Anda di halaman 1dari 25

Dr.

Arnadi, SpOT
Bagian Ilmu Bedah
FK Unri/RSUD Arifin Achmad
Pekanbaru

Bedah Minor
Tidak harus dilakukan dikamar yang mutlak

aseptik ( Kamar Operasi / OK )


Dapat dikerjakan di Poliklinik
Dengan anestesi lokal

Asepsis dan Pencegahan Infeksi


Asepsis prinsip bedah untuk mempertahankan

keadaan bebas kuman.


Antisepsis cara dan tindakan yang diperlukan
untuk mencapai keadaan bebas kuman patogen.
Jenis kuman yang paling sering adalah kuman yang
komensal pada kulit stafilokokus.

Syarat syarat :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Ruangan harus bersih


Alat alat steril
Petugas : Tutup rambut, Masker
Alat tenun dan sarung tangan steril harus pas
Desinfeksi
Kain penutup steril

Obat desinfektan
Menghapus lemak dan kotoran
Membasmi kuman kuman

Jenis disinfektan yg dipakai


Povidone Iodine 10 %
Hibitane : alkohol 1 : 200
Alkohol 70 %

Dulu
- Eter
- Jodium alkohol 3 %

Cara Desinfeksi
Klem Desinfeksi steril, jepit kasa dibasahi dgn

Desinfeksi
Olesi kulit dari tengah berputar keluar sebatas
dibutuhkan
Diulangi dengan kasa baru, minimal 2 x olesan

Bedah minor dilakukan pada


Infeksi
Tumor jinak
Lain-lain

Infeksi
Selulitis
Furunkel
Abses
Karbunkel
Limfangitis

Infeksi
Dilakukan insisi untuk mengeluarkan pus
Lokasi insisi ditandai dengan adanya fluktuasi
Anestesi lokal : - Clhorethyl

- Lidocain 2 %

Tumor
Tumor jinak
- Epitelial
- Jaringan ikat
- Vaskuler
- Neorogen
- Mixed

Epitelial :
- Papiloma
- Adenoma
- kista
- Dermoid
- Aterom

Jaringan ikat
- Fibroma
- lipoma

Neurogen
- Neurinoma

Mixed
- Neurofibroma

Lain - lain
- Veruka vulgaris
- Klavus
- Unguis inkarnatus
- Daun telinga dawir
- Sirkumsisi

Jenis anestesi pada bedah minor :


1. Anestesi lokal
- Lidocain 2%
- Lidocain 2% + 0,0125/cc Adrenalin
- Clhorethyl
2.Anestesi umum

Anestesi Lokal :
-Infiltrasi
-Block

Jarum :
-Lengkungan 2/8, 3/8, 4/8, 5/8
- Panjang jarum
jarum 12 : 12 m.m
jarum 6 : 6 m.m
Bentuk ujung atau penampung badan jarum
jarum bulat
jarum tajam

Jenis benang :
* Di Absorbsi
* Tidak di Absorbsi
- Biologis
- Sintetik

Macam jahitan :
1.
2.
3.
4.
5.

Simpul tunggal
Jahitan matras vertikal (donasi)
Jahitan jelujur biasa
Jahitan jelujur feston
Jahitan jelujur intra kutan