Anda di halaman 1dari 18

Tetralogy of Fallot sebagai

Penyakit Jantung Bawaan


Sianotik
Arwi Wijaya
102012294
E5

Tetralogy of fallot
PJB sianotic yang terdiri dari stenosis
pulmonal, VSD, RVH, Overriding
Aorta.
Stenosis pulmonal dan VSD
memegang peranan penting

Gejala

Dyspneu
BB tidak/sulit naik
Pertumbuhan lambat
Clubbing finger
Sianosis
Cepat lelah
Sulit menetek
Keringat berlebihan
Setelah beraktivitas anak jongkok

Patofisiologi

DD
Transposition of Great Arteries
Total Anomalous Pulmonary Venous
Return
Double Outlet Right Ventricel

Etiologi
Multifaktor 90%
Endogen:
kelainan kromosom
Anak yang lahir sebelumnya menderita PJB
Peyakit dalam keluarga: DM, hipertensi, penyakit
Jantung, kelainan bawaan (Syndrome Down)

Eksogen:
Riwayat kehamilan: obat, program KB oral atau
suntik, infeksi ( TORCH, rubella, CMV, herpes
simpleks), pajanan sinar-X, gizi buruk, alkoholik,
usia diatas 40 tahun

Epidemiologi
Urutan ke-4 PJB terbanyak setelah
VSD, ASD dan PDA
Urutan pertama PJB sianotik
3-6 dari 10000 BBL menderita
tetralogy of Fallot
Pria > wanita

Anamnesis
Apakah anak sering infeksi
pernafasan berulang?
riwayat kehamilan ibu?
Bagaimana aktivitas anaknya?
Apakah saat aktivitas berat anak
sering mengeluh sesak?
Apakah setelah menangis, anak
tampak membiru?

Apakah ada keterlambatan dalam


pertumbuhan anak dibandingkan
dengan anak seusianya?
Riwayat penyakit keluarga?
Apakah anak mengeluh nyeri dada?
Apakah anak ada berkeringat secara
berlebihan?

Pemeriksaan Fisik
Inspeksi: Clubing finger, skoliosis,
dyspneu, napas kusmaul, lemas,
kejang, sinkop
Palpasi: getaran bising sepanjang
sternum kiri
Auskultasi: bising sistolik, BJ 1 keras,
BJ 2 terpisah dengan komponen
pulmonal,

Pemeriksaan Penunjang
Darah lengkap
Radiologi

Pemeriksaan Penunjang
Ekokardiogram

Penatalaksanaan
Medikamentosa
a. Prostaglandin E1 (0,05-0,20
g/kg/men)
b. Propanolol oral dosis 0,5-1,0 mg/kg
yang diberikan secara oral tiap 6
jam
c. Fe sampai Ht normal

Penatalaksanaan
Non Medikamentosa
a. Knee chest position
b. Menjaga kebersihan mulut dan gigi
c. Jangan sampai dehidrasi

Penatalaksanaan
Tindakan Pembedahan
a. Bedah paliatif:
.BT shunt
.Waterson shunt
.Potts shunt
b. Bedah korektif

Komplikasi

Trombosis serebri
Abses otak
Endokarditis bakterialis
Gagal jantung kongesti

Pencegahan
Untuk menghindari terjadinya penyakit
jantung congetinal akan lebih baik
untuk menghindari faktor-faktor resiko
yang diduga mempunyai pengaruh
pada peningkatan angka kejadian
penyakit jantung bawaan seperti ToF
ini.

Kesimpulan
ToF merupakan penyakit jantung
bawaan sianotik dengan gejala
seperti hipoksi, sulit menetek, cepat
lelah, sesak dada, dyspnea, clubbing
finger. Kelainan ini didapat dari
banyak faktor dan harus cepat
ditangani dengan tindakan
pembedahan.