Anda di halaman 1dari 10

HUKUM ACARA PERDATA I. A.

Pengertian Hukum Acara PENDAHULUAN Perdata

Hukum Acara perdata ialah kumpulan atau himpunan peratruran hukum yang mengatur perihal tata cara pelaksanaan hukum perdata atau penerapan peraturan-peraturan hukum dalam B. Ruang lingkup 1. tata cara orang bertindak dalam berperkara 2. bagaimana tata cara penyelesaian suatu perkara itu dan bagaimana pula akibatakibatnya yang harus dijalani atau di indahkan oleh para pihak yang berperkara. 3. bagaimana akibatnya bila terjadi pelanggaran terhadap hal-hal diatas prakteknya.

C. Sumber-sumber Hukum acara perdata 1. HIR 2. RBG 3. RV 4. Undang-undang 5. Yurisprudensi 6. Adat Kebiasaan 7. Doktrin 8. Intruksi dan Surat Edaran Mahkamah Agung 9. Hukum Islam

II.

PIHAK-PIHAK

DALAM

PERKARA

PERDATA

A, Asas yang dapat menjadi pihak 1. pada dasarnya setiap orang yang meras mempunyai hak dan ingin menuntutnya atau ingin memperthankan atau membelanya berwenang untuk bertindak selaku pihak selaku penggugat maupun selaku tergugat 2. namun demikian beberpa persyaratn harus dipenuhi yakni :

a.

mempunyai

rechtsbevogdheid/

kewenangan

untuk

menjadi

endukung

hak

b. mempunyai hadelingsbekwoanheid/ kemampuanuntk bertindk/ mlakukan perbuatan hokum. Siapa saja yang tidkmapu untuk brtindak di anngap tidk mampu pula untuk bertindak sebagai pihak di muka pengadilan.Yang diannggap tidak mampusebgi pihak a. mereka yang belum cukup umur atau belum dewasa, mereka harus diwkili oleh walinya b. mereka yang diletakkan dibswah pengampuan karena sakit ingatan (B.W Pasa 466. 452, RV bidang Pasal hokum 248 harta nomor kekayaan 2) saja c. para pemboros dan pemabuk. Ketidak mampuannya terbatas pada perbuatanny dalm d. seorag istri yag tundu pada BW tidk dapat bertindak sebagi pihak tana bantuan tana bantuan dari suaminya (BW pasal 110), kecuali dalam hal perceraian atau apabila ia dituntut dalam perkara pidana (BW pasal 111) e. terhadap orang,yang telah meninggal dunia dapat pula dilakukan gugatan. Gugatanya ditujukan kepad ahli warisnya sekaligus (RV pasal 7,248 nomor 1 BW 1194) Badan-badan Selain untuk 3) c. jika yang digugat Negara maka orang yang mewakilinya tdak perlu disebut namanya dalam gugatan. Beberap peraturan perundang-undangan enunjuk dengan tegas siapa-siapa yang ditugaskan untuk ewkili badan hokum public ini, misalnya: gugatan terhadap pemerintah RI harus ditujukan kepada pimpinan departemen yang bersangkutan RV (pasal 6 nomor 1) orng badan hokum hokum juga dapat pengurus sebagai diajukan tidak sebagai pihak kasa pihak: adalh :

a. badan hukum melalui engurusnya atau wakilnya (BW pasal 1655, RV pasal 8 nomor 2) mewakili bdan hokum, memerlukan khusus b. badan hokum public gugatannya harus dialaatka kepada pemimpinnya (RV pasal 6 nomor

III.

Surat

Kuasa

surat kuasa ialah surat yang menerangkan telah terjadinya pemberian kusa dari satu pihak tertentu kepada pihak lainnya yan tertentu pula untuk bertindak sebagai wakil dalm mengurus kepentingan pemberi kuasa, bila pemberi kuasa berhlangan hadir. 1. Surat kuasa meurutt sifat isinya

Surat kuasa umum yakni surt kuasa yang menrngkan bhwa pemberian kuasatersebut umum atau meliputi berbagai macam hal

Surat kuasa khusus yakni surat kuasa yang secara tegas menerangkan bahwa pemberian kuasa itu hanya berlku khusus hal-hal tertentu saja misalnya khusus hanya berlaku khusus hanyauntuk perpanjangn surat-surat tanah

2. Surat kuasa bila dipandang dari sudut cara pembuatannya.

Surat kuasa dibawa tangan, yaitu surat kusayang dibuat untuk menjadi bahn bukti dan ditandatangani oleh kedua belah pihak Surat kuasa autentik, yaitu surat kuasa dibuat oleh notaries,parapihak tinggal menanda tangani ( dihadapan notaris yng bersngkutan)

Syarat-syarat pemberian kuasa 1. memberikan hak dan kewenangan untuk bertindak atas nama pemberi kuasa atas nama pihak ketiga. 2. surat kuasa langsung mengikat pada diri pemberi kuasa sepanjang tidak melampaui batas kewenagan 3. pemberi kuasa sebagai pihak materil dan penerima kuasa sebagai Pihak formil sehingga akibat hukumnya pemberi kuasa terikat terhadap perbuatan hu8kum penerima kuasa contoh SURAT NO Yang Nama Alamat Pekerjaan Dengan Nama Yudhi ADVOKAT BERSAMA-SAMA Alamat Kantor: Jalan ini : memberi Mochtar Kabisat, DAN ATAU Babilonia XIV/ 40, bertanda : : Haji Jalan : kuasa Tohar, kepada tangan Tohir Yudistira dibwah Gazali III/14 ini : Yudha Surabaya Pedagang : S.H S.H PENGACARA SENDIRI-SENDIRI Surabaya surat kuasa KUASA

KHUSUS untuk mewakili pemberi kuasa dalam hal : 1. membeat/mengajukan jawaban, duplik, kesimpulan, berbagai argumentasi/ pembuktian diberbagai upaya hukum dalam perkara nomor 188/Pdt/G/2005 di Pengadilan Negeri Surabaya, 2. 3. 4. untuk segala selanjutnnya surat-surat ...dan yang disebut diperlukan : untuk TERGUGAT urusan ini. Menandatangani

.. . seterusnya.

Yang ttd. (Mochtar ttd (Yudhi Yang ttd. (Haji VI. A. surat B. sebagai 1. gugatan adalah Bentuk-bentuk Tohir Kabisat, S.H)

diberi Tohar,

kuasa S.H)

Jakarta, Memberi Gazali Surat surat

11

Juli

2005 Kuasa Yudha) Gugatan Pengertian

permhaonan surat

yang gugatan : lisan

bentuk gugatan perdata yang dibenarkan undang-undang dalam prakatik dapat dijelaskan berikut Berbentuk

Bentuk gugatan lisan diatur dalam pasal 120 HIR (pasal 144 RBG) yang menegasakan: Bilamana penggugat buta huruf maka surat giugatannya dapat dimasukkan dengan lisan kepada Ketua Pengadilan Negeri, yang mencatat gugatan itu atau menyuruh mencatatnya. Ketentuan ini dibuat untuk mengakomodasi kepentingan anggota masayarakat buta huruf yang sangat besar jumlahnya pada masa pembentukan ketentuan ini. Ketentuan ini sangat bermanfaat membantu masyarakat buta huruf yang tidak mampu membuat dan memformulasi gugatan tertulis. Mereka dapat mengajukan gugatan dengan lisan kepada Ketua Pengadilan Negeri, yang oleh undang-undang diwajibkan untuk mencatat dan menyuruh catat gugat

lisan, dan selanjutnya Ketua PN memformulasinya dalam bentuk tertulis. Selain itu, ketentuan ini melepasakan rakyat kecil yang tidak mampu menunjuk seorang kuasa atau pengacara, karena tanpa bantuan pengacara dapat memperoleh bantuan pertolongan dari Ketua PNuntuk membuat gugatan yang diinginkannya. Tanpa mengrangi penjelasan diatas, ada pihak yan berpendapat, ketentuan ini tidak relevan lagi. Bukankah tingkat kecerdasan masyarakat sudah jauh meningkat dibanding masa lalu. Namun demikian, memperhatikan luasanya Indonesia, serta tingkat kecerdasan yang tidak merata terutama di pelosok pedesaan, dihubungkan dengan mahalnya biaya jasa pengacara, ketentuan Pasal 120 HIR, dianggap masih perlu dipertahankan dalam pembaruan hukum acara gugatan 2. secara perdata lisan. Yang yang terpenting Bentuk diantaranya akan adalah sebagai datang. berikut tertulis Terlepas dari hal diatas, terdapat beberapa segia yang perlu dibicarakan mengenai pengajuan

Gugatan yang paling diutamakan adalah gugatan dalam bentuk tertulis. Hal ini ditegaskan dalam Pasal 118 ayat (1) HIR (Pasal 142 RBG). Menurut pasal ini gugatan perdata harus dimasukkan kepada PN dengan surat permintaan yang ditanda tangani oleh penggugat atau kuasanya. Memperhatikan ketentuan ini, yang berhak dan berwenang membuat dan mengajukan Penggugat Kuasa C. 1. Ditujukan Syarat-syarat (dialamatkan) kepada PN surat sesuai kompetensi gugatan relative guagatan perdata adalah sebagai berikut : sendiri

Surat gugatan secara formil harus ditujukan dan dialamatkan kepada PN sesuai dengan kompetensi relatif. Harus tegas dan jelas tertulis PN yang dituju, sesuai dengan patokan kompetensi relatif yang diatur dalam Pasal 118 HIR. Apabila surat gugatan salah alamat atau tidak sesuai dengan kompetensi relatif : Mengakinatkan gugatan mengalami cacat formil , karena gugatan disampaikan dan dialamatkan kepada PN yang berada di luar wilayah hukum yang memeriksa dan mengadilinya. Dengan demikian gugatan dinyatakan tidak dapat diterima (niet onvankelijke verkland) atas alasan 2. hakim tidak Diberi berwenang mengadili. tanggal

Bertitik tolak dari ketentuan pasal 118 ayat (1) HIR dihubungkan dengan pengertian akata sebagai alat bukti pada dasarnya tidak mewajibkan pencantuman tanggal sebagai syarat formil. Oleh karena ditinjau dari segi hukum :

Pencantuman tanggal, tidak imperatif dan bahkan tidk merupakan syarat formil surat gugatan Dengan demikian, kelalaian atas pencantuman tanggal, tidak mengakbatkan surat gugatan mengandung dijadikan dasar untuk menyataka cacat gugatan tidak dapt formil diterima Surat gugatanyang tidak mencantumkan tanggal, sah menurut hukum, sehingga tidak dapat Namun demikian, sebaikanya dicantumkan guna menjamin kepastian hukum atas pembuatan dan penandatanganan surat gugatan, sehingga apabila timbul masalah penandatanganan surat gugatan berhadapan dengan tanggal pembuatan dan penanda tanganan surat kuasa , segera dapat 3. Tanda 4. Ditandatangani tangan ditulis Identitas penggugat dengan para atau tangan diselesaikan. Kuasa sendiri pihak

Cap jempol disamakan dengan tanda tangan dengan berdasarkan St. 1919-776 Penyebutan identitas dalam surat gugatan, merupakan syarat formil keabsahan gugatan. Surat gugatan yamng tidak menyebut identitas tergugat, menyebabkan gugatan tidak sah dan dianggap tidak ada Syarat identitas yang harus disebut dalam surat gugatn bertitik tolak dari ketentuan pasal 118 ayat (1) HIR, identitas yang harus dicantumkan cukup memadai sebagai dasar untuk : Menyampaikan Menyampaikan panggilan Nama Nama terang dan lengkap, penyebutan lentur nama perseroan atau identitas lain Fundamentum harus lenkap tempat tidak dan termasuk gelar nama atau Alias yang (jika Kekeliruan dengan Penulisan Alamat Penyebutan 5. dan pemberitahuan, identitas yang wajib disebut, panggilan, atau pemberitahuan cukup meliputi :

Dengan demikian, oleh karena tujuan utama pencantumanidentitas agar dapat disampaikan Lenkap ada) serius (Flexible) terang tinggal imperatif Petendi

Penulisan nama tidak boleh didekati secara sempit atau kaku (Strict Law) tetapi harus

Fundamentum petendi berarti dasar gugatan atau dasar tuntutan (grondslag van de lis). Dalam praktik peradilan terdapat beberapa istilah yang akrab digunakan, antara lain : Positum atau bentuk jamak disebut posita gugatan, dan

Dalam a. 1) Memuat Penggugat 2) Memuat

bahasa unsur Dasar penegasan dengan Dasar penjelasan atau materi

Indonesia

disebut fundamentum

dalil

gugatan. petendi Grond) hukum antara: dan Grond) :

fundamentum petendi yang dianggap lengkap memnuhi syarat, memuat dua unsur: hukum penjelasan dan atau mengenai objek (Rechtlijke hubungan yang disengketakan,

Antara penggugat dan tergugat berkaitan dengan materi atau objek sengketa fakta pernyataan (Feitelijke mengenai

Fakta atau peristiwa yang berkaitan langsung dengan atau disekitar hubungan hukum yang terjadi antara penggugat dengan materi atau objek perkara manapun dengan pihak tergugat. Atau penjelasan fakta-fakta yang langsung berkaitan dengan dasar hukum atau hubungan hukum b. Dalil gugat yang yang dianggap didalilkan tidak mempunyai penggugat. dasar hukum

Beberapa masalah dalil gugatan yang dianggap tidak memenuhi atau tidak memiliki landasan hukum: pembebasan pemidanaan atas laporan tergugat, tidak dapat dijadikan dasar hukum menuntut ganti dalil gugatan gugatan tuntutan ganti brdasarkan rugi atas perjanjian pebuatan melawan tidak hukum rugi halal (PMH)

dalil gugatan yang tidak berdasarkan sengketa, dianggap tidak mempunyai dasar hukum tuntutan ganti rugi atas sesuatu hasil yang tidak dirinci berdasarkan fakta dianggap gugatan yang Dalil Hak 6. tidak gugatan atas yang objek Petitum mempunyai mengandung gugatan dasar saling tidak hukum. pertentangan jelas Gugatan

Supaya gugatan syah dalam arti tidak mengandung cacat formil harus mencatumkan petitum gugatan yang berisi pokok tuntutan penggugat berupa deskripsi yang jelas menyebut satupersatu dalam akhir gugatan tentang hal-hal apa saja yang menjadi pokok tuntutan penggugat yag harus dinyatakan dan dibebankan kepada tergugat . Dengan arti lain petitum gugatan berisituntutan atau permintaan trhadap pengadilan untuk dinyatakan dan ditetapkan sebagai hak penggugat Cara atau hukuman kepada tergugat penyusunan atau kepadakedua belah pihak. surat gugatan

a. peristiwa-peristiwa b.

Substantiaring hukum Individualstering yang

Theorie mendahuluinya. Theorie

Menghendaki agar penyusunan suatu surat gugatan itu menguraikan secara jelas dan nyata

Menghendaki kejadian-kejadian yang disebutkan dalam surat gugatan cukup menunjukkan adanya hubungan hukum yang menjadi dasar tuntutan, tidak perlu kejadian yang mendahului diuraikan dalam surat gugatan karena dapat dikemukakan pada sidang tahap pembuktian. V. SURAT PERMOHONAN

Permohonan atau gugatan voluntair adalh permaslahan perdata ang dijkan dalambentuk permohonan yang ditanda tngani pemohon atau kuasanya yng ditujkan kepada ketua Pengadilan Bentuk-bentuk 1. perundang-undangan Bidang yang berkaitan surat hukum dengan hukum Negeri. permohonan keluarga keluarga

Diatur dalam undang-undang nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan maupun peraturan a. permohonan izin poligami berdasarkan pasal 5 UU nomor 1 tahun 1974 b. permohonan ingin melangsungkan perkawinan tanpa izin orang tua berdasarkan pasal 6 ayat tahun berdasar tahun pasal 7 UU nomor 1 tahun 5 UU nomor tahun 1974 1970 1974 1974 c. permohonan pencegahan perkawinan berdasarkan pasal 13 jo pasal 17 ayat 1 UU nomor 14 d. permohonan dispensasi nikah bagi calon mempelai pria yang belum berumur 16 tahun e. tugas permohonan pembatalan perkawinan berdasarkan pasal 25, 26, dan 27 UU nomor 1 f. permohonan pengangkatan wali berdasarkan pasal 23 ayat 2 kompilasi hukum Islam, Kepres nomor 1 tahun 1991 jo peraturan menteri agama no. 2 tahun 1987. g. permohonan penegasan berdasarkan penggarisan yang diatur dalam SEMA nomor 6 tahun 1983 tanggal 30 september 1983 tentang penyempurnaan SEMA nomor 2 tahun 1979 2. bidang paten yang diatur dalam Undang-undang pasal nomor 14 tahun 2000 125. konsumen Permohonan kepada pengadilan niaga agar menerbitkan penetapan segera dan efektif berdasarkan perlindungan 3. bidang perlindungan konsumen berdasarkan Undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang 4. permohonan berdasarkan UU no.5 tahun 1999 tentang larangan praktik monopoli dan

persaingan 5. 6. 7. Cara VI. A. permohonan permohonan permohonan berdasarkan berdasarkan berdasarkan Pembuatan PENDAFTARAN SURAT GUGATAN Tempat UU UU no. UU No. No. 16 15 Tahun 1995 Tahun Surat DAN SURAT 2001 tentang 2001 tentang Perseroan tentang Yayasan Terbatas Merek. 1tahun

Permohonan PERMOHONAN pendaftaran

menurut pasal 118 HIR/ 142 RBG mengatur hal tersebut yang mengatakan : 1. gugatan perdata yang dalam tingkat pertama masuk wewenang pengadilan negeri harus diajukan dengan surat gugatan yang di tandatangani oleh penggugat atau oleh orang yang dikuasakan kepada ketua PN yang dalm daerah hukumnya terletak tempat tinggal tergugat 2. jika tidak diketahui tempat tingggalanyagugatan diajukan pada PN tempat kediaman tergugat 3. apabila tergugat terdiri dari 2 orang atau lebih gugatan diajukan pada tempat tinggal salah seorang daripada tergugat terserah pilihan dari penggugat itu. 4. apabila pihak tergugat ada 2 orang misalnya seorang yang berutang dan yang lainnya sebagai penjamin maka gugatan haruis diajukan kepada PN pihakl yang berutang. 5. apabila tempat tinggal dan tempat kediaman tyergugat tidak dikenal gugatan diajukan kepada ketua PN tempat tinggal penggugat 6. atau kalau gugatan itu tentang benda tidak bergerak, dapat juga diajukan kepada ketua PNdimana barang tetap itu terletak. Jika benda tidak bergerak itu terletakdalam beberapa daerah hukum PN, maka gugatan diajukan kepada ketua salah satu PN, menurut pilihan PN. Pemeriksaan surat gugatan atau permohonan

Pemeriksaan surat gugatan atau permohonan sesuai dengan pasal 61 UU Nomor 2 tahun 1986 diperiksa oleh panitera dan dicatat kedalam suatu daftar perkara. Perkara-perkara yang masuk tidak akan didaftara atau dicatat seandainya biaya perkara belum dilunasi sesuai dengan pasal 121 1. a. b. c. pemberitahuan kepada ayat 4 HIR dan pembayaran biaya yang mengharuskan syarat-syarat perkara biaya pihak berperkara atau membayar diperuntukkan ongkos untuk perkara. : : pemanggilan pemohon administtrasi Prosedur pendaaftaran

2. bebas biaya perkara diperuntukkan bagi pemohon atau penggugat yang tidak mampu atau

berekonomi lemahhal ini harus dibuktikan dengan surat keterangan dari kelurahan atau pejabat yang berwenang