Anda di halaman 1dari 19

TUGAS

ORGANISASI DAN MANAJEMEN


(MENGAPA MANAJEMEN SANGAT PENTING)

NAMA

KOKOH

STAMBUK

C1A113039

KELAS

JURUSAN

ADMINISTRAS NEGARA

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK


UNIVERSITAS HALUOLEO
KENDARI
2014

Mengapa Manajemen Itu Penting ?


Istilah manajemen memiliki berbagai pengertian. Secara universal manajemen
adalah penggunaan sumberdaya organisasi untuk mencapai sasaran dan
kinerja yg tinggi dalam berbagai tipe organisasi profit maupun non profit.
Definisi manajemen yg dikemukakan oleh Daft (2003:4) sebagai berikut:
Management is the attainment of organizational goals in an effective and
efficient manner through planning organizing leading and controlling
organizational resources. Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti
bahwa manajemen merupakan pencapaian tujuan organisasi dengan cara yg
efektif dan efisien lewat perencanaan pengorganisasian pengarahan dan
pengawasan sumber daya organisasi.
Plunket dkk.(2005:5) mendefinisikan manajemen sebagai One or more
managers individually and collectively setting and achieving goals by
exercising related functions (planning organizing staffing leading and
controlling) and coordinating various resources (information materials money
and people). Pendapat tersebut kurang lebih mempunyai arti bahwa
manajemen merupakan satu atau lebih manajer yang secara individu maupun
bersama sama menyusun dan mencapai tujuan organisasi dengan melakukan
fungsi fungsi terkait (perencanaan pengorgnisasian penyusunan staf
pengarahan dan pengawasan) dan mengkoordinasi berbagai sumber daya
(informasi material uang dan orang).
Manajer sendiri menurut Plunket dkk.(2005:5) merupakan people who are
allocate and oversee the use of resources jadi merupakan orang yg mengatur
dan mengawasi penggunaan sumber daya.

Lewis dkk.(2004:5) mendefinisikan manajemen sebagai: the process of


administering and coordinating resources effectively and efficiently in an
effort to achieve the goals of the organization. Pendapat tersebut kurang
lebih mempunyai arti bahwa manajemen merupakan proses mengelola dan
mengkoordinasi sumber daya secara efektif dan efisien sebagai usaha untuk
mencapai tujuan organisasi.

Pada dasarnya manajemen itu penting, sebab:


1. Pekerjaan itu berat dan sulit untuk dikerjakan sendiri, sehingga diperlukan
pembagian kerja, tugas, dan tanggung jawab dalam menyelesaikannya.
2. Perusahaan akan dapat berhasil beik, jika manajemen diterapkan dengan
baik.
3. Manajemen yang baik akan meningkatkan daya guna dan hasil guna semua
potensi yang dimiliki.
4. Manajemen yang baik akan mengurangi pemborosan.
5. Manajemen menetapkan tujuan dan usaha untuk mewujudkan proses
manajemen tersebut.
6. Manajemen perlu untuk kemajuan dan pertumbuhan.
7. Manajemen mangakibatkan pencapaian tujuan secara teratur.
8. Manajemen merupakan suatu pedoman pikiran dan tindakan.

9. Manajemen selalu dibutuhkan dalam setiap kerjasama sekelompok orang.


Sebagai suatu ilmu, manajemen harus memiliki landasan keilmuan yang kokoh.
Sebagai seni, maka manajemen dipraktekkan berdasarkan keterampilan yang
diterapkan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Dari batasan-batasan
tersebut, dapat dikatakan bahwa manajemen adalah ilmu dan seni yang
mempelajari bagaimana mengelola manusia melalui orang lain
Manajemen selalu ada dan sangat penting untuk mengatur semua kegiatan rumah
tangga, sekolah, koperasi, yayasan, perusahaan, pemerintahan, dan lain
sebagainya. Dengan manajemen yang baik maka pembinaan kerjasama akan
serasi dan harmonis, saling menghormati dan mencintai, sehingga tujuan
optimal akan tercapai. Begitu pentingnya peranan manajemen dalam
kehidupan mengharuskan kita mempelajari, menghayati, dan menerapkannya
demi hari esok yang lebih baik
MENGAPA MANAJEMEN ITU PENTING?
Manajemen penting untuk semua gerakan agar berhasilnya kegiatan dari suatu
organisasi dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Manajemen sangat penting agar
segala sesuatunya dapat terencana, terorganisasi, terarah dan terkontrol. Manusia
berkepentingan dengan manajemen karena:
1. Manajemen merupakan suatu kekuatan yang mempunyai fungsi sebagai alat
pemersatu, penggerak dan pengkoordinir faktor alam, tenaga dan modal.
2. Manajemen merupakn suatu sistem kerja yang rasional dalam mencapai tujuan
organisasi, sehingga menghasilkan efektisvitas dan efesiensi kerja serta
produktifitas dan kepuasan.
3. Manajemen

mempunyai

prinsip-prinsip

yang

universal

sehingga

dapat

dipergunakan dalam setipa usaha kerjasama dengan tidak melepaskan corak gaya,
keyakinan serta tujuan hidup dari organisasi yang mempergunakannya.

4. Manajemen merupakan suatu kemampuan / keahlian manusia untuk mengurus


suatu kegiatan sehingga dapat mendeteksi, menyesuaikan serta menghadapi
perubahan yang terjadi, baik perubahan teknologi, persaingan maupun tuntutan
perkembangan yang lebih luas.
5. Manajemen akan membawa organisasi kepada kedudukan yang lebih tinggi dan
dihargai karena merupakan salah satu faktor produksi yang diperlukan dalam
kehidupan
6. Manajemen suatu profesi untuk dapat menangani dengan tepat kegiatan suatu
usah.
Pentingnya Manajemen dalam Berbisnis

Setiap usaha dari yang paling kecil sekalipun membutuhkan manajemen yang
baik untuk memastikan proses produksi, distribusi, dan penjualan berlangsung
dengan baik. Sistem manajemen yang buruk akan mengakibatkan adanya
biaya yang tidak perlu seperti bahan baku yang terbuang, pekerja yang tidak
produktif karena pengawasan yang tidak efektif dan deskripsi pekerjaan yang
tidak

jelas.

Dalam topik permasalahan ini, artikel ini akan memberikan pengetahuan dasar
dan aspek-aspek penting yang harus dipelajari oleh calon bisnis entrepreneur
dalam menghindari risiko manajemen yang dapat menyebabkan kegagalan
bisnis yang dijalani. Maka dari itu ilmu manajemen merupakan pokok yang
penting dalam berbisnis sebab sedikit kesalahan dalam manajemen akan
berakibat

fatal

kedepannya.

Selain ilmu manajemen, sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu
kunci keberhasilan usaha yang sangat penting. Banyak pakar bisnis angkat
bicara, bahwa untuk memulai usaha kita perlu merekrut pegawai yang tepat
sehingga berpotensi dapat menutup kelemahan manajemen. Dengan memilih

SDM yang tepat maka kita sudah \setengah jalan menuju kesuksesan. Di sini
kami akan membahas bagaimana memahami kriteria pegawai yang baik dan
sesuai

kebutuhan

dalam

berbisnis.

Manajemen SDM secara umum masuk ke dalam sistim penilaian kinerja


pegawai sehingga setiap pegawai akan merasa puas dengan memotivasi
pegawai baik secara psikologi umum maupun dengan sistim insentif untuk
mengoptimalkan kinerja. Dengan kinerja pegawai yang meningkat juga akan
memaksimalkan

kinerja

perusahaan.

Dalam memulai usaha, setiap calon entrepreneur umumnya akan mengalami


banyak permasalahan. Banyak kegagalan terjadi karena kurangnya kreativitas,
kepemimpinan, dan pembuatan keputusan yang salah. Kreativitas bersifat
"berpikir keluar dari kotak" atau kemampuan melakukan analisa permasalahan
di luar pemahaman yang sudah ada dan mencari alternatif solusi yang kreatif
akan sangat membantu usaha Anda dalam menggapai tingkat keberhasilan.
Kreativitas juga akan membantu Anda untuk menyesuaikan produk-produk
yang dihasilkan agar dapat diterima oleh pasar dan juga melihat berbagai
peluang

dalam

membangun

usaha.

Jiwa kepemimpinan pun sangat penting dalam membuat setiap pegawai dan
semua orang yang terlibat dalam usaha Anda bekerja sesuai dengan target.
Anda dapat menjadi "solusi" atas semua permasalahan dan menjadi panutan.

PENTINGNYA MANAJEMEN DALAM PERUSAHAAN


Sangat penting, karena dalam perusahaan membutuhkan manajemen untuk
menjalankan proses perusahaannya. Untuk mengolah yang ada dalam
perusahaan harus menggunakan prinsip manajemen jika tidak memakai

prinsip manajemen maka perusahaan tersebut tidak bisa berjalan atau


beroperasi dengan baik.
Unit yang paling penting adalah CPU (Central Processing Unit) yang
mengendalikan semua unit sistem komputer yang lain, dan mengubah input
menjadi

output.

CPU mencakup satu unit penyimpanan yang disebut PRIMARY STORAGE,


yang berisi data yang sedang diolah, yaitu suatu daftar instruksi yang
mengolah

data.

Istilah Software digunakan untuk menggambarkan satu atau beberapa program


aplikasi.
Control Unit, membuat unit bekerja sama untuk membentuk suatu sistem.
Aritmatic Logical Unit, tempat berlangsungnya operasi perhitungan dan
logika.
Nama Processor, digunakan untuk menggambarkan isi Control Unit dan ALU
yang

mengolah

isi

Penyimpanan

Primer.

Karena Penyimpanan Primer terbatas kapasitasnya, diperlukan suatu area


penyimpanan tambahan, yang disebut dengan Penyimpanan Sekunder, yang
menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data saat tidak
diperlukan.
Program

yang

Data

yang

disimpan

Software
disimpan

Library.
Database.

Hasil pengolahan tersebut dicatat oleh Unit Output.


Jadi komputer sebagai elemen dari sistem informasi karena komputer adalah alat
untuk mencari , memproses dalam mencari informasi yang dibutuhkan oleh
setiap organisasi untuk mempermudah pekerjaan mereka dalam mengambil
keputusan-keputusa

Peran Penting Manajemen Bagi Kehidupan

Pengertian Manajemen
Manajemen merupakan kemampuan individu maupun kelompok dalam
menggunakan atau mengelola berbagai bentuk kekuasaan guna mempengaruhi
tingkah laku para pengikut dengan cara-cara tertentu untuk mencapai tujuan
yang telah ditetapkan. Agar tujuan kita dapat tercapai dengan baik manajemen
haruslah terkoordinasi dengan baik. Manajemen banyak berperan antara lain
sebagai Interpersonal, Informal, dan Pengambilan keputusan.
Manajernen merupakan sarana untuk mencapai tujuan organisasi dengan
memasnfaatkan alat yang tersedia semaksimum mungkin. Manajemen
berperan penting dalam kehidupan sehari-hari, untuk nenentukan suatu
keberhasilan dalam mencapai suatu tujuan yang telah diterapkan. Manajemen
juga memiliki peran penting dalam membuat keputusan yang ditentukan
sendiri maupun dengan orang lain.
Ada 6 macam teori manajamen diantaranya:

Aliran klasik: Aliran klasik mendefinisikan manajemen sesuai dengan


fungsi-fungsi manajemennya. Perhatian dan kemampuan manajemen
dibutuhkan pada penerapan fungsi-fungsi tersebut.

Aliran perilaku: Aliran perilaku sering disebut juga aliran manajemen


hubungan manusia. Aliran ini memusatkan kajiannya pada aspek manusia
dan perlunya manajemen memahami manusia.

Aliran manajemen Ilmiah: aliran manajemen ilmiah menggunakan


matematika dan ilmu statistika untuk mengembangkan teorinya. Menurut
aliran ini, pendekatan kuantitatif merupakan sarana utama dan sangat
berguna untuk menjelaskan masalah manajemen.

Aliran analisis sistem: Aliran analis sistem memfokuskan pemikiran pada


masalah yang berhubungan dengan bidang lain untuk mengembangkan
teorinya.

Aliran manajemen berdasarkan hasil: Aliran manajemen berdasarkan


hasil diperkenalkan pertama kali oleh Peter Drucker pada awal 1950-an.
Aliran ini memfokuskan pada pemikiran hasil-hasil yang dicapai bukannya
pada interaksi kegiatan karyawan.

Aliran manajemen mutu: Aliran manajemen mutu memfokuskan


pemikiran pada usaha-usaha untuk mencapai kepuasan pelanggan atau
konsumen.

Peranan Manajer
Terdapat 3 Peran Manajer antara lain:
1. Antar pribadi ( hubungan interpersonal )
2. Pemberian informasi kepada pihak yang berkepentingan mengenai policy
perusahaan ( Informational Role.
3. Cara manajer mengimplementasikan suatu keputusan perusahaan di dalam
kegiatan perusahaan ( Decision Role ).
Semakin ke atas seseorang dalam kedudukannya pada posisi organisasi maka
semakin besar kewenangannya dalam mengambil keputusan

Prinsip Manajemen
Prinsip-prinsip dalam

manajemen bersifat lentur dalam arti bahwa perlu

dipertimbangkan sesuai dengan kondisi-kondisi khusus dan situasi yang


berubah.

Fungsi Manajemen
Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan
melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer
dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan.
Menurut Henry Fayol, seorang pencetus teori manajemen yang berasal dari
Perancis, prinsip-prinsip umum manajemen ini terdiri dari:
1. Pembagian kerja (Division of work)
2. Wewenang dan tanggung jawab (Authority and responsibility)
3. Disiplin (Discipline)
4. Kesatuan perintah (Unity of command)
5. Kesatuan pengarahan (Unity of direction)
6. Mengutamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan sendiri
7. Penggajian pegawai
8. Pemusatan (Centralization)
9. Hirarki (tingkatan)
10. Ketertiban (Order)
11. Keadilan dan kejujuran
12. Stabilitas kondisi karyawan
13. Prakarsa (Inisiative)

14. Semangat kesatuan, semangat korps


Fungsi manajemen merupakan perincian dari kegiatan yang dilakukan oleh
seorang manajer dalarn mengelola perusahaan, di mana secara garis besar
fungsi manajemen dibagi menjadi 5 bagian yaitu:
1. Planning Perencanaan
Planning adalah suatu fungsi pemilihan alternative melalui suatu proses yang
rasional untuk mengambil keputusan terhadap objective perusahaan, policy,
program maupun prosedur untuk memperbaikinya.
Fungsi plannning dalam manajemen merupakan fungsi dasar dari
fungsi-fungsi yang

lainnya, menentukan tujuan, arah, strategi, aturan

maupun program yang akan selalu

menjadi

bagian

penting

dari

pelaksanaan fungsi.
2. Organizing ( Pengorganisasian )
Organizing adalah suatu kegiatan dalam menentukan macam kegiatan beserta
jumlah kegiatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan maupun
pengelompokan kegiatan-kegiatan beserta orang-orangnya yang sesuai dengan
kegiatannya disertai adanya perndelegasian wewenang.
3. Directing
Directing atau pengarahan (= actuating = leading = commanding ) adalah suatu
kegiatan yang khususnya ditujukan untuk mengatasi dan mengarahkan
bawahan agar mencapai tujuan yang dikehendaki.
4. Koordinasi
Koordinasi adalah fungsi yang harus dilakukan seorang manajer agar terdapat
suatu komunikasi atau kesesuaian dari berbagai kepentingan dan perbedaan
kegiatan sehingga bisa tercapai tujuan yang dikehendaki oleh pribadi maupun
organisasinya.
5. Controlling (Pengawasan)
Fungsi pengawasan adalah fungsi terakhir yang akan dilakukan manajer guna
melengkapi fungsi yang sudah dilakukan lebih dahulu.

Organisasi
Pengertian Organisasi
Organisasi merupakan salah satu sarana untuk mencapai tujuan perusahaan
melalui pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen yang dilakukan seorang
pimpinan dengan organisasi yang tercipta di perusahaan yang bersangkutan.
Jadi keberhasilan perusahaan tergantung pada organisasi terutama struktur
organisasi yang dianut.
Organisasi adalah suatu proses tersusun yang orang-orangnya berinteraksi
untuk mencapai tujuan yang di inginkan.

Pola Organisasi
Pola organisasi dibagi menjadi dua bagian yaitu organisasi formal dan
organisasi informal. Pada umumnya setiap organisasi formal biasanya
mengandung kedua unsur pola tersebut di mana organisasi formalnya yang
dijadikan pedoman tegas dalam dalam struktur organisasinya. Sedangkan
organisasi informal akan dengan sendirinya muncul karena kebutuhan
karyawan untuk bermasyarakat atau bersosialisasi dengan dan berhubungan
dengan karyawan yang lain.
1. Organisasi Formal
Organisasi formal adalah organisasi yang dibentuk secara sadar dan memiliki
tujuan tertentu yang disadari pula dengan menggunakan sistem tugas,
hubungan wewenang,tanggung jawab maupun pertanggungjawaban dirancang
oleh manajer agar pekerjaan dapat dilaksanakan sesuai dengan peraturan yang
telah disepakati bersama.
Sebuah organisasi formal memiliki struktur yang terumuskan dengan baik.
Struktur dalam menyusun bagan struktur organisasi perlu diperhatikan
beberapa hal yaitu wewenang, tanggung jawab, koordinasi serta pendelegasian
wewenang. Organisasi-organisasi informal, dapat dialihkan wujudnya menjadi

organisasi-organisasi formal apabila hubungan didalamnya dan kegiatankegiatannya terumuskan dan terstruktur. Dan organisasi-organisasi formal
dapat menjadi organisasi informal apabila hubungan-hubungan yang
dirumuskan dan terstruktur tidak dilaksanakan. Selanjutnya, diganti dengan
hubungan-hubungan baru tidak terspesifikasi dan tidak dikendalikan.
2. Organisasi informal
Organisasi informal pada struktur oragnisasi tidak akan terlihat akan tetapi selalu
mengikuti

keberadaan

organisasi

formal.

Organisasi

informal

ini

keberadaannya tidak direncanakan tetapi terjadi secara otomatis karena


hubungan antar perseorangan pada sesama anggota organisasi formal
( perusahaan ).
Organisasi informal merupakan organisasi yang tercipta karena adanya hubungan
antar pribadi yang secara tidak sadar terjadi keberadaannya tanpa didasarkan
pada hubungan wewenang formal pada struktur organisasi maupun
kesepakatan tujuan bersama.
Organisasi informal tumbuh karena berbagai faktor baik ekstern (pendidikan,
umur, senioritas, jenis kelamin, latar belakang, etnis dan kepribadian),
maupun intern (jabatan, upah, jadwal kerja, mobilitas, dan symbol status).
Organisasi informal membentuk klik, status dan peranan, norma dan sanksi
serta metode kerja sendiri lain dengan aturan formal.
Organisasi informal dapat bermanfaat bagi pribadi anggota dan organisasi,
namun juga dapat membahayakan organisasi.

Peran Penting Manajemen Bagi Kehidupan Individu


Peran penting manajemen bagi Individu,yaitu karena seseorang atau individu
memegang peranan sangat penting dalam menentukan suatu keberhasilan
yang mereka dapat. Manajemen juga dapat memberikan jiwa pemimpin bagi
seseorang untuk memberi motivasi kepada teman, karyawan maupun bawahan
serta dapat mengatasi permasalahan yang timbul dalam kehidupan pribadinya
maupun sosialnya..

Kemampuan manajemen yang telah terasah dapat menimbulkan ide dan kreasi
yang kreatif serta inovatif untuk meningkatkan kinerja pada diri seseorang
maupun orang lain. Ilmu manajemen membantu seseorang atau individu
dalam mencari solusi yang terbaik dari setiap persoalan yang mereka hadapi.

Peran Penting Manajemen Dalam Organisasi


Manajemen dalam organisasi publik berperan dalam proses bagaimana
kegiatan yang telah dirancang oleh organisasi dapat dilaksanakan secara
efektif. Hal tersebut tidak terlepas dari pemimpin atau manajer. Dalam hal ini,
manajer berperan mengintegrasikan organisasi dan variabel manusia ke dalam
sebuah system sosioteknik yang efektif dan efisien. Sistem sosioteknik
merupakan suatu kondisi supaya para pegawai dapat bekerja dengan baik,
mematuhi peraturan yang berlaku, pegawai juga membutuhkan sosial dan
intelektual/ pengetahuan dalam berorganisasi. Manusia merupakan faktor
yang strategis dalam semua kegiatan pada suatu organisasi. Karena
manusialah yang mengatur kegiatan manajemen dalam suatu organisasi

PERAN PENTING MANAJEMEN

ORGANISASI DAN METODE


peran penting manajemen dalam kehidupan
sehari-hari

Manajemen sangatlah penting dalam kehidupan sehari-hari karena


berperan penting dalam menentukan keberhasilan dalam mencapai
tujuan yang telah ditetapkan . hal itu yang bisa membuat kita
sukses di masa depan. Manajemen dalam mengambil keputusan
sangat berperan dalam membuat keputusan baik , jadi menurut
pandangan saya manajemen sanagatlah penting dalam kehidupan
kita karena dengan adanya manajemen dapat mengatur sesuatu
dengan baik dan benar .
Contoh pentingnya manajemen dalam kehidupan sehari-hari adalah
memanajemen kegiatan kita sehari-hari, seandainya kita tidak
memanajemen kegiatan kita maka akan berantakan semua kegiatan
kita, contoh lainnya
memanajemen keuangan kita, kalau tidak bisa memanajemen
keuangan kita maka kita akan selalu kehabisan uang dan tak akan
cukup untuk sehari-hari, itulah gunanya manajemen dalam
kehidupan sehari-hari.

Peran penting manajemen dalam organisasi


Organisasi adalah sarana untuk mencapai tujuan tertentu dalam
perusahaan

melalui

fungsi-fungsi

yang

dilakukan

seorang

pemimpin dalam menjalankan perusahaannya. Oleh karna itu suatu


perusahaan bisa dikatakan bangkrut atau berhasil karna organisasi
itu sendiri. Begitu juga dengan organisasi dalam lingkungan

mahasiswa, bisa dikatakan aktif atau tidaknya karna organisasi itu


sendiri.
Peran penting dalam manajemen organisasi terbagi menjadi 2
golongan yaitu formal dan informal.
1. Formal
Organisasi formal adalah kumpulan dari dua orang atau lebih yang
mengikatkan diri dengan suatu tujuan bersama secara sadar serta
dengan hubungan kerja yang rasional contohnya manajemen
skolah , perusahaan dan negara. Dalam organisasi formal semua
pertanggung jawabannya akan di tanggung oleh kepala organisasi
agar pekerjaan dapat dilakukan sesuai dengan peraturan yang telah
disepakati bersama dan disetujui oleh semua anggota organisasi.
2. Informal
Organisasi informal adalah organisasi yang dilakukan seiringan atau
mengikuti organisasi yang formal, contohnya arisan, kerja
kelompok. Dalam organisasi ini segala sesuatunya tidak ada ikatan
yang resmi, dalam organisasi informal ini biasanya lebih
mementingkan anggota organisasi itu sendiri, dalam organisasi ini
peraturannya

sama

saja

dengan

organisasi

formal

yang

peraturannya disetujui oleh semua anggota organisasi.

manjemen akan dibicarakan topik-topik berikut ini :

Manajemen sebagai Ilmu dan Sosial


Luther Gulick mendefinisikan manajemen sebagai suatu bidang ilmu
pengetahuan (science) yang berusaha secara sistematis untuk mengetahui
mengapa dan bagaimana manusia bekerja bersama untuk mencapai tujuan
dan membuat sistem kerjasama ini lebih bermanfaat bagi kemanusiaan.

Manajemen merupakan ilmu pengetahuan juga dalam artian bahwa


manajemen memerlukan disiplin ilmu-ilmu pengetahuan lain dalam

penerapannya; missal, ilmu ekonomi, statistik, akuntansi, dan sebagainya.


Manajemen sebagai Profesi
Banyak usaha tekah dilakukan untuk mengkasifikasikan manajemen
sebagai suatu profesi. Edgar H. Scheim telah menguraikan karakteristikkarakteristik atau kriteria-kriteria untuk menentukan sesuatu sebagai

profesi yang dapat diperinci berikut :


1. Para profesi membuat keputusan keputusan atas dasar prinsip-prinsip
umum. Adanya program-program latihan formal menunjukkan bahwa ada

prinsip-prinsip manajemen tertentu yang dapat diandalkan.


2. Para professional mendapatkan status mereka karena mencapai standar
prestasi kerja tertentu, bukan karena favoritisme atau karena suku bangsa

atau agamanya dan kriteria politik atai social lainnya.


3. Para professional harus ditentukan oleh suatu kode etik yang kuat,

dengan disiplin untuk mereka yang menjadi kliennya.


Sebagai ilmu pengetahuan, manajemen juga bersifat universal, dan
mempergunakan kerangka ilmu pengetahuan yang sistematis, mencakup
kaidah-kaidah, prinsip-prinsip dan konsep yang cenderung benar dalam
semua situasi manajerial. Ilmu pengetahuan manajemen dapat diterapkan
dalam semua organisasi manusia, seperti perusahaan, pemerintahan,
pendidikan,

sosial,

keagamaan,

dan

lain-lainnya.

Sehingga

dapat

disimpulkan, bila seorang manajer mempunyai pengetahuan dasar


manajemen dan mengetahui cara menerapkan pada situasi yang ada, dia
akan dapat melakukan fungsi-fungsi manajerial dengan efisien dan efektif.
Seorang manajer tentu saja harus cukup fleksibel untuk menyesuaikan diri

dengan situasi baru dan perubahan lingkungan.


MENGAPA PERLU MEMPELAJARI MANAJEMEN
Manajemen perlu dipelajari, karena manajemen sangat dibutuhkan oleh
semua organisasi. Tanpa manjemen semua usaha akan sia-sia dan
pencapaian tujuan akan lebih sulit. Ada tiga alasan utama diperlukannya

mempelajari dan menerapkan manajemen dalam lingkungan pribadi

maupun organisasi, yaitu :


1. Untuk mencapai tujuan. Manajemen dibutuhkan untuk mencapai tujuan

organisasi dan pribadi.


2. Untuk menjaga keseimbangan di antara tujuan-tujuan yang saling
bertentangan. Manajemen dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan antara
tujuan-tujuan, sasaran-sasaran, kegiatan-kegiatan, yang saling bertentangan
dari pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi, seperti pemilik dan
karyawan, maupun kreditur, pelanggan, konsumen, supplier, serikat kerja,

asosiasi perdagangan, masyarakat dan pemerintah .


3. Untuk mencapai efisiensi dan efektivitas. Suatu kerja organisasi dapat
diukur dengan bayak cara yang berbeda. Salah satu cara yang umum adalah

efisiensi dan efektivitas.


Efisiensi dan Efektivitas
Efisiensi adalah kemampuan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan dengan
benar. Seorang manajer efisien adalah seseorang yang mencapai keluaran
yang

lebih

tinggi

(hasil,

produktivitas,

performance)

dibanding

masukan=masukan (tenga kerja, bahan, uang, mesin, dan waktu) yang


digunakan. Sedangkan efektivitas merupakan kemampuan untuk memilih
tujuan yang tepat atau peralatan yang tepat untuk pencapaian tujuan yang
telah ditetapkan. Dengan kata lain, seorang manajer efektif dapat memilih
pekerjaan yang harus dilakukan atau metoda (cara)yang tepat untuk

mencapai tujuan.
Menurut ahli manajemen Peter Drucker efektivitas adalah melakukan
pekerjaan yang benar (doing the right things), sedang efisiensi adalah
melakukan pekerjaan dengan benar (doing things right). Bagi para manajer,
pertanyaan yang paling penting adalah bukan bagaimana melakukan
pekerjaan dengan benar, tetapi bagaimana menemukan pekerjaan yang
benar untuk dilakukan, dan memusatkan sumber daya dan usaha pada

pekerjaan tersebut.
TINGKATAN MANAJEMEN

Tingktan manajemen dalam organisasi akan memebagi manajer menjadi

tiga golongan yang berbeda :


1. Manajer lini / pertama. Tingkatan paling rendah dalam suatu organisasi
yang memimpin dan mengawasi tenaga-tenaga operasional, disebut
manajemen lini / garis pertama (first line atau first level). Para
manajer ini sering disebut dengan kepala atau pimpinan (leader), mandor

(foremen), dan penyelia (supervisors).


2. Manajer menengah. Manajemen menengah dapat meliputi beberapa
tingkatan dalam suatu organisasi. Para manajer menengah memebawahi
dan mengarahkan kegiatan-kegiatan para manajer lainnya dan kadangkadang juga karyawan operasional. Sebutan lain untuk manajer menengah
adalah manajer departemen, kepala pengawas (superintendents), dan

sebagainya.
3. Manajer puncak. Klasifikasi manajer tertinggi inin terdiri dari
sekelompok kecil eksekutif. Manajemen puncak bertanggung jawab atas
keseluruhan manajemen organisasi. Sebutan khas bagi manajer puncak
adalah direktur, presiden, kepala devisi, wakil presiden senior, dan
sebagainya

Kesimpulannya adalah semua orang harus bisa memanajeman semua


kegiatannya sehari-hari dengan baik, maka kehidupan kita sehari-hari
akan terasa lebih ringan dan tidak terburu-buru dalam melakukan apa
saja yang akan dikerjakan atau dikeluarkan .