Anda di halaman 1dari 14

Case Based Discussion

Leptospirosis

Prima Ufiyantama Afta Sakria


1913020022
Definisi
Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan
oleh Leptospira, suatu bakteri spirochaeta aerob
obligat.
Etiologi

Leptospira
• Bersarang di tubulus ginjal pejamu mamalia dan keluar
di urin. Reservoir utama = tikus

• Bertahan hidup kondisi hangat, lembap, dan sedikit


alkali di air yang tenang / mengalir dan tanah, terutama
saat musim hujan
Faktor Resiko
Berjalan kaki di banjir atau air yang
terkontaminasi

Kontak dengan cairan dari hewan

Berenang di air banjir

Menelan air yang terkontaminasi


dengan atau tanpa luka
Manifestasi klinis
(inkubasi = 7 – 12 hari)
Anikterik (self limited) Ikterik (Penyakit Weil)
• Fase bakteremik : Demam mendadak • Dicirikan oleh ikterus, disfungsi
(> 40 C dan didahului kekakuan), ginjal, dan perdarahan.
menggigil, nyeri kepala retroorbita,
anoreksia, nyeri perut, mual, dan
• Ikterus tampak pertama kali
muntah.
antara hari ke 5 sampai 9
• Mialgia dengan karakteristik nyeri
tekan betis, paha, abdomen, dan • Hepatomegali dan nyeri ketok
regio paraspinal (lumbosakral), leher pada perkusi hati (menunjukkan
(seperti meningitis) penyakit masih aktif)

• Injeksi konjungtiva (muncul 2-3 hari • Manifestasi perdarahan


setelah awitan demam) (purpura, petekie, epistaksis,
perdarahan gusi, dan hemoptisis
minor)
Penegakkan Diagnosis
KLINIS
• Pasien demam akut
• Mempunyai riwayat minimal 2 hari tinggal di daerah banjir atau
memiliki risiko tinggi terpapar

• Menunjukkan setidaknya dua dari gejala berikut: mialgia, nyeri


tekan betis, injeksi konjungtiva, menggigil, nyeri perut, sakit kepala,
ikterus, atau oliguria
• TTV stabil
• Sklera anikterik

Ringan
• Keluaran urine baik
• Meningismus (-), sepsis (-), ikterus
(-)
• Dapat mengkonsumsi obat per oral

• TTV tidak stabil

Sedang
• Ikterus, sklera ikterik
• Nyeri perut, mual, muntah, diare
• Oliguria / anuria

- Berat •

Meningismus (+)/sepsis (+)
Perubahan status mental
Pemeriksaan Penunjang
1. Laboratorium

Leukositosis (15000-30000), neutrofilia,


trombositopenia, dan creatinine phosphokinase ↑

Bilirubin dapat sangat ↑ (predominasi fraksi


direk), pemanjangan prothrombin time.

Pada gangguan fungsi ginjal = ureum dan kreatinin ↑


didapatkan hematuria, piuria, proteinuria (biasanya kurang dari 1 g/24
jam), dan berat jenis urin tinggi.
Pemeriksaan Penunjang
2. Kultur dan isolasi
• leptospira dapat diisolasi dari sampel darah dan cairan
serebrospinal pada hari ketujuh hingga kesepuluh sakit, dan dari
urin selama minggu kedua dan ketiga

3. Uji komersial berbasis ELISA, aglutinasi latex dan


teknologi uji cepat imunokromatografik
• Respons antibodi IgM yang kuat, muncul sekitar 5-7 hari setelah
awitan gejala
• Diagnosis presumtif leptospirosis dapat
ditegakkan jika: (i) Skor bagian A atau bagian
A + bagian B = 26 atau lebih; atau (ii) Skor
bagian A + bagian B + bagian C = 25 atau lebih

• Skor antara 20 dan 25 menunjukkan


kemungkinan diagnosis leptospirosis tetapi
belum terkonfirmasi
Tata Laksana
Tata Laksana

Leptospirosis sedang berat → terapi suportif dengan perhatian pada


keseimbangan cairan dan elektrolit

Transfusi trombosit dini dianjurkan jika trombosit kurang dari 50 ribu / mm3
atau pada turun bermakna dalam waktu singkat.

Pasien yang menderita gagal ginjal diterapi dengan hemodialisis atau


hemodiafiltrasi jika tersedia
Pencegahan
Terima Kasih