Anda di halaman 1dari 6

PERANAN IMUNOHISTOKIMIA PADA

PENANGANAN KANKER PAYUDARA

Oleh :
dr.Ike Yoganita Bangun

Pembimbing
dr.Noer Faisal Darmi,Sp.B(K)ONK
Pendahuluan
Di Indonesia Kanker payudara
menempati peringkat teratas
pada wanita
Dokter dan pasien harus
mengetahui prognosis dan terapi
yang digunakan

Salah satu metode menentukan


Prognosis dan jenis terapi adalah
menggunakan Imunohistokimia
Kendala : Pemeriksaannya
memerlukan biaya pribadi,
tidak ditanggung oleh BPJS
Pemeriksaan Imunohistokimia Standar
(trastuzumab) maupun terapi kombinasi lainnya. Skore HER2 dengan IHC terdiri dari 0/1+ yang
pada Kanker Payudara
menandakan bahwa jaringan tersebut negatif tidak memiliki protein HER2 yang overekspresi, skore 2+
menandakan adanya equivocal dimana hasil skore tersebut belum bisa menentukan apakah perlu
diberi targeted therapy atau tidak sehingga diperlukan pemeriksaan lain dengan menggunakan CISH
Hormonal Reseptor HER 2 Ki-67
(Chromogenic In Situ Hybridization) atau FISH (Flourescence In Situ Hybridization) dan skore 3+ yang
menandakan bahwa jaringan tersebut positif memiliki HER2 yang overekspresi 2. Adapun skore dan
klasifikasi IHC HER2 dijelaskan pada Tabel 1.
• Rendah : ≤ 15%
■ ER Table 1. Skore dan Klasifikasi HER22
• Menengah : 15-30%
■ PR Skore
IHC
Pola Pengecatan IHC Klasifikasi
• Tinggi : > 30%
0 Tidak ada pewarnaan membran Negatif
1+ pewarnaan membran tidak lengkap Negatif St gallen 2011 menyarankan 14%
(<10%) dan lemah
sebagai pemisah antara subtype
2+ Pewarnaan membran lengkap tapi Equivocal
tidak seragam atau lemah setidaknya luminal A dan luminal B.
sebesar 10% tapi kecil atau sama dengan
30%
St Gallen 2015 menyatakan bahwa
3+ Pewarnaan intensitas membran Positif HER2
seragam dengan nilai > 30% sel kanker nilai minimum Ki-67 masuk ke
luminal B adalah 20-29%.
Teknik IHC untuk mengetahui status protein HER2/neu ini dilakukan dengan menggunakan mikroskop
oleh dokter spesialis patologi anatomi. Menurut Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi
Indonesia periode 2003-2006, Prof. dr. H. Achmad Tjarta SpPA(K) melalui Suara Merdeka Online
TERIMA KASIH