Anda di halaman 1dari 19

LAPORAN PRAKTIKUM

ANALISA DAN PERANCANGAN KERJA


MODUL 2 TIME AND MOTION STUDY

DISUSUN OLEH: KELOMPOK V

Rudini Mulya Zamaludin Stefany Soegianto Novian Azis Muksin Ardiansyah Ihsan Maulana

(41610010035) (41610010014) (41610010042) (41610010034) (41610010015) (41610010010)

PROGRAM STUDI TEKNIK INDUSTRI FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS MERCUBUANA JAKARTA 2013

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kelompok kami bisa menyusun dan menyajikan laporan praktikum Analisis dan Perancangan Kerja (APK) ini dengan baik hingga akhir penyusunanya. Praktikum ini merupakan suatu lagka awal bagi mahasiswa untuk semaking mengenal bagaimana proses dalam analisis dan perancangan kerja yang baik dalam suatu pekerjaan yang dihadapi.

Dengan penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan ini sudalah merupakan suatu optimalisasi dengan pertimbangan akan singkatnya waktu dan kemauan keras. Namun, masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu penulis mengharapkan Kritik serta Saran yang membangun guna menjadikan bahan acuan dalam penulisan tugas-tugas yang selanjutnya.

Akhir kata semoga penyusunan laporan praktikum Analisis dan Perancangan Kerja ini bisa berguna bagi semua pembaca, yang dengan senang membaca laporan praktikum ini. meluangkan waktunya untuk

Jakarta, 10 Juni,2013

Kelompok V

DAFTAR ISI

Kata Pengantar.......................................................................................................................... Daftar Isi................................................................................................................................... Bab 1. Pendahuluan................................................................................................................... 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 Latar Belakang Perencanaan Pratikum........................................................... Batasan Masalah............................................................................................. Tujuan Pratikum.............................................................................................. Alat dan Bahan yang digunakan..................................................................... Pelaksanaan Pratikum.....................................................................................

I II III 4 4 4 5 5 6 6 6 7 7 7

Bab II. Landasan Teori............................................................................................................. 2.1 Pengukuran waktu Baku................................................................................ 2.1.1 2.1 2.1 2.3 Pengukuran Langsung......................................................................

Pengukuran Waktu Normal........................................................................... Pengukuran Waktu Siklus............................................................................ Pengujian Data............................................................................................. .

2.4

Studi Gerakan 14 15 11 12 13

Bab III. Metode Penelitian........................................................................................................ Bab IV. Analisis Data............................................................................................................... 4.1 4.2 4.3 Percobaan 1.................................................................................................. .. Prcobaan 2..................................................................................................... Perhitungan....................................................................... ............................

4.4

Diagram Therblig...........................................................................................

18 19 19 19

Bab V. Kesimpulan Dan Saran................................................................................................. 5.1 5.2 Kesimpulan..................................................................................................... Saran...............................................................................................................

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Pelaksanaan Praktikum Waktu adalah hal yang sangat diperhatikan dalam dunia rekayasa maupun ilmu pengetahuan, demikian juga pada perusahaan manufaktur. Sebagai contoh, percobaan Newton tentang benda jatuh sangat banyak bergantung pada pengukuran jarak dan waktu. Walaupun waktu telah menjadi variabel yang penting dalam sejarah, baru Taylor lah yang menawarkan konsep pengukuran waktu pekerjaan manusia sebagai alat pengendalian hasil pekerjaan buruh di dunia industri. Disamping itu, bila kita mengamati suatu pekerjaan yang sedang berlangsung, hal yang sudah pasti terlihat adalah adanya gerakan-gerakan yang berbentuk kerja tersebut. Studi gerakan adalah analisa yang diperlukan terhadap beberapa gerakan bagian badan pekerja dalam menyelesaikan pekerjaannya. Dengan demikian diharapkan agar gerakan-gerakan tangan tidak efektif dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan sehingga akan diperoleh penghematan dalam waktu kerja, yang selanjutnya dapat pula menhemat pemakaian fasilitas-fasilitas yang tersedia untuk pekerjaan tersebut. Berdasarkan alasan diatas maka untuk melangkapi teori yang sudah didapat dan lebih memahami mengenai konsep-konsep,prinsip- prinsip dan teknik dalam Analisa dan Perancangan Kerja khususnya Time and Motion Study maka kami melaksanakan praktikum ini. Diharapkan dengan praktimum ini kami dapat meningkatkan pemahaman dan pengembangan ilmu Analisa dan Perancangan Kerja dan kelak dapat dipraktikan dilingkungan kerja perusahaan. 1.2 Batasan Masalah Untuk membatasi praktikum ini agar lebih terfokus maka kami hanya melakukan praktikum terbatas pada pengukuran waktu kerja serta studi gerakan dasar kerja. 1.3 Tujuan Praktikum Adapun tujuan praktikum ini adalah sebagai berikut : 1. Mampu menganalisis dan memperbaiki cara kerja dengan studi gerakan dan prinsip ekonomi gerakan 2. Mampu merancang dan mengimplementasikan perbaikan cara kerja yang lebih baik dari sebelumnya 3. Dapat menggunakan teknik pengukuran langsung dan tidak langsung dalam hal perbaikan cara kerja.

1.4 Alat dan Bahan yang Digunakan Untuk menunjang pelaksanaan praktikum, maka digunakan beberapa alat dan bahan, adapun alat dan bahan nya adalah sebagai berikut : 1. Baut 10 buah 2. Mur 10 buah 3. Ring 10 buah 4. Container 1 buah 5. Stopwatch 6. Lembar data 7. Alat tulis serta alat bantu lain yang dibutuhkan

1.5 Pelaksanaan Praktikum Praktikum Analisa dan Perancangan Kerja yang mempelajari tentang Time and Motion Study dilaksakan pada : Hari Jam Tempat : Rabu, 08 Mei 2013 : 14.00 s/d 16.00 WIB : Ruang D-207

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengukuran Waktu Baku Pengukuran waktu (time study) merupakan salah satu pengukuran kriteria kerja. Pengukuran kerja yang dimaksud adalah pengukuran waktu standar atau waktu baku. Pengertian pengukuran kerja adalah suatu aktifitas untuk menentukan waktu yang dibutuhkan oleh seorang operator (memiliki skill rata-rata dan terlatih) dalam melaksanakan kegiatan kerja dan dengan kondisi serta tempo kerja yang normal. Waktu standar dapat digunakan sebagai dasar untuk analisis lainnya. Proses pengukuran waktu dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok besar yaitu : 1. Pengukuran waktu secara langsung, yaitu pengukuran waktu kerja dimana pengamat berada di tempat dimana objek sedang diamati. Pengamat secara langsung melakukan pengukuran atas waktu kerja yang dibutuhkan oleh seorang operator (objek pegamatan) dalam menyelesaikan pekerjaannya. Pengukuran secara langsung terdiri dari dua cara yaitu : a. Dengan cara Jam Henti (stop watch) b. Dengan cara Sampling Pekerjaan 2. Pengukuran waktu secara tidak langsung, yaitu pengukuran waktu dimana pengamat tidak berada secara langsung di lokasi (objek) pengukuran. Pembentukan waktu yang dimulai dari analisis pekerjaan, kemudian menggunakan waktu gerakan yang telah ditetapkan. Pengukuran secara tidak langsung ini dapat dilakukan dengan : a. Pengukuran dengan menggunakan data waktu baku b. Pengukuran dengan menggunakan data waktu gerakan Pengukuran Langsung Pengukuran Waktu Kerja dengan Jam Henti (stop watch) Pengukuran waktu ini menggunakan jam henti (stop watch)sebagai alat utamanya. Cara ini adalah cara yang sederhana, sehingga paling banyak dipakai. Pengukuran waktu adalah pekerjaan mengamati pekerja dan mencatat waktu kerjanya baik seiap elemen ataupun siklus dengan menggunakan alat yang telah disiapkan. Pengukuran pendahuluan tahap pertama dilakukan, penguji harus melakukan pengujian keseragaman data, menghitung kecukupan data dan bila jumlah pengukuran belum mencukupi dilanjutkan dengan pengukuran pendahuluan tahap kedua atau sampai jumlah keseluruhan pengukuran mencukupi untuk tingkat ketelitian dan keyakinan yang dikehendaki.

Pengukuran Waktu Siklus, Normal, dan Baku Jika pengukuran-pengukuran telah selesai, yaitu semua data yang didapat memiliki keseragaman yang dikehendaki, dan jumlahnya telah memenuhi tingkat-tingkat ketelitian dan keyakinan yang diinginkan, maka selesailah kegiatan pengukuran waktu. Langkah selanjutnya adalah mengolah data tersebut sehingga memberikan waktu baku. Cara untuk mendapatkan waktu baku dari data yang terkumpul itu adalah : a. Hitung Waktu Siklus rata-rata dengan : = b. Hitung Waktu Normal dengan : = Dimana p adalah faktor penyesuaian. Faktor ini diperhitungkan jika pengukur berpendapat bahwa operator bekerja dengan kecepatan tidak wajar, sehingga hasil pengukuran waktu perlu disesuaikan atau dinormalkan dulu untuk mendapatkan waktu siklus rata-ratayang wajar, jika pekerja bekerja dengan wajar, maka faktor penyesuaian nya p=1, artinya waktu siklus ratarata sudah normal. Jika bekerja nya terlalu lambat, maka untuk menormalkan pengukur harus memberi harga p<1, dan sebaliknya p>1 jika dianggap bekerja terlalu cepat. c. Hitung Waktu Baku Setelah perhitungan diatas selesai, waktu baku bagi penyelesaian oekerjaan kita dapatkan dengan : = + 1 + Dimana i adalah faktor kelonggaran atau allowance yang diberikan kepada pekrja untuk menyelesaikan pekerjaannya disamping waktu normal d. Pengujian Data - Harga rata-rata = ( )2 1

Standar Deviasi =

Batas Kendali Atas (BKA) dengan tingkat keyakinan 99%, maka nilai Z =2,58~3, untuk pengujian data didapat : = + . Batas Kendali Bawah (BKB) = . Uji Kecukupan Data :

2 ( )2

Studi Gerakan Gagasan untuk mengefektifkan penerapan dari Therblig ini muncul dari seorang konsultan Methods Engineering ternama dari jepang : Mr. Shigeo Singo. Ia mengklasifikasikan Therblig yang telah dibuat oleh Gilberth menjadi 4 kelompok, yaitu : KELOM POK ELEMEN GERAKAN KETERANGAN

Utama

- Assemble (A) - Use (U) - Disassemble (DA)

Gerakan - gerakan dalam kelompok ini bersifat memberikan nilai tambah.

Perbaikan kerja untuk kelompok ini dapat dilakukan dengan cara mengefisienkan gerakan. Gerakan-gerakan dalam kelompok ini

diperlukan, tetapi tidak memberikan nilai Penunjang - Reach (RE) - Grasp (G) - Move (M) - Release Load (RL) tambah. Perbaikan kerja untuk kelompok ini dapat dilakukan dengan meminimumkan gerakan. Gerakan-gerakan dalam kolompok ini tidak memberikan nilai tambah dan mungkin dapat dihilangkan. Perbaikan kerja untuk kelompok Pembantu - Search (SH) - Select (ST) - Position (P) Gerakan-gerakan - Hold (H) - Inspection (I) - Preposition (PP) dalam kelompok ini sedapat mungkin dihilangkan. ini dapat dilakukan dengan

pengaturan kerja yang baik atau dengan menggunakan alat bantu.

Gerakan Elemen Luar

- Rest (R) - Plan (Pn) - Unavoidable Delay (UD) - Avoidable Delay (AD)

BAB III PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA PERCOBAAN 1 LAYOUT 1 konteiner baut mur ring

operator NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 WAKTU (s) 21,40 15,74 15,45 19,68 10,15 13,44 18,30 14,21 12,32 18,62

LAYOUT 2 baut ring mur konteiner

operator NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 WAKTU (s) 14,10 15,61 10,02 10,44 14,69 11,99 16,88 12,94 16,47 17,94

LAYOUT 3 baut mur ring konteiner

operator

NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

WAKTU (s) 16,72 11,03 13,76 11,32 12,88 12,13 14,24 12,90 11,16 12,76

PERCOBAAN 2 konteiner

baut

mur

ring

operator NO 1 WAKTU (menit) 2: 29: 50

PERHITUNGAN Faktor Kelonggaran Tenaga yang dikeluarkan (sangat ringan) Sikap kerja (duduk) Kelelahan mata (pandangan terusmenerus dengan fokus berubah) Keadaan temperatur tempat kerja (normal) Keadaan atmosfer (baik) Keadaan lingkungan (baik bersih kebisingan rendah) sub total kebutuhan pribadi Total kelonggaran Kelonggaran % Ref yang diambil 6,0-7,5 0,0-1,0 0-5 7 0 5

7,5-12 0-5 0 0-2,5

10 3 0 25 1 26

PERCOBAAN 1 LAYOUT 1 Dibuat menjadi subgroup Sub 1 2 Waktu Penyelesaian 15,45 10,15 18,3 19,68 13,44 14,21 Jumlah Harga 15,524 16,338 31,862

21,4 15,74

12,32 18,62

a. Waktu siklus rata-rata = =

31,862 = , 2

b. Waktu normal = = 15,931 0,97 = ,

c. Waktu baku = 1 + = 16,361 + 0,26(16,361) = , d. Pengujian data - Harga rata-rata = = Standar deviasi = ( )2 1

159,31 = , 10

87,9714 = 9

9,7746 = ,

Batas kendali atas = + . = 15,391 + 3 . 3,127 = 15,391 + 9,381 = ,

Batas kendali bawah = . = 15,391 3 . 3,127 = 15,391 9,381 = ,

Uji kecukupan data = 2 ( )2


2 2

3 10(2650,67 25379,68) 0,1 = 159,31 30 227290,1 = 159,31


2

= ,

Layout 2 Dibuat menjadi subgroup Sub 1 2 Waktu Penyelesaian 10,02 14,69 16,88 10,44 11,99 12,94 Jumlah Harga 14,432 13,784 28,216

14,1 15,61

16,47 17,94

a. Waktu siklus rata-rata = = b. Waktu normal = = 14,108 0,97 = , c. Waktu baku = + 1 + = 13,685 + 0,26 13,685 = 13,685 + 3,5581 = , d. Pengujian data - Harga rata-rata = = Standar deviasi = 1
2

28,216 = , 2

141,08 = , 10

(0 + 2,25 + 16,71 + 13,45 + 0,33 + 4,48 + 7,68 + 1,36 + 5,57 + 14,6 9 = 66,55 = 9 7,38 = ,

Batas kendali atas = + . = 14,108 + 3 . 2,719 = 14,108 + 8,157 = ,

Batas kendali bawah = . = 14,108 3 . 2,719 = 14,108 8,157 = ,

Uji kecukupan data = 2 ( )2


2 2

3 10(2056,915 19903,57) 0,1 = 141,08 30 196978,79 = 141,08


2

= ,

LAYOUT 3 Dibuat menjadi subgroup Sub 1 2 Waktu Penyelesaian 13,76 12,88 14,24 11,32 12,13 12,9 Jumlah Harga 13,752 12,028 25,78

16,72 11,03

11,16 12,76

a. Waktu siklus rata-rata = = b. Waktu normal = = 12,89 0,97 = ,

25,78 = , 2

c. Waktu baku = + 1 + = 12,50 + 0,26 12,50 = , d. Pengujian data - Harga rata-rata = = Standar deviasi = ( )2 1

128,9 = , 10

26,7604 = 9

2,97 = ,

Batas kendali atas = + . = 12,89 + 3 .1,724 = 12,89 + 5,172 = ,

Batas kendali bawah = . = 12,89 3 .1,724 = 12,89 5,172 = ,

Uji kecukupan data = 2 ( )2


2

3 0,1 10 1688,281 16615,21 = 128,9


2

30 149269,29 = 128,9

= ,

Diagram Therblig Left Hand Deskripsi Simbol Jarak Menjangkau baut RE 39 cm Memegang baut H 30 cm Menunggu UD 9 cm Merakit baut & ring A 9 cm Menunggu UD 9 cm Menunggu UD 9 cm Merakit A 9 cm Right Hand Simbol Jarak RE H A RE H A M RL 39 cm 30 cm 9 cm 39 cm 30 cm 9 cm 39 cm 39 cm

Waktu 0,83 0,86 0,71 0,92 0,64 0,69 8,08

Deskripsi Menjangkau ring Memegang ring Merakit baut & ring Menjangkau mur Memegang mur Merakit Membawa Melepaskan

Waktu 0,64 0,71 0,92 0,64 0,69 8,08 0,64 0,52

BAB IV ANALISIS 1. Waktu kerja terbaik dihasilkan pada layout 3, karena operator (Radit) lebih banyak bekerja menggunakan tangan kanan jadi lebih nyaman dengan tampilan layout 3 2.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan Berdasarkan praktikum yang telah kami lakukan, kami dapat menyimpulkan bahwa : 1. Perbedaan cara kerja mempengaruhi lama atau tidaknya waktu kerja yang dihasilkan 2. Semakin baik cara kerja yang digunakan, maka waktu kerja yang dihasilkan akan makin cepat/baik 3. Perbaikan cara kerja sangat dibutuhkan untuk memperoleh waktu kerja yang paling optimal

5.2 Saran Berdasarkan praktikum yang telah kami lakukan, kami ingin memberikan saran kepada pihak yang terkait dengan praktikum Analisa dan Perancangan Kerja, yaitu: 1. Penjelasan mengenai modul agar lebih mendalam 2. Penggunaan waktu praktikum agar dapat lenih efisien