Anda di halaman 1dari 23

Pengaruh Suhu Terhadap Aktivitas

Enzim Katalase pada Wortel

Oleh:

Dian Fatmawati

Ida Farida

Irsyadatun Nimah

Lukluil Maknun

Syafiuddin
Tujuan
1. Mampu menjelaskan pengaruh suhu terhadap aktivitas
enzim katalase pada wortel.

2. Mengetahui suhu optimum enzim katalase pada wortel.


Latar Belakang

Wortel Enzim Katalase


diproduksi oleh
peroksisom dan aktif
merupakan tetramer dari 4 rantai dalam melakukan reaksi
polipeptida, masing-masing terdiri lebih oksidatif bahan-bahan
dari 500 asam amino panjang. Enzim ini yang dianggap toksik oleh
berisi empat grup porfirin heme (besi) tanaman, seperti hidrogen
yang memungkinkan enzim untuk peroksida (H2O2).
bereaksi dengan hidrogen peroksida

berfungsi untuk mengkatalisis reaksi penguraian


hidrogen peroksida menjadi air dan gas oksigen.
katalase
2 H 2O 2 2 H 2O + O 2
Latar Belakang
Pengaruh Suhu terhadap Aktivitas
Enzim
Latar Belakang

Suhu pH dalam rentangan pH


optimum antara 6,87,5 optimum
Enzim Enzim
Katalase Suhu 37-40oC Katalase
Metodologi

- Tabung Reaksi - Batang Pengaduk


- Penjepit - Gelas Kimia Alat
- Termometer - Penggaris
- Penangas Air Panas (38oC dan 65oC) - Pena
- Penangas Air - Penangas Es

- Larutan H2O2 3% : 3 mL H2O2 diencerkan dengan


aquades hingga 100 mL
- Jus Wortel Segar : 100 g wortel ditambah
dengan 250 mL air, diblender hingga halus,
disaring untuk memisahkan ampasnya.
Bahan (Pembuatan jus wortel dilakukan
sesaat sebelum percobaan).
Prosedur Percobaan dan Analisis Prosedur
Analisis
Analisis Prosedur
Prosedur

Analisis Prosedur 65C

Analisis Prosedur
Analisis Prosedur

Dalam bentuk jus wortel dalam wortel terdapat


enzim katalase. Wortel dijus memperkecil ukuran
wortel bidang sentuh antara enzim katalase yang
terdapat dalam wortel dengan hidrogen peroksida
makin besar.
Dengan demikian, kemudahan molekul enzim
katalase dengan hidrogen peroksida untuk
bertumbukan secara efektif makin besar sehingga
reaksi lebih cepat berlangsung dan cepat teramati.
Back
Analisis Prosedur

Larutan H2O2 berperan sebagai substrat yang akan dirombak


oleh enzim katalase menghasilkan air dan gas oksigen
Perlakuan dengan suhu yang berbeda-beda memberikan
suhu tertentu sesuai dengan yang diinginkan terhadap enzim
katalase dan H2O2.
Inkubasi suhu enzim katalase dan H2O2 dalam tabung
reaksi memiliki suhu yang sama dengan suhu air dalam
penangas yang diukur suhunya.

Back
Analisis Prosedur

Gelas Kimia dan penangas es yang dicelupi tabung diukur


suhunya untuk mengetahui besarnya suhu yang digunakan
dalam percobaan pengaruh enzim katalase terhadap suhu.
H2O2 dituang kedalam jus wortel pada suhu yang sama
untuk mengetahui aktifitas enzim katalase pada masing-masing
suhu tersebut.
katalase
2 H 2O 2 2 H 2O + O 2
Pengadukan dengan segera setelah penambahan H 2O2
mempercepat tumbukan antara molekul enzim katalase dengan
hidrogen peroksida sehingga reaksi lebih cepat berlangsung.
Back
Analisis Prosedur

Dilakukan pengamatan pada proses pembentukan gelembung oksigen


dan waktu mulainya bereaksi Untuk mengetahui aktifitas dari enzim
katalase. enzim katalase berfungsi untuk merombak H2O2 menjadi
H2O dan O2. Aktifitas enzim ~ kecepatan pembentukan gelembung gas
O2
Diukur tinggi gelembung yang terbentuk tiap 0,5 menit hingga tinggi
gelembung konstan untuk mengetahui aktifitas enzim katalase pada
suhu-suhu yang tertentu yang dilakukan dalam percobaan sebab kita
tidak tahu kapan reaksi ini akan konstan sehingga pada percobaan ini
pengukuran suhu dilakukan setiap 0,5 menit hingga diperoleh tinggi
gelembung yang konstan
Analisis Prosedur

Variabel bebas adalah suhu


Variabel terikat adalah tinggi gelembung gas oksigen; dan
Variabel konstan adalah waktu.
Data Hasil Pengamatan

Tinggi Gelembung pada menit ke- (cm)


Suhu Pembentukan
Kode
(C) Gelembung 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 4.5 5 5.5 6
A 2 Banyak, lambat 2.4 2.2 1.1 1 0.8 0.8 0.6 0.4 0.2 0.1 0.1 0.1
B 28.5 Banyak, Cepat 4 5 5.5 5.5 5.5
Banyak, Sangat
C 38 5 5.5 6.5 7 7
Cepat
D 65 Sedikit, Lambat 0.2 0.1 0.1 0.1
Analisis Data

28, 38 65
2 5
Pada suhu 2oC enzim katalase tidak bekerja secara
optimal dihasilkan gelembung gas oksigen yang banyak,
namun lambat dan memiliki tinggi sekitar 2,2 cm dalam waktu
0,5 menit
Dengan bertambahnya waktu, ketinggian gelembung gas
oksigen yang dihasilkan makin menurun aktivitas enzim
katalase rendah.
Rendahnya aktifitas enzim hanya akan terjadi sedikit
kontak antara substrat dan enzim sehingga tumbukan makin
jarang terjadi akibatnya reaksinya rendah.

Back
Pada suhu 28,5oC cepat terbentuk gelembung gas yang
banyak dengan ketinggian mencapai 4,0 cm dalam waktu 0,5
menit setelah bereaksi dan meningkat hingga mencapai 5,5
cm pada menit ke 1,5 dan menit ke dua hal ini
menunjukkan aktivitas enzim katalase pada suhu 28,5oC
>dibandingkan dengan suhu 2oC.
Aktifitas enzim katalase yang lebih besar dari suhu 2oC
peningkatan energi kinetik dari enzim katalase sehingga
lebih banyak terjadi tumbukan antara molekul-molekul tersebut
reaksi berjalan lebih cepat dan produk yang dihasilkan
makin banyak yang ditandai dengan meningkatnya ketinggian
gelembung gas oksigen yang dihasilkan.
Back
Pada suhu 38oC cepat terbentuk gelembung gas yang banyak dan
dengan ketinggian mencapai 5,0 cm dalam waktu 0,5 menit setelah bereaksi
dan meningkat hingga 7 cm pada menit ke 2 dan menit ke 2,5 setelah bereaksi.
Banyaknya gas yang terbentuk dengan cepat serta tingginya gelembung gas
yang dihasilkan pada suhu ini lebih besar dibandingkan dengan dua suhu
sebelumnya menunjukkan pada suhu ini, aktivitas enzim katalase lebih tinggi
dibandingkan Pada
dengan kedua suhu sebelumnya.

. Hal ini sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa enzim katalase
memiliki suhu optimum 37-40oC.
Back
Pada suhu 65oC, gelembung gas yang terbentuk sedikit dan lambat
dengan ketinggian hanya mencapai 0,2 cm pada 0,5 menit setelah
bereaksi, yang kemudian pada menit-menit selanjutnya mengalami
penurunan ketinggian.
Pada suhu 65oC ini menunjukkan bahwa meningkatnya suhu tidak
menyebabkan terjadinya peningkatan laju reaksi, namun malah
memperlambat reaksi. Dari ketinggian gelembung, dapat diketahui
bahwa aktivitas enzim pada suhu ini ialah paling rendah. Rendahnya
aktivitas enzim disebabkan pada suhu yang terlalu tinggi enzim
cenderung mengalami denaturasi. Akibatnya enzim tidak dapat
menjalankan fungsinya untuk mengkatalisis suatu reaksi secara optimal
sehingga laju reaksi yang terjadi makin rendah.

Back
Analisis Data
Pada kurva hubungan antara tinggi gelembung dengan
suhu pada menit kedua diperoleh ketinggian gelembung gas
tertinggi berada pada suhu 38 oC menunjukkan bahwa
reaksi penguraian H2O2 oleh enzim katalase berjalan optimal
aktivitas enzim tertinggi.
Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pada suhu 38oC
merupakan suhu optimum dari enzim katalase.
Kesimpulan

Aktivitas enzim dapat dipengaruhi oleh suhu. Pada suhu rendah


dan suhu yang terlalu tinggi enzim katalase tidak dapat bekerja
dengan baik untuk menguraikan H2O2 menjadi air dan gas oksigen.
Pada suhu rendah hanya akan terjadi sedikit kontak antara substrat
dan enzim sehingga tumbukan makin jarang terjadi akibatnya
reaksinya menurun. Sedangkan pada suhu tinggi, enzim akan
terdenaturasi, sehingga tidak dapat menjalankan fungsinya dengan
baik.
Suhu optimum enzim katalase yaitu pada suhu 38oC.
Daftar Rujukan
Blancas, E.F.M, dkk. 2006. Thermal Inactivation Kinetics of Peroxidase and
Lipoxygenase from Broccoli, Green Asparagus and Carrots. (Online), (
http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1365-2621.2002.tb11375.x)
diakses tanggal 4 April 2016
George, P. 1947. Reaction Between Catalase and Hydrogen Peroxide. (Online), (
http://www.nature.com/nature/journal/v160/n4054/abs/160041a0.html)
diakses tanggal 4 April 2016
Rosi. Tanpa tahun. Studi Aktifitas Enzim. (Online), (
http://eprints.undip.ac.id/36573 /4/BAB_II_Rosi.pdf) diakses tanggal 4 April
2016
Suhara. Tanpa Tahun. Pengantar tentang Enzim. (Online), (http://file.upi.edu
/Direktori/FPMIPA/JUR._PEND._BIOLOGI/196512271991031-
SUHARA/9._BAB-9__ Enzim__ppt_UPI.pdf) diakses tanggal 4 April 2016
Tanpa Nama. 2012. Catalase. (Online), (
http://www.saylor.org/site/wp-content uploads/2012/12/CHEM203_Wikipedia
_Catalase_12.20.12.pdf
Lampiran