Anda di halaman 1dari 14

Keratosis Seboroik

Hafidh Bagus Aji Prasetyo


22010116140118
Endya Maharani Putriatika
22010116140117
Epidemiologi
Pada tahun 1963, Tindal dan Smith meneliti populasi dari
individu yang sudah berusia lebih dari 64 tahun di California
utara dan mendapatkan hasil bahwa 88% dari populasi tersebut
setidaknya memiliki paling tidak 1 lesi keratosis seboroik.
Etiologi
Penyebab pasti belum diketahui, ada pendapat
bahwa faktor keturunan (autosoal dominan) dan
bisa juga karena terpapar sinar matahari secara
kronis.
Ada juga yang berpendapat bahwa terinfeksi
virus, DNA HPV didapatkan pada 40 kasus
keratosis seboroik.
Patogenesis
Pada kasus keratosis seboroik ini berpernyya EGF ( Epidermal
Growth Factor ) beserta reseptornya dan ekpresi gen BCL2 (
onkogen supresor apoptosis ) yang rendah pada pasien keratosis
seboroik. Keratinosit yang berpoliferasi memicu aktivasi
melanosit sekitar untuk mensekresi melanocyte-stimulating
cytokine. Pigmentasi ini juga dipengaruhi endotelin-1 yang
berperan dalam melanisasi kulit manusia
Diagnosis
• Anamnesis :
1. - Asimtomatik, benjolan hitam tidak nyaman
2. Lesi terkadang gatal
3. Benjolan semakin membesar secara lambat
4. Lesi tidak dapat sembuh sendiri
5. Riwayat keluarga
6. Lesi timbul diseluruh tubuh, kecuali telapak
tangan dan kaki serta memvrana mukosa
Pemeriksaan penunjang
• Pemeriksaan hitopatologi
• Pemeriksaan microskop elektron
Pengambilan spesimen
Dengan bedah scalpel
DD
• MM (Melanoma Maligna)
• Epitelioma sel basal berpigmen
• Nevus pigmentosus
• Keratosis senilis
MM
Epitelioma sel basal berpigmen
Nevus Pigmentosus
Keratosis senilis
Penatalaksanaan
Terapi topikal
1. Amonium Lactat Lotion : Menyebabkan iritasi muka karena menjadikan
sel keratin beradesi
2. Trichloroacetic acid : Menyebabkan iritasi lokal, dapat hilangkan lesi
(oleh tenaga ahli)

Terapi Bedah
1. Krioterapi : Menggunakan bedah beku dengan menggunakan cryogen
2. Bedah listrik : Dilakukan dengan teknik ( elektrofulgurasi, elektrodesikasi,
elektrokoagulasi,dll)
3. Laser CO2 : Memiliki afinitas tertentu pada target
4. Bedah scalpel : Kesembuhan tinggi dan perbaikan kosmetis yang baik
5. Dermabrasi : Digerakkan oleh motor 24.000 rpm dengan slinder
sandpaper/wire brush.