Anda di halaman 1dari 32

Makna Perbedaan-

Perbedaan Individu
Dalam Industri
Latar Belakang
Para pimpinan perusahaan dan supervisor sangat menyadari
adanya perbedaan prestasi kerja dibawah pengawasannya.
Walaupun karyawan-karyawan bekerja pada mesin-mesin
yang sama namun produktivitas mereka tidaklah sama.

Suatu pekerjaan mungkin akan dikerjakan dengan sangat


baik oleh karyawan “A” tetapi dilakukan dengan kurang baik
oleh karyawan “B”. Perbedaan didalam prestasi kerja ini
disebabkan oleh adanya perbedaan didalam ciri-ciri personal
individu seperti: bakat, intelegensi, bentuk badan,
pendidikan, interst, motivasi, kepribadian, pengetahuan
mengenai pekerjaan, dll.
Faktor Internal Perbedaan tingkah
laku individu (behavior)
Faktor perbedaan dalam segi fisik:
a. Bentuk tubuh dan komposisinya
b. Taraf kesehatan fisik pada umumnya
c. Kemampuan panca inderanya
Faktor perbedaan dalam segi psikis:
a. Intelegensi
b. Bakat
c. Minat
d. Kepribadian
e. Motivasi
f. Pendidikan
Dari Segi Fisik
a. Bentuk tubuh dan komposisinya
Bentuk tubuh: besar kecilnya tubuh,
bagian-bagian tubuh, warna kulit, dan
kelengkapan anggota badan.

Komposisinya: bagaimana letak dan


kesesuaian dengan bagian-bagian tubuh
lainnya.
Contoh
Sebagai sekreataris, pramugari, teller dicari
wanita-wanita yang cantik, terampil dengan
tubuh dan komposisi yang indah.

Hal ini dikarenakan rupa juga ikut


menentukan prestasi kerja mereka,
disamping kepribadian yang menarik.
Taraf kesehatan fisik

Perbedaan taraf kesehatan fisik bisa dijumpai


dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya ada orang
yang mudah sekali diserang penyakit dan ada pula
orang yang daya tahannya terhadap penyakit
cukup kuat. Taraf kesehatan ini sangat
menentukan produktivitas kerja, oleh karena
didalam bekerja terdapat aktivitas fisik dan
kesehatan didalam produktivitas kerja.
Kemampuan Panca Indera
Kemampuan fisik seperti
pancaindera diperlukan
didalam bekerja.
Misalnya untuk bekerja
diproduksi rokok
diperlukan kemampuan
penciuman yang baik.
Segi Psikis
Intelegensi
Sejauh mana seserang mengatasi masalah tergantung
pada taraf kesulitan masalah dan tingkat intelegensi
yang dimilikinya.
Intelegensi diberi batasan sebagai kemampuan untuk
menyesuaikan diri dengan sebaik-baiknya terhadap
lingkungan. Oleh karena itu tingkat intelegensi
seseorang menentukan kesuksesan bekerja. Orang-
orang yang intelegensinya tinggi, sanggup memecahkan
kesulitan yang dihadapinya dalam bekerja dan
sebaliknya.
Bakat
Bakat sebagai kemampuan dasar yang menentukan
kesuksesan seseorang untuk memperoleh keahlian
khusus atau pengetahuan tertentu. Oleh karena itu
masing-masing pekerjaan sering kali menuntut bakat
yang berbeda-beda pula. Dengan adanya kesesuaian
antara bakat dan pekerjaan maka hasil kerjanya
menjadi lebih sukses. Misal seseorang yang memiliki
bakat perbankan akan mudah untuk menguasai
masalah diperbankan.
Minat
Minat adalah sikap yang membuat orang
senang akan obyek situasi/ide-ide tertentu.
Minat seseorang merupakan salah satu
faktor yang menentukan kesesuaian orang
dengan pekerjaannya. Minat orang
berbeda-beda. Tingkat prestasi kerja
seseorang ditentukan oleh perpaduan
anatara minat dan bakat.
Kepribadian
Pada pekerjaan tertentu kepribadian sangat
berhubungan dengan kesuksesan bekerja.
Kegunaan kepribadian: Jika mereka yang
menyesuaikan kepribadaiannya tidak baik,
mungkin akan mengalami kesukaran penyesuaian
diri didalam training atau situasi kerja. Oleh
karena itu perlunya psikoterapi untuk
penyesuaiannya
Motivasi
Motivasi ialah faktor yang menyebabkan
penyemangat untuk berbuat seperti apa yang dia
inginkan.
Situasi yang menggerakan orang untuk berbuat
menurut Maier(1965) terdiri dari aspek
subjektif(berwujud need) dan aspek objektif
(berwujud incentive atau goal). Menurut Tiffin
karyawan perlu diperlakukan secara berbeda-beda
sesuai dengan motif yang mendorong bekerja.
Pendidikan
Pendidikan formal dan pendidikan non
formal. Keduanya dibutuhkan untuk
tercapainya kesuksesan didalam bekerja
karena tuntutan pendidikan yang sesuai
dengan jabatan yang akan dipegangnya.
Faktor Eksternal Perbedaan
tingkah laku individu (behavior)
Faktor external adalah segala benda-benda
yang ada diluar dari individu yang bersifat
stimulus.
Contoh: alat perlengkapan kerja, teman
sekerja, mesin-mesin, dll.
Prinsi-prinsip hukum tingkah laku
manusia
Appoarch yang digunakan secara spekulatif untuk mengenal
The Lawfull of Behavior ini berdasarkan atas formula:
1. Tingkah laku manusia timbul karena adanya stimulus
2. Tidak ada tingkah laku yang terjadi tanpa stimulus
3. Stimulus merupakan sebab terjadinya tingkah laku
4. Makin besar stimulus makin besar kemampuannya untuk
menggerakan tingkah laku.
Kesimpulan
Pada suatu perusahaan prestasi kerja
karyawan-karyawan tidaklah sama
walaupun mereka bekerja pada mesin-
mesin dan tempat kerja yang sama.
Perbedaan ini disebabkan karena faktor
perbedaan Individu!
Job Deskripsi dan Job
Spesifikasi Pada Industri
Industri- industry modern sadar akan
pentingnya menetapkan pekerjaan sesuai
dengan orangnya, yang tidak hanya baik dalam
melaksanakan pekerjaan sesuai dengan
orangnya tetapi juga dapat menyesuaikan diri
terhadap pekerjaannya.

Oleh karena itu suatu industry pasti memiliki job


spesifikasi dan job disk dalam bidang tertentu.
Job Spesification (Jobspek) atau spesifikasi jabatan
adalah suatu uraian tertulis tentang tentang latar
belakang pendidikan, pengalaman, kemampuan dan
kompetensi atau hal-hal lain yang berhubungan dengan
pekerjaan yang harus dimiliki sebelum mengisi
pemegang jabatan/job tertentu sehingga dapat
Apa Itu Job berfungsi dengan efektif sehingga Job specification ini
biasanya disebut juga dengan Hiring Spesification dan
Spesifikasi? biasanya dijadikan informasi dasar untuk memulai
proses rekrutmen, seleksi dan penempatan.
Job specification / hiring specification / spesifikasi jabatan
sangat berguna dalam mencocokkan seseorang dengan
posisi atau jabatan tertentu, dan mengidentifikasi
pelatihan dan pengembangan yang dibutuhkan.
Contoh job spesifikasi pada bagian Marketing
I. Identitas Jabatan
Nama jabatan : Sales Jasa
Atasan langsung : Supervisor Jasa
Atasan tidak langsung : Kepala Marketing Jasa & Barang.
Departemen / bidang : Marketing
II. Pendidikan, pelatihan dan pengalaman yang diperlukan :
1. Pendidikan minimal SLTA, diutamakan yang berpendidikan D3
2. Mempunyai pengalaman kerja sebagai sales minimal 1 tahun
3. Pernah mengikuti pelatihan minimal selling skills (tehnik menjual)
III. Ketrampilan dan aspek pribadi yang diperlukan (kompetensi) :
1. Inisiatif
2. Percaya diri
3. Kemampuan komunikasi
4. Pengambilan keputusan
Telemarketing: Telemarketing berasal dari kata Tele
Telemarketing dan Marketing. Tele artinya jauh, marketing artinya
aktifitas pemasaran. Jika diartikan secara keseluruhan
telemarketing (biasa disingkat dengan TM) adalah
aktifitas memasarkan produk atau jasa melalui saluran
vs komunikasi jarak jauh (telekomunikasi).

Marketing Lapangan: aktifitas pemasaran yang secara


Marketing langsung memesarkan produk/jasa kepada konsumen
Lapangan dengan cara bertatap muka(bertemu) dalam proses
pemasarannya (terjun langsung ke lapangan).
Contoh Job Spesifikasi pada Bagian Sekretaris:
Nama Jabatan : Secretary/Sekretaris
Jabatan Atasan : Direksi
Jabatan Bawahan : -
Tanggung Jawab Utama
Aktivitas : Menyusun dan mengkoordinasikan
Ruang lingkup : kegiatan direksi yang berkaitan dengan
operasional dan pengembangan perusahaan
Job Spesification
 Min D3 dari Akademi Sekretaris / Komunikasi dengan IPK >= 3.00
 Usia maksimal 27 tahun
 Pengalaman min. 2 tahun
 Berkepribadian baik & memiliki kemampuan komunikatif
 Dapat mengoperasikan MS Office
 Dapat bekerja di bawah tekanan
Contoh Job Spesifikasi pada Bagian Marketing:

 Min D3 dari Akademi Marketing / Komunikasi dengan IPK >=


3.00
 Usia maksimal 27 tahun
 Pengalaman min. 2 tahun
 Berkepribadian baik & memiliki kemampuan komunikatif
 Diutamakan laki-laki untuk marketing lapangan
Job description (jobdesk) atau uraian jabatan/job
atau gambaran tugas adalah suatu pernyataan
tertulis yang berisi tujuan dari dibentuknya suatu
jabatan/tugas, uraian atau gambaran tentang apa
yang harus dilakukan oleh sipemegang jabatan,
Apa Itu Job bagaimana suatu pekerjaan dilakukan, alasan-alasan
Deskripsi? mengapa pekerjaan tersebut dilakukan, hubungan
antara suatu posisi tertentu dan posisi lainnya diluar
lingkup pekerjaannya dan diluar organisasi
(eksternal) sehingga dapat tercapai tujuan unit /
bagian kerja dan organisasi / perusahaan secara luas.
•Menjaga dan meningkatkan volume penjualan
•Menyiapkan prospek klien baru
•Menganalisa data keuangan klien dengan tujuan
penaksiran investasi klien
Job deskripsi •Merekomendasikan strategi investasi yang sesuai dan
marketing menguntungkan untik klien
•Menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan
•Memiliki keterampilan secara kuantitatif yang baik
•Mempertahankan pelanggan yang telah ada
•Memastikan pencapaian target penjualan
•Membuat laporan penjualan perusahaan
 Melakukan aktivitas kesekretariatan perusahaan.
 Mengkoordinasikan pengurusan segala bentuk perizinan
usaha perusahaan.
 Membuat laporan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di
perusahaan.
Tugas (Job  Mengupayakan kelancaran pelaksanaan agenda kegiatan
Direksi.
diskripsi)  Memberikan masukan kepada Direksi dari aspek hukum yang
sekretaris berkaitan dengan operasionalisasi dan pengembangan usaha
perusahaan.
 Membuat data base dan menyimpan dokumen asli
perusahaan.
 Mengkoordinasikan bahan-bahan laporan untuk Rapat
Komisaris dan Rapat Umum Pemegang Saham.
Dengan adanya perbedaan Individu maka tiap
orang dapat bekerja sesuai dengan job
Kesimpulan spesifikasi yang dimilikinya yang nantinya ketika
kerja akan disesuaikan dengan job disk
pekerjaannya
PERBEDAAN
INDIVIDUAL
Procurement (Pengadaan Tenaga Kerja)
1. Analisis kebutuhan TK: Secara jumlah dan kualitas
a. Akan diketahui untuk target sekian membutuhkan jumlah TK berapa
orang (jumlah)
b. Kualifikasi yang akan dibutuhkan seperti apa (kualitas)
untuk menuju analisis jabatan
2. Metode: iklan lowongan
Recruitment (Penarikan Tenaga Kerja)
1. Selection
* Tes Akademik
* Psikotes: 1. Kemampuan umum: Pemahaman atau verbal, numerik atau
angka, abstrak reosianing atau logika atau penalaran
2. Sikap Kerja: Ketelitian, Keasegan, Ketahanan atau endurance
3. Kepribadian
4. Bakat atau attitude: wawancara
2. Placement (penempatan): kemampuan individu, bidang kerja
3. Induction atau magang