Anda di halaman 1dari 17

MANAJEMEN TRANSPORTASI DARAT UDARA

DAN LAUT

Dibuat untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia

Disusun Oleh
RAHMAT RAHIM FAISAL 2018 100 56

FAKULTAS TEKNIK SIPIL

UNIVERSITAS SULAWESI TENGGARA

TAHUN AJARAN

2018/2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur selalu tercurah limpah kehadirat Allah swt yang telah memberikan
rahmat dan karunia-Nya kepada seluruh makhluk-Nya, sehingga pada saat ini kami dapat
menyelesaikan tugas dengan lancar.

Shalawat serta salam semoga tetap tercurah limpahkan kepada Nabi akhir zaman yaitu
Nabi Muhammad saw. Kepada keluarganya, para sahabatnya dan sampai kepada kita selaku
umatya yang senantiasa mengikuti ajarannya serta taat dan patuh kepadanya.

Hasil Tugas Makalah ini dimaksud untuk memenuhi tugas mata “Bahasa Indonesia”
yang berjudul “MANAJEMEN TRANSPORTASI DARAT UDARA DAN LAUT”. Dalam
penulisan kali ini,saya tidak luput dari berbagai kesulitan. Namun, berkat pertolongan dan
rahmat Allah swt. Serta bimbingan dari semua pihak yang pada akhirnya saya dapat
menyelesaikan Tugas ini dengan tepat waktu.

Kendari, 18 Juli 2019


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Transportasi yang menyangkut pergerakan orang dan barang pada hakekatnya
sudah dikenal secara alamiah semenjak manusia ada di bumi, meskipun pergerakan
atau perpindahan itu dilakukan dengan sederhana. Sepanjang sejarah transportasi
baik volume maupun teknologinya berkembang dengan pesat. Sebagai akibat dari
kebutuhan akan transportasi, maka timbulah tuntutan untuk menyediakan sarana
dan prasarana agar pergerakan tersebut dapat berlangsung dengan aman, nyaman
dan lancar serta ekonomis dari segi waktu dan biaya. Pejalan kaki adalah
perpindahan orang tanpa alat angkut (alat angkutnya adalah kaki).
Pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas jumlah moda angkutan untuk
mengatasi lonjakan jumlah pemudik, Kemenhub melakukan pembenahan dan persiapan
terkait arus mudik Lebaran 2017 dengan menyiapkan 48.790 bus, yang terdiri atas AKAP,
AKDP, dan pariwisata.
Jumlah tersebut naik sebesar 2.312 bus dari tahun sebelumnya dan menyiapkan
transportasi perkeretaapian 1.694 rangkaian kereta, yakni 1.565 kereta siap operasi dan
129 kereta cadangan.
Adapun untuk prasarana, terdapat 48 terminal yang tersebar di Sumatra, Jawa, Bali,
Nusa Tenggara, dan Kalimantan. Untuk moda penyeberangan ditambah 5 kapal roro,
menjadi 200 kapal roro dari 195 kapal tahun lalu, di sisi angkutan udara pemerintah
mempersiapkan 532 pesawat dari 14 maskapai dan 35 bandara untuk meningkatkan
pelayanan transportasi udara. Untuk angkutan moda laut, Kemenhub mempersiapkan
1.278 kapal yang terdiri atas kapal perintis, Pelni, swasta, dan swasta jarak dekat. Jumlah
itu meningkat sebanyak 5 kapal dari sebanyak 1.273 kapal pada 2016. Selain dengan
meningkatkan jumlah moda transportasi, pemerintah juga berusaha untuk
meningkatkan sarana dan prasarana transportasi. Salah satunya, pemerintah menambah
ruas tol baru yang bisa digunakan untuk jalur mudik. Seperti Tol Brebes Timur-Weleri,
yang dapat mengurang.
1.2 Rumusan Masalah
a. Bagaimana Prasarana Transportasi yang Tepat Waktu, Efisien, Lancar dan Cepat.
1.3 Tujuan
a. Untuk Mengetahui Prasarana Transportasi yang Tepat Waktu, Efisien, Lancar dan
Cepat.
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Sistem Transportasi


Sistem transportasi adalah suatu bentuk keterikatan antara penumpang,
barang, sarana dan prasarana yang berinteraksi dalam rangka perpindahan orang
atau barang yang tercakup dalam tatanan baik secara alami maupun buatan. Sistem
transportasi diselenggarakan dengan tujuan agar proses transportasi penumpang
dan barang dapat dicapai secara optimum dalam ruang dan waktu tertentu dengan
pertimbangan factor keamanan, kenyamanan, kelancaran dan efisiensi atas waktu
dan biaya. Sistem transportasi ini merupakan bagian integrasi dan fungsi aktifitas
masyarakat dan perkembangan teknologi. Secara garis besar transportasi ini dapat
dibagi menjadi 3, yaitu :
Transportasi Udara
Transportasi Laut
Transportasi Darat

Perkembangan transportasi yang pesat merupakan sumbangan bagi kualitas


kehidupan manusia di masyarakat. Hal ini karena transportasi telah ikut meratakan
hasil-hasil pembangunan dan memberikan pelayanan pergerakan orang dan barang
hampir keseluruh penjuru negeri sehingga memberi andil bagi pengembangan serta
kemajuan daerah dan membuka isolasi daerah terpencil.
Transportasi darat lebih dominan di daerah Sumatra dan Jawa, sedang daerah
timur atau lainnya menggunakan transportasi yang lain (laut dan udara) hal ini
karena Indonesia adalah negara kepulauan sehingga transportasi laut dan udara
menjadi hal yang penting bagi pengembangan dan kemajuan wilayah karena ada
daerah-daerah yang hanya dapat dicapai dengan transportasi udara maupun laut
saja.
Pada daerah tambang dan industri , sebagai alternatif digunakan angkutan pipa
(minyak dll), belt conveyer (untuk bijih besi dll) atau angkutan kabel. Transportasi
sendiri terjadi karena tidak selamanya aktifitas dapat dilakukan di tempat tinggalnya.
Arti dan Fungsi Transportasi
TRANSPORTASI à bagian integral kehidupan seseorang
FUNGSI :
Pionir à The trade follows the ships.
Penunjang à The ships follows the trades.
Defenisi Trasnportasi Menurut Para Ahli
MORLOK (1978) :
Transportasi à suatu tindakan, proses, atau hal yang sedang dipindahkan dari suatu
tempat ke tempat lain.
Atau kegiatan pemindahan orang dan barang dari tempat satu ke tempat lain.
Drs. H.M.N. Nasution, M.S.Tr. (1996) :
Transportasi diartikan sebagai pemindahan barang dan manusia dari tempat asal
ketempat tujuan.

Peranan Transpoertasi
Peranan transportasi didalam kehidupan sehari-hari meliputi :
 Ekonomi
 Social
 Politik
 Kewilayahan
 Lingkungan

Kebutuhan Transportasi
Sumber kebutuhan manusia terdapat disembarang tempat. Bahan baku harus
diproses menjadi barang produksi yang lokasinya tidak selalu dekat dengan tempat
tinggal konsumen.
Transportasi diperlukan karena :

UNSUR-UNSUR SISTEM TRANSPORTASI


Dalam sistem transportasi terdapat 5 (lima) unsur, yaitu :
Manusia ---- yang membutuhkan;
Barang ---- yang dibutuhkan;
Kendaraan ---- sebagai alat angkut;
Jalan ---- sbg prasarana angkutan;
Organisasi ---- pengelola angkutan.
KINERJA SISTEM
Sistem dapat bekerja kalau :
Ada muatan/barang/penumpang yang diangkut (komoditas);
Tersedia orang yang mengangkut/kendaraan sebagai alat angkutannya (sarana);
Tersedia ruang atau jalan/lintasan yang dilalui oleh alat angkutan tersebut
(prasarana);
Ada sistem pengelolaan (manajemen).
Bagi suatu bangsa:
Pilar pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan wilayah
Derived demand yang tergantung kemajuan perekonomian wilayah
Penyebaran kebutuhan masyarakat
à menentukan harga2 kebutuhan pokok

à menentukan kestabilanm wilayah


Meningkatkan kemampuan persaingan antar-bangsa

2.2 Sistem Transportasi Penumpang

Penumpang adalah seseorang yang hanya menumpang, baik itu pesawat,


kereta api, bus, maupun jenis transportasi lainnya, tetapi tidak termasuk awak
mengoperasikan dan melayani wahana tersebut. Penumpang bisa dikelompokkan
dalam dua kelompok:
1. Penumpang yang naik suatu mobil tanpa membayar, apakah dikemudikan oleh
pengemudi atau anggota keluarga.
2. Penumpang umum adalah penumpang yang ikut dalam perjalanan dalam suatu
wahana dengan membayar, wahana bisa berupa taxi, bus, kereta api, kapal
ataupun pesawat terbang.

a. Penumpang Ringkih
Penumpang disebut ringkih jika keadaan jasmani atau medisnya
mengharuskan perusahaan angkutan memberi perhatian khusus untuknya
sewaktu naik dan turun angkutan tersebut, termasuk memberikan fasilitas kursi
roda untuk naik dan turun pesawat udara, tempat duduk untuk lanjut usia, ibu
hamil, membawa anak di angkutan bus atau kereta api, fasilitas bagi pengguna
kursi roda untuk semua moda angkutan.
b. Jenis Transportasi Penumpang
1. Transportasi Darat
 Mobil Sewa
Untuk perjalanan panjang didalam mobil dan luar kota, dapat menyewa mobil
atau penyewaaan mobil. Pilihan yang lain sebagai persetujuan untuk satu dari taksi
atau pangkalan taksi yang mana biasanya terdapat disekitar area kesibukan
masyarakat seperti area pasar atau tempat pemberhentian jalan raya, tapi banyak
sopir yang beroperasi pada jam terbang malam tanpa surat ijin wajib secara resmi
yang mana sangat beresiko. Untuk penyewaan mobil sekaligus supirnya banyak
terdapat di Indonesia, itu biasanya memiliki tingkatan yang berbeda untuk supir
dengan tujuan didalam kota dan supir untuk tujuan keluar kota. Biasanya untuk
mobil sewaan, perusahaan jasa sewa rutin melakukan perawatan mobil agar mobil
mereka tetap kompetitif.

 Taksi
Taksi seperti ini biasanya banyak digunakan juga dikota lainnya dan semua
dilengkapi dengan argo meter/ alat pengukur tarif. Biasanya, taksi-taksi memiliki AC,
kecuali untuk taksi yang disewakan per jam.
 Microlet/Oplet/Bemo
Ini adalah bus kecil, yang mana dapat mengangkut 10 penumpang dan melintasi jalur
yang pasti. Kendaraan ini memiliki sebutan nama yang berbeda di lain kota, seperti
angkutan di Jawa Tengah, Bemo di Bali. (Bemo di Jakarta adalah kendaraan yang
lebih kecil mengangkut 7 penumpang).

 Sepeda Motor
Walaupun sebagian besar memiliki kendaraan pribadi, orang asing dibeberapa
tempat misalnya disekitar pantai yang ada di Bali atau Yogyakarta dapat
melakukan sewa motor dan tempat yang sering dikunjungi orang asing terutama
anak muda. Biasanya tarif setiap harinya dapat direncanakan dan itu dapat
menjadi keuntungan besar dimana kamu dapat merencanakan untuk melakukan
perjalanan jarak jauh selama hari itu
 Sepeda
Seperti sepeda motor, sepeda bertenaga manusia biasanya tersedia untuk disewa
dibeberapa tempat, khususnya di Yogyakarta dimana sepeda menjadi alat angkut
utama, dan juga di Bali. Kamu tidak membutuhkan surat izin untuk mengendarai
sepeda.

 Becak
Becak adalah jenis taksi sesungguhnya orang-orang miskin di Indonesia dan
walaupun menjadi berangsur-angsur tidak kelihatan di Jakarta dan kota besar
lainnya di Jawa. Itu adalah gambaran dari contoh beberapa transportasi yang
popular, dimana penjabat tidak memiliki larangan yang berpengaruh terhadap
mereka.

 Ojek
Ojek sepeda atau sepeda motor sistem pengangkutan penumpangnya sama
seperti taksi. Penumpang duduk dibelakang tempat pengemudi, disini mereka
mendapatkan ongkos paling murah dan paling tepat dari transportasi kota.
Biasanya ongkos disini jauh lebih rendah dibandingkan di Jakarta. Ojek
merupakan solusi transportasi di tengah kemacetan, misalnya untuk acara
penting Anda, seperti untuk mengikuti acara pernikahan, seminar desain, atau
bahkan masuk kantor.

 Delman
Delman tidak lagi diketemukan di Jakarta. Tetapi ditempat lain di Indonesia,
terutama di kota kecil, mereka menjadikannya alat transportasi penting. Di
beberapa tempat di Indonesia, ada yang menggunakan satu kuda, kendaraan
roda dua dipanggil dokar, delman, satu tempat duduk penumpang disamping
disebelah pengemudi dan tiga dibelakang.
Sekarang alat transportasi itu menjadi sepi dibeberapa area, walaupun di
banyak kota, telah banyak yang memiliki dan lebih memilih untuk
mengoperasikan becak karena lebih murah.
 Transportasi Udara
Aircraft dalam bahasa Inggris berarti pesawat terbang, pesawat udara,
kapal terbang atau cukup kita sebut pesawat dalam kehidupan kita sehari-
hari dalam bahasa Indonesia merupakan transportasi/kendaraan manusia
yang mampu terbang di udara.
Sejarah singkat ditemukannya pesawat diawali oleh usaha Orville
Wright dan Wilbur Wright atau sering sidebut Wright bersaudara. mereka
membuat pesawat yang diberi nama Flyer pada tahun 1903 di Amerika.
Sejak keberhasilan mereka, banyak orang yang berusaha untuk membuat
pesawat yang lebih baik sehingga terbentuk pesawat seperti sekarang ini.
Pesawat sekarang sungguh berbeda dengan pesawat pada masa Wright
bersaudara. Dengan Teknologi yang canggih, pesawat sekarang memiliki
banyak keunggulan.
Aircraft dapat terbagi dalam banyak jenis dan tipe. Berikut jenis-jenis
aircraft secara umum yang terbagi atas 10 macam transportasi udara:
 Transportasi Laut
Jenis-jenis Kapal Laut untuk Perdagangan
Kapal Container (Container Ships)

Jenis kapal ini membawa sebagian besar barang hasil produksi di seluruh
dunia, biasanya melalui layanan kapal yang sudah dijadwalkan (liner service).
Kapal Curah (Bulk Carriers)

Jenis kapal transportasi yang mengangkut bahan baku seperti bijih besi,
batubara, nikel dll. Ciri-cirinya ada alat pengangkat (hatch) yang dinaikkan di
atas dek yang dapat mencakup/mengangkat muatan lebih banyak.
 Tanker

Jenis kapal yang mengangkut minyak mentah, bahan kimia dan produk minyak
bumi. Kapal Tanker kelihatannya hampir seperti Kapal Curah (Bulk Carrier), tapi
di atas dek nya ada flush dan dilindungi oleh jaringan pipa-pipa minyak dan
ventilasi.
Kapal Feri dan Kapala Pesiar (Ferries dan Cruise Ships)

Kapal Feri biasanya melakukan perjalanan pendek untuk penumpang, mobil dan
angkutan umum. Sebagian besar menggunakan kapal Ro-Ro (roll on – roll off)
feri, di mana kendaraan dapat masuk teratur dan terarah, sehingga menjadi
cara yang cepat dan mudah diakses untuk bepergian.
Permintaan untuk kapal pesiar berkembang pesat selama tahun 1980, yang
menyebabkan suatu generasi baru ‘hotel terapung’ yang besar dan mewah.
 Kapal Tunda ( Tug Boat)
Kapal ini dapat digunakan untuk menarik tongkang (barge), pengawalan (assist
tug), penanganan jangkar, membawa pasokan untuk industri minyak lepas pantai,
penyelamatan, pemutus jalur es dan kapal penelitian.

 Kapal Tongkang (Barge)

Kapal Tongkang biasa digunakan untuk mengangkut barang curah seperti batubara,
pasir, nikel, dll. Kapal ini tidak memiliki mesin pendorong, jadi hanya bisa di tarik
oleh kapal tunda (tug boat). Ukuran atau kapasitas tongkang yaitu 180ft, 250ft,
270ft, 300ft, dsb.
Saat ini di Indonesia banyak Tongkang digunakan untuk mengangkut batubara di
wilayah Kalimantan dan Sumatera. Tongkang ini dapat di sewa seperti TB INDAH 1
dan BG SIP2701 ukuran 270 ft.