Anda di halaman 1dari 7

STRATEGI PELAKSANAAN (SP) DAN STRATEGI KOMUNIKASI (SK)

TINDAKAN KEPERAWATAN MELATIH BATUK EFEKTIF

OLEH :
NI KADEK DIAH MAHAYANI
2014901140

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


INSTITUT TEKNOLOGI DAN KESEHATAN BALI
TAHUN 2020
STRATEGI PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN

A. Proses Keperawatan
1. Kondisi (Data Subyektif dan
Obyektif) DS:
a. Pasien mengeluh sesak saat menarik nafas
b. Pasien mengeluh batuk dan susah mengeluarkan dahak
DO:
a. Terdengar suara napas tambahan ronchi
b. Pasien tampak sesak
c. TTV: RR: 28x/menit, N: 120x/menit, S: 36,6oC, TD: 130/80mmHg
d. Palpasi vocal fremitus asimetris
e. Terdapat retraksi dinding dada

2. Diagnosa Keperawatan
Bersihan jalan napas tidak efektif berhubungan dengan hipersekresi jalan
napas ditandai dengan Pasien mengeluh sesak saat menarik nafas, pasien
mengeluh batuk dan susah mengeluarkan dahak, terdengar suara napas
tambahan ronchi, pasien tampak sesak, TTV: RR: 28x/menit, N:
120x/menit, S: 36,6oC, TD: 130/80mmHg, palpasi vocal fremitus
asimetris, terdapat retraksi dinding dada.

3. Tujuan Khusus
Setelah diberikan tindakan keperawatan selama 1x 15 menit,
diharapkan batuk dan sesak dapat berkurang
Dengan kriteria hasil:
a. Pasien mampu melakukan batuk efektif
b. Pasien mampu mengeluarkan sputum/dahak

4. Tindakan Keperawatan
Melatih cara batuk efektif
B. Strategi Pelaksanaan Tindakan Keperawatan (SP)
1. Orientasi
a. Salam Terapiutik
Selamat pagi ibu, perkenalkan saya Diah mahasiswa dari
Itekes Bali yang bertugas hari ini. Sebelumnya saya berbicara
dengan ibu siapa? Boleh saya lihat gelangnya bu?
b. Evaluasi/Validasi
Bagaimana keadaan ibu sekarang bu? Apa batuknya masih
terasa? Apakah ibu masih susah untuk mengeluarkan dahak?
c. Kontrak
1) Topik
Baik ibu, karena ibu masih susah untuk mengeluarkan
dahak, hari ini saya akan mengajarkan ibu cara batuk efektif
yang tujuannya untuk mempermudah mengeluarkan dahak
2) Tempat
Untuk tempatnya akan saya lakukan disini di ruangan ibu saja
ya
3) Waktu
Untuk waktu yang saya perlukan kurang lebih 10-15
menit ya bu, apakah ibu bersedia?
2. Kerja (Langkah-Langkah Tindakan Keperawatan
Sesuai Ceklist terlampir)
3. Terminasi
a. Evaluasi Subjektif
Bagaimana perasaan ibu sekarang setelah saya ajarkan batuk
efektif?”
b. Evaluasi Obyektif
Pasien tampak mampu mempraktekkan batuk efektif dengan
baik dan pasien kooperatif saat diajarkan batuk efektif.
Pasien mampu mengeluarkan sputum/dahak saat diajak
untuk mempraktekkan batuk efektif
c. Rencana Tindak Lanjut
Baik ibu, karna saya sudah selesai melakukan tindakan, nanti saat
ibu batuk dan ingin mengeluarkan dahak, ibu dapat
mempraktekkan cara batuk efektif yang sudah saya ajarkan, dan
saya harap ibu selalu mengingat cara batuk efektif yang saya
ajarkan sehingga dahak ibu lebih mudah untuk dikeluarkan. Saat
ibu batuk saya anjurkan untuk menutup mulut dengan tisu atau
handuk dan membuang dahak tidak sembarangan, bisa ditampung
diember terlebih dahulu.

d. Kontrak Yang Akan Datang

1. Topik
Baik kak, karena tindakannya sudah selesai, nanti saya akan
kesini lagi untuk memberikan obat nebulisasi
2. Waktu
Kira-kira saya akan kesini lagi sekitar 30 menit lagi ya ibu
3. Tempat
Untuk tempatnya akan saya lakukan disini di ruang ibu ya
PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BALI
Jln. Tukad Balian No. 180, Denpasar-Bali

FORMAT PENILAIAN

1. Mata Ajaran : KMB


2. Kompetensi : Latihan batuk efektif
3. Pengertian : Merupakan latihan batuk untuk mengeluarkan secret
(sputum)
4. Tujuan : Merangsang terbukanya system kolateral,
meningkatnya distribusi ventilasi
5. Penilaian :

Kemampuan ke -
No Komponen Penilaian / Keterampilan I II III IV Ket
I Tahap Persiapan (30%)
A. Persiapan Pasien
1. Perkenalan diri
2. Meminta pengunjung/keluarga meninggalkan
ruangan
3. Menjelaskan tujuan
4. Menjelaskan langkah/prosedur yang akan
dilakukan
5. Persiapan lingkungan

B. Persiapan Lingkungan
1. Lingkungan diusahakan yang tenang

C. Persiapan Alat
1. Sputum pot
2. Handuk pengalas
3. Bantal ( jika diperlukan)
4. Tisu
5. Bengkok
II Tahap Pelaksanaan
A. Pengetahuan (20%)
1. Penguasaan prosedur
2. Ketepatan data
3. Rasional tindakan

B. Sikap (20%)
1. Disiplin
2. Motivasi
3. Kerjasama
4. Tanggung Jawab
5. Komunikasi
Kemampuan ke -
No Komponen Penilaian / Keterampilan I II III IV Ket
6. Kejujuran
7. Penampilan fiisk
8. Kreativitas

C. Ketrampilan (60%)
1. Mencuci tangan
2. Menjelaskan tujuan batuk efektif
3. Atur posisi nyaman bagi klien dengan posisi
setengah duduk di tempat tidur/ dengan lying
position ( posisi berbaring )
4. Fleksikan lutut klien untuk merilekskan otot
5. Tempatkan satu tangan atau dua tangan pada
abdomen , tepat di bawah tulang iga
6. Tarik nafas dalam melalui hidung , jaga mulut
tetap tertutup, hitung sampai 3selama ispirasi
7. Hembuskan nafas lewat bibir , seperti meniup
dan ekspirasi secara perlahan dan kuat
sehingga terbentuk suara hembusan tanpa
mengembangkan pipi
8. Batukan 2 kali, batuk pertama untuk
melepaskan mucus dan batuk kedua untuk
mengeluarkan sekret, jika klien merasa nyeri
dada pada saat batuk , tekan dada dengan
bantal
9. Tampung secret dengan pispot
10. Inspirasi dengan nafas pendek cepat secara
bergantian ( menghirup ) untuk mencegah
mucus bergerak kembali ke jalan nafas yang
sempit
11. Istirahat
12. Hindari batuk terlalu lama karena dapat
menyebabkan kelelahan dan hipoksia
13. Cuci tangan

III Tahap Akhir (10%)


A. Evaluasi perasaan pasien (merasa aman dan
nyaman)
B. Dokumentasi prosedur

TOTAL AKHIR

………………………., 20….
Penilai,
1. ………………………….
2. ………………………….
Kriteria Nilai :
1. Item yang dilakukan tidak tepat dan tidak akurat
2. Tiga item utama tidak dilakukan
3. Bila satu item tidak dilakukan
4. Bila semua item dilakukan dengan tepat dan akurat