Anda di halaman 1dari 18

Andik Kuswantoro (12.02.01.

0997)
Erwin Rusdianto (12.02.01.1008)
Jenria Latifa Yuli (12.02.01.1014)
Vivi Sistiyowati (12.02.01.1045)
Yaumi maghfiroh (12.02.01.1047)
Telinga adalah organ penginderaan dengan
fungsi ganda dan kompleks (pendengaran
dan keseimbangan) . Indera pendengaran
berperan penting pada partisipasi seseorang
dalam aktivitas kehidupan sehari-hari.
Sangat penting untuk perkembangan normal
dan pemeliharaan bicara, dan kemampuan
berkomunikasi dengan orang lain melalui
bicara tergantung pada kemampuan
mendengar.
1. Trauma telinga bagian luar
a. Laserasi
b. Frostbitea
c. Hematoma
2. Trauma Telinga Bagian Tengah
Trauma pada telinga tengah biasanya disertai
dengan sakit telinga dan kadang-kadang juga
disertai dengan pendarahan dari telinga,
gangguan pendengaran, dan kelemahan wajah
ipsilateral, dengan isthmus sempit, membantu
untuk melindungi dari cedera langsung .
3. Trauma Telinga Bagian Dalam
Faktor kesengajaan, biasanya terjadi
pada anak-anak balita.
Faktor kecerobohan sering terjadi
pada orang dewasa sewaktu
menggunakan alat-alat pembersih
telinga
Faktor kebetulan terjadi tanpa sengaja
dimana benda asing masuk kedalam
telinga
1. Merasa tidak enak ditelinga
2. Tersumbat
3. Pendengaran terganggu
4. Rasa nyeri telinga (otalgia)
Akibat Trauma telinga yaitu
akan terjadi komplikasi, yaitu
tulang rawan hancur dan
menciut serta keriput,
sehingga terjadi telinga lisut
a. Trauma liang telinga umumnya disebabkan
oleh kesalahan sewaktu membersihkan
telinga
b. Benda asing yang masuk ke telinga biasanya
disebabkan oleh beberapa factor
c. Masuknya benda asing ke dalam telinga
yaitu ke bagian kanalis audiotorius
eksternus
1. Pemeriksaan dengan
Otoskopik
2. Pemeriksaan Ketajaman
3. Uji Ketajaman Dengan
Garpu Tala
1. Pengkajian
a. Biodata : nama, umur, agama, jenis kelamin,
pendidikan, alamat, tanggal masuk rumah sakit,
tanggal pengkajian, nomor register, dandiagnosa
medis.

b. Riwayat Kesehatan
1. Keluhan utama
Biasanya klien mengeluh adanya nyeri,
apalagi jika daun telinga disentuh.
2. Riwayat penyakit sekarang
Biasanya penderita merasa sakit pada
telinga dan didalam telinga terasa penuh
karena adanya penumpukan serumen atau
disertai pembengkakan
3. Riwayat penyakit dahulu
Tanyakan pada klien dan keluarganya
4. Riwayat penyakit keluarga
Tidak ada salah satu keluarga yang mengalami
sakit telinga

C. Pola Fungsi Kesehatan


a. Pola istirahat dan tidur
b. Pola aktivitas

D. Pemeriksaan Anamnesis
E. Pemeriksaan Fisik
1. Inspeksi
Inspeksi keadaan umum telinga,
pembengkakan pada MAE
(meatusauditorius eksterna) perhatikan
adanya cairan atau bau, warna kulit
telinga, penumpukan serumen, tonjolan
yang nyeri dan berbentuk halus, serta
adanya peradangan.
2. Palpasi
Palpasi, Lakukan penekanan ringan pada
daun telinga, jika terjadi respon nyeridari
klien, maka dapat dipastikan klien menderita
otitis eksternasirkumskripta (furunkel).
Pemeriksaan Fungsional Gordon :

1. Pola persepsi & pemeliharaan kesehatan


2. Pola nutrisi metabolic
3. Pola eliminasi
4. Pola aktivitas
5. Pola istirahat tidur
6. Pola persepsi sensori kognitif
7. Pola hubungan dengan orang lain
8. Pola reproduksi/ seksual
9. Pola persepsi diri dan konsep diri
1. Nyeri b/d trauma dan
proses inflamasi
2. Gangguan persepsi sensori:
pendengaran b/d adanya
benjolan atau furunke
3. Risiko infeksi b/d laserasi
kulit dan trauma membran
timpani