Anda di halaman 1dari 5

Kelompok 2:

Juanda surya
Dwi andika Putra
Muftianda Kardawi
Fiqi Caesar

1301103010077
1301103010006
1301103010130
1301103010010

BAB 8 AUDIT MANAJEMEN KEUANGAN


1. Apa yang dimaksud dengan audit manajemen keuangan dan apa
bedanya dengan audit laporan keuangan?
Audit manajemen keuangan adalah analisis dan dan penilaian yang
dilakukan secara sistematis, periodik, dan terdokumentasi terhadap
pengambilan keputusan serta segala kebijakan dalam pengelolaan
sumber daya keuangan perusahaan. Dalam melakukan aktivitasnya,
auditor lebih menekankan pada ekonomisasi, efesien, dan efektivitas
pengelolaan sumber daya keuangan perusahaan.
Sedangkan audit laporan keuangan adalah penilaian atas suatu
perusahaan sehingga dapat dihasilkan dapat dihasilkan pendapat yang
independen tentang laporan keuangan yang relevan, akurat, lengkap,
dan disajikan secara wajar.
2. Sebut dan jelaskan ruang lingkup audit manajemen keuangan!
Ruang lingkup audit keuangan meliputi:
1. Ketetapan posisi organisasi manajemen keuangan dalam struktur
organisasi perusahaan dan kapabilitas sumber daya manusia pada
organisasi departemen keuangan,
2. Penetapan tugas, wewenang dan tanggungjawab pada setiap fungsi
keuangan,
3. Prosedur dan pedoman tata kelola keuangan perusahaan,
4. Ketetapan keputusan dan kebijakan keuangan yang ditetapkan
perusahaan,
5. Tata kelola manajemen keuangan perusahaan.
3. Sebut dan jelaskan tujuan dan manfaat dari audit manajemen
keuangan!
1. Mendapatkan dana yang tepat dalam jumlah yang memadai. Tujuan
utama dari fungsi keuangan adalah untuk menilai kebutuhan dan
perolehan dana bagi perusahaan secara tepat.
2. Penggunaan dana yang tepat. Mendapatkan dana adalah sesuatu yang
sangat penting. Tanpa penggunaan dana secara tepat, perusahaan tidak
dapat menikmati penghasilan.

3. Meningkatkan profitabilitas. Keuntungan adalah tujuan yang paling


penting dari seluruh aktivitas bisnis perusahaan. Perencanaan dan
pengendalian keuangan perusahaan bertujuan untuk meningkatkan
profitabilitas perusahaan tersebut.
4. Memaksimalkan nilai perusahaan. Tujuan terakhir dari keuangan
perusahaan adalah memaksimalkan nilai perusahaan yang merefleksikan
maksimal kesejahteraan para pemegang sahamnya.

4. Apa titik berat penilaian editor terhadap organisasi keuangan?


Titik berat penilaian auditor terhadap organisasi keuangan yaitu pada
keleluasan seorang chief financial officer membuat kebijakan dan
mengambil keputusan dalam pengelolaan keuangan perusahaan
tergantung pada batasan tugas,wewenang, dan tanggung jawab yang
diberikan kepadanya.
5. Sebut dan jelaskan minimal lima kriteria organisasi keuangan yang
efektif, dalam tata kelola keuangan perusahaan yang baik!
1. Konsistensi : Sistem dan kebijakan keuangan dari organisasi harus
konsisten dari waktu ke waktu. Ini tidak berarti bahwa sistem keuangan
tidak boleh disesuaikan apabila terjadi perubahan di organisasi.
Pendekatan yang tidak konsisten terhadap manajemen keuangan
merupakan suatu tanda bahwa terdapat manipulasi di dalam pengelolaan
keuangan.
2. Akuntabilitas : Akuntabilitas adalah kewajiban moral atau hukum yang
melekat pada individu, kelompok, atau organisasi untuk menjelaskan
bagaimana dana, peralatan, atau kewenangan yang diberikan pihak
ketiga telah digunakan. Organisasi harus dapat menjelaskan bagaimana
dia menggunakan sumber dayanya dan apa yang telah diacapai sebagai
pertanggungjawaban kepada pemangku kepentingan dan penerima
manfaat
3. Transparansi : Organisasi harus terbuka dengan
pekerjaannya,menyediakan informasi berkaitan dengan rencana dan
aktivitasnya kepada para pemangku kepentingan. Termasuk di dalamnya
menyiapkan laporan keuangan yang akurat, lengkap, dan tepat waktu
serta dapat dengan mudah diakses oleh pemangku kepentingan dan
penerima manfaat. Apabila organisasi tidak transparan, hal ini
mengindikasikan ada sesuatu hal yang disembunyikan.

4. Kelangsungan Hidup : Agar keuangan terjaga, pengeluaran organisasi


di tingkat strategic maupun operasional harus sejalan disesuaikan dengan
dana yang diterima. Kelangsungan hidup merupakan suatu ukuran tingkat
keamanan dan keberlanjutan keuangan organisasi. Manager organisasi
harus menyiapkan sebuah rencana keuangan yangmenunjukkan
bagaimana organisasi dapat melaksanakan rencana strategiknya dan
memenuhi kebutuhan keuangannya.
5. Integritas: Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya, individu yang
terlibat harus mempunyai integritas yang baik. Selain itu, laporan dan
catatan keuangan juga harus dijaga integritasnya melalui kelengkapan
dan keakuratan pencatatan keuangan.
6. Apa titik berat penilaian auditor pada audit terhadap keputusan
investasi!
Empat unsur penting yang harus diperhatikan dalam keputusan investasi
adalah:
1. Jumlah investasi bersih yang dikeluarkan,
2. Potensi keuntungan yang diperoleh,
3. Periode waktu investasi untuk menghasilkan keuntungan,
4. Pemuliahn modal pada akhir umur investasi.
7. Bagaimana auditor menilai kelayakan suatu investasi?
Dengan melihat investasi mana yang menghasilkan manfaat dimasa yang
akan dating kemudian mempertimbangkan resiko yang akan dihadapi
akan berdampak ke bagian apa & apa saja.
8. Apa titik berat penilaian auditor pada audit terhadap keputusan
operasi?
Titik berat penilaian auditor pada audit terhadap keputusan operasi yaitu
keputusan operasi menyangkut pengelolaan secara efektif dan efisien
asset & aset lancar yang harus diatur dengan tepat komposisinya agar
dapat memberi manfaat yang maksimal bagi perusahaan. Keputusan ini
menyangkut strategi pengelolaan modal kerja dan pengendalian
perusahaan mengenai sumber & sumber penerimaan dan alokasi
penggunaan kas.
9. Bagaimana auditor menilai ketersediaan asset lancar yang paling
optimal dalam operasional perusahaan?
Dua pertimbangan penting yang mempengaruhi penentuan jumlah aset
lancar yang harus disediakan perusahaan adalah :

1.) Tingkat output yang akan dicapai, dan 2.) tingkat laba yang
diharapkan dari penggunaan aset lancar tesebut. Trade off antara laba
dan risiko dalam menentukan tingkat aset lancar yang optimal sangat
dipengaruhi oleh sikap manajemen dalam memandang resiko. Tingkat
optimal aset lancar yang paling produktif adalah ketersediaan aset
lancar pada tingkat minimum yang tidak mengganggu operasional
perusahaan. Penjabaran rencana manajeman dalam rentang waktu
yang lebih pendek (mingguan atau harian) dapat membantu
manajemen dalam menentukan tingkat optimal aset lancar yang harus
dimiliki
.
10.
Apa titik berat penilaian auditor pada audit terhadap
keputusan pendanaan?
Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pemilihan sumber dana
meliputi:
1. Biaya incremental,
2. Fleksibilitas ,
3. Waktu,
4. pengendalian.

11.
Bagaimana auditor menilai bahwa perusahaan telah
menggunakan sumber pendanaan yang tepat?
Dengan melihat keekonomisan pemilihan sumber pendanaan dengan
risiko yang paling rendah, kemudian jika jangka pendek maka dilihat dari
sumber dana yang fleksibel dan dengan biaya yang murah.

12.
Apa titik berat penilaian auditor pada audit terhadap
keputusan dividen?
Titik berat penilaian auditor pada audit terhadap keputusan dividen yaitu
mengenai keputusan tentang apakah perusahaan akan membagikan
dividen kepada pemegang sahamnya atau tidak, berapa besar laba
didistribusikan kepada pemegang saham dan berapa besar ditahan untuk

mendanai berbagai kebutuhan berkaitan dengan ekspansi dan


pengembangan perusahaan.
13.
Bagaimana auditor menilai ketepatan keputusan untuk
membagikan dividen baik waktu pembagian maupun jumlahnya
dalam rangka menjaga kepercayaan investor?
Perusahaan harus mempertimbangkan beberapa hal dalam pengambilan
keputusan berkaitan dengan pembagian dividen kepada para pemegang
sahamnya. Hal-hal tersebut antara lain :
1.Tingkat likuiditas perusahaan
Dividen yang paling umum dibagikan adalah dividen tunai, walaupun
memungkinkan untuk membagikan dividen dalam bentuk saham. Dengan
demiklian, pembagian dividen menyebabkan terjadinya arus kas keluar
sebesar dividen yang dibagikan. Perusahaan harus mempertimbangkan
tingkat likuiditasyang dimiliki dengan pembagian dividen, agar tidak
mengganggu kebutuhan operasional yang lain.
2. Rencana ekspansi.
Rencana ekspansi biasanya tertuang dalam rencana pengembangan
jangka panjang perusahaan. Secara periodik, perusahaan menahan laba
yang diperoleh dalam tahun berjalan untuk mendanai rencana ekspansi
tersebut. Walaupun rencana ekspansi dapat didanai dengan pinjaman,
tetapi laba ditahan merupakan sumber dana yang paling murah di antara
sumber dana yang ada dengan risiko yang paling kecil. Keputusan
pembagian dividen, tidak boleh menghalang rencana ekspansi
perusahaan.
3. Ketentuan & ketentuan yang membatasi pembagian dividen.
Pada kondisi tertentu, kreditor utama memungkinkan untuk membatasi
kebijakan perusahaan dalam membagikan dividen, seperti pencadangan
dana tertentu yang dapat menjamin kelancaran pembayaran pokok utang
dan bunganya secara tepat waktu. dividen baru bisa dibagikan, jika
persyaratan & persyaratan yang berkaitan dengan pembatasan tersebut
telah dipenuhi.