Anda di halaman 1dari 7

PERAN TENAGA MEDIS

DALAM PELAKSANAAN PROGRAM UNIVERSAL COVERAGE


DI PUSKESMAS BAHU KOTA MANADO

Oleh :
EKA ALVITA KONDOY
J. H. POSUMAH
VERY. Y. LONDA

Abstract :
The purpose of this study is to determine the role of medical personnel in providing health services to patients
participating in Universal Coverage program at Bahu Manado Health Center.
This research uses qualitative research method. Informant research as much as 8 (eight) informant that
consist of 1 head of health center, 1 Officer Administration, 3 doctors and 3 community of universal
coverage program participants. Data collection techniques used are Interview Techniques, Observation
Techniques / Observations, and Documentation Techniques. And Data Analysis Techniques used are Data
Reduction, Data Channel, and Withdrawal Conclusion.
Based on research that can be drawn conclusion as follows: First, promotive service has been implemented
by medical personnel with health education and health promotion provided directly and indirectly to the
community. Second, preventive services provided through immunization and fogging. Third, Curative
service in the form of medication business for patient to reduce pain and or relieve pain suffered by patient
with expense borne by Manado city government for society of universal coverage participants. Fourth,
rehabilitative services have also been provided although not as much as in hospitals, such as gymnastics to
restore muscle function for newborn patients.

Keywords: Role of Medical Personnel, Universal Coverage

PENDAHULUAN Semesta yang penyelenggaraannya diatur


Kesehatan merupakan hak asasi dengan Peraturan Walikota Manado yang
setiap orang. Kesehatan merupakan ditetapkan pada setiap tahun anggaran. Pada
komponen penting dalam kesejahteraan, maka Tahun 2013 penyelenggaraan Universal
negara harus menjamin agar penduduknya Coverage ditetapkan dalam Peraturan
dapat hidup sehat dan produktif. Walikota Manado 11 Tahun 2013; sedangkan
Penyelenggaraan jaminan sosial bagi seluruh untuk Tahun 2014 diatur dengan Peraturan
rakyat Indonesia diamanatkan dalam Undang- Walikota Manado Nomor 05 Tahun 2014.
Undang Dasar (UUD) Tahun 1945 dan Program Universal Coverage adalah suatu
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 program perlindungan sosial dibidang
tentang Kesehatan. Pemerintah membentuk kesehatan untuk menjamin masyarakat Kota
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 Manado yang belum memiliki jaminan
tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional kesehatan.
(SJSN). Sistem Jaminan Sosial Nasional Agar dapat berjalan dengan baik
(SJSN) merupakan sistem kesehatan Negara program Universal Coverage harus didukung
yang bertujuan memberikan kepastian oleh berbagai faktor. Salah satu faktor yang
perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi sangat penting yaitu peran tenaga medis
seluruh rakyat Indonesia. dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi
Pemerintah Kota Manado sejak masyarakat. Tenaga medis adalah setiap orang
Tahun 2011 telah melaksanakan Program yang mengabdikan diri dibidang kesehatan,
Universal Coverage atau Jaminan Kesehatan memiliki pengetahuan dan atau keterampilan
melalui pendidikan dibidang kesehatan yang dengan tenaga medis seperti penolakan
memerlukan kewenangan dalam menjalankan pasien Jamkesta, perilaku tenaga medis yang
pelayanan kesehatan (UU Nomor 36 tahun kadang kala kurang bersahabat, kinerja tenaga
2014). medis dalam memberikan pelayanan dalam
Para tenaga medis memiliki beberapa hal ini ketepatan waktu dalam memberikan
tugas penting untuk melayani masyarakat pelayanan, kuantitas dan kualitas pelayanan
yang pertama adalah pelayanan promotif yaitu yang masih belum maksimal. Tak jarang juga
promosi kesehatan dimana para tenaga medis terdengar keluhan tentang pengurusan
membantu masyarakat agar gaya hidup administrasi yang berbelit belit serta antrean
mereka menjadi sehat optimal namun dalam yang cukup panjang bagi para peserta
kenyataannya jarang sekali dilakukan promosi Jamkesta bahkan sering terjadi peserta
kesehatan dilihat dari gaya hidup serta Jamkesta masih dikenakan biaya untuk
lingkungan hidup masyarakat yang belum mendapatkan obat atau darah.
menunjukkan kepedulian masyarakat tentang Beberapa indikasi permasalahan tersebut
pentingnya kesehatan. Yang kedua yaitu mendorong penulis untuk melakukan
pelayanan kesehatan preventif berupa penelitian tentang “Peran Tenaga Medis
kegiatan pencegahan terhadap suatu masalah dalam Pelaksanaan Program Universal
kesehatan/penyakit namun dalam Coverage di Puskesmas Bahu”.
kenyataannya, pencegahan malah dilakukan
setelah terjadi masalah kesehatan yang TINJAUAN PUSTAKA
menimbulkan korban terlebih dahulu. Yang A. Peran Tenaga Medis
ketiga yaitu pelayanan kesehatan kuratif
1. Konsep Peran
adalah kegiatan pengobatan untuk
Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia,
mengurangi rasa sakit dan juga berupa upaya
Peran adalah perangkat tingkah yang
untuk menyembuhkan penyakit agar penderita
diharapkan dimiliki oleh orang yang memiliki
merasa lebih baik, namun kenyataannya para
tingkat kedudukan dalam masyarakat.
pasien yang datang untuk berobat tidak
Menurut Soejono Soekanto (2009) peran
langsung dilayani karena ketidak lengkapan
adalah proses dinamis kedudukan (status).
administrasi ataupun karena tidak memiliki
biaya. Selanjutnya yaitu peran tenaga medis 2. Pengertian Tenaga Medis
untuk memberikan pelayanan kesehatan Dalam UU Nomor 36 Tahun 2014 yang
rehabilitatif. Pelayanan rehabilitatif adalah dimaksut dengan tenaga kesehatan adalah
kegiatan pelayanan kesehatan untuk setiap orang yang mengabdikan diri dalam
mengembalikan bekas penderita ke dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan
masyarakat sehingga dapat berfungsi dan/atau keterampilan melalui pendidikan
sebagaimana mestinya yang sering kali dalam bidang kesehatan jenis tertentu yang
diabaikan oleh para tenaga medis dimana para memerlukan kewenangan untuk melakukan
tenaga medis sudah tidak memikirkan upaya kesehatan. Dalam buku Penjaminan
bagaimana pasiennya akan menyesuaikan Mutu Pelayanan Kesehatan dan
kembali dengan keadaan kehidupan Akseptabilitasnya (Bustami, 2011) tercantum
normalnya. pendapat Anireon yang menyatakan tenaga
Dewasa ini masyarakat yang medis adalah tenaga ahli kedokteran dengan
merupakan peserta Jamkesta sering kali fungsi utamanya adalah memberikan
mengeluh tentang pelayanan yang diberikan pelayanan medis kepada pasien dengan mutu
oleh tenaga medis dalam memberikan sebaik-baiknya dengan menggunakan tata
pelayanan bagi mereka. Keluhan yang sering cara dan teknik berdasarkan ilmu kedokteran
terdengar dari masyarakat yang berhubungan
dan etik yang berlaku serta dapat kesehatan. Jaminan kesehatan pada
dipertanggungjawabkan. program universal coverage adalah salah
satu bentuk perlindungan sosial dibidang
3. Peran Tenaga Medis
kesehatan untuk menjamin agar
Dicantumkan dalam buku Bustami
memenuhi kebutuhan dasar kesehatan
tentang Mutu Pelayanan Kesehatan bahwa
yang layak, bersifat pelayanan kesehatan
terdapat banyak upaya-upaya kesehatan yang
menyeluruh (komprehensif) yang
dilakukan tenaga medis dalam hal
mencakup pelayanan promotif, preventif
menciptakan masyarakat yang sehat, antara
serta kuratif dan rehabilitatif yang
lain menurut Levey dan Loomba, jenis dan
diberikan secara berjenjang dan dengan
bentuk dari pelayanan kesehatan yang
mutu yang terjamin serta pembiayaan
diberikan oleh tenaga medis kepada pasien
yang ditanggung oleh Pemerintah Kota
adalah dengan memberikan pelayanan
Manado.
promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif
yang dilaksanakan secara terpadu, C. Konsep Pelayanan Kesehatan
menyeluruh, dan berkesinambungan. Pelayanan kesehatan adalah sebuah
a. Pelayanan kesehatan promotif adalah konsep yang digunakan dalam memberikan
suatu kegiatan dan/atau serangkaian layanan kesehatan kepada masyarakat.
kegiatan pelayanan kesehatan yang lebih Definisi pelayanan kesehatan menurut Prof.
mengutamakan kegiatan yang bersifat Dr. Soekidjo Notoatmojo(Medologi
promosi kesehatan. Penelitian Kesehatan, 2015) pelayanan
b. Pelayanan kesehatan preventif adalah kesehatan adalah sebuah sub sistem pelayanan
suatu kegiatan pencegahan terhadap kesehatan yang tujuan utamanya adalah
suatu masalah kesehatan/penyakit. pelayanan preventif (pencegahan) dan
c. Pelayanan kesehatan kuratif adalah suatu promotif( peningkatan kesehatan ) dengan
kegiatan dan/atau serangkaian kegiatan sasaran masyarakat.
pengobatan yang ditujukan untuk
penyembuhan penyakit, pengurangan METODE PENELITIAN
penderitaan akibat penyakit, Dalam penelitian ini, yang didasari
pengendalian penyakit, atau dari sejumlah masalah yang tertuang dalam
pengendalian kecacatan agar kualitas latar belakang masalah penulis serta
penderita dapat terjaga seoptimal disesuaikan dengan tujuan peneliti, maka
mungkin. penelitian ini menggunakan jenis atau metode
d. Pelayanan kesehatan rehabilitatif adalah penelitian kualitatif. Model penelitian
kegiatan dan/atau serangkaiankegiatan kualitatif ini biasanya digunakan dalam
untuk mengembalikan bekas penderita ke pengamatan dan penelitian sosial.
dalam masyarakat sehingga dapat
berfungsi lagi sebagai anggota HASIL DAN PEMBAHASAN
masyarakat yang berguna untuk dirinya Fokus penelitian ini adalah peran
dan masyarakat semaksimal mungkin tenaga medis dalam memberikan
sesuai dengan kemampuannya. pelayanan kesehatan kepada pasien
anggota program universal coverage yaitu
B. Konsep Program Universal Coverage
program perlindungan sosial di bidang
Program universal coverage atau
kesehatan yang dicanangkan dan
Jaminan Kesehatan Semesta (Jamkesta)
dilaksanakan oleh pemerintah Kota
merupakan program Pemerintah Kota
Manado untuk menjamin masyarakat
Manado bagi masyarakat kota Manado
Kota Manado yang belum memiliki
dibidang kesehatan berupa jaminan
jaminan kesehatan. Dalam penelitian ini
peran tenaga medis tersebut yang masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, alat
mencakup penyelenggaraan pelayanan untuk memberikan penyuluhan masih kurang
kesehatan yang dilihat dari 4 peran atau serta tempat untuk memberikan penyuluhan
tugas tenaga medis dalam memberikan kadang kala terlalu kecil untuk menampung
pelayanan kesehatan bagi masyarakat masyarakat. Sedangkan menurut masyarakat
menurut Levey dan Loomba, peran tenaga mereka sudah menerima pemberian pelayanan
medis dalam memberikan pelayanan promotif dari para tenaga medis namun untuk
kesehatan kepada masyarakat adalah ceramah dan demo kesehatan jarang
dengan memberikan pelayanan promotif, dilakukan bahkan kunjungan dari rumah
preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang kerumah belum pernah dilakukan. Dengan
dilaksanakan secara terpadu, menyeluruh, demikian penelitian ini menunjukkan bahwa
dan berkesinambungan. peran tenaga medis yang promotif telah
diberikan oleh para tenaga medis yang
a. Promotif :
memberikan pelayanan kesehatan di
Peran tenaga medis dalam
Puskesmas Bahu namun belum efektif.
memberikan pelayanan promotif bagi
masyarakat sudah dilaksanakan oleh para b. Preventif
tenaga medis yang memberikan pelayanan Peran tenaga medis dalam
kesehatan di Puskesmas Bahu Kota Manado. memberikan pelayanan preventif bagi
Pemberian pelayanan promotif dilakukan masyarakat sudah dilaksanakan oleh para
dengan 2 cara yaitu ada yang dilakukan secara tenaga medis yang memberikan pelayanan
langsungdengan tatap muka seperti ceramah kesehatan di Puskesmas Bahu Manado.
tentang penyakit dari dokter di Puskesmas, Pemberian pelayanan preventif dilakukan
promosi kesehatan individu yang diberikan untuk mencegah agar masyarakat tidak mudah
langsung dari dokter kepada pasien agar diserang penyakit. Pelayanan preventif yang
menjaga kesehatan bahkan juga dilakukan di Puskesmas Bahu Manado adalah
pendampingan dimana dokter mendampingi dengan 2 cara yaitu ada yang dilakukan secara
pasien dalam memberikan makanan tambahan individu dan juga yang dilakukan secara
bagi bayi yang baru lahir. Sedangkan promosi kelompok. Pelayanan preventif diberikan
kesehatan yang dilakukan secara tidak kepada seluruh masyarakat yang tinggal di
langsung seperti lewat pengeras suara para wilayah kerja Puskesmas Bahu Manado tetapi
petugas kesehatan memberikan penyuluhan juga diberikan kepada seluruh masyarakat
tenang pendidikan kesehatan agar masyarakat yang datang di Puskesmas bahu. Pembiayaan
tetap hidup sehat, tayangan tayangan yang dalam pelayanan preventif dilakukan oleh
ditayangkan di televisi yang berada diruang pemerintah jika pelayanan tersebut masuk
tunggu puskesmas. Dengan pemberian dalam program pemerintah tetapi juga ada
pelayanan promotif ini diharapkan pelayanan preventif yang tidak masuk dalam
masyarakat dapat menjaga pola hidup sehat program pemerintah yang memungut biaya
dan terhindar dari penyakit. Selain dari masyarakat. Jika masyarakat tersebut
mempromosikan tentang kesehatan, pihak merupakan warga kota Manado dan
Puskesmas juga mensosialisasikan tentang membawah KTP/KK saat memeriksakan diri
program yang ada di Puskesmas. Salah untuk memperoleh pelayanan di Puskesmas
satunya program pemerintah kota Manado Bahu Manado maka mereka akan menjadi
yaitu universal coverage. Dalam memberikan anggota universal coverage Dan tidak akan
pelayanan kesehatan yang promotif hambatan memberikan biaya apapun saat menerima
yang ditemui pemberi pelayanan kesehatan pelayanan preventif di Puskesmas Bahu.
antara lain masih kurangnya kesadaran Contoh pelayanan preventif yang diberikan di
Puskesmas Bahu Manado adalah imunisasi masyarakat yang datang di Puskesmas Bahu.
yang diberikan kepada bayi, anak balita dan Pembiayaan dalam pelayanan kuratif
ibu hamil, pemberian nutrisi bagi bayi dan dilakukan oleh pasien/masyarakat. Jika
anak yang diberikan di posyandu, pencegahan masyarakat tersebut merupakan warga kota
agar tidak terjadi kompilasi saat persalinan, Manado dan membawah KTP/KK saat
mengoleskan fluor pada gigi pasien terutama memeriksakan diri untuk memperoleh
bagi anak dan fogging nyamuk. Dengan pelayanan di Puskesmas Bahu Manado maka
pemberian pelayanan preventif ini diharapkan mereka akan menjadi anggota universal
masyarakat tidak mudah diserang penyakit. coverage dan tidak akan memberikan biaya
Hambatan yang ditemui oleh pemberi apapun saat menerima pelayanan kuratif di
pelayanan antara lain kesadaran masyarakat Puskesmas Bahu. Dalam pemberian
khususnya untuk menerima pemberian pelayanan kuratif, hambatan terbesar yang
imunisasi, kadang kala masyarakat datang ditemui para pemberi pelayanan dalam
tidak tepat waktu serta pendanaan yang tidak melayani pasien yang merupakan anggota
mencukupi. Masyarakat telah menerima universal coverage yaitu pendanaan.
pelayanan preventif dari tenaga medis di Pendanaan yang diberikan Pemerintah Kota
Puskesmas. Salah satu keluhan mereka adalah Manado sering kali tidak tepat waktu dan
jarang dilakukan fogging. Bahkan fogging tidak sesuai. Hal itu menyebabkan banyaknya
nanti dilakukan setelah ada kasus. Dengan tunggakan yang ada. Dalam melayani pasien,
demikian penelitian ini menunjukkan bahwa para pemberi pelayanan kesehatan yaitu para
peran tenaga medis yang preventif telah tenaga medis diharapkan dapat melayani
diberikan oleh para tenaga medis yang dengan baik sebagaimana mestinya dan juga
memberikan pelayanan kesehatan di diharapkan dapat berlaku ramah serta
Puskesmas Bahu namun belum efektif. bersahabat dengan pasien maupun
keluarga/kenalan pasien tersebut. Dengan
c. Kuratif
demikian penelitian ini menunjukkan bahwa
Peran tenaga medis dalam
peran tenaga medis yang kuratif telah
memberikan pelayanan kuratif bagi
diberikan oleh para tenaga medis yang
masyarakat sudah dilaksanakan oleh para
memberikan pelayanan kesehatan di
tenaga medis yang memberikan pelayanan
Puskesmas Bahu dan diterima oleh
kesehatan di Puskesmas Bahu Kota Manado.
masyarakat. Namun pelayanan yang diberikan
Pemberian pelayanan kuratif dilakukan untuk
harus lebih ditingkatkan agar bias menjadi
mengurangi/menghilangkan atau mengobati
lebih baik.
rasa sakit yang diderita oleh pasien. Pelayanan
kuratif yang dilakukan di Puskesmas Bahu e. Rehabilitatif
Kota Manado sangat banyak contohnya antara Peran tenaga medis dalam
lain membantu pasien untuk bersalin, memberikan pelayanan rehabilitatif bagi
menyembuhkan influenza, sakit gigi, dan masyarakat sudah dilaksanakan oleh para
bermacam penyakit lainnya sesuai porsi tenaga medis yang memberikan pelayanan
pelayanan yang diberikan di Puskesmas. Jika kesehatan di Puskesmas Bahu Manado.
ada pasien yang tidak dapat ditangani di Pemberian pelayanan rehabilitatif dilakukan
puskesmas, pasien tersebut akan dirujuk ke untuk memulihkan dan mengembalikan bekas
Rumah Sakit untuk memperoleh pengobatan penderita agar dapat kembali normal atau
yang lebih intensif. Pelayanan kuratif mendekati normal. Pelayanan rehabilitatif di
diberikan kepada seluruh masyarakat yang Puskesmas tidak banyak karena pelayanan ini
tinggal di wilayah kerja Puskesmas Bahu sebagian besar ditujukan untuk pasien dengan
Manado tetapi juga diberikan kepada seluruh penyakit yang sudah masuk dalam kategori
parah. Jadi pasien tersebut dirujuk dan yang dilakukan setiap hari kerja baik
ditangani di Rumah Sakit. Jenis pelayanan secara langsung kepada masyarakat umum
rehabilitatif yang diberikan di Puskesmas lewat siaran televisi di Puskesmas maupun
hanya sebagian kecil dan sederhana secara individu langsung dari dokter
contohnya pemberian senam nifas bagi ibu kepada pasien. Pelayanan promotif ini juga
yang baru melahirkan dan penambalan lewat penyuluhan tentang penyakit dan
gigi/pemasangan gigi palsu. Hambatan yang program di Puskesmas salah satunya
ditemui oleh para tenaga medis yaitu program universal coverage. Pembiayaan
kesadaran masyarakat dimana kadang kalah dalam pemberian pelayanan promotif ini
mereka menyepelekan pelayanan diberikan oleh pemerintah pusat/daerah
rehabilitative ini. Kadang kala para pasien tanpa memungut biaya dari masyarakat
setelah berobat sudah tidak datang mengecek umum.
keadaannya lagi. Sebenarnya bagi pasien yang b. Pelayanan kesehatan preventif telah
mengikuti program universal coverage tidak dilakukan oleh para tenaga medis dimana
pelu mengeluarkan biaya apa-apa namun ada para tenaga medis melakukan pencegahan
obat yang tidak masuk dalam program terhadap penyakit seperti melakukan
universal coverage. Oleh karena itu pasien imunisasi dan fogging. Pembiayaannya
universal coverage harus menanggung biaya ada yang diberikan pemerintah tetapi juga
obat tersebut. Untuk pelayanan yang ada yang tidak. Jadi bagi masyarakat yang
diberikan kadang kala masih ada tenaga medis tidak ikut jaminan kesehatan pemerintah
yang kurang bersahabat dan terkesan kasar akan dikenakan biaya.
kepada pasien universal coverage. Dengan c. Pelayanan kesehatan kuratif telah
demikian penelitian ini menunjukkan bahwa dilakukan di Puskesmas Bahu Manado
peran tenaga medis yang rehabilitatif telah dimana para tenaga medis memberikan
diberikan oleh para tenaga medis yang pengobatan bagi pasiennya. Pembiayaan
memberikan pelayanan kesehatan di bagi anggota universal coverage
Puskesmas Bahu. Berdasarkan penelitian ini ditiadakan. Prosedur untuk memperoleh
tenaga medis di Puskesmas Bahu Manado pelayanan kesehatan juga sama namun
telah menjalankan perannya dengan baik anggota universal coverage harus
dalam memberikan pelayanan rehabilitatif menunjukkan KTP/KK.
bagi masyarakat dan diharapkan agar lebih d. Pelayanan kesehatan rehabilitatif telah
baik lagi. diberikan oleh para tenaga medis di
Puskesmas Bahu dimana mereka berupaya
KESIMPULAN
untuk memulihkan pasien agar dapat
Berdasarkan hasil penelitian dan
kembali normal atau mendekati normal.
pembahasan makan penelitian ini
Namun kadang kala para peserta universal
menyimpulkan bahwa peran tenaga medis
coverage harus mengeluarkan biaya
dalam pemberian pelayanan kesehatan untuk
tambahan karena ada jenis obat dan
menunjang pelaksanaan program universal
pelayanan yang tidak masuk dalam
coverage di Puskesmas Bahu Kota Manado,
program universal coverage.
yaitu :
a. Pelayanan kesehatan promotif dimana para SARAN
tenaga medis telah melaksanakan pernanya
Untuk Pemberi Pelayanan Kesehatan :
untuk mempromosikan kesehatan kepada
1. Diefektifkan dengan atap muka langsung
masyarakat umum. Jenis promosi
dengan masyarakat.
kesehatan yang diberikan di Puskesmas
2. Imunisasi dan fogging harus lebih sering
Bahu Manado seperti health education
diberikan.
3. Tenaga medis harus berlaku lebih
ramah
4. Petugas harus lebih mengutamakan
kepentingan pasien
5. Pengurusan administrasi
dilancarkan
6. Jenis pelayanan rehabilitatif lebih
diperbanyak di Puskesmas
Untuk masyarakat :
1. Hadir dan ambil bagian dalam
penyuluhan penyluhan kesehatan
ataupun program Puskesmas
2. Meningkatkan kesadaran dalam menjaga
kesehatan lewat hidup yang bersih dan
sehat
3. Berkunjung ke Puskesmas sesuai waktu
4. Berlaku ramah dan jujur kepada pemberi
pelayanan kesehatan

Daftar Pustaka
Bustami. 2011. Penjaminan Mutu Pelayanan
Kesehatan dan Akseptabilitasnya.
Jakarta: Erlangga.
Soekidjo Notoatmodjo. 2015. Metodologi
Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka
Cipta.
Soejono Soekanto. 2009. Peranan Sosiologi
Suatu Pengantar. Jakarta : Rajawali
Pers

Sumber Lain :
Kamus besar Bahasa Indonesia,
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004
tentang Sistem Jaminan Sosial
Nasional.
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan.
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014
tentang Tenaga Kesehatan..
Peraturan Walikota Manado Nomor 05 Tahun
2014 tentang Penyelenggaraan Jaminan
Kesehatan Semesta (Universal
Coverage).
Wikipedia Bahasa Indonesia Tahun 2012