Anda di halaman 1dari 11

ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI BARU LAHIR DENGAN IKTERUS NEONATORUM TERHADAP BAYI Ny.

I. A.

Data Subyektif Identitas : Bayi Ny. L : Laki-laki : 07-10-2007 : 07.30 WIB : Satu : Jl. Danau Mindanau : Ny. Lansika : 27 tahun : S1 : Islam : PNS : Jl. Danau Mindanau

Pada tanggal 07 Oktober 2007 Nama bayi Jenis Kelamin Tanggal lahir Jam Anak ke Alamat Nama Ibu Umur Pendidikan Agama Pekerjaan Alamat a.

Keluhan utama

Bayi umur 8 jam dengan, nampak kekuningan didaerah kepala dan leher, facces berwarna seperti dempul, perut membuncit pembasaran pada hati, tidak mau minum dan reflek moro lemah. b. 1. 2. Kala I Kala II Riwayat Persalinan Sekarang Persalinan spontan pervaginam tanggal 07-10-2007 pukul 07.30 WIB. Lama persalinan : 10 Jam : 30 menit

Kala III : 15 menit Kala IV : 2 jam setelah persalinan 3. c. 1. 2. Bayi lahir tanggal 07 Oktober 2007 pukul 07.30 WIB, jenis kelamin laki-laki Riwayat Post Partum Keadaan umum ibu baik TFU 2 jari dibawah pusat

3. 4. d. 1. 2. B. No

Lochea : ada, rubra Lactasi : ASI keluar sedikit Kebutuhan dasar Eliminasi Kebersihan Data Obyektif : BAB (+), BAK (+) : Tubuh bayi bersih

Aspek yang dinilai Menit Pertama Menit V 1. Appereance 2 2 2. Polse 2 2 3. Gramace 1 1

4. Activity 1 2 5. Respirasi 2 2

Jumlah 8 9 Pemeriksaan Fisik Tanda-tanda vital : Temp Pols PB BB RR a. UUB Moulage Bentuk kepala b. Mata Kepala : datar : O : simetris UUK Sucadeneum Keadaan tubuh : datar : tidak ada : tidak ada kelainan : 36,50 C : 120 x/menit : 2800 gram : 49 cm : 44 x/menit

Bentuk mata Pupil mata Keadaan c. Hidung Bentuk

: simetris : Normal : bersih

Strabismus Sklera

: tidak ada : ikterik

: simetris : tidak ada : bersih : lengkap : Pucat kekuningan : simetris : baik : normal Palatum Bibir Warna bibir : normal : lengkap atas/bawah : pucat

Pernafasan cuping hidung Keadaan Lubang hidung Warna kulit d. Mulut Bentuk Refleks hisap Gusi e. Telinga Posisi Keadaan Warna kulit f. Leher

: simetris kanan-kiri, dan telinga teraba lunak : bersih, tidak ada sumbatan : pucat agak kekuningan : tidak ada : dapat bergerak kekanan-kekiri : kuning

Pembesaran vena / kelenjar Pergerakan leher Warna kulit g. Posisi Mamae h. Perut : simetris : basah Posisi Tali pusat i. j. Dada : simetris : Ada

Tidak ada pembesaran dan benjolan Punggung bokong Ekstrimitas : Lengkap : Simetris kanan-kiri : Lengkap Tidak ada benjolan dan tidak terdapat spina bifida Jari tangan Posisi dan bentuk Jari kaki

Pergerakan k. Genetalia

: Aktif

Warna kulit pucat, kuku, tangan dan kaki berwarna agak kekuningan Lengkap, terdapat testis dan skrotum sudah turun Jenis kelamin Anus l. 1. 2. 3. 4. 5. 6. m. BB Lingkar kepala TB Lingkar dada Lila : 11 cm Reflek Mencari (rooting) Menghisap (sucking) Menelan (swalowing) Reflek kaki (stapping) Menggenggam (graping) Reflek morro Ukuran antropometri : 2800 gram : 34 cm : 49 cm : 32 cm : kurang baik : kurang baik : kurang baik : baik : baik : baik : laki-laki : positif, tidak ada sumbatan

Pemeriksaan penunjang Pemeriksaan lab, kadar bilirubin serum 100 umol/l II. Interpretasi Data Dasar Diagnosa : Bayi baru lahir normal hari pertama dengan ikterus derajat I (pada kepala dan leher). DS DO : Anak lahir tanggal 07 Oktober 2007 pukul 07.30 WIB : Tanda-tanda vital BB PB RR : 2800 gram : 49 cm : 46 x/menit Temp Pols : 36,500 C : 120 x/menit

APGAR SCORE : 8-9

Masalah a. Penurunan kadar bilirubin

Dasar : terdapat warna kuning pada bagian kepala dan leher, hasil pemeriksaan lab kadar bilirubinnya 100 umol/dl b. Perawatan tali pusat Dasar : tali pusat masih basah Kebutuhan a. b. Pemenuhan nutrisi yang adekuat Penyinaran pada dengan lampu fluorensi sebanyak 10 buah masing-masing 20 watt dan

menjamur/menyinarkan bayi di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit antara pukul 07.00-08.00 WIB c. Merawat tali pusat agar tetap kering dan membungkusnya dengan kassa steril

III.

Identifikasi Masalah Potensial

Potensial terjadinya ikterus pada derajat yang lebih lanjut Dasar : a. b. Dari hasil pemeriksaan lab didapatkan kadar serum bilirubin indirek 100 umol/l (derajat I) Terdapat warna kuning pada daerah muka, leher dan kuku Potensial terjadinya pemindahan mikro organisme pada tali pusat Dasar : tali pusat masih basah IV. Identifikasi Tindakan Segera dan Kolaborasi Segera

Kolaborasi bila ada komplikasi V. Perencanaan

Jelaskan pada ibu cara perawatan bayi baru lahir : a. b. Cara perawatan tali pusat Personal hygiene bayi Penanganan ikterus : Ajarkan ibu cara menghangatkan/penyinaran bayi dengan sinar matahari di pagi hari untuk menurunkan kadar bilirubin Libatkan ibu dalam pemberian ASI eksklusif Libatkan ibu dalam imunisasi Jelaskan tanda-tanda bahaya pada bayi baru lahir Observasi kemajuan pertumbuhan dan perkembangan bayi

VI.

Implementasi

Melakukan perawatan tali pusat a. b. c. Tali pusat selalu dalam keadaan kering Tali pusat harus dibungkus dengan kassa steril Kebersihan harus selalu dijaga dengan cara mengganti kasa bila kotor

Menjaga bayi agar tidak hipotermi

a.

Membungkus bagi dengan kain yang bersih, kering dan hangat Membantu penurunan kadar bilirubin pada bayi

a.

Menghangatkan/melakukan penyinaran pada bayi di bawah sinar matahari di pagi hari

selama 15-20 menit antara pukul 07.00 08.00 pagi.

Membantu ibu untuk menyusui bayinya sesegera mungkin Memberikan imunisasi hepatitis B ke-1 pada bayi baru lahir Menjelaskan tanda-tanda bahaya BBL : a. b. c. d. e. Warna kulit kuning terutama 24 jam pertama (kulit berwarna biru/pucat). Tali pusat merah, bengkak, berbau busuk, keluar cairan atau nanah Bayi kejang Menghisap lemah, banyak muntah, mengantuk belebihan Tidak BAK dan BAB 24 jam pertama Melakukan pemantauan bayi baru lahir a. b. c. Kemampuan menghisap Keaktifan bayi Keadaan umum bayi

VII. Evaluasi Keadaan bayi lebih baik, sklera masih tampak ikterik Tali pusat terawat baik Bayi dalam kondisi hangat Kemampuan menghisap bayi : baik, bayi tampak aktif, warna kulit mulai kemerah-merahan Hasil pengukuran antropometri BB LK : 2900 gram : 34 cm PB LD : 50 cm : 33 cm LL : 13 cm

CATATAN PERKEMBANGAN Tanggal 10 Oktober 2007 pukul 10.00 WIB, hari ke 3 S : a. b. c. O RR Ibu mengatakan bayinya sudah mau menyusui Ibu mengatakan bayinyaa sudah sering BAK Ibu mengatakan bayinya sering menangis : 45 x/menit BB : 2900 gram

: Tanda-tanda vital

Suhu Nadi a. 1. 2. 3. b. c. d. e. f.

: 37,60 C : 128 x/menit Warna kulit sudah tampak kemerahan Sklera masih berwarna kuning

PB

: 50 cm

Tanda-tanda ikterus sudah berkurang:

hasil lab : Kadar bilirubin 60 umol/dl Tali pusat sudah layu dan terlihat terawat baik Bayi sudah mau menyusui Perut bayi tidak kembung Eliminasi Reflek : 1. 2. 3. 4. 5. 6. : BAK 7-8 x/hari BAB 2-3 x/hari Mencari (Rooting) Menghisap (sucking) Menelan (swallowing) Reflek kaki (stapping) Menggenggam (graping) Reflek moro : baik : baik : baik : baik : baik : baik

: Diagnosa Bayi baru lahir dengan ikterus derajat I Dasar : bayi baru lahir 07 Oktober 2007 dengan apgar 8-9 Masalah, untuk sementara tidak ada Kebutuhan : a. Perawatan tali pusat b. c. Perawatan bayi sehari-hari Penyuluhan pada ibu dan keluarga tentang : 1. 2. 3. Personal hygiene bayi Pemberian ASI eksklusif Pertahankan suhu tubuh bayi

: 1. 2. 3.

Mandikan bayi dengan mandi lap 2 kali sehari Merawat tali pusat Berikan penyuluhan pada ibu dan keluarga tentang : a. b. c. Personal hygiene bayi Pemberian ASI eksklusif pertahankan suhu tubuh

4.

Tetap anjurkan ibu untuk menghangatkan bayinya dibawah sinar matahari pagi

untuk menurunkan kadar bilirubin.

Tanggal 13 Oktober 2007, hari ke-7 S : a. b. c. O : a. Ibu mengatakan bayinya tidak rewel, bayi tidur 16 jam Ibu mengatakan bayinya BAK 7-8 kali sehari, BAB 2 x sehari Ibu mengatakan bayinya hanya minum ASI saja setiap jam. Keadaan umum baik Tanda-tanda vital : RR Suhu Nadi b. c Eliminasi Reflek : 1. 2. 3. 4. 5. 6. d. e. A Tali pusat sudah lepas. : Diagnosa Bayi baru lahir normal umur 7 hari Dasar : bayi baru lahir normal spontan pervaginam tanggal 07-10-2007 Masalah, untuk sementara tidak ada Kebutuhan : a. Perawatan bayi sehari-hari b. c. P : a. b. c. Pemberian ASI eksklusif Penyuluhan tentang imunisasi : 50 x/menit : 37,20 C : 130 x/menit : BAK 7-8 x/hari BAB 2 x/hari Mencari (Rooting) Menghisap (sucking) Menelan (swallowing) Reflek kaki (stapping) Menggenggam (graping) Reflek moro : baik : baik : baik : baik : baik : baik BB PB : 3100 gram : 50 cm

Warna kulit kemerahan, sklera masih tampak ikterik, tanda-tanda ikterus sudah berkurang

Lakukan perawatan bayi sehari-hari : Mandikan bayi dengan mandi rendam 2 x sehari karena tali pusat sudah puput. Sarankan ibu untuk membawa anaknya secara rutin ke posyandu untuk memantau Anjurkan ibu untuk memberikan ASI saja sampai usia 6 bulan

tumbuh kembang bayi.

Tanggal 20 Oktober 2007, hari ke 14 S : a. Ibu mengatakan bayi minum ASI dengan kuat

b. c. O : a.

Ibu mengatakan bayinya hanya minum ASI saja tiap jam Ibu mengatakan bayinya BAK 7-8 kali sehari, BAB 2 x sehari Keadaan umum baik Tanda-tanda vital : RR Suhu Nadi : 52 x/menit : 37,00 C : 128 x/menit : BAK 7-8 x/hari BAB 2 x/hari : 1. 2. 3. 4. 5. 6. Mencari (Rooting) Menghisap (sucking) Menelan (swallowing) Reflek kaki (stapping) Menggenggam (graping) Reflek moro : baik : baik : baik : baik : baik : baik BB PB : 3100 gram : 50 cm

b. Eliminasi c Reflek

d. A

Warna kulit kemerahan, sklera tidak ikterik

: Diagnosa Bayi baru lahir normal umur 14 hari Dasar : bayi baru lahir spontan pervaginam tanggal 07-10-2007 Masalah : tidak ada Kebutuhan : a. Perawatan bayi sehari-hari b. c. Pemberian ASI eksklusif Penyuluhan tentang imunisasi

: a.

Ajarkan ibu untuk perawatan bayi sehari-hari : 1. 2. Mandikan bayi, dengan mandi rendam 2 x sehari Anjurkan pada ibu jika terdapat tanda-tanda bahaya : Suhu tinggi, kejang, diare, dan lain-lain segera bawa ke pusat kesehatan

b. c.

Anjurkan pada ibu untuk memberikan ASI saja Sarankan pada ibu untuk membawa anaknya ke posyandu secara rutin untuk

memantau tumbuh kembang bayi