mendukung para pengusaha restoran, terlebih khusus kedai kopi, atau mervisi kebijakan peraturan daerah
Manado tentang pajak restoran. Rekomendasi kebijakan yang tepat yakni, pertama, mengkaji kembali tarif
pajak restoran dalam Peraturan Daerah kota Manado Nomor 2 tahun 2011 tentang pajak daerah, Bab II pasal 2
agar tidak membebankan para pengusaha kedai kopi. Kedua, agar pemerintah menurunkan target penerimaan
pajak restoran untuk tahun depan berdasarkan realisasi APBD-P 2018 yakni 70 miliar (baca: APBD-P Kota
Manado). Rekomendasi ini semata untuk meringankan pajak restoran untuk meningkatkan ekonomi daerah
Manado baik dari sisi kesejahteraan individu maupun kemajuan ekonomi daerah.
3

Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum


dan Tata Cara Perpajakan disebutkan: wajib pajak
adalah orang pribadi atau badan, termasuk
Kota Manado adalah ibu kota dari provinsi pembayar pajak, pajak, dan pemungut pajak, yang
Sulawesi Utara. Kota ini memiliki 408.354 memiliki hak dan kewajiban sesuai dengan
penduduk pada sensus 2010 menjadikannya
ketentuan peraturan-peraturan perpajakan.2
kota terbesar kedua di Sulawesi setelah
Kebanyakan orang memahami makna wajib pajak
Makasar.
adalah mereka yang melaporkan dan membayar
pajak. Wajib pajak juga adalah mereka yang
(Foto: manado.tribunnews.com)
menjabat sebagai bendahara, pejabat pemegang
kas, badan tertentu baik swasta atau pemerintah
yang berkenan dengan impor dan usaha produksi

PENDAHULUAN otomotif dan semen serta badan tertentu yang


memungut pajak dari pembeli atas penjualan
Perekonomian kota Manado khususnya terdiri
barang sangat mewah.
dari sektor perdagangan, perhotelan, dan restoran
Sebagaimana pengertian umum, pajak
sejak 1996.1 Pada tahun 2000, ketiga sektor ini
berfungsi untuk membiayai pengeluaran-
mengalami peningkatan yang pesat. Tapi di satu
pengeluaran negara. Pengeluarannya adalah
sisi, khususnya restoran, yang dikembangkan oleh
bersifat umum seperti belanja rumah tangga
para pengusaha menjadi incaran pajak yang
negara, yakni pengeluaran yang bermanfaat bagi
menjanjikan bagi pemerintahan kota Manado.
masyarakat luas. Manfaat pajak merupakan akibat
Terutama di usha yang berhubungan dengan
dari pemungutan pajak. Mardiasmo (2016: 6),
rumah makan atau restoran. Pajak yang dikenakan
“memungut pajak berarti menarik daya beli dari
atas usaha ini biasanya disebut pajak restoran.
rumah tangga masyarakat untuk rumah tangga
Tujuannya sebagai pendapatan daerah atau PAD.
negara. Selanjutnya negara akan menyalurkannya
Tapi apa itu pajak? Apakah ia adalah instrumen
kembali ke masyarakat dalam bentuk pemeliharaan
untuk menjalankan suatu pemerintahan?
kesejahteraan masyarakat”. Dengan demikian
Ada banyak pengertian tentang pajak, tapi
negara memiliki hak untuk memungut pajak.
definisi pajak yang cukup baik adalah yang
Perkembangan pajak di Indonesia terus mengalami
dikemukakan oleh Anderson W.H: Pajak ialah
perubahan dari waktu ke waktu. Perubahan itu
pembayaran yang bersifat paksaan oleh negara
tentunya diikuti oleh perkembangan ekonomi,
yang dibebankan pada pendapatan seseorang yang
teknologi, sosial dan politik sehingga dibuat
diutamakan untuk membiayai pengeluaran negara.
peraturan atau ketentuan-ketentuan yang baru
Muncul kemudian sebuah pertanyaan terkait pajak
tentang pajak. Ketentuan yang baru tentu dibuat
yakni, bagaimana kemudian ketika pajak diterapkan
untuk maksud yang baik, baik untuk negara
oleh pemerintah terhadap pemilik pengusaha
maupun untuk rakyatnya. Terkait pajak, Pajak
restoran. Dalam pasal 1 Nomor 2 Uundang-Undang
Restoran (selanjutnya disingkat PR) merupakan
tentang Perubahan ketiga atas Undang-Undang
2
Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara
1
BPS Provinsi Sulawesi Utara, Manado dalam Angka, Perpajakan ketentuan.pajak.go.id/indeks.php?=aturan/
2016. rinci&idcrypt=oJamo0% diakses pada 07/011/2018 09:15.
4

pajak pendapat asli daerah (PAD), yang mana telah Perkembangan Kota Manado ditunjang oleh
meningkatkan pendapatan daerah khususnya di ketersediaan fasilitas-fasilitas di Kota Manado yang
Manado sebagaimana yang ditentukan dalam senantiasa meningkat. Di antaranya adalah
Peraturan Daearah Kota Manado Nomor 2 tahun perkembangan jumlah restoran di Manado yang
3
2011. Beriringan dengan perkembangan jenis terus menunjang perekonomian masyarakat kota. 6
restoran, muncul jenis restoran yang tren sekarang Tapi jika dilihat temuan Doing Business di
ini, yaitu warung kopi atau kedai kopi. Dan ini Indonesia pada tahun 2012, menunjukan dari 14
menambah nilai bagi pendapatan di tiap daerah. kota yang dianalisis, yakni Balikpapan, Banda Aceh,
Terlepas dari itu semua, PR termasuk jenis Bandung, Denpasar, Jakarta, Makassar, Manado,
pajak yang menjajikan di Manado. Bahkan PR di Palangkaraya, Palembang, Pekanbaru, Semarang,
Kota Manado selang periode Januari-Mei 2017 lalu Surabaya, Surakarta, dan Yogyakarta. Dari temuan
mampu menghasilkan pendapatan asli daerah ini, Manado adalah kota yang memiliki tingkat
(PAD) sebesar Rp22,91 miliar. 4 Pemerintah Manado kesulitan memulai bisnis, di mana membutuhkan 11
mengatakan, “Karena itu, kami terus berkeliling prosedur yang memakan waktu 34 hari dan biaya
mensosialisasikan kepada para pengusaha kuliner 30,8 persen. Sedangkan memulai bisnis yang paling
terutama yang baru buka, untuk menambahkan mudah adalah Yogyakarta, yang mana hanya
pajak pada setiap tagihan pembayaran dengan membutuhkan 29 hari dan biaya 18,5 persen
5
besaran 10 persen dari tagihan.” perkapita untuk memenuhi 8 persyaratan.7
PR adalah bagian dari penyelenggaraan Jenis usaha restoran di samping dapat
kewenangan pemerintah daerah untuk memberikan meningkatkan perekonomian masyarakat kota
pelayanan dalam rangka memajukan kesejahteraan karena terbukanya lapangan pekerjaan, juga
umum masyarakat merupakan bagian utama tujuan memiliki potensi yang tinggi dalam meningkatkan
nasional bangsa Indonesia. Daerah memiliki Pendapatan Asli Daerah (PAD), disamping jenis
kewenangan membuat kebijakan daerah untuk pendapatan lain. Pajak restoran ini merupakan
memberikan pelayanan, peningkatan peranserta, salah satu sumber pendapatan daerah yang
prakarsa, dan pemberdayaan masyarakat yang memberikan kontribusi besar dalam
bertujuan pada peningkatan kesejahteraan rakyat penyelenggaraan pembiayaan pemerintah daerah
(Widjaja,2007). Terkait PR, kondisi kota Manado, pada pelaksanaan pemerintahan daerah dalam
yang menjadi kota pusat segala kegiatan, baik melaksanakan pelayanan. Jika dilihat
bertaraf lokal, nasional maupun internasional, perkembangan jenis retoran akhir-akhir ini, muncul
membuat pemerintah daerah mengandalkan PR. jenis restoran yang sangat tren bagi anak muda,
yakni kedai kopi atau warung kopi. Tentunya,
3
Peraturan Daearah Kota Manado Nomor 2 tahun warung kopi yang menjamur di hampir semuah
2011 tentang Pajak Daerah. daerah di indonesia, Manado tidak kalah
4
Warta Ekonomi, “Pajak Restoran di Manado Tembus menjamurnya. Dan ini sungguh adalah jenis bisnis
Rp22 Miliar” wartaekonomi.co.id/read143763/pajak-
restoran-di-manado-tembus-rp22-miliar.html diakses
6
pada tanggal 09/09/2018 23:20. Badan Pusat Statistik Kota Manado.
5 7
Antara Sulut, “Pajak Restoran Primadona PAD The World Bank, “ Where is it easy to start a
Manado” manado.antaranews.com/berita/37943/pajak- business—and where not?” doingbusiness.org/en/report/
restoran-primadona-pad-manado-triwulan-pertama subnational-reports/indonesia diakses pada 13/09/2018
diakses pada 02/09/2018 15:21. 11:15.
5

yang sangat menjanjikan. Namun di sisi lain, usaha penambahan tenaga kerja untuk melayani para
ini menjadi incaran pajak yang tidak selalu baik konsumen tersebut. Hal merupakan salah satu
bagi para pengusaha. solusi untuk mengurangi angka pengangguran
Berdasarkan beberapa fakta yang yang yang terjadi di kota Manado.
ditemukan oleh penulis, pajak Restoran tidak selalu Pajak tersebut bisa saja merugikan pihak
berdampak baik. Pajak, khusunya Pajak Restoran pengusaha kecil menengah, dan di sisi lain juga
(PR), mempunyai dampak yang tidak terlihat yang merugikan para konsumen. Karena pajak restoran
membebani pengusaha sekaligus konsumen. Ini konon hanya dibebankan kepada para konsumen.
seperti yang telah di alami oleh salah satu dari Sebab, bagaiamana bisa membebani konsumen
beberapa pengusaha yang ditemukan oleh penulis, dengan sengaja tanpa membebani si pedagang
pengusaha kecil yang ada di Manado, yaitu bapak atau produsennya. Artinya konsumen yang datang
Adi. Bapak Adi merupakan pemilik warung kopi tidak hanya membayar harga pokok dari produk
yang lagi ngetren di kalangan penikmat kopi di tersebut, tapi juga sekaligus membayar pajak dari
Manado. Namun, usahanya sedikit terhambat suatu produk. Selain itu, ketika harga suatu produk
karena pajak yang diterapkan oleh pemerintah mahal maka yang terjadi yaitu hanya orang-orang
terhadap usahanya. Seperti diketahui, pajak berlaku tertentu saja yang bisa mengkonsumsi produk
pada bapak Adi mencapai 10%, yakni pajak tersebut. Dengan angka pendapatan masyakat
restoran. Ketika pemerintah mengenakan pajak yang kecil tidak sebanding dengan kenaikan-
terhadap bapak Adi sebesar 10%, maka kenaikan harga barang yang ada. Otomatis
sesungguhnya yang terjadi yaitu pemerintah tidak individu-individu tertentu harus menahan hasratnya
menarwarkan solusi untuk menambah peningkatan untuk membeli produk-produk tersebut.
angka pengusaha yang ada di daerah kota Manado.
Bahkan dengan adanya pajak pemerintah yang Fenomena Warung Kopi di Kota Manado
diterapkan terhadap bapak Adi bisa membuat Warung kopi (warkop) merupakan tren yang
Usaha Kecil Menengah (UKM) miliknya akan menjamur hampir di seluruh kota yang ada di
terancam tutup jika bapak Adi tidak bisa memutar Indonesia. Di tengah rutinitas yang padat,
otak. Maka dari itu, dia terpaksa untuk menaikkan masyarakat urban seolah menjadikan warung
harga tiap-tiap barang yang ditawarkannya. Dari kopi tempat melepas penat dan tempat
permasalahan tersebut maka bisa kita lihat bahwa berkumpul bersama sahabat dan orang terdekat.
Ditambah dengan memasang Wi-fi (Internet
pajak yang diterapkan oleh pemerintah terhadap
nirkabel) di warkop, menjadi pemikat tersendiri
pengusaha-pengusaha kecil akan mengurangi
merayu banyak pelanggan untuk mampir.
insentif sekaligus tingkat produktivitas lapangan
Pada dasarnya menjamurnya pengusaha
pekerjaan yang ada. Sehingga perlu adanya kopi beriringan dengan apa yang disebut tren
peninjauan kembali atas penerapan pajak terhadap menyeruput kopi, yang kini menjelma sebagai
para pengusaha kecil seperti bapak Adi. gaya hidup baru di Indonesia. Kedai kopi
Tingkat produktivitas pembeli terjadi ketika sederhana hingga premium, seakan berlomba
harga produk atau barang yang di tawarkan bisa di menawarkan rasa otentik dari aneka ragam kopi
jangkau oleh semua kalangan masyarakat. Artinya lokal. Pengamat gaya hidup dan kuliner, Kevindra
Soemantri mengatakan, tren 'ngopi' mulai
ketika barang murah maka semakin meningkat pula
menggeliat sejak tahun 2014 silam. Tidak hanya
konsumen yang datang, dan ketika semakin banyak
di Indonesia, tapi juga dunia. Bahkan, di Inggris
konsumen yang datang untuk membeli, maka perlu
6

terjadi penurunan konsumsi alkohol, namun di Kedua, pajak restoran dilihat dari perspektif
satu sisi pembukaan gerai kopi semakin libertarian, yang mana penulis melihat sejauh mana
meningkat. peran pemerintah terhadap pajak restoran dalam
Seperti di kota-kota lainnya, warkop atau
memajukan perekomian daerah atau kabupaten.
kedai kopi di Manado telah menjamur dan
menjadi tren bagi anak muda. Bahkan terdapat
Pengertian Wirausaha
kawasan warung kopi khas Manado, yang dikenal
dengan Jalan Roda (Jarod). Jarod adalah suatu Dalam bahasa Indonesia, istilah
tempat yang terdapat di pusat Kota Manado,
entrepreneurship diartikan kewirausahaan yang
tepatnya di dalam kompleks Pasar ’45. Tempat ini
memiliki pengertian sedikit berbeda oleh para ahli.
menjadi tempat berkumpulnya hampir semua
Meskipun demikian, masing-masing pendapat
komunitas dari suku, agama, dan segala profesi.
Hal ini juga terpengaruh akan
memiliki inti yang sama, yaitu tentang kreativitas
perkembangan objek wisata dalam kurun waktu atau inovasi. Secara umum pengertian
dua dekade terakhir. Kegiatan pariwisata dengan entrepreneurship adalah proses kegiatan kreativitas
pesat tumbuh menjadi salah satu andalan dan inovasi menciptakan perubahan dengan
perekonomian kota. Salah satunya adalah Taman memanfaatkan peluang dan sumber yang ada
Nasional Bunaken yang merupakan kawasan untuk menghasilkan nilai tambah bagi diri sendiri,
konservasi alam atau taman nasional bawah laut
orang lain serta memenangkan persaingan.
terpopuler di Indonesia. Taman Laut Bunaken
terkenal oleh formasi terumbu karangnya yang
luas dan indah sehingga sering dijadikan lokasi
penyelaman oleh turis-turis mancanegara.
Pulau Bunaken adalah salah satu dari 5
pulau yang tersebar beberapa kilometer dari
pesisir pantai Kota Manado. Letaknya yang hanya
sekitar 8 Km dari daratan kota Manado dan dapat
ditempuh dalam sekitar setengah sampai 2 jam,
menyebabkan Taman Nasional ini mudah
dikunjungi.

TINJAUAN LIBERTARIANISME ATAS KONSEP


KEWIRAUSAHAAN Kedai Kopination merupakan kafe modern yang dikenal
menyajikan varian kopi terlengkap di Kota Manado.
Dalam tinjauan teoritis ini, penulis menyajikan (Foto: Boni Wardhana)
bebrapa konsep terkait dengan pengusaha yang
terdiri atas sub bab yakni: pertama, tentang konsep Istilah entrepreneurship diapdosi dari bahasa
dasar wiraswasta (entrepreneursip) dalam Perancis, ‘entreprendre’ yang berarti melakukan (to
perspektif libertarian higga bagaimana pemerintah
seharusnya memberikan lingkungan yang kondusif milik pribadi merupakan pedoman moral bagi semua
bagi usaha produktif. 8 orang. Dengan mendasarkan diri pada ketiga prinsip ini,
maka semua tujuan dan keinginan setiap orang akan
tercapai tanpa merugikan pihak lain. Meurut David Boaz,
8
Libertarianisme adalah filsafat politik yang dalam pengantar buku Libertarian Mind, Libertarianisme
mengajarkan bahwa kebebasan, individualitas, dan hak adalah filsafat kebebasan pribadi dan ekonomi.
7

under take), memulai atau berusaha melakukan Seorang wirausahawan haruslah seorang yang
tindakan mengorganisir dan mengatur. Istilah mampu melihat kedepan. Melihat kedepan dengan
Entrepreneurship mulai diperkenalkan dalam berpikir penuh perhitungan mencari pilihan dari
tulisan Richard Cantillon yang berjudul Essai Sur la berbagai alternatif masalah dan pemecahannya.
Nature du Commerce en General tahun 1755. Oleh sebab itu, seorang wirausaha harus percaya
(Hannah Orwa Bula, “Evolution and Theories of diri. Orang yang percaya diri adalah orang yang
Entrepreneurship: A Critical Review on the Kenyan sudah matang jasmani dan rohaninya. Pribadi
Perspective”.9 semacam ini adalah pribadi yang independen dan
Wirausahawan (bahasa Inggris: entrepreneur) sudah mencapai tingkat maturity (kedewasaan).12
adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha Sikap dari seorang wirausaha salah satunya
yang dicirikan dengan pandai atau berbakat keinginan untuk mengambil tanggung jawab atas
mengenali produk baru, menentukan cara produksi risiko yang lebih besar, wirausahawan tidak
baru, menyusun manajemen operasi untuk mengambil risiko secara liar melainkan
pengadaan produk baru, memasarkannya, serta memperhitungkan terlebih dahulu risiko yang akan
10
mengatur permodalan operasinya. diambil. Selain itu, keyakinan akan kemampuan
Karakteristik wirausahawan di sisi lain adalah mereka untuk berhasil. Biasanya memiliki
selalu ingin mencari dan memulai sesuatu. Untuk kepercayaan diri terhadap kemampuan mereka
memulai, diperlukan adanya niat dan tekat yang untuk berhasil dan keinginan untuk hasil segera.
kuat serta karsa yang besar. Sekali sukses, maka Umum pula terdapat pribadi yang tinggi energi,
sukses berikutnya akan menyusul, sehingga lebih energik daripada rata-rata orang dan punya
usahanya semakin maju dan berkembang. Dalam orientasi terhadap masa depan. Berorientasi pada
kewirausahawan, peluang hanya diperoleh apabila masa depan, wirausahawan kurang peduli dengan
ada inisiatif. Dorongan untuk selalu berprestasi apa yang telah mereka lakukan kemarin
harus ada dalam diri seorang wirausaha, karena dibandingkan dengan apa yang akan mereka
dapat membentuk mental pada diri mereka untuk lakukan besok. Dengan keahlian dalam
tetap selalu unggul dan mengerjakan segala pengorganisasian yang dimiliki, seorang
sesuatu melibihi standar yang ada. Motivasi wirausahawan tahu bagaimana menempatkan
berprestasi, pertama diartikan sebagai perilaku orang yang tepat di tempat yang tepat. Dengan
yang timbul karena melihat standar keunggulan, begitu, dia bisa efektif menciptakan sinergi antara
dan dengan demikian dapat dinilai dari segi orang dan pekerjaan, sehingga memungkinkan
keberhasilan dan kegagalan. Kondisi kedua adalah untuk mewujudkan visinya menjadi kenyataan.
individu sedikit banyak harus bertanggung jawab Kunci untuk mengidentifikasi jiwa pengusaha
11
atas hasilnya. adalah dengan cara melihat karakter seseorang,
khususnya pada hal-hal yang menjadi kebiasaan,
alami dan dilakukan dengan baik. Setiap dari kita,
9
International Journal of Business and Commerce,
memiliki susunan karakter tertentu yang
Vol. 1, No.11, Lahore, 2012.
menjadikan kita, apa adanya. Kami menggunakan
10
Dendy Sugono, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta:
kata Tema Karakter untuk menggambarkan unsur-
Pusat Bahasa, 2008.
11
Suryana, Kewirausahawan Pedoman Praktis, Kiat
dan Proses Menuju Sukse”s, Jakarta: Salemba Empat, 12
Buchari Alma, “Kewirausahaan”, Bandung: Alfabeta,
2008. 2004.
8

unsur yang membentuk susunan karakter. konsep entrepreneur, “master-agen”, atau


Mengetahui tema karakter seseorang adalah “edventurer”, sebagai agen ekonomi yang berbeda
permulaan. Tema Karakter adalah inti, seperti pusat dengan tuan tanah, buruh, dan bahkan kapitalis.
bola salju yang mengumpulkan lebih banyak salju Entrepreneur bukan berarti dia sudah kaya, sebab
ketika menggelinding menuruni bukit. Ia dia mungkin bekerja dengan meminjam modal.
mengumpulkan pengetahuan dan pengalaman Untuk sukses, seorang entrepreneur harus
dalam prosesnya. mempunyai penilaian, ketabahan, dan pengetahuan
Ada empat kategori menjadi wirausahawan: 1) tentang dunia. Dia harus melakukan estimasi,
Penemu, mendefinisikan konsep, unik, baru, dengan akurasi yang bisa diterima, harus
penemuan atau metodologi; 2) Inovator, memahami arti penting dari produk spesifik,
menerapkan sebuah teknologi baru atau perkiraaan jumlah peermintaan, dan alat-alat
metodologi untuk memecahkan masalah baru; 3) produksi; terkadang dia harus mempekerjakan
Marketer, mengidentifikasi kebutuhan di pasar dan banyak orang; terkdang dia membeli atau
memenuhinya dengan produk baru atau produk memesan bahan baku, mengumpulkan buruh,
substitusi yang lebih efisien; 4) Oportunis, pada mencari konsumen, dan memberi perhatian penuh
dasarnya seorang broker, pialang, yang pada pesanan dan kondisi perkekonomian.;
menyesuaikan antara kebutuhan dengan jasa ringkasnya ia harus mempunyai ilmu seni
13
diberikan dan komisi. mengawasi dan administrasi. Dia harus mau
mengambi “risiko” dan harus sadar bahwa selalu
Peran Wirausahawan (Entrepreneur) ada kemungkinan gagal. Tetapi jika sukses,
“kelompok macam ini akan mendapatkan kekayaan
Jean Baptiste Say menciptakan istilah
yang sangat banyak” 14
entrepreneur. Secara harifiah kata ini berarti órang
Say mencatat bahwa entrepreneur
yang mengurus kuburan” tapi karena mengandung
“menggeser sumber daya ekonomi dari area
makna yang ambivalen, entreprenur diterjemahkan
produktivitas yang rendah menuju produktivitas
menjadi “petualang”, yang menunjukan citra
yang tinggi dan lebih besar hasilnya” (Drucker
petualang komersial atau petualang kapitalis, yakni
1985:21). Entrepreneur atau pengusaha adalah
orang yang mengombinasikan input kapital,
pencari profit maksimal dengan mencari peluang
pengetahuan, dan tenaga kerja untuk
yang besar.
menghasilkan dan mengelolah bisnis demi
Joseph Schumpeter, seorang profesor Harvard
mendapatkan profit (laba). Adam Smith adalah
kelahiran Austria, terkenal karena membahas
pengajar dan tidak pernah melakukan bisnis.
entrepreneur sebagai figur sentral dalam
Karena tidak berpengalaman di bidang usaha,
meningkatkan kekayaan bangsa dan menciptakan
Smith meremehkan peran vital ini dalam Wealth of
ketidakseimbangan (disequilibrium) dinamis dalam
Nations. Tetapi Say adalah orang pengusaha atau
ekonomi global. Melalui proses “destruksi kreatif”,
entrepreneur, yang memiliki pabrik kapas dan
enterepreneur terus-menerus mengubah lanskap
karenanya dia memasukkan konsep ini sebagai
perekomian menjadi lebih baik. Schumpeter
bagian penting dari model ekonominya. Dalam
menolak “abad persaingan sempurna imajiner” dan
Buku II, “tentang distribusi”, Say memperkenalkan

13
Blawatt R. Ken. “Entrepreneruship”, United States of 14
Mark Skousen, “Sang Maestro: Teori-Teori Eknomi
America: Prentice-Hall Canada.1998. Modern”, Jakarta: Prenada 2012, hal. 63.
9

mengatakan bahwa persaingan sempurna adalah ekonomi. Di dalam bentuk sederhananya,


“mustahil dan buruk, dan tidak layak dijadikan entrepreneur akan melihat bahwa seseorang rela
sebagai model efisiensi yang ideal” (Schumpeter menjual sesuatu lebih sedikit daripada orang lain
1950: 106). yang membayar itu, dalam hal ini seorang
Isreal Kirzner, ekonom Austria kelahiran entrepreneur bisa menjadi penengah, mengambil
Amerika, telah menghabiskan sebagian besar untung dari membayar dengan harga rendah dan
karirnya untuk mempelajari entrepreneurship dan menjualnya dengan harga tinggi. Keuntungan itu
peran pentingnya dalam ekonomi. Seperti menjawab kewaspadaan seorang entreprenur pada
Schumpeter, Kirzner mengkritik teori perusahaan kesempatan, yang diciptakan seluruhnya oleh
modern dengan mengatakan, “proses persaingan aktivitas entrepreneurship, karena penjualan tidak
sempurna gagal membantu kita memahami proses akan berlangsung tanpa seseorang melihat profit
pasar” (Kirzner 1973: 8). Schumpeter menekankan opportunity.
bagaiamana wirausahawan (entrepreneur) bergerak
menjauh dari ekuilibrium, sedangkan Kirzner
memfokuskan pada proses penemuan yang
dengannya entrepreneur menemukan kesalahan
dan peluang baru yang menguntungkan.

Kirzner’s (1973) theory of entrepreneurship


emphasizes the equilibrating role of
entrepreneurship. When the market is not in
equilibrium, profit opportunities exist, and
entrepreneurs discover and act on these profit
opportunities to equilibrate the market.15
Proses pembuatan kopi espresso dengan mesin modern
Menurut Kirzner, posisi ekuilibrium dalam (Foto: Alesia Kazantceva)
pasar selalu terhubung dengan tindakan
Maria Minniti, seorang profesor ekonomi di
entrepreneur, sebab ketika pasar tidak seimbang
Universitas Babson, mencoba melihat motivasi di
kesempatan untuk mendapatkan profit (profit
balik keputusan seseorang untuk menjadi
opportunities) tersedia. Dan tentunya, yang
entrepreneur. Ia pertama-tama mengajukan
menemukan kesempatan tersebut adalah
beberapa pertanyaan terkait itu, yakni: apa motivasi
entrepreneur. Dengan demikian, mekanisme pasar
perilaku wirausahawan atau entrepreneur?
selalu bergerak atas partisipasi entrepreneur, yakni
Mengapa beberapa individu lebih entrepreneur
dengan mengisi lubang ekuilibrium secara terus-
dibanding yang lain? Konstitusi macam apa yang
menerus.
yang kondusif bagi perilaku entrepreneur? Dari
Aktivitas entrepreneur terjadi ketika seorang
pertanyaan ini, Maria Minniti memberi satu
individu bertindak mengambil keuntungan di
gambaran yang baik tentang entrepreneur:
dalam sebuah kesempatan yang menuntungkan
yang menghadirkan dirinya sendiri di dalam An individual’s choice to become an entrepreneur
is the result of a decision in which the individual in
15
Randall G. Holcombe, “The Origins of question compares the returns from alternative
Entrepreneurial Opportunities”, Kluwer Academic income-producing activities and selects the
Publishers, 2003. employment opportunity with the highest expected
10

return. In short, the person becomes an perkembangan entrepreneur, yakni: mitos-mitos,


entrepreneur because he or she can earn more. Of budaya, dan sistem pendidikan. Masih banyak
course, demographic and economic factors such as orang percaya bebebrapa mitos yang berhubungan
education, age, wealth, and work situation affect
dengan entrepreneur. Di antaranya dan paling
such decisions.16
banyak dipercaya adalah, pertama menjadi
Saat ini, penelitian entrepreneurship pengusaha sukses mestilah datang dari keluarga
kebanyakan fokus pada studi tentang pilihan- yang sukses dalam bisnis. Selain itu, halangan-
pilihan pekerjaan dan tentang motivasi alternatif halangan budaya cultural barriers, yang
yang menyebabkan beberapa individu memilih menganggap bahwa pendapatan profesi
untuk memulai bisnis baru. Dan studi-studi tersebut entrepreneur tidak stabil dan beresiko, sehingga
menunjukan bahwa individu yang memilih menjadi menganggap bahwa menjadi pekerja bulanan
entrepreneur semata untuk mendapatkan adalah lebih menjanjikan.
keuntungan yang lebih. Ada pun faktor demografi Terakhir adalah soal peran pemerintah dalam
dan faktor ekonomi seperti pendidikan, umur, dan menciptakan lingkungan yang nyaman dan mudah
kondisi kerja, tentunya memberi pengaruh atas bagi perkembangan penguhsan. Seperti sistem
keputusan tersebut. pajak yang ringan, birokrasi yang bersih dan efisien,
Peter F. Drucker telah menulis banyak tentang transparasi dan terpercaya. ini adalah upaya-upaya
wirausaha (entrepreneur) di dalam dunia bisnis. yang sangat mendukung perkembengan budaya
Drucker memperluas pandangan Schumpeter entrepreneur. Dan ini bisa dimulai baik dari
tentang entrepreneur sebagai pengganggu dalam pemerintahan pusat maupun daerah.
perusahaan dan ekonomi, orang yang mencoba
One way is by encouraging many activities that are
produk baru dan proses baru, membuat kesalahan,
espicially devoted to introduce business
dan belajar dari kesalahan-kesalahan itu. Seperti opportunities to the society. The central and
Say, Drucker melihat entrepreneur sebagai investor regional governments need to be involved,
di sektor ekonomi yang memperlihatkan potensi di However, along the implementation of regional
atas rata-rata. Entreprenur adalah “pencari autonomy, the role of regional governments is
peluang” (Drucker 1985). Tetapi, meskipun telah becoming more important because every region
banyak membahas entrepreneurship, buku teks and location has its own uniqueness that can be
capitalized as business opportunities.17
ekonomi masih menggunakan model
keseimbangan ekonomi, yang menganggap Oleh sebab itu, adalah penting untuk
perusahan inovatif yang berusaha memonopoli dipertimbangkan bagaiamana menciptakan dan
pasar sebagai tidak efisien. mendorong masyarakat untuk mulai melihat
Dalam perkembangannya, kewirausahaan peluang yang ada dan menggunakan ide-ide
(entrepreneurship) dianggap sebagai profesi yang menarik demi perkembangan ekonomi baik di
sulit untuk diperoleh. Apalagai jika dikaitakan tingkat daerah daerah maupun di tingkat nasional.
dengan konteks budaya di Indonesia. Tapi kondisi entrepreneur tidaklah vakum, atau
Bagaimanapun, secara umum ada rintangan-
rintangan yang menjadi penghalang dalam 17
The President Post, “Barriers in Entrepreneurship
Development”, en.presidentpost.id/2012/03/04/barriers-
16
Maria Minniti, “Entrepreneurs Examined”, Journal in-entrepreneurship-development/ diakses pada
compilation, London Business School, 2006. 13/09/2018 14:49.
11

diam. Ia selalu dalam kondisi tekanan mereka berada dalam “zero sum game”19 yang
makroekonomi. Dengan kata lain, lingkungan berkompetisi memberikan nilai bagi konsumen.
makroekonomi menentukan seluruh biaya demikian pula, kerangka kerja untuk tindakan
berbisnis. Hanya dengan memahami dampak kewirausahaan dapat menjadi sumber
variabel-variabel makroekonomi tentang bisnis ketidakpastian yang merusak fungsi proses pasar. 20
wirausaha, kita berharap dapat memahami perilaku
entrepreneur. Apa saja variabel itu? berikut
Konsep Kewirausahaan Diajarkan Kembali di Buku
sebagaiamana ditunjukan oleh Maria Minniti:
Teks Ekonomi
Monetary stability, fiscal regimes, legal Konsep entrepreneur Say kembali bermunculan
transparency, the enforcement of property rights, dalam textbook. Selama bertahun-tahun konsep ini
and regulatory restrictions on labour markets are all hampir lenyap dalam buku ajar ekonomi, terutama
important components of an individual’s decision dalam model “persaingan sempurna” yang
to start a business. Entrepreneurial choices are mendominasi profesi ekonomi di abad 20 (terutama
made under risky conditions. The riskier is the di bawah model keseimbangan umum dari ekonom
macroeconomic menvironment, the more cautious Perancis Leon Walras).
the entrepreneur needs to be. These variables are Di dalam model keseimbangan umum
important because they account for much of the persaingan sempurna, tidak ada perbedaan produk
risk faced by the entrepreneur. When they are dan tidak ada variasi harga. Semua produk adalah
predictable and transparent, entrepreneurial risk is generik. Ada banyak pembeli dan penjual sehingga
reduced.18 tidak ada satupun yang mempengaruhi harga.
Jelas, dalam model keseimbangan umum itu,
Inilah barangkali yang paling penting untuk
tidak banyak dibutuhkan entrepreneur untuk
menjaga iklim yang sehat bagi para pengusaha menciptakan produk baru dan beriklan. Inovasi, visi,
agar produk dan insentif mereka tetap membawa kreativitas, dan pengambilan risiko tidak dibutuhkan.
hasil bagi kemajuan ekonomi. Yang Sangat Menurut penulis Edwin Dolan dan David Lindsey,
dibutuhkan oleh para pengusaha adalah “tidak ada cara untuk menggambarkan perilaku
kebebasan, karena dengan adanya kebebasan kewirausahaan (entrepreneurship) secara persis
maka seorang wiraswasta akan memberi konsumen dalam bentuk persamaan atau grafik, karena gagasan

hasil yang memuaskan. kewirausahaan itu sendiri adalah gagasan tentang


perubahan, ketidakpastian dan inovasi,” (1988:603).
Seperti yang diidentifikasi oleh William
Dolan adalah penulis textbook pertama yang
Baumol, bahwa kewirausahaan tidak selalu
berusaha memasukkan peran entrepreneur dalam
memberi berkah bagi ekonomi. Seperti yang analisis ekonomi.
dianalisisnya, kewirausahaan dapat menjadi Sejarawan ekonomi Mark Blaug menulis,
produktif dan tidak produktif tergantung pada “dewasa ini mahasiswa yang menghabiskan waktu
kerangka kerja kelembagaan yang ada, artiya
tergantung pada regulasi pemerintah terhadap 19
Zero-Sum Game adalah situasi dalam game theory
kehidupan pengusaha. Ketika lembaga pemerintah di mana keuntungan seseorang setara dengan kerugian
mencari keuntungan lewat aturan main orang lain, sehingga perubahan bersih dalam kekayaan
atau keuntungan adalah nol.
institusional, para pengusaha menemukan diri
20
Mises Institute, “Don’t Mix Politics and
Entrepreneurship”, mises.org/wire/dont-mix-politics-and-
entrepreneurship diakses pada 22/09/2018 21:40
18
Op, cit. hal. 80
12

beberapa tahun mempelajari ekonomi tetapi tidak Tahun 1947 (Lembaran Negara Republik Indonesia)
mengenal istilah entrepreneur adalah memalukan” Tahun 1947 No. 25). Di beberapa daerah, objek
(1986: 229). Economic History karya Blaug diterbitkan pajaknya telah berkembang dan peraturannya pun
pada 1986, dan sejak itu buku-buku ajar ekonomi
disesuaikan dengan keadaan daerah masing-
yang terbit mengalami banyak perubahan. Sekarang 22
masing.
ini entrepreneurship dimasukkan sebagai salah satu
Seperti di Jakarta, sasaran mulanya hanyalah
faktor produksi di samping tanah, tenaga kerja, dan
kapital. Entrepreneur bertanggungjawab untuk rumah makan berkembang ke rumah penginapan.
memadukan jumlah tanah yang pas, tenaga kerja, Demikian pula wajib pajaknya ditentukan
dan kapital untuk membuat produk atau jasa yang berdasarkan kriteria tertentu. Pajak daerah menjadi
21
bisa dimanfaatkan oleh konsumen. sumber penerimaan yang berasal dari dalam yang
dapat dikembangkan sesuai kondisi masing-masing
daerah dan setiap daerah diberi wewenang yang
ANALISIS KEBIJAKAN lebih luas untuk menggali, mengelola, dan
Dalam diskusi kebijakan, penulis menyajikan menggunakan sumber-sumber daya alam serta
pembahasan yang terdiri dari beberapa bagian potensi-potensi lain yang terdapat di daerahnya
antara lain: menyajikan perkembangan PAD masing-masing sehingga nantinya dapat
Manado dalam kaitannya dengan pajak restoran meningkatkan pendapatan daerah, serta
sekaligus menyajikan data wawancara dari menunjang kelancaran pelaksanaan pembangunan
beberapa pengusaha warung kopi di Manado dan pemerintahannya. Setiap daerah dituntut untuk
dengan berdasarkan konsep dasar bisa mengurangi seminimal mungkin
entrepreneurship. Selain itu, penulis menelaah ketergantungan keuangan kepada pemerintah
peraturan pemerintah daerah soal pajak yang pusat sehingga setiap daerah bisa dan mampu
berlaku bagi para pengusaha, yang saat ini dikenal membiayai rumah tangganya sendiri.
dengan pajak restoran. Dalam rangka meningkatkan kemampuan
keuangan daerah untuk melaksanakan otonomi,
Latar Belakang Kebijakan pemerintah melakukan berbagai kebijakan
perpajakan daerah. Di antaranya dengan
Pajak adalah salah satu sumber penerimaan
menetapkan Undang-Undang Nomor 34 tahun
dana yang potensial yang digunakan oleh
2000 tentang perubahan atas Undang-Undang
pemerintah sebagai sumber pembiayaan dalam
Nomor 18 tahun 1997 tentang pajak daaerah dan
menyelenggarakan roda pemerintahan. Di
retribusi daerah. Pemberian kewenangan dalam
Indonesia diberlakukan otonomi daerah dengan
pengenaan pajak dan retribusi daerah diharapkan
tujuan untuk mencari sumber penerimaan daerah
dapat lebih mendorong pemerintahan daerah
yang diharapkan dapat memberi pembiayaan
untuk terus berupaya mengoptimalkan PAD,
pengeluaran daerah. Pajak restoran memiliki
khususnya yang berasal dari pajak daerah dan
sejarah yang melandasai pajak restoran itu sendiri
retribusi daerah. Kebijakan pungutan pajak daerah
yang berawal dari Pajak Pembangunan I (PB1). Pada
berdasarkan Perda diupayakan tidak berbenturan
waktu itu, dasar hukum yang melandasi
diberlakukannya Undang-Undang Pajak
Pembangunan I adalah Undang-undang No. 14
22
M. Farouq S, “Hukum Pajak di Indonesia: Suatu
Pengantar Ilmu Hukum di Bidang Perpajakan”, Depok,
21
Op, cit. hal. 65. Kencana, 2017.
13

dengan pungutan pusat (pajak maupun bea dan Dalam konteks pajak daerah, pajak restoran
cukai) karena hal tersebut akan menimbulakan merupakan pajak yang sangat potensial bagi
duplikasi pungutan yang pada akhirnya akan pedapatan suatu daerah. Pajak Restoran adalah
mendistorsi kegiatan perekonomian. Hal tersebut pajak atas pelayanan yang disediakan oleh
sebetulnya sudah diantisipasi dalam Undang- restoran. Restoran adalah fasilitas penyedia
Undang Nomor 18 tahun 1997 tentang pajak makanan dan, atau minuman dengan dipungut
daerah dan retribusi daerah sebagaimana di ubah bayaran, yang mencakup juga rumah makan,
dengan Undang-Undang Nomor 34 tahun 2000 kafetaria, kantin, warung, bar, dan sejenisnya
pasal 2 ayat (4) yang antara lain menyatakan bahwa termasuk jasa boga, katering. Dalam makalah ini
objek pajak daerah bukan merupakan objek pajak penulis menelusuri pajak restoran yang ada di kota
pusat. Manado.
Di negara-negara yang menganut paham Berdasarkan temuan Doing Business di
hukum, segala sesuatu yang menyangkut pajak Indonesia pada tahun 2012, menunjukan dari 14
harus ditetapkan dalam peraturan perundang- kota yang dianalisis, yakni Balikpapan, Banda Aceh,
undangan. Dengan demikian, pemungutan pajak Bandung, Denpasar, Jakarta, Makassar, Manado,
kepada rakyat tentunya harus diseratai dengan Palangkaraya, Palembang, Pekanbaru, Semarang,
perangkat peraturan perundang-undangan yang di Surabaya, Surakarta, dan Yogyakarta. Dari temuan
sebut dengan hukum pajak. Di Indonesia, Undang- ini, Manado adalah kota yang memiliki tingkat
Undang Dasar 1945 Pasal 23A mengatur dasar kesulitan memulai bisnis, di mana membutuhkan 11
hukum pemungutan pajak oleh negara. Pasal ini prosedur yang memakan waktu 34 hari dan biaya
menyatakan bahwa pajak dan pungutan lain 30,8 persen. Sedangkan memulai bisnis yang paling
bersifat memaksa untuk keperluan negara di atur mudah adalah Yogyakarta, yang mana hanya
dengan Undang-Undang. Penyelenggaraan membutuhkan 29 hari dan biaya 18,5 persen
otonomi daerah akan dapat dilaksanakan dengan perkapita untuk memenuhi 8 persyaratan. Salah
baik apabila didikung sumber-sumber pembiayaan satu dari 11 prosedur yang yang harus diselesaikan
yang memadai. Salah satunya adalah dengan untuk memulai usaha di Manado, yakni biaya fiskal
meningkatkan kemampuan keuangan daerah bagi di kantor pendapatan daerah lokal. Prosedur ini
penyelenggara rumah tangganya. Sekalipun merupakan prasyarat untuk mendapatkan
demikian, otonomi daerah dalam kerangka Negara pelayanan sampah dan iklan kemudian nomor
Republik Indonesia, bukan hanya diukur dari jumlah identifikasi pajak daerah (NPWDP) salah satunya
PAD yang dapat dicapai, tetapi lebih dari itu yaitu adalah pajak restoran, nomor identifikasi pajak
sejauh mana pajak daerah dan retribusi daerah (NPWP), dan lisensi perdagangan dan bisnis. Waktu
dapat berperan dalam mengatur perekonomian untuk untuk penyelesaian prosedur ini sampai dua
masyarakat agar dapat bertumbuh kembang, yang hari. Biaya keseluruha bisa mencapai 1.026.281.24
pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan Terkait dengan pajak daerah, yakni pajak restoran,
23
masyarakat di daerah.

23 24
Wafa Arif, Bintang Ramadhan, Triayani, Yuliana The World Bank, “ Where is it easy to start a
Astrid, Jesica Elsi, “Otonomi Daerah dalam Kerangka business—and where not?” doingbusiness.org/en/report/
NKRI”, Fakultas Teknik Universitas Tanjung Pura, 2014, subnational-reports/indonesia diakses pada 13/09/2018
hal. 41. 11:15.
14

akan sulit jika prosedur awal sudah sangat 2) Wajib Pajak Restoran adalah Orang pribadi
memberatkan seperti itu. atau Badan yang mengusahakan Restoran.

Berdasarkan Peraturan Daerah kota Manado Pada pasal 13 disebutkan tarif pajak restoran
Nomor 2 tahun 2011 tentang pajak daerah, Bab II adalah 10% sebagaimana dijelaskan pada pasal 12
pasal 2 tercantum ada beberapa jenis pajak 25 : yakni dasar pengenaan Pajak Restoran adalah jumlah

a. Pajak Hotel; pembayaran yang diterima atau yang seharusnya


diterima restoran.26
b. Pajak Restoran;
Bisnis yang selalu berkembang dan relatif stabil
c. Pajak Hiburan;
adalah bisnis yang berhubungan dengan urusan
d. Pajak Reklame;
perut (makanan/ restoran). Ada beberapa bentuk
e. Pajak Penerangan Jalan; bisnis restauran, baik yang eksklusif, menengah
f. Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan; maupun pinggiran baik yang dijalankan sendiri
g. Pajak Parkir; maupun yang menggunakan franchise.
h. Pajak Air Tanah; Kita akan membahas bisnis makanan dari sisi
i. Pajak Sarang Burung Walet; perpajakan, untuk selanjutnya wajib pajak restauran
disebut WP. Pertama, adalah PPb 1 (Pajak Daerah)
yang mempunyai tarif 10%. Pajak ini bukan PPN
Teknis Perhitungan Pajak Restoran walaupun tarifnya sama 10%, pajak ini merupakan
pajak daerah atas kegiatan Hotel dan restauran,
Terkait pajak restoran, pada bagian 2 dua pajak sedangkan PPN adalah pajak pusat. Setoran Pajak
restoran dari pasal 9-11 dijelaskan: daerah ini ke Dinas Pendapatan Daerah (DISPENDA).
Setiap layanan yang disediakan restoran di Untuk WP yang melayani catering biasanya sulit
pungut pajak dengan nama Pajak Restoran. Pada membedakan dan harusnya berhati-hati karena atas
pasal 10: penjualannya tersebut merupakan objek PPN bukan
1) Objek Pajak Restoran adalah pelayanan yang PPb 1, hal ini seringkali tidak diketahui oleh WP
disediakan oleh Restoran sehingga sering timbul masalah pada saat diperiksa
2) Pelayanan yang disediakan Restoran oleh KPP. Karena ketidaktahuan mereka atas
sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi transaksi tersebut sudah membayar PPb 1 padahal
pelayanan penjualan makanan dan/atau harusnya PPN. Bisa jadi ini akan membuat pengusaha
minuman yang dikonsumsi oleh pembeli, baik akan terpaksa membayar 2 kali 10%.
dikonsumsi di tempat pelayanan maupun di Kedua, adalah PPh 21 merupakan pajak atas jasa
tempat lain. yang diberikan perorangan kepada WP, baik oleh
3) Tidak termasuk objek pajak restoran karyawan tetap, harian maupun bukan karyawan
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 adalah (tenaga ahli). PPh 21 ini merupakan kewajiban WP
pelayanan yang disediakan oleh restoran yang untuk melakukan pemotongan dan pemungutan dan
nilai penjualannya tidak melebihi Rp. melaporkan ke KPP, jika tidak dilakukan akan
120.000.000,00- (seratus dua puluh juta dikenakan sanksi 2% perbulan maksimal 24 bulan.
rupiah/tahun) Perhitungan antara karyawan dan bukan
karyawan ada perbedaan sedikit, secara umum
Lebih lanjut pada Pasal 11 dijelaskan:
1) Subjek Pajak Restoran adalah Orang pribadi
atau Badan yanq membeli makanan dan/atau 26
Indonesia Tax Consultant, “Tax Slutions for Business
minuman dari Restoran. and Individual”,
indonesiataxconsultant.com/tax_solutions
25
Dokumen Peraturan Daearah Kota Manado Nomor _8.htm diakses pada 05/10/2018 22:24.
2 tahun 2011, hal. 9-12.
15

perbedaannya adalah di pengurangan atas Terakhir adalah PPh 29, merupakan pajak atas
penghasilan berupa biaya jabatan dan PTKP yang penghasilan selama satu tahun, yaitu berapa
dinikmati oleh karyawan. Tarifnya 5%, 10%, 15%, keuntungan bersih usaha yang diperoleh dikalikan
25%, 35% tergantung dari besarnya biaya yang tarif progresif, Bagi badan usaha Tarifnya 10%, 15%
dikeluarkan. dan 30%. Sedangkan bagi orang pribadi tarifnya 5%,
PPh 21 ini ada 2 yaitu bulanan dan tahunan, tiap 10%, 15%, 25% dan 35%.
bulan kita pungut dan lapor, kemudian setiap akhir
tahun dihitung ulang, jika ada kekurangan dapat
Restoran di Kota Manado
dilakukan pembayaran atas kekurangan tersebut.
Hati-hati jika kekurangan bayar akhir tahun lebih dari Karena potensi wisata yang besar tersebut
10% biasanya akan dikenakan sanksi. maka industri pariwisata di Kota Manado semakin
Ketiga, adalah PPh 23 merupakan pajak atas jasa
berkembang, ditandai dengan cukup banyaknya
yang diberikan oleh badan usaha atau perorangan
hotel dan sarana pendukung lainnya. Sampai akhir
yang pekerjaannya dilakukan oleh karyawannya (baru
tahun 2001, terdapat 67 buah hotel/penginapan, 15
mulai tahun 2006). PPh 23 ini merupakan kewajiban
WP untuk melakukan pemotongan dan pemungutan buah biro perjalanan, 223 buah restoran dan rumah
serta melaporkan ke KPP, jika tidak dilakukan akan makan dari berbagai kelas.27
dikenakan sanksi 2% perbulan maksimal 24 bulan. Dari tahun 2016 sampai 2017 tercatat jumlah
Jenis jasa yang diberikan akan sangat menentukan restoran dan rumah makan di kota Manado yakini
tarif pajak yang harus digunakan, secara umum 111 jumlah restoran dan rumah makan 284.
tarifnya (untuk tujuan praktis langsung disebutkan
hasil akhirnya saja) 1,5%, 2%, 4%, 6%, dan 7,5% dan Jumlah Restoran Dan Rumah Makan Kecamatan di
tarif yang paling umum biasanya adalah 6%. Kota Manado, 2016-2017
Keempat, adalah PPh 4 (2), merupakan pajak atas
Restoran Rumah Makan
sewa, banyak WP dalam melakukan kegiatannya Kecamatan
menggunakan asset/bangunan milik orang lain, atas 2016 2017 2016 2017

penggunaan tersebut biasanya dikenakan pajak (1) (2) (3) (4) (5)

sebesar 10% dan bersifat final. Malalayang 6 6 35 35

Kelima adalah PPh 22, merupakan pajak yang Sario 20 20 20 20


dibayar dimuka atas kegiatan impor bahan baku Wanea 10 10 41 41
(tidak semua restauran melakukan) atau memberikan Wenang 61 61 111 111
jasa ke pemerintah. Atas kegiatan impor akan Tikala 2 2 12 12
dikenakan tarif 2,5% jika punya API, jika tidak tarinyaf Paal Dua 3 3 13 13
7,5%. Mapanget 8 8 30 30
Keenam adalah PPh 25, merupakan angsuran Singkil 0 0 7 7
pajak bulanan atas penghasilan yang terutang pajak Tuminting 1 1 15 15
tahun berjalan, perhitungannya adalah pajak yang Bunaken 0 0 0 0
terutang tahun lalu dibagi 12. Pajak ini berdasarkan Bunaken
0 0 0 0
filosofi bahwa keuntungan usaha kita minimal sama Kepulauan
dengan tahun lalu, karena kecenderungan bahwa Manado 111 111 284 284
bisnis selalu berkembang.
Sumber/Source: Dinas Pariwisata Kota Manado/ Service of
Bagi WP yang mengalami penurunan pendapatan
Tourism in Manado City, diolah kembali
atau kemunduran, dapat mengajukan pengurangan
PPh 25 pada tahun berjalan, supaya tidak terjadi
27
lebih bayar pada akhir tahun. Lihat tabel pada lampiran.
16

Jika dilihat pada data realisasi penerimaan PAD omset di atas Rp.4,8 milyar. Jadi, jika para
28
Kota Manado tahun 2012-2016 , penerimaan pajak pengusaha restoran di Manado sudah
dari pajak restoran cukup signifikan sehingga mendapatkan omset di atas 4,8 miliar maka jenis
pemerintah daerah Manado memprioritaskan pajak penghasilan PPH ini akan berlaku. Jadi
pendapatan lewat pajak tersebut. Total Realisasi pengusaha tidak hanya berhadapan dengan pajak
Penerimaan PAD untuk tahun 2012 di Kota Manado daerah namun juga pajak pusat berdasarkan
sebesar Rp.178.429.310.832.- dan pada tahun 2013 ketentuan yang berlaku. Pertanyaannya, apakah
Penerimaan PAD Kota Manado meningkat menjadi sitem pajak daerah maupun pusat cukup ramah
sebesar Rp 215.871.042.643.- kemudian ditahun bagi pengusaha restoran?
2014 Penerimaan PAD Kota Manado meningkat lagi
menjadi sebesar Rp.263.392.296.958.- selanjutnya Respon Beberapa Pengusaha Kedai Kopi
untuk tahun 2015 dan 2016 Penerimaan PAD Kota
Terlepas dari beban pajak atau seberapa
Manado terus menunjukkan adanya peningkatan,
banyak PAD yang dihasilkan dari pajak restoran,
di tahun 2015 menjadi sebesar
nyaris tidak ada yang mendengarkan keluhan dari
Rp.289.462.741.483.- dan untuk tahun 2016
para pengusaha atau dalam hal ini wajib pajak (WP).
menjadi sebesar Rp.306.453.382.648.
Pemerintah Kota (Pemkot) Manado hanya menilai
Selain pajak daerah yang barangkali menjadi
bisnis rumah makan sebagai sumber yang
beban bagi para wajib pajak, Manado juga masuk
berkontribusi terhadap realisasi Pendapatan Asli
dalam salah satu di Lampiran I Peraturan Direktur
Daerah (PAD). Terlebih bisnis tersebut semakin
Jenderal Pajak Nomor 17/PJ/2015 tentang Norma
menjamur belakangan ini, sehingga Pemkot pun
Penghitungan Penghasilan Neto, persentase Norma
menaikkan target pajak restoran.
Penghitungan Penghasilan Neto untuk orang
Kecenderungan pemerintah seperti dalam
pribadi yang bergerak di sektor usaha kuliner yang
perpajakan memang selalu memperhitungkan
di dalamnya dibagi menjadi beberapa klasifikasi
pendapatnannya tanpa memperhitungkan nasib
sesuai jenis usahanya.29
individu atau para wajib pajak. Berikut adalah
Norma penghitungan penghasilan neto adalah
wawancara bersama Recky Pesik:
cara lain menghitung penghasilan neto. Disebut
cara lain karena penghasilan neto ini tidak “Sumbangsih PAD terbesar berasal dari pajak
menggambarkan penghasilan sebenarnya. Untuk restoran yang hingga Agustus 2017 sudah
terealisasi sebanyak 71% atau Rp40,8 miliar dari
menghitung penghasilan neto sebenarnya, Wajib
target yang telah ditentukan sekitar lebih dari Rp 56
Pajak harus menyelenggarakan pembukuan. Tetapi
miliar. Target itu naik Rp16 miliar dibandingkan
jika tidak mampu, maka boleh menghitung
tahun 2016 yang hanya berkisar Rp 40 miliar.” 30
penghasilan lain dengan norma penghitungan
penghasilan neto. Dalam penghitungan ini, Seperti di kota-kota lain, tarif pajak yang
Manado masuk dalam sepuluh provinsi yang dapat dikenakan pemerintah kota Manado terhadap
menggunakan pembukuan. Dan menjadi wajib restoran adalah sepeluh persen (10%). Artinya,
hukumnya bagi subjek pajak badan dan subjek Restoran yang dikenakan pajak adalah restoran
pajak orang pribadi yang memiliki usaha dengan yang memiliki omzet sekitar Rp 10 juta sampai Rp
30 juta setiap bulannya. Kalau dipertimbangakan
28
Lihat tabel pada lampiran.
29
Lihat tabel pada lampiran.
30
Wawancara dengan Recky Pesik, 24/08/2018
17

berdasarkan perspektif libertarian, maka dampak retribusi yang dikelola oleh perangkat daerah
pajak seperti itu dapat berpengaruh terhadap Manado.” 31
insentif pengusaha hingga kualitas dari produk Jika dilihat dari perspektif yang berbeda, pajak
yang mereka tawarkan ke konsumen, atau pada restoran bukan berarti tanpa beban dan biaya. Di
akhirnya harus menaikan harga tiap barang. sini, yang menanggung beban dan biaya tersebut
Pemerintah selalu cuma menargetkan adalah pengusaha. Mengingat tidak semua
penerimaannya jika jumlah pengusaha meningkat pendapatan setiap restoran yang ada di Manado
dan memberi sanksi bagi yang tidak mematuhinya. setara, maka jelas pendapatan atau omzet yang
Seperti yang diketahui, Pemkot Manado menuntut pas-pasan, akan mempertimbangkan tarif yang
agar tiap restoran menyetor pajak restoran karena dikenakan oleh pajak daerah di Manado. Khususnya
menggunakan skema self assessment, yakni skema untuk beberapa restoran di Manado yang berikut
yang menganjurkan wajib pajak agar dapat akan penulis sajikan berdasarkan penemuan di
menghitung pajak, memunggut, menyetor, lapangan.
melunasi dan melaporkan pajaknya sendiri
berdasarkan kesadaran dari wajib pajak. Dan sanksi “Pajak restoran yang berlaku saat ini adalah pajak
yang tarifnya sepuluh persen. tapi ini katanya
kepada wajib pajak nakal yang tidak jujur pun
dibebankan ke konsumen. Dan pajak ini adalah
sudah disiapkan dengan denda administrasi
pajak yang saya pikir mempengaruhi konsumen.
sebanyak 4 kali lipat untuk ketetapan pajak.
Pajak sepuluh persen ini juga mempengaruhi
Penagihan pajak restoran selalu didasarkan pada pendapatan saya terkait harga bahan pokok di
Undang-undang 28 tahun 2009 tentang Pajak pasar yang relatif tak menentu. Akhirnya, ketika
Daerah dan Retribusi Daerah, di mana tarif yang saya menaikan harga barang, beberapa konsumen
berlaku untuk pengusaha rumah makan atau pun mengeluh, sebagian mencari tempat makan
restoran dikenakan sekitar 10% dari omzet yang yang lebih murah yang belum kena pajak. Di lain
diperoleh. pihak, saya harus menggaji karyawan perbulan dan
pajak bangunan (PBB P2) sebesar 120.000.000
Pada tahun 2018 ini dikatakan bahwa pajak
pertahun.”32
restoran adalah primadona penyumbang
pendapatan asli daerah kota Manado pada triwulan Bisa dilihat bahwa pajak sepuluh persen
pertama 2018. Dan hampir seluruhnya adalah mempengaruhi harga barang yang ditawarkan oleh
Usaha Kecil Menengah (UKM). Ini seperti yang pedagang atau pengusaha ke konsumen. Jika tidak
diketahui lewat wawancara dengan Kepala Badan menaikan harga, maka pendapatan atau target
Pengelola Pajak dan Retribusi Manado: yang ditetapkan oleh setiap pengusaha akan sulit
tercapai. Di satu sisi, ini juga menjadi disinsentif
“Seperti yang kami rilis tahun ini, pajak restoran
atau menjadikan lingkungan bisinis yang kurang
menyumbang Rp 14,03 miliar PAD Manado atau
23,86 persen dari target Rp 58,8 miliar pada tahun baik bagi pengusaha. Untuk menutupi pengaruh
ini. Nilai tersebut pasti akan bertambah dan kami pajak terhadap target pendapatan, biasanya para
optimis bisa mencapai target yang ditetapkan, pengusaha menambah penghasilan lain. Hal ini
sebab pajak yang kami kumpulkan akan digunakan sebagaimana dikatakan oleh Supriadi M Saleh:
untuk membiayai pembangunan di Manado baik
fisik maupun non fisik. Saya sendiri mengakui
bahwa realisasi pajak restoran di Kota Manado
31
Wawancara dengan Harke Tulenan, 24/08/2018
merupakan yang tertinggi dari 10 pajak dan satu
32
Wawancara dengan Supriadi M Saleh, 21/08/2018
18

Pengeluaran-pengeluaran Lainnya
“Saya membuka usaha lain untuk menutupi
pengaruh pajak terhadap pendapatan saya. Karena Air Rp.500.000/bulan
kalau saya terus-meneurs menaikan harga barang, Listrik Rp.300.000/bulan
maka pendapatan saya berkuarang. Sebab,
Rp.1000.000/bulan x
konsumen akan mencari tempat lain yang lebih Wifi
dua wifi
murah dari haraga yang saya tetapkan.”33
Rp.300.000/minggu x empat
Gaji Karyawan
Berangkat dari pernyataan Adi di atas, tampak karyawan

menunjukan bahwa pajak restoran sebagai bagian Rp 10.000/hari x empat


Uang transportasi
karyawan
dari sumber pendapatan asli daerah, menciptakan
kondisi yang kurang baik bagi pengusaha seperti
Dari kasus Waroeng Sahabat, pajak bangunan
Supriadi. Bagaimana tidak, dia harus
ditanggung oleh pemilik bangunan, untuk pajak
menanggulangi itu dengan alternatif lain seperti
restoran adalah tanggungan sepenuhnya oleh
membuka usaha lain untuk menutupi dampak pajak
Supriadi. Dari rincian di atas, kalau dihitunng
yang berlaku. Belum lagi, ketika dia harus
pendapatan kotor perbualan dari Waroeng Sahabat
memikirkan pajak lain, seperti sewa bangunan yang
adalah Rp 4.000.0000 perhari, maka dalam sebulan
relatif besar untuk ditanggung setiap tahunnya.
bisa mencapai Rp120.000.000. Setelah dipotong
Berikut rincian dari perubahan pendapatan sebelum
pajak 10%, maka hanya tersisa Rp 40.0000.000
dan sesudah pajak 10 persen berlaku.
pendapatan perbulannya. Dari sisanya ini,

Pengeluaran Sebelum dan Sesudah Pajak


kemudian dipotong biaya belanja bahan baku
Restoran di Waroeng Sahabat 24.000.000 perbulan. Sisa yang ada di tangan
pemilik tinggal Rp.16.000.000 tapi dipotong lagi

Jumlah pendapatan per-harinya dengan setoran perbulan untuk sewa bangunan


sebesar Rp 10.0000.000 perbulannya. Berapa sisa
Sebelum penerapan Sesudah penerapan
yang ada di tangan Supriadi? Hanya tersisa Rp
pajak 10%: pajak 10%:
6.000.000. Supriadi kemudian menambahkan
3-4 juta perhari 1-2 juta perhari
bahwa omset penjualan tahun ini bahkan menurun
50%-60% dari yang tadinya Rp 3-4 juta perhari,
Jumlah modal per-harinya menurun menjadi Rp 1-2 juta.

Sebelum penerapan Sesudah penerapan


pajak 10%: pajak 10 %:
Rp.1.000.000 Rp.800.000

Harga Sewa Bangunan

Perbulan Pertahun
Rp.10.000.000 Rp.120.000.000

33
Wawancara dengan Supriadi M Saleh, 21/08/2018 Salah satu aktivitas pelanggan di Waroeng Sahabat
(Foto: Arthur T. Lomboh)
19

Hal ini sebenarnya menunjukan bahwa sekitar Rp 1,27 juta perbulan. Di Manado,
semakin tinggi tarif pajak berarti semakin banyak pengeluaran untuk non-makanan mencapai Rp 2,20
modal yang diambil dari tangan pengusaha. Secara juta perbulan sedangkan untuk makanan hanya
teoritis, ini bisa dibenarkan jika dikaitkan dengan 1,32 juta. Pengeluaran non-makanan lainnya
masalah pajak yang membebani para pengusaha. berupa biaya pendidikan, transportasi, biaya
Jadi, tarif pajak yang tinggi membuat para kesehatan serta pembantu rumah tangga. Dari riset
wirausahaan memiliki lebih sedikit uang untuk ini, Manado adalah salah satu kota dengan biaya
diinvestasikan ulang dalam bisnis mereka yang transport yang mahal, dengan proporsi biaya
pada akhirnya akan menciptakan lebih sedikit transportasi terhadap pengeluaran bulanan
35
lapangan kerja. masyarakat sebesar 6 persen.
Dari sisi konsumen, tentunya tidak lepas dari Jika pengeluaran makanan dan non-makanan
tingkat biaya hidup yang ada di kota Manado, dihitung dengan upah minimum yang ada di
sehingga mereka merasa perlu untuk memilih Manado sejak 2017, yakni 2,60 juta perbulan, maka
tempat minum kopi yang punya harga terjangkau. bisa saja konsumen akan memilih kedai kopi yang
Pada 2016 lalu, survei menunjukan biaya hidup lebih murah untuk menghemat biaya non-makanan
termahal di Indonesia ada di bagian timur, salah atau makanan yang lain.
satunya adalah Manado. Survei Biaya Hidup oleh Dari fakta tersebut, maka pemerintah
Badan Pusat Statistik (BPS) merunut daftar kota seharusnya mempertimbangkan untuk menciptkan
34
dengan indeks Harga Konsumen (IHK) tertinggi. insentif bagi setiap pengusaha seperti sistem
IHK adalah menghitung rata-rata untuk perpajakan yang sederhana dan tidak
pengeluaran barang dan jasa perumah tangga memberatkan. Karena selain memberatkan
pada sebuah kota. Biaya hidup erat kaitannya pengusaha, sistem pajak daerah dan pusat masih
dengan pengeluaran masyarakat. Begitupun yang saling bertumpang tindih. Hal ini sebagaimana
terjadi di Indonesia timur. Biaya hidup yang tinggi dikatakan Supriadi M Saleh di atas, yang
tentunya berpengaruh pada pola pengeluaran menunjukan bahwa dia sendiri belum bisa
masyarakat setempat. membedakan pajak restoran (retribusi daerah) dan
Survei dari MARS yang mengambil sampel di pajak PPN (Pajak Pertambahan Nilai), di mana
kota Makassar, Manado, Ambon, dan Jaya Pura konsumen dibebankan pajak pada jenis PPN
mengungkapkan bahwa jika pengeluaran non- pengeluaran. Ini adalah contoh rumitnya sistem
makanan di Indonesia Timur menempati porsi yang pajak yang berlaku. Hal serupa seperti yang dialami
lebih besar dibandingkan dengan pengeluaran oleh pemilik warung Kopi Nation:
untuk makanan. Di Makassar, proporsi untuk non-
“Pertama mungkin pada sisi jumlah pendapatannya.
makanan mencapai 65,2% dari total pengeluaran
Karena 10 persen pajak tersebut dilimpahkan
bulanan atau sekitar Rp 2,38 juta per bulan. kepada konsumen otomatis harga tiap produknya
Sedangkan pengeluaran untuk makanan rata-rata itu naik, sehingga menu kopi yang kami tawarkan
itu cukup mahal dan hanya beberapa kalangan

34
Badan Pusat Statistik, “Harga Konsumen dan Inflasi
35
Bulanan Indonesia bps.go.id?statictable/2009/06/15/90 Tirto.id, “Menghadapi Mahalnya Biaya Hidup di
7/indeks-harga-konsumen-dan-inflasi-bulanan-indonesia Indonesia Timur”, tirto.id/menghadapi-mahalnya-biaya-
diakases pada 24/08/2018 diakses pada 24/09/2018 hidup-di-indonesia-timur-bP36 diakses pada tanggal
21:56 24/08/2018 23:40
20

orang tertentu saja yang bisa menjangkau harga menujukan bahwa pajak daerah sepuluh persen
produknya. Pajak 10 persen ini sudah langsung memiliki dampak yang cukup signifikan, terutama
dikenakan kepada warung kopi ini sejak pertama terhadap konsumen yang pada awalnya membayar
kali kami buka pada tahun 2016 kemarin.”36
harga kopi yang relatif murah kemudian dinaikan
Berangkat dari wawancara di atas, terlihat karena menutupi kewajiban membayar pajak. Lebih
bahwa pemilik Kopi Nation juga kurang dari itu dampak pajak tersebut memiliki efek
mengetahui jenis pajak yang berlaku. Memang tarif marjinal tersendiri :
pajak restoran dan PPN sama adalah sepuluh
“Pendapatan saya perbulannya berkisaran 30
persen, namun PPN tidak berlaku pada barang hasil hingga 33 juta, sedangkan biaya pengeluaran yang
pertambangan atau pengeboran (minyak mentah, harus di keluarkan juga sangat besar. Pendapatan
asbes, batu bara, gas bumi, dan lain-lain), barang tersebut harus dibagi untuk biaya sewa pempat
kebutuhan pokok (beras, jagung, susu, daging, (pajak bangunan), lampu, karyawan, listrik, air, Wi-fi,
kedelai, sayuran, dan lainnya), makanan dan dan pajak 10%. Selain itu, saya mesti berhadapan
minuman yang disajikan di rumah makan atau dengan harga bahan baku yang kadang mahal.
Contohnya ketika memasuki kelangkaan tabung
restoran, uang, emas batangan, jasa pelayanan
gas, harganya bisa mencapai 25-30 ribu rupiah
medis, pelayanan sosial, jasa keuangan, asuransi,
pertabungnya. Belum lagi bayaran gaji bagi lima
pendidikan, dan sebagainya. Terlepas dari
karyawan saya. Dengan hal seperti ini, kami kerja di
kurangnya pemahaman pengusaha terhadap jenis- sini ibaratnya tidak jauh beda seperti kerja bakti”. 38
jenis pajak semacam ini, beban pajak 10% yang
ditanggung oleh wajib pajak, sangat Berangkat dari pernyataan di atas, terlihat

mempengaruhi barang konsumen akhir adalah bahwa tarif pajak restoran memberikan beban yang

hambatan bagi para pengusaha. Ini merupakan cukup berat bagi pengusaha. Mereka harus

beban yang seharusnya diperhatikan oleh menguras pikiran agar bisnis mereka tetap

pemerintah kota, yakni Kota Manado. Dalam hal ini, bertahan walaupun digempur dengan beban pajak.

keluhan yang sama oleh pemilik Kedai Kopi 14 Secara tidak langsung Pemerintah Kota Manado

didapatkan di lapangan: memeberikan tambahan biaya bagi para


“Usaha saya baru berumur satu tahun. Pada tiga pengusaha ini. Apalagi salah seorang pengusaha
bulan awal harga kopi yang saya jual untuk ukuran mengatakan dengan nada mengeluh atas pajak
harga kopi di Manado masih terjangkau, berkisar Pemerintah Kota Manado: “kami kerja di sini ibarat
tujuh sampai delapan ribuan pergelasnya. Namun hanya kerja bakti.”
semenjak datang sebuah surat pemberitahuan Ini kiranya sesuai dengan analisis Wiliam
pengenaan pajak terhadap kedai kopi saya, maka Baumol, bahwa kewirausahaan tidak selalu
tidak ada alternatif lain selain menaikkan harga kopi
memberi berkah bagi ekonomi. Kewirausahaan
yang saya jual. Jadi yang tadinya harga kopinya
dapat menjadi produktif dan tidak produktif
berkisaran tujuh sampai delapan ribuh, kini sudah
tergantung pada kerangka kerja kelembagaan yang
naik sampai 10 sampai 11 ribu rupiah
pergelasnya.”37 ada, artinya tergantung pada regulasi pemerintah
terhadap kehidupan pengusaha. Ketika lembaga
Persis seperti persoalan kedai kopi yang pemerintah mencari keuntungan lewat aturan main
dibahas sebelumnya, pengusaha Kedai Kopi 14 juga

36 38
Wawancara dengan Jacop Kalati, 23/07/2018 14:51 Wawancara dengan Rama, 28/08/2018 19:44
37
Wawancara bersama Rama, 27/08/2018 21:12
21

institusional, para pengusaha menemukan diri Manado terutama di kalangan kaum muda, yang
mereka berada dalam “zero-sum game” yang gemar berkumpul dan berdiskusi. Untuk angka
berkompetisi memberikan nilai bagi konsumen. pengangguran bisa berkurang ketika harga produk
Demikian pula, kerangka kerja untuk tindakan kopi murah. Ketika harga kopi murah, artinya target
kewirausahaan dapat menjadi sumber pasar meluas dan konsumen meningkat hingga
ketidakpastian yang merusak fungsi proses pasar. mendorong kenaikan permintaan tenaga kerja
Kasus pemilik Kedai Kopi 14 tidak jauh dari apa sebagai pegawai. Tak jauh dari masalah bapak
yang dianalisis oleh Wiliam Baumol, bahwa di Retno, nasib D’Coffee Aceh juga demikian. Dalam
tengah ia bersaing dengan kedai kopi lain, wawancara dengan salah satu
pemerintah malah membebankan pajak yang pada penanggungjawabnya, penulis menemukan bahwa
akhirnya membuat ia masuk dalam lingkaran pajak restoran atau retribusi daerah memiliki
permaianan “zero-sum game”. dampak yang cukup signifikan terhadap kafe ini.
Sebagaimana pengusaha Kedai Kopi 14,
“Omset D’Coffee Aceh memang bisa dibilang
keluhan serupa juga dialami oleh pemilik kedai Old
lumayan. Sekitaran 50 sampai 60 puluh juta
Coffee terkait pajak restoran. perbulan. Tapi masalahnya, kami berhadapan
dengan pajak bangunan dan pajak restoran. Kami
“Bayangkan saja hasil pendapatan kotor saya dalam
sebulan itu hanya berkisaran 30 sampai 40 juta harus mengalokasikan sebagain omset untuk
perbulannya dan itu harus di potong pajak, pekerja, kewajiban itu, dan tentunya target yang ditetapkan
cukup sulit untuk diperoleh. Kesulitan untuk
biaya listrik, air, sewa tempat, Wi-fi dan lain-lain.
Saya tidak ada alternatif lain yang untuk dipilih mencapai target karena potongan-potongan untuk
selain menerapkan hal yang dilakukan oleh membayar pajak, dan pada akhirnya kami harus
pengusaha kafe lainnya yaitu membebankan pajak menaikan harga barang agar target yang ditetapkan
bisa dicapai. Harusnya menurut saya, harga yang
10% tersebut pada harga produk yang ditawarkan.
selain itu juga penambahan menu yang ditawarkan kami tawarkan murah, karena sudah cukup banyak
juga merupakan langkah alternatif lain yang saya tempat minum kopi dan restoran di Manado.
Konsumen bisa berpindah dengan nyaman jika
ambil.”39
mereka merasa harga barang di sini sudah naik.
Jika dilihat dari pernyataan di atas, pajak Atau jika semua pengusaha kedai kopi
restoran tampak menjadi hambatan bagi mendapatakan dampak yang sama dengan saya,
masyarakat untuk memperoleh keuntungan maka mereka pun akan menaikan harga barang
sekaligus mereduksi hak kepemilikan atas nama mereka.”40

politik dan lain sebagainya. Bapak Renato sendiri Hal ini akan sulit untuk dipertimbangkan oleh
mengakui bahwa pengusaha kedai kopi di manado pemerintah. Karena di hadapan politik nasib
itu merupakan usaha ekonomi kreatif yang mana individu jarang sekali diperhitungkan. Adapun
bisa menunjang untuk lokasi wisata dan pendapatan daerah untuk perbaikan barang-
mengurangi angka pengangguran di kota Manado. barang publik akan sulit diharapkan untuk dapat
Penjelasannya tidak jauh berbeda juga tentang melayani semua individu yang membayar pajak.
potensi peminat kopi yang sangat banyak di kota Pada akhirnya, produktivitas semakin menurun dan
angka pengangguran pun kian meningkat. Apakah
39
Wawancara dengan Renato Gaucho 20/08/2018
40
22:11 Wawancara dengan Suryadi 15/08/2018 15: 55
22

ini akan meningkatkan ekonomi daerah? Pada


dasarnya adalah hambatan bagi pertumbuhan
ekonomi daerah dan menutup kesempatan bagi
masyarakat untuk ikut terlibat dalam berkompetisi
memberikan nilai terbaik bagi konsumen. Terakhir,
akibat beban pajak restoran, harga kopi kedai di
Manado bukan turun, melainkan sebaliknya.

Tidak hanya menyajikan kopi, Boulevard D'Coffee Aceh


juga menawarkan banyak pilihan makanan khas Aceh.
(Foto: Fanspage Boulevard D'Coffee Aceh Manado)

Dalam konteks ini perjuangan seorang


wirausaha dalam menawarkan produk baru kepada
konsumen terhambat oleh aturan dan sistem pajak
yang menyulitkan. Menjadi wirausahawan, seperti
dikatakan oleh Say: “bukan berarti dia sudah kaya,
sebab dia mungkin bekerja dengan meminjam
modal. Untuk sukses, seorang wirausaha harus
mempunyai penilaian, ketabahan, dan pengetahuan
tentang dunia”. Dia harus melakukan etimasi,
dengan akurasi yang bisa diterima, harus
memahami spesifikasi produk, jumlah permintaan,
hingga alat produksi. Terkadang juga harus
mempekerjakan banyak orang; atau membeli atau
memesan bahan baku tertentu, mencari konsumen,
dan memenuhi pesanan. Ringkasnya ia harus
menguasai seni mengawasi dan administrasi. Dia
harus mau mengambil “risiko” dan sadar akan
kemungkinan gagal. Pemerintah mestinya
mempertimbangkan kenyataan ini.
23

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

Kesimpulan Rekomendasi

Kesimpulan dan saran dari kajian ini adalah Pemerintah sebaiknya mempertimbangkan
sebagai berikut: kepentingan individu dalam menerapkan sistem
pajak. Ke depannya, harus ada produk legislasi
1) Pemerintah kota Manado menerapkan pajak
yang mendukung para pengusaha restoran baik
restoran sepuluh persen (10%) kepada
berbentuk kedai kopi ataupun bukan, atau merevisi
pengusaha kedai kopi dengan pendapatan di
kebijakan peraturan daerah Manado tentang pajak
atas 120.000.000 pertahun. Pajak ini umumnya
restoran. Rekomendasi kebijakan yang tepat yakni,
diterapkan di semua kota dan daerah sebagai
pertama, mengkaji kembali tarif pajak restoran
sumber PAD. Tapi, sebagaimana yang penulis
dalam Peraturan Daerah kota Manado Nomor 2
ketahui dari berbagai sumber informasi dan
tahun 2011 tentang pajak daerah, Bab II pasal 2.
wawancara dengan beberapa pengusaha yang
Kedua, agar pemerintah menurunkan target
ada, maka pajak restoran telah memberi beban
penerimaan pajak restoran untuk tahun depan
kepada pengusaha dengan biaya-biaya lain
berdasarkan realisasi APBD-P 2018 yakni 70 miliar.
yang tidak terlihat. Meskipun pajak restoran
Ini penting bagi pemerintah untuk
telah menyumbang pendapatan daerah yang
menyeimbangkan antara kepentingan pendapatan
besar pada dua tahun terakhir, tapi
daerah dan kepentingan individu sebagai upaya
pemerintah tidak mengetahui bahwa tidak
mendorong produktivitas para pengusaha dan —
semua wajib pajak yang dikenai pajak restoran
secara keseluruhuan — yakni kemajuan ekonomi di
diuntungkan.
kota Manado. Upaya ini bisa dimulai dengan
2) Sebagaiamana data yang penulis dapatkan, menciptakan iklim pajak yang ramah bagi
pajak restoran ini menjadi hambatan dan pengusaha dan calon pengusaha, agar ke depan
beban bagi pengusaha dalam ekonomi tumbuh dengan baik dan daerah
mengembangkan usahanya, bahkan nyaris berkembang dengan pesat.
masuk pada situasi “zero-sum game”, karena
keuntungan yang diharapakan cuma untuk
menutupi pengeluaran pajak beserta biaya-
biaya yang lainnya—seperti sewa bangunan,
gaji karyawan, listrik dan lain sebagainya.
Pertumbuhan bisnis restoran di Manado
meningkat setiap tahunnya, khususnya yang
masuk kategori kedai kopi. Dengan
meningkatnya bisnis ini, secara hukum
ekonomi berarti meningkatnya penawaran
kedai kopi terhadap konsumen kopi. Oleh
sebab itu otomatis harga segelas kopi menjadi
murah. Tapi hukum ini tidak berlaku karena
beban pajak restoran sepuluh persen mengalir
hingga ke harga barang.
24

REALISASI PENERIMAAN PAD DARI PAJAK RESTORAN


DI KOTA MANADO TAHUN 2012 – 2016

Tahun (RP)
Uraian
2012 2013 2014 2015 2016

Total PAD 178.429.310.832 215.871.042.643 263.392.296.958 289.462.741.463 306.453.382.648

Total Pajak
136.226.412.384 156.424.112.594 187.303.746.686 205.090.034.810 222.234.798.430
Daerah

Pajak Hotel 14.372.806.936 17.129.842.717 17.449.408.116 18.168.799.451 25.425.453.862

Pajak Restoran 35.375.758.371 38.438.945.114 40.401.504.799 47.469.492.846 60.607.630.932

Pajak Hiburan 5.498.904.721 7.195.289.512 7.280.563.807 9.039.266.285 11.012.273.849

Pajak reklame 2.760.872.514 3.036.969.391 3.261.324.364 6.299.940.097 8.922.985.528

Pajak parkir 3.273.738.607 6.030.222.350 6.054.974.717 7.053.796.873 8.429.890.942

Pajak air tanah 457.154.778 571.743.810 1.052.785.600 1.412.980.676 1.056.966.368

Pajak burung
- - 1.480.000 4.150.000 3.760.000
walet

Pajak mineral
bukan logam dan 12.490.678 30.736.336 53.124.391 36.277.500 -
batuan

Pajak BPHTB 41.846.497.614 44.836.858.810 38.091.690.080 40.580.747.667 28.630.670.885

Pajak Penerangan
32.628.188.165 39.153.504.554 44.916.556.996 50.557.318.490 50.435.147.574
Jalan (PPJ) PLN

Pajak Bumi dan


Bangunan
- - 28.740.333.816 24.467.264.925 27.710.018.490
Pedesaan dan
Perkotaan

Sumber: Data Dinas Pendapatan Daerah Kota Manado Tahun 2012-2016


25

DAFTAR PERSENTASE NORMA PENGHITUNGAN PENGHASILAN NETO


WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI

Norma Penghitungan
Penghasilan Neto WP OP (%)
No. KLU Uraian KLU
10 Ibukota Ibukota Provinsi Daerah
Provinsi Lainnya lainnya

1 56101 Restoran
Mencakup jenis usaha jasa pangan yang bertempat di
sebagian atau seluruh bangunan permanen yang 25 20 20
menjual dan menyajikan makanan dan minuman
untuk umum di tempat usahanya.

2 56102 Warung Makan


Mencakup jenis usaha jasa pangan yang bertempat di
sebagian atau seluruh bangunan tetap (tidak 25 20 20
berpindah-pindah), yang menyajikan dan menjual
makanan dan minuman di tempat usahanya.

3 56103 Kedai Makanan


Mencakup usaha perdagangan eceran yang menjual
dan menyajikan makanan siap saji yang melalui 25 20 20
proses pembuatan di tempat tetap yang dapat
dipindah-pindahkan atau di bongkar pasang.

4 56104 Penyediaan Makanan Keliling/Tempat Tidak Tetap


Mencakup usaha perdagangan eceran yang menjual
dan menyajikan makanan siap dikonsumsi yang 25 20 20
didahului dengan proses pembuatan dan biasanya
dijual dengan cara berkeliling.

5 56303 Rumah Minum/ Kafe


Mencakup jenis usaha jasa pangan yang bertempat di
sebagian atau seluruh bangunan permanen yang 25 20 20
menjual dan menyajikan utamanya minuman untuk
umum di tempat usahanya.

6 56304 Kedai Minuman


Mencakup usaha perdagangan eceran yang menjual
dan menyajikan minuman siap dikonsumsi yang 25 20 20
melalui proses pembuatan di tempat tetap yang
dapat dipindah-pindahkan atau dibongkar pasang.

Keterangan: Berdasarkan Per-17/PJ/2015, 10 (sepuluh) Ibukota Provinsi adalah Medan, Palembang, Jakarta, Bandung,
Semarang, Surabaya, Denpasar, Manado, Makassar dan Pontianak.
26

DAFTAR PUSTAKA

Buku Internet

Blawatt R. Ken. “Entrepreneruship”, United States of Antara Sulut, “Pajak Restoran Primadona PAD
America: Prentice-Hall Canada.1998 Manado” manado.antaranews.com/berita/379
BPS Provinsi Sulawesi Utara, Manado dalam Angka, 43/pajak-restoran-primadona-pad-manado-
2016 triwulan-pertama
Buchari Alma, “Kewirausahaan”, Bandung: Alfabeta, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan
2004 Kementrian Keuangan, “Angkringan vs
Dendy Sugono, “Kamus Bahasa Indonesia”, Jakarta: Restoran Ditinjau dari Aspek Keadilan Pajak”,
Pusat Bahasa, 2008 bppk.kemenkeu.go.id/id/publikasi/artikel/167-
M. Farouq S, “Hukum Pajak di Indonesia: Suatu artikel-pajak/24816-angkringan-vs-restoran-
Pengantar Ilmu Hukum di Bidang Perpajakan”, tinjauan-dari-aspek-keadilan-pajak
Depok, Kencana, 2017 Badan Pusat Statistik, “Harga Konsumen dan Inflasi
Mark Skousen, “Sang Maestro: Teori-Teori Eknomi Bulanan Indonesia bps.go.id?statictable/2009/
Modern”, Jakarta: Prenada 2012 06/15/907/indeks-harga-konsumen-dan-inflasi
Randall G. Holcombe, “The Origins of -bulanan-indonesia diakases pada 24/08/2018
Entrepreneurial Opportunities”, Kluwer Indonesia Tax Consultant, “Tax Slutions for Business
Academic Publishers, 2003 and Individual”, indonesiataxconsultant.com/
Suryana, “Kewirausahawan Pedoman Praktis, Kiat tax_solutions_8.htm
dan Proses Menuju Sukses”, Jakarta: Salemba Mises Institute, “Don’t Mix Politics and
Empat, 2008 Entrepreneurship”, mises.org/wire/dont-mix-
politics-and-entrepreneurship
Jurnal The President Post, “Barriers in Entrepreneurship
Development”,en.presidentpost.id/2012/03/04
International Journal of Business and Commerce,
/barriers-in-entrepreneurship-development/
Vol. 1, No.11, Lahore, 2012
The World Bank, “ Where is it easy to start a
Maria Minniti, “Entrepreneurs Examined”, Journal
business—and where not?” doingbusiness.org/
compilation, London Business School, 2006
en/report/subnational-reports/indonesia
Wafa Arif, Bintang Ramadhan, Triayani, Yuliana
The World Bank, “ Where is it easy to start a
Astrid, Jesica Elsi, “Otonomi Daerah dalam
business—and where not?” doingbusiness.org/
Kerangka NKRI”, Fakultas Teknik Universitas
en/report/subnational-reports/indonesia
Tanjung Pura, 2014
Tirto.id, “Menghadapi Mahalnya Biaya Hidup di
Indonesia Timur”, tirto.id/menghadapi-
Dokumen
mahalnya-biaya-hidup-di-indonesia-timur-
Peraturan Daearah Kota Manado Nomor 2 tahun bP36
2011 tentang Pajak Daerah Warta Ekonomi, “Pajak Restoran di Manado
Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Tembus Rp22 Miliar” wartaekonomi.co.id/read
Perpajakan ketentuan.pajak.go.id/indeks.php? 143763/pajak-restoran-di-manado-tembus-
=aturan/rinci&idcrypt=oJamo0% diakses pada rp22-miliar.html
07/011/2018 09:15