Anda di halaman 1dari 4

Proposal Rancangan Pengolahan Makanan

Modifikasi Khas Daerah

Disusun oleh :

Kelompok :5

Nama : -Dimas Tri Atmojo (09)


-Fadila Puspita Anjani (12)
-Risma Dea Ferzia (23)
-Yudha Prasetya (28)

Kelas : XII MIPA 2

SMA NEGERI 3 PEMALANG


Jl. Mochtar No.2 Kel. Kebondalem Kec. Pemalang Kab. Pemalang
52311
BAB I Judul : Bola Ubi

BAB II Tujuan :

1. Memodifikasi rasa pada makanan khas daerah(Bola Ubi)


2. Menimbulkan daya tarik pada makanan khas daerah (Bola Ubi)
3. Memperpanjang masa simpan pada bahan ubi
4. Meningkatkan tingkat higenis produk

BAB III Bahan dan Alat:

a. Bahan :
 500 gram Ubi kuning
 100 gram tepung tapioka
 4 Sendok makan gula pasir
 2 Sendok makan baking powder
 Minyak goreng secukupnya
 Z3lay
b. Alat :
 Pisau
 Sendok
 Wajan
 Spatula
 Baskom
 Garpu

BAB IV Cara Pengolahan:


1. Cuci ubi lalu kupas kulitnya.
2. Kukus ubi yang telah dikupas kulitnya selama 15-20 menit hingga empuk.
3. Setelah dikukus, haluskan ubi tersebut higga lembut menggunakan garpu
4. Campurkan ubi yang sudah lembut dengan tepung tapioca, gula pasir, dan
baking powder lalu aduk hingga merata.
5. Setelah tercampur, ambil sedikit demi sedikit lalu masukkan sepotong
coklat batang ke dalam adonan yang telah dibentuk menjadi bulat.
6. Goreng di minyak dengan api sedang agar tidak gosong.
7. Bolak balikkan bola ubi yang sedang di goreng hingga matang.
8. Setelah berwarna kecoklatan, tiriskan dan bola ubi siap dihidangkan.
BAB V Perhitungan HPP:

Biaya Bahan Baku Rp. 20.000,


Biaya tenaga kerja langsung Rp. 2.500,
Biaya overhead variabel Rp. 1000,
Biaya overhead tetap Rp. 1000, +
Harga Pokok Produksi Rp. 24.500,
Biaya administrasi dan Rp. 2000,
umum
Biaya pemasaran RP.3000, +
Biaya non produksi Rp.5.000 +
Total HPP Rp. 29.500
Jumlah produksi bola ubi
HPP/unit = Total HPP/Jumlah unit
= Rp. 29.500/10
=Rp. 2.950

Harga jual = HPP/unit + Laba yang diinginkan


= Rp. 2.950 + Rp. 500
= Rp. 3.450

BAB VI Pemasaran atau Promosi:


Strategi promosi yang kami gunakan yaitu dengan sistem periklanan
(Advertising), yaitu sebuah bentuk komunikasi non personal yang harus
memberikan imbalan atau pembayaran kepada sebuah organisasi/dengan
menggunkan media masa contohnya seperti internet.

Bahan-bahan
10 orang

1. 3 ekor bandeng ukuran sedang


2. 2 butir telur kocok lepas
3. 1 butir kelapa parut kasar
4. 150 ml santan kental dari satu butir kelapa
5. 2 ruas lengkuas,
6. 2 lembar daun kunyit
7. 1 buah asam
8. 10 buah cabai keriting
9. 3 buah cabai merah besar
10. 1 batang serai
11. 10 butir bawang merah
12. 3 siung bawang putih
13. 1cm jahe
14. 3 butir kemiri sangrai
15. 1/2 sendok teh ketumbar
16. minyak untuk menumis dan menggoreng
Langkah
1. Bersihkan bandeng. Pukul pukul hingga daging lunak. Keluarkan daging ikan.
Bersihkan dari duri tulangnya lalu blender hingga halus daging nya

2. Tumis bumbu yang telah di haluskan, daun kunyit, asam kandis hingga harum.
Tuang sedikit demi sedikit santan hingga mengental. Dinginkan tambahan daging
ikan, telur, kelapa, santan, garam, dan gula.aduk rata

3. Masukan ke dalam kulit ikan. Jangan terlalu penuh karena adonan akan
mengenang. Kukus kurlep 30 menit hingga matang. Potong potong.

4. Celupkan ke dalam kocokan telur. Lalu goreng dengan api sedang hingga matang