Anda di halaman 1dari 3

Dmitri Mendeleev lahir pada 8 Februari 1834 di Verkhnie Aremzyani, Kekaisaran Rusia dan

meninggal pada 2 Februari 1907 pada umur 72 tahun ialah seorang ahli kimia dari Kekaisaran
Rusia yang menciptakan tabel periodik berdasarkan peningkatan bilangan atom. Bilangan ini
menunjukkan jumlah proton yang terdapat dalam inti atom. Jumlah proton sama dengan jumlah
elektron yang mengelilingi atom bebas.

Antoine Laurent Lavoisier lahir pada tanggal 26 Agustus 1743 di Paris Pada saat itu tersebar
semacam kepercayaan yang tak meyakinkan bahwa air dan udara merupakan substansi yang
elementer. Lebih buruk lagi, adanya kesalahpahaman mengenai hakekat daripada api.
Kepercayaan yang berkembang saat itu adalah bahwa semua proses pembakaran benda
mengandung substansi duga-dugaan yang disebut phlogiston, dan bahwa selama proses
pembakaran, substansi barang yang terbakar melepaskan phlogiston-nya ke udara.

Biography Friedrich A.K.Von Stradonitz (1809_1882)


Friedrich August Kekule Von Stradonitz adalah ahli kimia Jerman, penemu teori struktural
modern dalam kimia organik, penemu rumus bangun atau rumus stuktur, penemu teori
valensi(1857), penemu asam tioasetat (asam organik yang berisi belerang, 1854), penemu teori
struktur molekul benzene atau konsep cincin segi enam karbon benzene(1865). pada 1858 ia
menemukan bahwa karbon selalu membentuk 4 ikatan kovalen dan bahwa atom _atom karbon
dapat saling mengadakan ikatan hingga membentuk rantai yang panjang.Gagasan ini membuka
jalan untuk memahami senyawa alifatik.

John Dalton (1766-1844) ialah seorang guru SMU di Manchester, Inggris. Ia terkenal karena
teorinya yang membangkitkan kembali istilah "atom". Dalam buku karangannya yang berjudul
New System of Chemical Philosophy ia berhasil merumuskan hal tentang atom sekitar tahun
1803. Ia menyatakan bahwa materi terdiri atas atom yang tidak dapat dibagi lagi. Tiap-tiap
unsur terdiri atas atom-atom dengan sifat dan massa identik, dan senyawa terbentuk jika atom
dari berbagai unsur bergabung dalam komposisi yang tetap. Temuannya didasarkan pada sebuah
eksperimen..

Joseph Louis Proust (1754-1826) Ia menentang pendapat Berthollet, selama kurang lebih 8
tahun dengan penuh kebijaksanaan. Pada tahun 1799 ia membuktikan bahwa tembaga karbonat
yang dibuat di laboratorium dan tembaga karbonat yang berasal dari alam, jika dipanaskan
mengeluarkan gas karbondioksida dalam jumlah persen yang sama. Disamping itu ia juga
menunjukkan bahwa beberapa logam dapat membentuk lebih dari satu macam oksida atau
sulfida, yang masing-masing mempunyai susunan kimia tertentu. Menurutnya senyawa-
senyawa dalam keadaan murni masing-masing mempunyai susunan kimia yang tetap atau
tertentu. Karena itu ia mempertahankan pendapatnya, yaitu bahwa suatu zat itu mempunyai
susunan kimia yang tetap dengan demikian ia dianggap sebagai penemu "Hukum Perbandingan
Tetap".

Dr. Ahmed Hassan Zewail ialah seorang tokoh pakar sains Mesir yang telah memenangkan
Hadiah Nobel 1999 dalam bidang kimia. Dr. Zewail merupakan ilmuwan muslim kedua setelah
Prof. Abdus Salam dari Pakistan yang menerima penghargaan tersebut karena jasanya
menemukan femtokimia, studi mengenai reaksi kimia melintasi femtoseconds.Menggunakan
teknik laser ultra cepat (terdiri dari cahaya laser ultra pendek), teknik ini memberikan deskripsi
reaksi pada tingkat atom. Dapat dilihat sebagai bentuk kehebatan tinggi dari cahaya fotografi.

Svante August Arrhenius (19 Februari 18592 Oktober 1927) ialah seorang ilmuwan Swedia
yang merupakan salah satu pengagas kimia fisik. Ia mendapat Penghargaan Nobel dalam Kimia
atas karyanya mengenai ionisasi pada tahun 1903. Ia mengemukakan bahwa senyawa dalam
larutan dapat terurai menjadi ion-ionnya, dan kekuatan asam dalam larutan aqua tergantung
pada konsentrasi ion-ion hidrogen di dalamnya.

Sir Humphry Davy adalah seorang ahli kimia asal Inggris. Dia lahir pada tangga 17 Desember
tahun 1778 di Penzance, Cornwall, Inggris, dan meninggal di Geneva saat 29 Mei 1829. Awal
kariernya dimulai ketika dia menjadi guru besar Royal Institute di London (salah satu muridnya
yang terkenal adalah Faraday), dan menemukan banyak unsur kimia antara tahun 1802-1813.[1]
Selain itu, dia juga menemukan senyawa-senyawa. Di tahun 1807, dia berhasil memisahkan
antara unsur kalium dengan narium. Dilanjut pada tahun berikutnya, yakni 1808, dia mampu
memisahkan antara kaluum, strontium, dan barium melalui elektrolisa pada elektroda air
raksa.Dia jugalah yang menemukan lampu Davy yang aman digunakan untuk pertambangan.
Tahun 1820, Humphry Day diangkat menjadi presiden Royal Society. Humphry merupakan
salah satu eksponen (orang yang menjabarkan) terbesar dalam bidang metode ilmiah.

Henry Cavendish (10 Oktober 1731 24 Februari 1810) filsuf asal Inggris, juga seorang
ilmuwan dan ahli kimia. Cavendish terkenal karna menemukan hidrogen, atau yang ia sebut
sebagai "udara yang mudah terbakar".

Sir William Crookes (1832-1919) ialah ilmuwan dari Inggris yang mengemukakan bahwa
sinar katode merupakan partikel-partikel yang bermuatan negatif, mempunyai massa, dan
dimiliki oleh semua materi.
Jacobus Henricus van 't Hoff (30 Agustus 1852 1 Maret 1911) ialah kimiawan fisika dan
organik Belanda dan pemenang Penghargaan Nobel dalam Kimia pada 1901 Penelitiannya pada
kinetika kimia, kesetimbangan kimia, tekanan osmotik dan kristalografi diakui sebagai hasil
karya utamanya. Jacobus juga mendirikan bidang ilmu kimia fisika seperti yang kita kenal
sekarang, ia juga dianggap sebagai salah satu kimiawan terbesar sepanjang masa bersama
dengan kimiawan Perancis Antoine Lavoisier, Louis Pasteur dan ahli kimia Jerman Friedrich
Whler.