Anda di halaman 1dari 5

colony counter

Keterangan :
3 1. Tiang Penyangga
2 2. Tombol reset
1 3. Kaca pembesar
4. Tombol On-Off
4

Fungsi :

Berfungsi untuk mempermudah koloni mikroba yang tumbuh setelah diinkubasi dalam
zawan karena adanya kaca pembesar.

Sumber : Alifia R. Andarini. 2013. Jurnal Pengenalan


Alat-alat.. Universitas Lampung (Rian Ariandi)

107
1. Neraca Analitik (Analytical Balance)

Bagian Alat Neraca Analitik


1. Piringan : berfungsi untuk meletakkan sampel yang aka ditimbang.
2. Pengatur mata setimbang : berfungsi untuk mengatur agar mata setimbang
berada ditengah.
3. Mata setimbang : berfungsi untuk menyetimbangkan neraca analitik
berhubungan dengan data atau tidaknya suatu permukaan.
4. Tombol display : dalam tombol display terdapat tombol on/off, tombol mode,
dan re-zero. Tombol on/off berfungsi untuk menyalakan dan mematikan neraca
analitik. Tombol mode berfungsi untuk memilih satuan saat menimbang yang
akan digunakan. Tombol re-zero berfungsi untuk mengnolkan neraca.
Prinsip Kerja
Neraca analitik perlu dikalibrasi secara berkala. Sebelum penimbangan, anda harus
memastikan bahwa neraca dalam keadaan bersih dan skala timbangan selalu berada di
angka nol.

Sumber : Dr. Indarini Dwi Pursitasari, M.Si. 2016. Kimia


Analitik Dasar. Bandung. (Rian Ariandi)

108
3. Neraca Ohaus (Ohaus Balance Sheet)

1. Tombol kalibrasi, merupakan sebuah sekrup atau knop yang digunakan untuk
mengenolkan atau mengkalibrasi neraca ketika neraca akan digunakan.
2. Tempat beban, merupakan sebuah piringan logam yang digunakan untuk
meletakkan benda yang akan diukur massanya.
3. Pemberat (anting), merupakan sebuah logam yang menggantung pada lengan
yang berfungsi sebagai penunjuk hasil pengukuran. Pemberat dapat digeser-geser
dan setiap lengan neraca memilikinya.
4. Lengan Neraca, merupakan plat logam yang terdiri dari skala dengan ukuran
tertentu. Jumlah lengan pada neraca bisa 2, 3 atau 4 bergantung jenisnya.
Masing-masing lengan menunjukkan skala dengan satuan yang berbeda.
5. Garis kesetimbangan (titik nol), digunakan untuk menentukan titik
kesetimbangan pada proses penimbangan atau pengukuran massa benda.
Prinsip Kerja
Neraca ohaus memiliki spesifikasi lagi seperti neraca ohaus dua lengan dan neraca
ohaus tiga lengan. Pada neraca ohaus dua lengan terdapat dua lengan yang memiliki
piringan neraca, pada lengan satu untuk meletakkan bahan yang akan ditimbang dan
lengan lainnya untuk wadah anak timbangan.

Sumber : Taiyeb. (2006). Jurnal Pengenalan Alat Laboratorium. Makassar:


Biologi FMIPA Universitas Negeri Makassar. ( Rian Ariandi).
109
4. Karet Penghisap (Suction Rubber)

Bagian-bagian Rubber bulp:


1. Katup Aspirate ( A). Katup aspirate biasanya terletak dibagian atas dan
disimbolkan dengan huruf A. Katup ini berfungsi untuk mengeluarkan udara yang
ada didalam filler.
2. Katup Suction (S). Katup Suction biasanya terletak dibagian tengah dan
disimbolkan dengan huruf S. Katup ini berfungsi untuk menyedot larutan .
3. Katup Exhaust (E)
Katup Exhaust biasanya terletak dibagian bawah dan disimbolkan dengan huruf E
Katup ini berfungsi mengeluarkan caairan yang ada didalam pipet
Prinsip Kerja
Bola hisap terbuat dari karet dan berbentuk bola bertangkai. Pada tangkai bola
terdapat tiga tanda yaitu tanda untuk menyedot cairan (suction), mengamil udara
(aspirate) dan mengosongkan (empty). Bola Hisap diperlukan ketika mengambil
cairan untuk meyiapkan larutan standar, larutan sampel, maupun larutan pereaksi.

Sumber : Dr. Indarini Dwi Pursitasari, M.Si. 2016. Kimia


Analitik Dasar. Bandung. (Rian Ariandi)
110
5. Mikropipet

Fungsi :
fungsi mikropipet ini adalah untuk
memindahkan larutan atau cairan dari satu
tempat ke tempat yang lainnya, tetapi
untuk volume yang sangat kecil ( dibawah
1 ml ). Penggunaan pipet ukur dibawah 1
ml tidak memiliki akurasi yang tinggi
sehingga orang cenderung menggunakan
mikropipet yang mempunyai akurasi dan
presisi yang lebih baik dari pipet ukur..

Prinsip Kerja
Cara pembacaan volume untuk jenis-jenis mikropipet yang berbeda-beda. Pada
mikropipet jenis P1000, digit paling atas menunjukkan angka ribuan, bagian tengah
menunjukkan angka ratusan, dan bagian bawah menunjukkan angka puluhan. Oleh
karena itu, pengaturan volume pada gambar tersebut menunjukkan nilai 220 µl.

Sumber : Irna, Lismawati. 2009. Jurnal Pengembangan


Ensiklopedia Peralatan Laboratorium. Makasar UNHAS Press
(Rian Ariandi)

111