Anda di halaman 1dari 18

Tujuan

1. Menganalisis SKL, KI, dan KD, Silabus dan pedoman mata


pelajaran yang diampu sesuai dengan kaidah pencapaian
kompetensi;
2. Menganalisis materi pembelajaran :
a. Menganalisis keterkaitan KD, indikator dan materi dalam
menunjang pencapaian tujuan pembelajaran;
b. Menganalisis integrasi muatan lokal pada materi mata pelajaran
dan materi mata pelajaran pada ekstrakurikuler kepramukaan
sesuai dengan karakteristik materi pelajaran;
3. Menganalisis penerapan model pembelajaran pada kurikulum 2013.
4. Menganalisis penilaian hasil belajar
Analisis keterkaitan SKL, KI, KD,
Silabus dan pedoman Mapel

Analisis Materi Pembelajaran


• keterkaitan KD,
indikator,tujuan pembelajaran,
Analisis dan materi
• Integrasi muatan lokal pada
Materi mata pelajaran dan
ekstrakurikuler pramuka

Analisis Penerapan Model


Pembelajaran

Analisis Penilaian Hasil belajar

3
SESI 2

Analisis Materi Pembelajaran


(4JP)

4
MATERI PEMBELAJARAN

Materi pembelajaran adalah bagian


dari isi rumusan kompetensi dasar
(KD), merupakan muatan dari
pengalaman belajar yang
diinteraksikan di antara peserta
didik dan lingkungannya untuk
mencapai kemampuan dasar berupa
perubahan perilaku sebagai hasil
belajar dari mata pelajaran.

5
CONTOH MATERI SIMULASI DIGITAL

Materi pembelajaran atau lingkup materi


Simulasi Digital merupakan bagian dari isi
rumusan Kompetensi Dasar (KD) yang
merupakan muatan dari pengalaman belajar
yang diinteraksikan di antara peserta didik
dengan lingkungannya untuk mencapai
Kemampuan Dasar berupa perubahan
perilaku sebagai hasil belajar dari mata
pelajaran.

6
DESKRIPSI

Pengembangan materi pembelajaran merujuk


pada materi pembelajaran dalam silabus atau
buku, serta Kompetensi Dasar yang termuat
dalam KI-3 (pengetahuan) dan KI-4
(keterampilan), dimana IPK merupakan jabaran
dari KD yang telah dianalisis, dan materi
pembelajaran disesuaikan dengan silabus atau
buku teks.

7
LINGKUP MATERI SIMULASI DIGITAL
Mata pelajaran Simulasi Digital membahas materi
sebagai berikut:
• Komunikasi dalam jaringan (daring/online);
• Kelas maya;
• Presentasi video;
• Presentasi video untuk branding dan marketing;
• Simulasi visual
• Aplikasi pengolah simulasi visual tahap produksi dan
pascaproduksi, dan
• Buku digital.

8
RAMBU-RAMBU PERUMUSAN IPK
• Indikator merupakan penanda perilaku pengetahuan (KD dari KI-
3) dan perilaku keterampilan (KD dari KI-4) yang dapat diukur dan
atau diobservasi.
• Perilaku sikap spiritual dan sikap sosial harus dikaitkan pada
perumusan tujuan pembelajaran.
• Rumusan IPK pengetahuan dimensi proses kognitif (dari
memahami sampai dengan mengevaluasi) dan dimensi
pengetahuan (faktual, konseptual, prosedural, dan metakonitif)
yang sesuai dengan KD,
• Rumusan IPK keterampilan sesuai dengan bentuk dan gradasi KD
keterampilan.
• Tidak menutup kemungkinan perumusan indikator dimulai dari
serendah-rendahnya C2 sampai setara dengan KD hasil analisis
dan rekomendasi.
9
LANGAH-LANGKAH
LANGKAH-LANGKAH MERUMUSKAN
PENJABARAN KI DAN KD KE DALAM
INDIKATOR
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK) DAN MATERI
PEMBELAJARAN

• Menentukan kedudukan KD dari KI-3 dan KD dari KI-4


berdasarkan gradasinya dan tuntutan KI;
• Menentukan dimensi pengetahuan (faktual, konseptual,
prosedural, metakognitif);serta bentuk keterampilan,
apakah keterampilan abstrak atau keterampilan konkret;
• Keterampilan kongkret pada kelas X menggunakan kata
kerja operasional sampai tingkat membiasakan/manipulasi.
Sedangkan untuk kelas XI pada tingkat mahir/presisi.
Selanjutnya untuk kelas XII sampai minimal pada tingkat
presisi hingga ‘ gerakan alami’/artikulasi/ pada taksonomi
psikomotor Simpson atau Dave, dan
• Merumusan IPK pada setiap KD dari KI-3 dan pada KD dari
KI-4 minimal memiliki 2 (dua) indikator.
10
Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Pencapaian Kompetensi
(IPK) dan Materi pembelajaran
Komptensi Inti KD IPK Materi
3. Memahami, menerapkan, 3.1.  Menerangkan  Komunikasi daring
menganalisis Menerapkan komunikasi daring asinkron.
pengetahuan faktual, pengetahuan asinkron.  Komunikasi daring
konseptual, prosedural pengelolaan  Menerangkan asinkron.
berdasarkan rasa ingin informasi komunikasi daring  Kewargaan digital
tahunya tentang ilmu digital. sinkron.  Komunikasi daring
pengetahuan, teknologi,  Menerangkan asinkron dan
seni, budaya, dan kewargaaan komunikasi daring
humaniora dengan digital. sinkron.
wawasan kemanusiaan,  Menerapkan
kebangsaan, kenegaraan, komunikasi daring
dan peradaban terkait asinkron dan
penyebab fenomena dan komunikasi daring
kejadian, serta sinkron.
menerapkan pengetahuan
prosedural pada bidang
kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan
minatnya untuk
memecahkan masalah.
11
Penjabaran KI dan KD ke dalam Indikator Pencapaian Kompetensi
(IPK) dan Materi pembelajaran
Komptensi Inti KD IPK Materi
4. Mengolah, menalar, 4.2  Mengikuti  Mendemontrasi
dan menyaji dalam Menyajikan komunikasi kan Komunikasi
ranah konkret dan ranah hasil daring daring asinkron
abstrak terkait dengan penerapan asinkron dan dan sinkron.
pengembangan dari pengelolaan sinkron
yang dipelajarinya di informasi berdasarkan
sekolah secara mandiri, digital contoh.
dan mampu melalui  Mendemonstr
menggunakan metoda komunikasi asikan
sesuai kaidah keilmuan. daring komunikasi
online. daring
asinkron dan
sinkron
berdasarkan
tugas

12
Pengintegrasian Muatan Lokal (Nilai Kontekstual) ke dalam
Mata Pelajaran Simulasi Digital

Integrasi Muatan Lokal ke


Kompetensi Dasar
dalam Materi Mata Pelajaran
3.2.Menerapkan pengetahuan Menggunakan komunikasi
pengelolaan informasi daring asinkron dan
digital melalui komunikasi daring sinkron
pemanfaatan komunikasi pada bidang usaha
daring (online). pertambangan yang ada di
wilayah Kabupaten Bangka
4.2.Menyajikan hasil penerapan Tengah.
pengelolaan informasi
pengelolaan informasi
digital melalui komunikasi
daring (online).

13
Pengintegrasian Mata Pelajaran Simulasi Digital pada
Kegiatan Aktualisasi Kepramukaan

Integrasi materi
mata pelajaran pada
Kompetensi Dasar Aktualisasi
Ekstrakurikuler
Kepramukaan
3.2 Menerapkan
Menggunakan
pengetahuan pengelolaan
informasi digital melalui kompetensi komunikasi
pemanfaatan komunikasi daring (online) dalam
daring (online). kegiatan kepramukaan
4.2Menyajikan hasil penerapan (mengirim dan
pengelolaan informasi digital menerima email,
melalui komunikasi daring chatting, dst).
(online). 14
Tujuan Pembelajaran
• merupakan jabaran lebih rinci dari indikator
pencapaian kompetensi (IPK)
• dirumuskan berdasarkan kompetensi dasar
(KD dari KI-3 dan KD dari KI-4) dengan
mengaitkan KI-2. Rumusan KI-2 merupakan
cermin perwujudan KI-1.
• menggunakan kata kerja operasional yang
dapat diamati dan atau diukur, mencakup
ranah sikap, ranah pengetahuan, dan ranah
keterampilan.
15
Rumusan Tujuan Pembelajaran
• Perumusan tujuan pembelajaran mengandung
komponen Audience, Behaviour, Condition dan Degree
(ABCD), yaitu:
– Audience adalah peserta didik;
– Behavior merupakan perubahan perilaku peserta
didik yang diharapkan dicapai setelah mengikuti
pembelajaran;
– Condition adalah prasyarat dan kondisi yang harus
disediakan agar tujuan pembelajaran tercapai;
– Degree adalah ukuran tingkat atau level
kemampuan yang harus dicapai peserta didik
CONTOH RUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
(dengan komponen A,B,C,D)

condition behaviour

audience

Disediakan peralatan komunikasi dan


jaringan internet, peserta didik akan
dapat melakukan komunikasi daring
asinkron dan sinkron berdasarkan
contoh produk dengan percaya diri

Degree afektif Degree attitude


CONTOH RUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Simulasi digital
1. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat
menjelaskan 2 jenis pengelolaan informasi digital melalui komunikasi
daring online dengan santun
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat
menentukan kebutuhan pokok fasilitas yang diperlukan untuk pengelolaan
informasi digital daring online secara mandiri
3. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat
menjelaskan cara melakukan komunikasi daring online dengan percaya diri
4. Disediakan peralatan komunikasi dan jaringan internet, peserta didik akan
dapat melakukan komunikasi daring asinkron dan sinkron berdasarkan
contoh dengan percaya diri
5. Disediakan peralatan komunikasi dan jaringan internet, peserta didik akan
dapat mendemonstrasikan komunikasi daring asinkron dan sinkron
berdasarkan tugas sesuai prosedur dengan percaya diri

18