Anda di halaman 1dari 6

ONE SAMPLE t Test

By: Dini Wahyu

Konsep Dasar:

1. Tujuan “membandingkan rata-rata sample dengan rata-rata populasi”.


2. Menguji hipotesis statistik deskriptif.
3. Bagian uji statistik parametrik.
4. Syarat “data berdistribusi normal”.
Contoh kasus dan penyelsaian:

Ujian persyaratan masuk bagi calon mahasiswa jurusan olahraga setiap


peserta diwajibkan mampu melakukan 40 lompatan permenit, dari 15 sampel yang
diambil secara acak didapatkan data lompatan permenit mahasiswa sebagai berikut:

n 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15
n/menit 40 46 39 42 38 42 35 43 45 35 42 36 38 37 36

Apakah dari sampel data di atas dapat disimpulkan bahwa lompatan dipenuhi
oleh calon mahasiswa jurusan olahraga?
Tahapan Penyelesaian:

1. Uji Normalitas
2. Uji Hipotesis one sample t test
Dasar Pengambilan Keputusan Uji Normalitas:

1. Jika nilai sig. > 0.05 maka data berdistribusi normal


2. Jika nilai sig. < 0.05 maka data berdistribusi tidak normal
HIPOTESIS PENELITIAN

1. H0 = Nilai rata-rata lompatan calon mahasiswa olahraga ialah 40 lompatan


permenit
2. Ha = Nilai rata-rata lompatan calon mahasiswa olahraga tidak memenuhi 40
lompatan permenit
DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN UJI ONE SAMPLE t TEST

1. Jika nilai sig. (2-tailed) < 0.05 maka H0 ditolak


2. Jika nilai sig. (2-tailed) > 0.05 maka H0 diterima.