Anda di halaman 1dari 9

MODUL 1 BLOK 3.

JUMP 1

1. His
Gelombang kontraksi dinding otot polos uterus

2. PAP (Pintu Atas Panggul) atau arpertura pelvis superior


Suatu bidang yang dibentuk oleh promontorium korpus vertebra sacral 1, linea terminalis, dan
pinggir atas simfisis.

3. DJJ (denyut jantung janin)


Dapat dicek mengggunakan kardiotokografi, dan nilai normal DJJ antara 120-160 dpm (denyut
per menit) atau antara 120-150 dpm.

4. Aborsi
Pengeluaran hasil konsepsi dari uterus sebelum janin viable.
Viabel kematian janin spontan sebelum janin dapat hidup
Atau
Penghentian kehamilan sebelum gestasi 20 minggu atau dengan janin memiliki berat badan
lahir kurang dari 500 gram.

JUMP 2
Kehamilan normal berlangsung dalam waktu 40 minggu atau 9 bulan menurut kalender
internasional.
Trimester 1 = 12 minggu
Trimester 2 = 15 minggu (minggu ke-13 hingga ke-27)
Trimester 3 = 13 minggu (minggu ke-28 hingga ke-40)

1. Bagaimana dampak kehamilan tersebut dengan usia Nn. Anti 21 Tahun?


2. Mengapa His sudah dirasakan Nn. Anti satu hari lalu dan disertai bloody discharge?
Bagaimana?
Jawab:
Mekanisme His muncul:
Adanya sinyal biomolekular dari janin yang diterima otak ibu akan memulai kaskade
penurunan progesterone, estrogen, dan peningkatan prostaglandin dan oksitosin
terjadi tanda-tanda persalinan.
Di tingkat sel, mekanisme kontraksi uterus ada dua yaitu:
1. AKUT
Masukanya ion Ca ke dalam sel yang dimulai dengan depolarisasi membrane sel
meningkatnya ca bebas dalam sel memicu satu reaksi berantai terjadi
pembentukan hubungan (Cross-bridge) antara filament aktin dan myosin sel
berkontraksi

2. KRONIK
Karena pengaruh hormone yang memediasi transkripsi gen yang menekan atau
meningkatkan kontraktilitas sel yaitu CAP (Contraction Associated-Proteins)
Mendeteksi his secara klinis dengan cara meletakkan tangan pada daerah fundus dan
mencatat frekuensi, interval, dan durasinya.
His muncul akibat kontraksi otot-oto uterus (yg terdiri atas 3 lapisan) dan dapat diraba
saat pemeriksaan ginekologik (TANDA BRAXTON-HICKS).

His sesudah kehamilan 30 minggu terasa lebih kuat dan lebih sering. Sesudah 36 minggu
aktivitas uterus lebih meningkat lagi sampai persalinan mulai. Jika persalinan mulai, yakni
pada permulaan KALA I, Frekuensi dan amplitude his meningkat.

Nn. Anti usia kandungan sudah masuk Trimester 3 Akhir.


His meningkat terus sampai 60 mmHg pada akhir kala I dan frek. His menjadi 2 sampai
4 kontraksi tiap 10 menit.
3. Bagaimana cara mengetahui dan interpretasi pemeriksaan bidan tersebut terhadap
posisi bayi, DJJ dan pembukaan?
Jawab:
HASIL PEMERIKSAAN DICATAT PADA PARTOGRAF
 PALPASI  dengan cara vagina touche
Posisi bayi kepala dibawah sudah masuk PAP, yang dinilai :
1. Promontorium teraba/tidak
2. Conjugate vera berapa

CV = CD – 1.5

NB: PAP normal bila CD > 11,5 cm.

3. Primigravida setelah kehamilan 36 minggu kepala sudah masuk PAP maka


interpretasi anak nanti bagus.
Pembukaan 7-8 cm menandakan kemajuan persalinan yaitu melalui dilatasi
serviks  terjadi karena adanya His yang merupakan salah satu kekuatan pada
ibu yang menyebabkan serviks membuka dan mendorong janin kebawah His
sudah cukup Kuat kepala turun dan masuk kedalam rongga panggul.
Pembukaan nilai dan catat pembukaan serviks setiap 4 jam (lebih sering
dilakukan jika ada tanda-tanda penyulit)

Pembukaan 7-8 cm berada pada KALA I dan mendekati pembukaan lengkap
yaitu 10 cm (kurang lebih 2 jam kemudian akan tejadi pembukaan lengkap)

 DJJ 144x /menit Normal (120-160 dpm) Atau


Kisaran normal DJJ terpapar pada partograf diantara garis tebal angka 180 dan
100.
Jantung janin mulai berdenyut sejak awal minggu keempat setelah fertilisasi,
tetapi baru pada usia kehamilan 20 minggu bunyi jantung janin dapat dideteksi
dengan fetoskop. Dengan teknik Ultrasound atau system Doppler, bunyi jantung
janin dapat dikenali lebih awal (12-20 minggu usia kehamilan).

4. Bagaimana proses persalinan per vaginam yang terjadi setengah jam kemudian
tersebut? Bagaimana interpretasi nya?
Jawab:
Alat bantu yang digunakan selama persalinan PARTOGRAF
Karena Nn. Anti sudah berada di KALA I FASE AKTIF PERSALINAN dengan pembukaan 7-8
cm stengah jam kemudian terjadi pembukaan 10 cm (lengkap) persalinan pervaginam.
Pada umumnya terjadi peningkatan pembukaan 1 cm atau lebih pada satu jam kemudian.

Kriteria persalinan pervaginam / partus normal :


a) Aterm
b) Presentasi belakang kepala
c) UUK di depan
d) Spontan (kekuatan ibu sendiri)
e) Lama persalinan > 3 jam dan < 18 jam
f) BB bayi >2500 gr dan < 4000 gr
g) Perdarahan < 500 cc
h) Plasenta lahir spontan
i) Ibu dan bayi sehat
5. Bagaimana bentuk perawatan pasca persalinan terhadap Nn. Anti?
Jawab:
6. Apa saja obat-obatan yang dapat menggugurkan kandungan?
Jawab:

 Mifepristone adalah antiprogestin yang dilisensi untuk penghentian kehamilan.


berfungsi memblokir reseptor progesterone, sehingga jika digunakan pada awal
kehamilan rahim tidak akan mampu mempertahankan embrio yang tumbuh.
Mifepristone juga memicu peningkatan prostaglandin endogen sehingga
membuka serviks dan membantu proses aborsi.
Efektifitas mifepristone sekitar 60-80% untuk memicu aborsi pada kehamilan
kurang dari 49 hari dihitung dari hari pertama menstruasi terakhir (HPMT).
 Mifepristone-misoprostol untuk aborsi di awal trimester pertama kehamilan
memiliki tingkat efektifitas tinggi, sekitar 95%. Efektif hingga usia kehamilan 8
minggu tetapi menurun efektifitasnya seiring bertambahnya usia kehamilan.
 Mifepristone - Sulprostone  diketahui terkait dengan sejumlah insiden
kardiovaskuler, dengan satu kasus fatal akibat serangan jantung (myocardial
infarction), oleh karena itu kemudian diganti dengan misoprostol (prostaglandin
analog oral).

Mifepristone diberikan secara oral

Dosis mifepristone: Mifepristone dosis ringan (200 mg) telah terbukti sama efektif dengan
dosis awal 600 mg, sehingga dapat membantu efisiensi biaya

7. Bagaimana perubahan bentuk tubuh, sikap dan tingkah laku Nn. Anti yang dicurigai
Ibunya hamil?
Jawab:
Tanda-tanda pasti kehamilan
1. Adanya denyut jantung janin
2. Gambaran sonogram janin
3. Gerakan janin

NB: (+) hCG diurin dapat dideteksi pada sekitar 26 hari setelah konsepsi. Produksi puncaknya adalah
pada usia kehamilan 60-70 hari dan kemudian menurun secara bertahap dan menteap hingga akhir
kehamilan setelah usia kehamilan 100-130 hari.

Tanda-tanda kehamilan
1. Amenore (tidak datangnya haid) karena dinding didalam uterus (endometrium)
tidak dilepaskan.
2. Peningkatan suhu tubuh basal karena ovum dikeluarkan dari folikel degraff matang
diovarium maka folikel ini akan berubah menjadi korpus luteum ovum dibuahi oleh
sperma maka korpus luteum akan dipertahankan oleh korionik gonadotropin yang
dihasilkan oleh sinsisiotrofoblast disekitar blastokis menjadi korpus luteum
kehamilan menghasilkan PROGESTERON untuk menyiapkan proses implantasi di
dinding uterus dan proses kehamilan dalam trimester pertama.
3. Payuda tegang dan membesar dan pemebesaran uterus karena konsentrasi tinggi
ESTROGEN dan PROGESTERON yg dihasilkan oleh plasenta, dan dipengaruhi akibat
aktifnya korionik somatotropin (Human Plancenta Lactogen/HPL) mempengaruhi
pertumbuhan kelenjar susu dalam payudara dan hipertofi alveoli sejak 2 bulan
pertama karena PROGESTERON.
4. Hipertrofi kelenjar sebasea berupa tuberkel Montgomery atau folikel disekitar areola
(pada 2 bulan pertama)
5. Pembesaran puting susu dan pengeluaran kolostrum sejak memasuki usia
kehamilan 12 minggu
6. Hiperpigmentasi kulitkarena efek stimulasi melanosit yang dipicu oleh peningkatan
hormone estrogen dan progesterone. Bagian kulit yg paling sering putting susu dan
areola, pada linea mediana abdomen, payudara, bokong, dan paha. Chloasma
gravidarumhiperpigmentasi pada wajah (Dahi, hidung, pipi, dan leher)
7. rasa mual dan muntah yang berlebihan atau hyperemesis (dikatakan normal apabila
tidak lebih dari trimester pertama)
8. gejala metabolik (rasa lelah atau fatigue) dialami pada trimester pertama karena
menurunnya Basal Metabolic Rate (BMR)
9. sering berkemih karena dorongan mekanik fundus uteri ke kandung kemih

8. Bagaimana obat-obatan yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin Nn.Anti?


Jawab:
Yang mempengaruhi pertumbuhan janin biasanya obat teratogenesis defek anatomi,
pertumbuhan pada janin.
Periode pertumbuhan janin yg dapat berisiko dalam pemberian zat atau obat pada
pertumbuhannya adalah sbg berikut:
 Periode embrio 2 minggu pertama sejak konsepsi
Pada periode ini embrio belum terpengaruh oleh efek obat penyebab
teratogenik.
Contoh obat teratogenik:
1. Aminopterin, metotreksat, siklofosfamid Malformasi ssp dan anggota gerak
2. ACE-inhibitor gagal ginjal berkepanjangan pada bayi, penurunan osifikasi
tempurung kepala, disgenesis tubulus renalis
3. Karbamazepin defek neural tube
4. Obat antitiroid gondok pada janin dan bayi hipotiroidismus, dan aplasia
kutis (metimazol)
5. Tetrasiklin anomaly pada gigi dan tulang

 Periode organogenesis (sejak 17 hari-70 hari pascakonsepsi)


Sangat rentan terhadap efek obat, terutama obat-obatan tertentu yang memberi
efek negative atau cacat bawaan pada pertumbuhan embrio atau janin.

 Setelah 70 hari pascakonsepsi dimana organogenesis masih berlangsung walau


belum sempurna, obat yang berpengaruh jenis obatnya tidak terlalu banyak.

United State Food and Drug Administration (US FDA) menentukan kategori
keamanan penggunaan obat selama kehamilan. Kategorinya adalah
KATEGORI A obat yang selama ini telah banyak dikonsumsi ibu hamil, tidak
menunjukkan peningkatan risiko abnormalitas terhadap janin (AMAN)
Contoh: -

KATEGORI B obat yang secara umum telah dikonsumsi ibu hamil, pada
penelitian hewan menunjukan efek yang tidak dikehendaki, tetapi dengan
menggunakan pembanding pada ibu hamil, tidak menunjukkan risiko terhadap
janin.
Contoh: Parasetamol, klotrimazol (tropika), kafein, CTM, Difenhidramin,
Famotidin, asetaminofen (obat pilihan untuk nyeri)

KATEGORI Csecara farmakologis obat yang menyebabkan atau dicurigai


menyebabkan efek membahayakan janin tapi tidak menimbulkan malformasi.
Efek yang ditimbulkan dapat bersifat reversible.
Contoh: Bismut, Asetosal, Efedrin, klotrimazol (troches)

KATEGORI D obat yang telah menyebakan, dicurigai sebagai penyebab, atau


diduga dpt meningkatkan kejadian malformasi janin yang bersifat
irreversible(menetap).
Contoh: Bismut pada trimester 3, kodein (jika digunakan pada waktu lama atau
pada dosis tinggi), ibuprofen pada trimester 3, Aspirin

KATEGORI X obat-obat yang memberikan risiko tinggi untuk terjadinya


kerusakan permanen pada janin sehingga obat gol. X ini tidak boleh diberikan
pada ibu hamil

9. Apa saja pemeriksaan dan penjagaan yang tepat selama masa kehamilan Nn. Anti?
Jawab:
1. Asuhan Antenal (4x), tujuan:
a. Membangun rasa saling percaya antara klien dan petugas kesehatan
b. Memberikan pendidikan kesehatan yang diperlukan dalam menjaga kualitas
kehamilan dan merawat bayi
c. Mengupayakan terwujudnya kondisi terbaik bagi ibu dan bayi yg dikandungnya
d. Menghindarkan gg. Kesehatan selama kehamilan yg akan membahayakan
keselamatan ibu hamil dan bayi yang dikandungnya.

Kunjungan= K  K1, K2, K3, K4


Berarti,
1. minimal dilakukan sekali kunjungan antennal hingga usia kehamilan 28
minggu,
2. sekali kunjungan antenatal selama kehamilan 28-36 minggu dan
3. sebanyak dua kali kunjungan antenatal pada usia kehamilan diatas 36 minggu.

ANC, meliputi:
Identifikasi dan riwayat kesehatan
1. data umum pribadi
2. keluhan saat ini
3. riwayat haid
a. Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT)
b. Usia kehamilan dan Taksiran Persalinan
(Rumus Naegele: tanggal HPHT + 7 + bulan – 3)
4. Riwayat kehamilan dan persalinan
5. Riwayat kehamilan saat ini
6. Riw. Penyakit dalam keluarga
7. Riwayat penyakit ibu
8. Riwayat penyakit yang memerlukan tindakan pembedahan
9. Riwayat imunisasi dan menyusi, serta program KB

Pemeriksaan
1. Keadaan umum
2. Pemeriksaan abdomen
a. INSPEKSI
 Bentuk dan ukuran abdomen
 Parut bekas operasi
 Tanda-tanda kehamilan
 Gerakan janin  bermula pada usia kehamilan mencapai 12 minggu, tetapi baru
dirasakan oleh ibu pada usia kehamilan 16-20 minggu karena disuia tsb dinding
uterus mulai menipis dan gerakan janin menjadi lebih kuat.
 Varises/ pelebaran vena
 Hernia
 Edema

b. Palpasi
 Tinggi fundus

 Punggung bayi
 Presentasi
 Sejauh mana bagian terbawah bayi masuk pintu atas panggul
 Terdapat perubahan:
1. Tanda Chadwick perubahan warna menjadi kebiruan atau keunguan pada
vulva, vagina, dan serviks
2. Tanda Goodell perubahan konsistensi (yg dianalogikan dengan konsistensi
bibir) serviks dibandingkan dengan konsistensi kenyal (dianalogikan dengan
ujung hidung) pada saat tidak hamil.
3. Tanda hegarpelunakan dan kompresibilitas ismus serviks sehingga ujung-
ujung jari seakan dapat ditemukan apabila ismus ditekan dari arah yang
berlawanan.

c. Auskultasi
 10 minggu dengan Doppler
 20 minggu dengan fetoskop Pinard
d. Inspekulo vagina untuk identifikasi vaginitis pada Trimester I/II

3. Laboratorium
4. Ultrasonografi Rutin pada kehamilan 18-22 minggu untuk identifikasi kelainan
janin
10. Bagaimana cara mengetahui usia kehamilan nn.Anti ?
Jawab :
11. Bagaimana aspek medikolegal dari usaha aborsi yang dilakukan Nn.Anti?
Jawab :